Sabtu, 28 Agustus 2010

rutinitas

***
Saat semua amal terasa menjadi sebuah rutinitas, seringkali hilang pula maknanya, dan entah kemana pula niat dan basmalahnya.

Ada waktunya memang untuk merelakan diri berhenti sejenak. Bukan untuk berhenti beramal. Tapi untuk memindahkan ruh ke sisi lain, membiarkan jasad dengan rutinitasnya dan mengajak ruh untuk mencari maknanya.

Bila bisa berhenti ya berhentilah... agar ketika ruh kembali ke jasadnya, saat itu pula mereka saling merindu.

Jasad yang rindu bekerja bersama ruh.
Dan ruh yang perlukan jasad untuk melakukan apa maunya.

Lakukanlah segalanya dengan sadar, yaitu saat jasad bekerja dengan ruhnya yang terjaga. Ruh yang tau bahwa di kanan kiri ada malaikat yang menulis sesuatu tentang dirinya.

***

Tidak ada komentar: