<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327</id><updated>2012-01-23T10:54:53.340+07:00</updated><category term='nostalgia'/><category term='daily'/><category term='rada ilmiah'/><category term='tulisan sofi'/><category term='ngacaprak'/><category term='gak jelas'/><category term='Ramadhan'/><category term='do&apos;a'/><category term='buku kami'/><category term='tata diri'/><category term='family'/><category term='Tulisan Teman'/><category term='catatan'/><category term='dunia oh dunia'/><category term='serba-serbi apotek kita'/><category term='nyanyi nyanyi'/><category term='sahabat'/><title type='text'>hanya berbagi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>262</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5825096748511271296</id><published>2012-01-20T10:44:00.002+07:00</published><updated>2012-01-20T11:31:13.327+07:00</updated><title type='text'>Renovasi Rumah (5)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Yaa ampuuun.. udah lama pisan saya gak nulis ya, dan rasanya banyak sekali hikmah dan suasana hati yang jadinya tak sempat terlukiskan. Halah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renovasi rumahku udah hampir selesai, teman-teman. AlhamduliLlaah, berjuta syukur alhamduliLlah. &lt;br /&gt;Saya begitu merindukan kehidupan saya, suami, dan anak-anak di rumah sendiri. Mau berantakan, mau setrikaan numpuk, mau males masak, tetep aja menyenangkan itu yang namanya ada di rumah sendiri. Tentu saja asal kita rukun sama anak dan suami. Hehe. Itu faktor utama yang bikin kita betah di rumah bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang lagi mikirin angkut-angkut barang kembali ke rumah. Untuk barang-barang besar seperti lemari, mesin cuci, meja kursi, alhamduliLlah ada yang mau meminjamkan rumah kosongnya untuk ditempati. Cuma kehalang satu rumah dari rumah saya. Rumah itu baru dibeli oleh seorang bernama Pak Ferry. Orang kalimantan, sahabat dekatnya Pak Imam, tetangga belakang rumah. Belum berniat untuk menempati rumah itu segera.&lt;br /&gt;Pak Imam dan Pak Ferry baik banget orangnya. Saya pikir mereka saudaraan, taunya katanya cuma teman aja, tapi deket banget jadi kayak saudara. Bu Imam juga orangnya baik. Entahlah Bu Ferry (ada atau tidak), karena saya tidak berani menanyakan apakah Pak Ferry sudah berkeluarga atau belum. Heheheh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan lalu sempet bingung karena biaya kurang. Membengkak biayanya, dan perhitungannya memang jelas. Ada hal-hal tidak terduga yang muncul. &lt;br /&gt;Namun lagi-lagi alhamduliLlah, ada yang bisa meminjamkan uangnya untuk kami pakai. &lt;br /&gt;Walaupun pinjaman, tak apalah, daripada kami harus berhutang lagi ke bank.&lt;br /&gt;Bapakku juga sampai ngasih tuh. Maka keseluruhan keramik yang kami pasang baru di rumah, adalah hadiah dari bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal Februari nanti, insyaa Allah kami pindahan. Do'akan semoga kami bisa segera melunasi semua pinjaman itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5825096748511271296?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5825096748511271296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5825096748511271296' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5825096748511271296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5825096748511271296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2012/01/renovasi-rumah-5.html' title='Renovasi Rumah (5)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-1002116386741644185</id><published>2011-12-30T22:11:00.002+07:00</published><updated>2011-12-30T22:47:06.708+07:00</updated><title type='text'>dua ribu sebelas</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Tiba-tiba kepikiran untuk mikirin apa aja yang saya dapet di 2011. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Semua proses yang saya alami di 2011, membuat saya bisa (saat ini) berada dalam posisi nyaman. Yaitu saya tau apa yang saya mau, dan tau apa yang saya bisa untuk membuat saya bahagia dan tenang hati. &lt;br /&gt;Wajar juga kali ya, karena 2012 yang akan datang saya sudah memasuki usia 35 tahun. &lt;br /&gt;Ya ampun, gak kebayang gue nyebutin umur tiga puluh lima tahun walau saya melaluinya dalam tahap perkembangan manusia yang cukup ideal (sudah menikah, punya anak sudah menjelang remaja, punya rumah, kendaraan, dinafkahi, dan rukun dengan suami). Tapi tetep we ketar ketir denger usia 35 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya banyak mengenali diri karena saya punya teman-teman yang rajin mengomentari saya, yang kemudian komentar-komentarnya itu saya masukin ke hati. Bukan buat menyakiti diri, tapi untuk saya renungkan.&lt;br /&gt;Bukan komentar di jejaring sosial lho ya, tapi celetukan-celetukan yang bilang "elu itu gini gini gini.. kamu itu gitu gitu gitu", baik memuji maupun mengkritik. Secara lisan, maupun tulisan berupa chat/sms.&lt;br /&gt;Hasilnya adalah luar biasa membuat saya bisa nyadar siapa saya, apa potensi saya, apa kelemahan saya. Atau minimal membuat saya tau, kalau saya galau, itu saya mesti ngapain biar gak berlanjut galaunya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, kemaren kan ada yang bilang gue itu tingkahnya kayak monyet.. heuuuh :D :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya taun 2011 ini kan saya berhasil nerbitin buku yaaa, walaupun pake self publisher. Keroyokan pula. &lt;br /&gt;Tapi saya suka sambutan teman-teman atas buku itu. Malah seriiiiing banget ada yang nanya, kapan bikin buku lagi. Padahal target saya bikin buku ya hanya untuk membukukan pemikiran saya aja. Berharap anak cucu sampai cicit saya nanti bisa tetap membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2012 saya bertarget membuat satu buku lagi. Dengan tujuan yang sama saja seperti kemarin, membukukan pemikiran. Pengen anak saya nanti bisa mengkoleksi buku ibunya. Cucu saya nanti bisa mengkoleksi buku neneknya. Dan seterusnya.&lt;br /&gt;Do'a saya atas buku itu juga sama seperti kemarin. Bila isinya membawa kebaikan, mohon sebarkanlah, banyaklah orang yang baca. Bila membawa keburukan,mohon tahanlah, biar sedikit saja orang yang membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dann 2011 ini, saya mulai renovasi rumah teaaaaa :) &lt;br /&gt;Tadinya impian, tapi bila Allah menghendaki memang akan mudah jadi kenyataan :)&lt;br /&gt;Semoga rumahnya cepet selesai, dan barokah :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau nulis terus, tapi nguantukkknyaaa luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-1002116386741644185?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/1002116386741644185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=1002116386741644185' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1002116386741644185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1002116386741644185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/12/dua-ribu-sebelas.html' title='dua ribu sebelas'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5173953785423560665</id><published>2011-12-12T09:38:00.000+07:00</published><updated>2011-12-12T09:43:04.836+07:00</updated><title type='text'>UAS ( 2)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Katakanlah namanya Cici, satu lagi Ayu. Mereka berdua adalah anak kelas 2 SMP yang bertugas membantu saya di ruang obat, saat sekolah mereka menyelenggarakan pengobatan gratis. Saya adalah apoteker penanggungjawab obat pada saat acara tersebut berlangsung. Tidak diminta hadir untuk persiapan sebelumnya, dan tidak pula dimintai laporan pertanggungjawaban setelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkiraan pasien katanya 60 orang, sementara saya apotekernya cuma sendirian, dan hanya dibantu kedua anak itu. &lt;br /&gt;Gak apalah. Memang kondisi seperti itu kerap saya alami, saat saya hanya dibantu oleh 'asisten apoteker' yang tidak tau apa-apa. Training kilat pun dilakukan. Cara menulis etiket, cara membaca resep, dll. Sederhana, karena semua tinggal bungkus dan tulis. Gak ada obat racikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua anak itu pun mengangguk ragu. Saya bilang tenang aja, ada saya yang bisa mereka tanyai. Dan kalaupun salah, toh obatnya lewat tangan saya dulu. Bisa saya periksa dulu. Setelah lima resep bisa, pasti ke sananya gampanglah. Kata saya pada mereka meyakinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu pasien, dua pasien, lima pasien, sepuluh pasien... semua terlayani dengan baik. Sampai akhirnya lima sampai enam orang pasien berjejer di deretan kursi di depan kami, menunggu dilayani. Tidak berimbang memang tenaga di pengobatan gratis ini. Dokternya ada dua, sementara apoteker cuma satu. Jadi pasien terlalu cepat hadir di ruang obat, menyerahkan resep dari dokter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tunggu ya Bu, Pak,” sapa saya pada para pasien itu yang semuanya wulan. Warga usia lanjut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh pasien terlayani, tiga puluh terlayani, empat puluh ....dan masih berlanjut.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yoo.. tenang ajaaa...”, kata saya pada kedua asisten kecil saya sambil membantu mereka membungkus dan menuliskan etiket. &lt;br /&gt;Meja obat mulai amburadul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emmm.....,”... Ayu tampak kebingungan mencari nama obat yang sebenernya ada persis di depannya. &lt;br /&gt;Saya tau dia mulai panik, sekaligus lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Cici, dia bekerja cepat dan sigap, walau tampak panik juga melihat jumlah pasien yang nunggu semakin banyak. Sesekali Cici membantu Ayu yang tampak bingung dan bengong.&lt;br /&gt;“PCT ituuuu... apa yaaa...”, gumam Ayu &lt;br /&gt;“Paracetamol !!!”, kata Cici sambil tangannya terus bekerja.&lt;br /&gt;Heaaaa... dari awal itu saya kasi tau kalo PCT itu paracetamol dan puluhan resep  PCT sebenernya sudah dikerjakan sejak awal, dan kemudian Ayu blank pada saat hectic seperti ini. Malah lebih parah lagi... tampak malas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayo Ayuuuu... ,” kata saya menyemangati sang Ayu. Dia cemberut.&lt;br /&gt;Ya sudahlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengemasan obat dan penyerahan terus berlangsung, dan akhirnya beres. Lima puluh sembilan resep dalam dua jam tanpa henti. Fyuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cici membantu saya mengepak obat sisa, sementara Ayu terkulai. Kepalanya menelungkup di meja. &lt;br /&gt;Hoho. Jangankan dia, ...saya pun capek dan lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lirik Cici. Dia tampak semangat dan ceria, seperti tak terjadi apa-apa tadi. &lt;br /&gt;Kagum juga saya sama anak itu. Sepertinya dia cukup tangguh menghadapi tekanan dan pandai menguasai diri. &lt;br /&gt;Sementara Ayu? Saya tidak menyalahkan Ayu yang begitu ekspresif. Capek ya capek. Sudah. Terserah kalian mau ngomong apa. Mungkin gitu dalam hatinya.&lt;br /&gt;Orang seperti itu biasanya tak menyimpan beban di hati ya? Bebannya keluar semua hingga permukaan, dan mudah-mudahan dengan begitu hatinya tidak terlalu galau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua beres, Ayu ngeloyor pergi, sementara Cici mencium tangan saya sambil bilang terimakasih. (Oooh.. so sweet.. hahaha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo lihat anak orang, saya suka inget anak sendiri. Jadi mikir gimana agar anak-anak saya bisa tangguh menghadapi tekanan. Gak mudah stress, dan pandai menguasai diri. Tangguh tak hanya dalam penampakan, tapi bersumber dari jiwa yang pantang menyerah. &lt;br /&gt;Ihhh... asik ya punya anak yang seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momen UAS, atau ujian sekolah anak sebenernya bisa kita sikapi sebagai simulasi, bagaimana anak menghadapi tantangan. &lt;br /&gt;Sejauh mana usahanya, sejauh mana tanggungjawabnya, dan sejauh mana daya tahannya dalam kejenuhan rutinitas belajar. &lt;br /&gt;Nilai juga bisa dijadikan simulasi, sebagai hasil dari apa yang telah anak usahakan, karena biasanya memang berbanding lurus walau tidak selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di note yang lalu saya sempat bingung bagaimana agar anak bisa belajar mandiri. Komen dari Mbak Nina Estanto cukup menjawab kebingungan saya. Kata beliau, kita harus berani menghadapi kegagalan anak di sekolah karena hasil usaha si anak sendiri. Biarkan mereka mendapatkan konsekuensi dari kemalasan dan kelalaiannya. Mudah-mudahan mereka bisa belajar dari sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh berat bagi saya kalau harus membiarkan anak-anak saya menerima nilai jelek, buku ketinggalan, gak ngerjain peer, misalnya. Walau secara kasat mata itu justru meringankan saya. Kan cuekin aja gitu. Hehe. &lt;br /&gt;Sementara selama ini saya biasanya gak banyak omong. Seragam siapin, yang ketinggalan-ketinggalan gitu saya masukkan sendiri ke tas anak. Ngerjain peer ditungguin, bahan belajar saya siapin. Doooh....&lt;br /&gt;Memang kalo begitu terus caranya, kapan anak-anak saya bisa mandiri dan menghadapi tantangan hidupnya sendiri ya? Kapan anak-anak saya bisa tahan menghadapi tekanan pelajaran dan tugas-tugas sekolahnya tanpa saya temani?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebayangnya sama saya mah, kita memang hanya berkewajiban mengingatkan, dan memberi contoh. Saat anak belajar, kitanya jangan nonton pelem. Saat anak ngerjain peer, kitanya jangan banyak ngobrol. Tetap menemani, siap ditanyai bila mereka menghadapi kesulitan, tapi biarkan mereka mengerjakan sendiri. Dan di kehidupan sehari-hari, kitanya jangan pernah kelihatan mengeluh, marah-marah, gampangan sedih, atau menyerah. &lt;br /&gt;Bukankah anak akan meniru bagaimana cara orangtua mereka menyelesaikan masalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini hari terakhir anak-anak UAS. Saya pun lega. Karena diam-diam saya jenuh juga melayani mereka belajar. &lt;br /&gt;Nah, mulai semeseter depan, siap-siap aja ya Arif dan Sofi, siapkan segala kewajibanmu sendiri. Lalu kita lihat apa yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5173953785423560665?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5173953785423560665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5173953785423560665' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5173953785423560665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5173953785423560665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/12/uas-2.html' title='UAS ( 2)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5913014090037451130</id><published>2011-12-10T18:37:00.001+07:00</published><updated>2011-12-10T18:41:53.096+07:00</updated><title type='text'>UAS</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Iseng menulis di tengah kejenuhan menemani anak-anak belajar untuk UAS. Baru kali ini rasanya saya agak-agak eungap gitu ngadepinnya. Sofi masih mending banget. Kelas 2 masih cetek lah. Sepertinya tanpa belajar pun dia sudah bisa mendapat nilai bagus karena dia tampak menyimak apa yang diajarkan guru di kelasnya. Melihat LKS-LKSnya Sofi, nilainya 90-100. Sama seperti Arif dulu. Asal masuk sekolah dan menyimak, bereslah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas 4 rupanya lain ya? Lain banget dibanding kelas 3 dan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ngikutin status FB saya semester ini barangkali pernah melihat saya cukup megap megap melihat kurikulum kelas 4 SD yang sama dengan pelajaran saya waktu SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan masalah bisa atau tidaknya, karena dulu saya SMP, ya lumayanlah gitu, masih ada di itungan juara kelas...... Jadi ya saya bisa mah .. ya bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi ini  bukan masalah bisa atau tidaknya, tapi bagaimana agar Arif enjoy belajarnya. Bisa mengerti tidak hanya menghafal. Tahan dengan kejenuhan, dan pantang stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir ini dulu saya belajar yang kayak gini dengan jiwa daya tahan seorang remaja 13 tahun dengan lingkungan sebuah sekolah menengah. Dan sekarang pelajaran ini dihadapkan pada jiwa seorang anak 9 tahun dengan lingkungan sekolah dasar yang masih jadi lingkungan bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana saya bisa berempati dan menyesuaikan cara mengajar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bilang cara  mengajar karena saya kasihan banget kalo kita serahkan semua pada guru di sekolah. Kurikulumnya seabreg gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya kita sebagai orang tua harus bantu juga ya mengajar anak. Dengan bahasa kita yang mungkin lebih dipahami anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin lebih dipahami kalau kita mengajarnya dengan emosi yang stabil. Da kadang ngajarin anak di rumah teh keselnya luar biasa.  Lah kita sendiri harus ngerjain ini itu, anak tergoda ini itu, susah juga untuk bisa mengumpulkan serpihan konsentrasi baik dari ibunya maupun anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya tadi pagi saya bilang di status FB bahwa beban pelajaran anak sekarang sudah luar biasa beratnya, jangan ditambahi bebannya dengan melihat orang tua mereka galau apalagi bertengkar di hadapan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah takut sebenernya ada yang mengartikan saya pasang status begitu seperti menunjukkan bahwa saya dan suami diam-diam ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh.. taunya bener aja ada yang komen jail. Dodol pisan.Gitu tuh kalo pasang status. Maknanya bisa diartikan lain oleh yang beda kepala dan beda sudut pandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya dengan status itu saya cuma mengingatkan pada diri sendiri dan teman-teman bahwa hal yang paling menyedihkan bagi anak adalah ketika melihat orang tua mereka galau. Dan yang paling jadi beban berat di hati anak adalah ketika menyaksikan kedua orang tua mereka bertengkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mereka sedih, dan orang tua sedih, lantas pelajaran apa yang bisa diajarkan orang tua dan diserap oleh anak selain kegalauan demi kegalauan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, saya tidak akan membahas masalah orang tua dalam notes ini. Sing ngarti we wahai para orang tua. Dewasalah. Inget umur, inget anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emm..di sini saya cuma ingin menyalurkan kebingungan bagaimana agar Arif bisa belajar mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam benak saya, belajar secara mandiri adalah belajar sendiri tanpa harus selalu saya temani. Bisa tau bagian-bagian mana saja yang harus dia pelajari, dan menanyakan hal-hal tertentu saja kepada saya atau ayahnya. Jadi saya bisa bebas mengerjakan hal lain tanpa harus berdiam dengan jarak kurang dari dua meter dengannya saat belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa benar pengertian saya tentang belajar mandiri itu? Dan apakah kemampuan belajar mandiri seperti itu sudah waktunya dimiliki oleh seorang anak 4 SD? Dengan beban pelajaran SMP kita dulu? Saya kok pesimis ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kalau saya tinggal, Arif pasti bawaannya main. Entah itu menggambar, main bola, main boneka power rangernya, dll. Berdiam lebih dari 10 menit untuk membaca pelajaran adalah luar biasa. Selebihnya pasti dia sudah ke mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin 12 Desember adalah UAS terakhir dia, pelajaran IPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloooh ..betapa sulitnya membuat dia konsentrasi. Untuk mengkaji kembali apa itu koperasi, macam-macam koperasi, pengertiannya, arti lambang koperasi, terus kebudayaan daerah, peninggalan prasejarah, .. tentang kepahlawanan, patriotisme... nama pahlawan, tari daerah, rumah adat, ...glugh glugh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saya tau persis kemampuan dia bukan pada pelajaran seperti ini. Dia hanya suka matematika, matematika, dan matematika. Terbukti memang UAS matematika dia selasa lalu mendapat nilai sempurna. Seratus koma nol nol. AlhamduliLlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ini untuk IPS saya buat kuis-kuisan aja, dan dia lumayan jadi semangat. Saya buat pertanyaan di kertas-kertas kecil yang dinomori. Dia pilih nomornya, dan saya bacakan pertanyaannya, kemudian dibahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa nomor saya tulisi di kertasnya: Main UNO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti kalau kebetulan dia pilih kertas itu, dia boleh main kartu UNO sama saya dan Sofi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, saya hari ini gak sempet ngapa-ngapain selain belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asli suntuknyaaaaaaaaaaaa... ..hoahhhmmm.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan saya ini masih numpang di rumah mamah karena rumah cipadung belum kelar direnovasi. Jadi ya masak sama mamah, nyetrika cuma dikit sisanya sama mamah, lain-lain sama mamah. Doooh.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah suami saya ke luar kota seharian ini, jadi tak ada beban pelayanan.. Hahah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam hati kubertanya.... Kapan ya Arif bisa belajar untuk UASnya tanpa saya temani?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-________-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cisaranten, 10 Desember 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelang Malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membosankan sekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5913014090037451130?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5913014090037451130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5913014090037451130' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5913014090037451130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5913014090037451130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/12/uas.html' title='UAS'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3260971948129733190</id><published>2011-11-30T21:46:00.002+07:00</published><updated>2011-12-10T10:02:35.253+07:00</updated><title type='text'>Ke mana ajyaaaa???</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Saya. Dibilang kerja engga, dibilang nganggur engga. Dibilang IRT bukan, dibilang wanita karier juga bukan. Lantas Irma ke mana ajyaa ?? Dapet duit dari manaa??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Suplier obat-obatan ke sebuah Balai Besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah 2 tahun saya jalani usaha ini. Lumayanlah. Dalam 1 tahun saya menyuplai obat-obatan ke balai besar ini bisa sampai 4-5x orderan. Saya yang nerima orderan, saya yang pesan ke PBF dan saya juga yang antar. Ini bisa berjalan karena saya kenal baik dengan dokter di balai besar itu, dan dalam menyuplainya saya dibantu oleh apotek teman saya. Bagi hasil lah jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Administrasi sebuah apotek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apotek teman saya. Saya ditugasi untuk mengurus segala tetek bengek administrasinya dalam tataran ide dan pengawasan. Palingan di apotek ini kerja saya cuma seminggu sekali. Dan kadang kerja lembur juga kalau dibutuhkan. Dapetlah saya bayaran dari sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Spesialis Pengobatan Gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah dikontrak oleh sebuah Yayasan, jadi apoteker di pengobatan gratis yang rutin mereka adakan sebulan sekali. Dari sini juga dapet fee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Deputi SDM dan Kelembagaan Depkes Yayasan *BM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah yayasan di mana saya dan suami berkecimpung. Di sini masih banyak kerjabaktinya, gak dapet fee. Tapi sebagian besar pengeluaran saya untuk yayasan ini diganti secara materi. Jadi ya cingcaylah. Mudah-mudahan ke depannya Yayasan ini bisa lebih menjanjikan baik secara materi maupun immateri. Toh saya dan suami mendapatkan lingkungan yang menyenangkan di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aihh.. banyak yang bilang saya penulis. Padahal kemaren juga dapet royalti, duitnya dikiiit. &lt;br /&gt;Itu mah ngegantiin biaya produksi aja. Hahaha.&lt;br /&gt;Tapi bolehlah suatu saat tulisan saya dihargai dengan materi juga ya? Baik langsung maupun tidak langsung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sooo... dengan kelima pekerjaan itu, maka penghasilan saya... bisa kecil bisa besar. Relatif. &lt;br /&gt;Kalau ada biasanya dipake buat jajan anak. Shodaqoh. Dan.. habis. Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3260971948129733190?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3260971948129733190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3260971948129733190' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3260971948129733190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3260971948129733190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/11/ke-mana-ajyaaaa.html' title='Ke mana ajyaaaa???'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-1046880591267422365</id><published>2011-11-23T18:04:00.008+07:00</published><updated>2011-11-24T09:16:17.253+07:00</updated><title type='text'>Berubah yaaa... :)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;November 2011. Beda dengan November 2010. Beda dengan November 2009, dan beda dengan November tahun-tahun sebelumnya. Berbeda berarti hidup. Perubahan adalah keniscayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada yang sangat aneh di November kali ini (istilah 'sangat' hanya untuk melebaykan)&lt;br /&gt;Saya merasa berubah, tapi gak ada satupun yang bilang saya berubah. Barangkali juga gak ada yang memperhatikan? Atau memang sebenernya bukan saya yang berubah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ngobrol bentar dengan Teman A, memang rasanya bukan saya yang berubah sih, tapi diawali dari lingkungan saya yang lain dari biasanya. Teman-teman saya yang berganti kesibukan, yang ternyata pengaruhnya lumayan buat saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak banyak yang beda, cuma jadi agak agak males pasang status FB. Kenapa? Karena saya biasanya kalo pasang status, ngarep komen dari Teman A, Teman B, Teman C, atau Teman D...Ehhh, taunya mereka pada diemmm semua.. hahaha.. geus teu usum tea barangkali ya komen-komenan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang komen jadinya siapa? Gak tauuu.... :))...kadang saya gak kenal siapa itu yang komen. Karena sejak buku saya terbit, saya sering confirm-confirm saja siapapun yang ngeadd saya untuk jadi friendnya di FB, asal namanya gak alay dan profpicnya sopan.&lt;br /&gt;Pernah ada yang komen, cowo, dan saya gak kenal, tapi dia kok ya rada sok akrab gitu komennya. Heu. Saya bingung. Biasanya kalo saya ngerasa gak enak sama komen orang, saya kirim message ke dia untuk meluruskan. Tapi kalo gak kenal? Euuu.. masa iya saya bilang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Komennya jangan kecentilan gitu dong, saya kan perempuan, udah nikah, lebih tua dari kamu, kamu cowo, dan saya gak kenal kamu … “&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Terusss? Hahah .. daripada bingung, saya block aja itu orang... maap. Rada mengganggu soalnya.&lt;br /&gt;Sementara orang-orang yang saya harapkan komennya,.. diam seribu bahasa :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat teman-teman A sampai D saya itu lagi pada seriussss.. aslina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman A asyik dengan... apa... gak tau.. rada misterius memang Teman A ini. Tapi dia satu-satunya yang saya pikir gak berubah. Ya mungkin saya aja gak tau, karena cuma kenal luarnya aja. Chatting hanya untuk haha hihi dan bertukar quote of the day. Seringkali saya gak tau masalah dia apa dan dia juga gak tau masalah saya apa. Cuma kata Teman A, sekarang Teman A tsb sungkan ngomen status saya karena gak kenal sama para komentator lainnya. Wkwk.  Iya sih, biasanya tik tok kayak pingpong kalo udah komen2an sama yang laen di wall saya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman B, lagi hamil. Sejak hamil dia agak-agak berubah. Pengaruh hormon kali ye. Rada-rada berkurang gitu gejenya, tapi chatting jalan terus, hampir tiap hari. Sebenernya dia masih geje, tapi gak separah dulu. Hahaha. Congratz yaa :)&lt;br /&gt;Biasanya kami geje bareng di FB, tapi kali ini saya tidak punya teman geje lagi. Mun geje sorangan, ngerakeun :))&lt;br /&gt;Kalo lagi hamil, ya gitu kayaknya, chattingan dikit, mual. Ngobrol kesana dikit, pas kemarinya mulai gak enak badan. Komen status? Hampir gak pernah cuuuyyy... Hadeuuuh.... mangga dikulemkeun we atuh. Biar saya hangout saja sama yang laen :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman C, sejak punya bayi memang rada riweuh. Maklumlah...sangat saya maklum. &lt;br /&gt;Tiap diajak chat, ngegantung terus, jarang selesai. Jadi sering di twitter dia sekarang, dan dihubung ke FB. Dan kalo ngetwit. Super bijak. Memang pada dasarnya dia orang bijak, makin diam, makin terasa bijaknya. &lt;br /&gt;Ngomen status saya? Hampir gak pernah juga. Ya gapapa juga. &lt;br /&gt;Tapi kadang saya butuh sarannya dalam hal-hal kecil lah.. YM dia udah hampir seminggu ini mati. Kalo nyengajain nelpon/sms, asa garing. Gak penting kok. &lt;br /&gt;Hmmm...bisa jadi karena dia mempraktekkan tulisan di blognya, yaitu ingin fokus, tidak lagi multitasking :D Dan tulisan terbarunya adalah tentang me time, your time, dan our time yang membahas tentang waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Saya? Butuh tambahan waktu, yaitu friends time. Makhluk macam saya gak bisa cuma berkutat di diri sendiri dan keluarga. Tiap hari butuh teman berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman D, sejak masuk kuliah S2, kerasa pisan berubahnya. Mungkin karena kuliah sambil kerja, jadi sibuk berat. Gak kepikir lagi buat haha hihi apalagi ngomen status saya. Kalo ditanya juga jawabannya gak jauh dari “Yes” paling banter diiringi jawaban singkat nan serius. Sekalinya nanggepin status, seriusnya luar biasa. Pas ketemu juga kerasa banget gak serunya (tampak stress? Enggak juga. Tapi dia bukan Teman D yang selama ini saya kenal, yang murah senyum. Mati rasa? Semoga tidak). Mmm..barangkali juga karena punya teman menggalau baru dan teman-teman ngerandom yang asik, sehingga dia tidak lagi menjadikan saya tempat berbagi ya? Hahaha.. biarlah. Belom ada yang cocok buat diceritain ke saya barangkali. Saya kan serba gak ngerti tea. Ceritanya tau diri saja sayanya. Inget umur inget anak. Mudah-mudahan RT dia dari @RadioGalauFM bukan buat saya .. hehe... gini katanya: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;RT @RadioGalauFM: Udah dapet yang baru, gak usah ngurusin yang lama lagi lah. Apaan banget sih.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Huahaha.. kenapa juga gue yang ngerasa kesindir. Apaan banget sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi teman-teman dari A sampai D ini kadang saya bingung.. kudu kumaha. Padahal sebenernya baik-baik aja, gak harus kumaha-kumaha sayanya. Toh setiap saya tanya kabar, mereka nyaut, dan kabar mereka baik-baik saja. Dan (mudah-mudahan) tidak ada masalah dengan saya. Meureun. Sugan. Gak tau deh. Gak ada masalah dengan saya kan ya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cumaaaaa saya ngerasa kepo aja. Dikit-dikit nanya. Jawabannya juga jadinya emang dikit-dikit. 100% kepo dah gue. Menyebalkan sekali bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus sekarang saya lagi deket sama siapa? Ya sama Teman A sampai D ituh.. siapa lagi...&lt;br /&gt;Temen main, temen chat, temen komen2an, temen kerja, temen ngacaprak sih banyakkk, tenang aja. Temen tidur juga kan ada. Saya tidak pernah merasa kesepian. Ini mah cuma lagi inget Teman A-D aja, lagi melo melo... Karena hujan kali ya dan akhir tahun, jadi asa pengen kaleidoskop gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palingan saya jadi ragu aja untuk sekedar cerita hal-hal kecil ke Si Teman A-D. Takut jawabannya gak sepanjang harapan saya, atau bahkan tidak ditanggapi sama sekali...atau takut membuat mereka kebingungan harus komen apa karena gak ada hal yang dirasa penting untuk diungkapkan terlintas di pikiran mereka.  Saking gak pentingnya cerita saya...--- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Melag itu teh, yu nau...&lt;/span&gt;Hahahaha... &lt;br /&gt;Jadi memang mestinya gak berharap apa-apa, biar gak kecewa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya barangkali cinta saya pada teman-teman yang udah saya anggap sahabat, sedang diuji. #eeeaaa.. Sayanya harus ikhlas, gak nuntut balas. Cuma.. mm.. dengan tulisan ini saya pengen kalian tau, kalo saya sering ingat kalian, memantau kalian, dan selalu ingin tau kabar kalian. &lt;br /&gt;Kalian yang --(dulu)--- bisa meramaikan dunia maya saya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo mana senyumnyaaaaa????? Fiuuuhhh.. serius semua tu tampangnya. Cape deh.&lt;br /&gt;HP saya online 24 jam, nomor masih yang lama. Facebook, twitter dan email masih saya cek setiap hari. Jejaring sosial lain saya ikut, tapi bingung mo ngapain di sana jadi gak dibuka2. &lt;br /&gt;Silahkan kontak saya lewat apapun, asal jangan via BB, karena sampai saat ini memang belom punya---- bila kalian butuh bantuan saya, kapan saja, insyaa Allah saya akan berusaha bantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kesibukan kalian barokah, dan segalanya berubah ke arah yang lebih baik. Aamiiin.... *cross my finger*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-1046880591267422365?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/1046880591267422365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=1046880591267422365' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1046880591267422365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1046880591267422365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/11/berubah-yaaa.html' title='Berubah yaaa... :)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6310950539259260756</id><published>2011-10-27T20:59:00.003+07:00</published><updated>2011-10-27T21:31:26.567+07:00</updated><title type='text'>Renovasi Rumah (4)</title><content type='html'>Tulisan sebelumnya: Renovasi Rumah &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-1.html"&gt;satu(1)&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-2.html"&gt;dua(2)&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-3.html"&gt;tiga(3)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Yang namanya pindahan rumah, ternyata luarr biasa. Saya jadi tau barang apa saja yang tersimpan di rumah saya selama 8 tahun belakangan ini (sejak 2003). Wuihhh.. SubhanaLloh, ternyata banyaaak sekali harta saya. Baju, tas, sepatu, mainan, dan barang-barang kecil lainnya, yang barangkali selama ini hanya 40% saja yang terpakai.&lt;br /&gt;Biasalah kalo punya barang maunya disimpenin. Dipake engga, dibuang sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa barang akhirnya saya relakan untuk dibuang. Lebih tepatnya diberikan pada yang perlu. Siapa yang perlu? Mestinya ada. Karena apa saja yang saya taruh di depan rumah, hanya bertahan beberapa jam, setelah itu menghilang. Pasti diambil sama pemulung yang lewat. Ya seperti toples-toples plastik, atau wadah bekal makan/minum anak-anak yang sudah kotor berdebu, juga beberapa piring/gelas melamin yang sudah rusak. Pakaian-pakaian yang sudah bertahun-tahun terbukti tidak pernah dipakai dan terdapat semacam noda 'usang' gitu, saya pisahkan dan saya serahkan ke mamah. Mamah punya banyak kenalan orang kelas ekonomi tingkat bawah. Masih layak kok dipakai. Mudah -mudahan bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah disortir.. masih banyak jugaa barang saya yang saya masih membingungkan. Buang jangan buang jangan.&lt;br /&gt;Akhirnya hampir semua barang diangkut ke rumah mamah, bikin rumah mamah padat oleh harta kekayaan yang saya punya, kecuali lemari, kursi dan tempat tidur. &lt;br /&gt;Dan buku.. berkilo-kilo buku punya suami saya itu saya simpan di kamarnya, di rumah orang tuanya. Hehe. Kalau milik suami, saya gak berani buang/ sumbangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini, adalah hari ke 4 saya tinggal di sini, di rumah orang tua saya, dengan penuh kepadatan barang. Maklumlah rumah orang tua saya tidak terlalu luas. Takapa. Yang penting masih ada tempat bagi kami untuk tidur dengan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renovasi rumah sudah dimulai karena rancangan dari Bu Arsitek sudah jadi. Uang pinjaman sudah cair, dan para pekerja sudah siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya itu yang namanya pinjam uang dari bank, prosedurnya luarrr biasa. Saya dan suami merasa 'akad nikah' lagi di depan penghulu, namun kali ini akad pinjaman di depan notaris dan petugas bank.&lt;br /&gt;Begitu banyak yang harus kami tandatangan, karena pinjaman suami untuk renovasi ini harus diketahui oleh istri. Dua puluh kali tandatangan ada lah, dan entah berapa kali juga kami harus mengeluarkan KTP selama proses ini.&lt;br /&gt;Dan yang lucu, waktu suami ngeluarin buku nikah, si petugas banknya sampe harus mengamati kami satu-satu, meyakinkan bahwa foto yang tertera pada buku nikah itu adalah wajah-wajah asli Tn. Wiska dan Ny. Irma. Hahaha.. Bae ah yang penting wajah-wajah innocent kami ini bisa mencairkan sekian juta rupiah =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BismiLlah.. 10 tahun ke depan, kami akan berkutat dengan pembayaran utang setiap bulannya. Mohon do'a semoga kami bisa melunasinya sebelum akhir hayat. Insyaa Allah. Amiin. &lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-6310950539259260756?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/6310950539259260756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=6310950539259260756' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6310950539259260756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6310950539259260756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-4.html' title='Renovasi Rumah (4)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-1838026188789718680</id><published>2011-10-18T12:21:00.005+07:00</published><updated>2011-10-18T12:54:12.971+07:00</updated><title type='text'>Renovasi Rumah (3)</title><content type='html'>Sambungan dari : &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-1.html"&gt;Renovasi Rumah (1)&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-2.html"&gt;Renovasi Rumah (2)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Jual mobil VW safari itu susah-susah gampang. Taun berapa itu ya. Keluaran Jerman 1974? Eh.. gak tau ah. Pokonya itu mobil tua. Bodinya udah gak enak dipandang mata, tapi mesin masih mulus. Saya yang gak ngerti urusan mobil apalagi mobil kuno, sempet pesimis, apa iya ada yang mau? Kalo dijual berapa ya? Dapet 5 juta juga lumayan kayaknya. Hehe. &lt;br /&gt;Suamiku pasang tarif XX juta.. Hmm.. lumayan juga ternyata ya? Emang ada yang mau segitu -__-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nawarin ke orang pertama, temen suami, tadinya mau, tapi batal karena uangnya mau dipake keperluan lain katanya.&lt;br /&gt;Nawarin ke orang kedua, temen bapak, setelah lihat-lihat jadi gak minat.&lt;br /&gt;Nawarin ke orang ketiga, tetangga, gak ada respon.&lt;br /&gt;Nawarin ke orang keempat, kenalannya mertua.. ehhh.. mauuu katanya, walau hanya dapet 75% dari penawaran semula. Tak apalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heee.. dipikir-pikir terharu juga lihat mobil itu dibawa pergi...&lt;br /&gt;Gitu deh ya, kalo ada didiemin, kalo diambil orang langsung hati berdesir.. #eeaaa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumayan lah hasil jual mobil buat nambah-nambah ongkos pintu dan jendela rumah. Xixi.&lt;br /&gt;Mobilku tinggallah si Mbahnya Carry, si Putih, si.. eta lah. Yang penting masih jalaaan. Kalem weh. Mun udah butuh mah engke jadi CRV lah, insyaa Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Allah gak ada yang gak mungkin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Bu Arsitek bekerja, saya beberes rumah sambil bingung.. ini kami ngungsi ke mana yaa selama renovasi. &lt;br /&gt;Pengennya gak ke mamah, gak ke mertua juga... &lt;br /&gt;Sempet nyari tempat penampungan, &lt;br /&gt;Ke temen pertama yang rumahnya gak jauh dari rumah sini, denger-denger mau ke Australia bulan depan. Saya telpon dia, rumahnya dikontrakin ke saya deh... Dia bilang udah mau ditempatin adiknya.&lt;br /&gt;Ke temen kedua yang rumahnya juga gak jauh yang punya beberapa ruko, dia bilang .. ada tempat di sini, tapi gudang.&lt;br /&gt;Ke temen ketiga, nawarinnya gudang juga. Gudang yang bersih katanya. Hoho. Engga ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sudah, diputuskan ke rumah mamah sadja... Ortu saya bersedia menampung kami. Huhu.. orang tua mana yang membiarkan anaknya tak punya tempat tinggal. Apalagi ini cuma sementara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya sempet survei juga ke rumah ortunya &lt;a href="https://www.facebook.com/a.m.arifin"&gt;Ipin&lt;/a&gt; yang baru renovasi setahun lalu. Dalam rangka studi banding juga. Lumayan banyak masukan. Tapi ngobrol sama ibunya, kok bisa ya mereka gak ngungsi? Mungkin karena rumahnya lebih gede, jadi ada tempat bernaung sementara area lain sedang dibangun.. hmmm.. riweuh kayaknya kalo saya gak ngungsi mah. Geus mah saya pan punya anak kecil.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya suud... beberes pun.. dimulai. Segala macem diangkutin ke rumah mamah. &lt;br /&gt;Dooooh.. repot juga ya ternyata ngungsi teh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(BERSAMBUNG)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-1838026188789718680?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/1838026188789718680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=1838026188789718680' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1838026188789718680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1838026188789718680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-3.html' title='Renovasi Rumah (3)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5384086573850689156</id><published>2011-10-15T18:01:00.003+07:00</published><updated>2011-10-15T18:53:27.615+07:00</updated><title type='text'>Renovasi Rumah (2)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Tulisan sebelumnya: &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-1.html"&gt;Renovasi Rumah (1)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lebaran, saya, suami dan anak-anak berkunjung ke rumah sepupu. Putrinya bibi saya, namanya Teh Novi. Dia baru bangun rumah. Ceritanya studi banding gitu. Pengen tau aja rumahnya kayak gimana, dan berapa biayanya, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... bagus juga rumahnya... dia renovasi juga. Bertingkat. Katanya habis xxx jutaan. Wew...&lt;br /&gt;Kebetulan di sana ketemu juga sama kakak iparnya Teh Novi, namanya Kang Wenda. Dia yang ngerjain rumah itu, karena memang kerjaannya ya itu.. jadi mandor borongan :) Apa sih istilahnya. Pokonya masalah bangun properti, dia ahlinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngobrollah suamiku dengan suaminya Teh Novi, Kang Budi, dan Kang Wenda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari sana, suamiku jadi ngitung-ngitung, apa dengan biaya xxx juta (lebih kecil dari biaya renov rumahnya Teh Novi) cukup untuk bikin kamar dua di atas, kamar mandi dan ruang keluarga tambahan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Wiska jadinya minta saya ngontak temen saya yang arsitek, dan ngontak juga temen saya yang jadi kepala cabang sebuah bank syariah.&lt;br /&gt;Kepentingannya tentu saja, gambar rancangan rumah sesuai biaya dan kemungkinan pinjam uang ke bank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontak mengontak pun berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;Teh Irma (nama arsiteknya) adalah teman saya waktu SMA. Kakak kelas, tepatnya. Dia dulu jadi pelanggan apotek saya. Rumahnya memang dekat dari apotek, jadi silaturahim antara saya dan dia cukup terjaga. Dia bersedia datang ke rumah saya untuk sekedar lontar ide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andri (nama kepala cabang bank syariahnya) adalah teman saya waktu SMA juga. Beda kelas tapinya. Dulu deketnya karena sama-sama suka ke Salman waktu kelas 1. Nyambungnya lagi tentu karena facebook. &lt;br /&gt;Dia langsung ngontak stafnya agar melayani saya. Huhuy dah. Dalam hitungan menit saya sudah ditelpon oleh seorang mbak-mbak stafnya Andri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu berjalan paralel...&lt;br /&gt;Teh Irma dipastikan bisa menangani rancangan rumah yang kami inginkan, dengan perkiraan biaya xxx juta itu.&lt;br /&gt;Dan bank syariah memberi penawaran yang bagus juga. Emm.. setidaknya cicilan pembayarannya cukup terjangkau selama 10 tahun..walau... heuuu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami meminta saya mulai berhemat. Uang belanja harus dikurangi sekian ratus ribu rupiah per bulannya agar bisa membayar cicilan tepat waktu. Hiks hiks..&lt;br /&gt;Beraaat.. tapi mestinya bisa.. &lt;br /&gt;Suamiku nanya lagi.. Bisa engga uang belanjanya dikurangi?&lt;br /&gt;Saya jawab... bisaaaa (lah), insyaa Allah...&lt;br /&gt;Laa haula sajalah.. Niatnya kan baik. Pun pinjamnya ke bank syariah yang semoga, halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BismiLlaah (lagi)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut kontak Kang Wenda buat penjajagan, apa kira-kira dia bisa menangani renovasi rumah saya. Katanya bisa.&lt;br /&gt;Terus .. tampaknya butuh dana tambahan nih.. &lt;br /&gt;Opsi berikutnya memang jatuh pada menjual mobil VW... &lt;br /&gt;Baru tau ya saya dan suami punya mobil VW? Xixixi... &lt;br /&gt;iya itu dia mobil kenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil yang dipake suami saya dulu buat datang ke rumah, ketemu bapak saya untuk pertama kali, yang datengnya bukan buat sekedar pdkt, tapi bener-bener to the point menyatakan maksud ingin melamar saya :)&lt;br /&gt;Mobil yang mengantarkan saya kuliah saat masih pengantin baru.&lt;br /&gt;Mobil yang membawa saya, Arif, dan Sofi, hingga tahun ke-7 pernikahan kami ...&lt;br /&gt;Dan lebih-lebih lagi untuk suami saya, mobil itu adalah kenangan masa kecilnya bersama kedua orang tuanya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(BERSAMBUNG)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5384086573850689156?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5384086573850689156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5384086573850689156' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5384086573850689156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5384086573850689156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-2.html' title='Renovasi Rumah (2)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-9142865729414749137</id><published>2011-10-12T13:53:00.003+07:00</published><updated>2011-10-15T17:05:46.725+07:00</updated><title type='text'>Renovasi Rumah (1)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Gak pernah terbayang uang dari mana itu saya dan suami bisa renovasi rumah. Duit abis melulu untuk keperluan sehari-hari dan anak sekolah. Boro-boro nabung. Tapi yang penting memang niat, dan meluruskan niat tersebut.&lt;br /&gt;Niat utamanya satu, yaitu nambah kamar untuk anak, mengingat Arif/Sofi udah pada besar, dan sudah seharusnya kami memberi kamar yang berbeda untuk mereka. &lt;br /&gt;Tapi kapan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Namun jalan itu akan selalu Allah bentangkan pada saat kita memang benar-benar perlu dan benar-benar berniat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari sebelum bulan puasa, ibu mertua ngajak saya dan suami bicara. Katanya ingin mengajak kami umrah. Bertiga saja. Saya, suami, dan ibu.&lt;br /&gt;"Tapi ibu denger katanya mau bangun kamar? Terserah mau dipake umrah atau bikin kamar uangnya?"&lt;br /&gt;Hmmm.. gimana ya...&lt;br /&gt;Kami pun minta waktu untuk berpikir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa inginnya saya menginjak tanah suci Makkah.. &lt;br /&gt;Mana saya belom pernah naik pesawat juga.. &lt;br /&gt;Terus kan ntar berdo'alah di sana sewaktu umrah.. &lt;br /&gt;Minta rumah bagus, mobil bagus..hehe..kan Insyaa Allah diijabah ntar.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kok ya rasanya aneh ya, saya terbang ke Makkah, sementara anak-anak memang sudah butuh kamar sendiri? Meninggalkan berbagai kebutuhan yang memang sudah penting untuk diadakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lebih berat ke bikin kamar. Saya bilang ke suami, dan setelah suami sepakat, saya bilang sama Ibu, uangnya mau saya pake bikin kamar aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giliran ibu yang mikir... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya Ibu ingin berangkat (lagi) ke Tanah Suci, tapi kali ini ingin ngajak putranya. Adik ipar saya udah jadi haji beberapa tahun lalu bersama suaminya. Ibu ingin melihat kedua anaknya bisa menginjak Tanah Suci Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu jadinya bilang lagi "Ibu ajak Wiska aja umrah gak apa-apa ya, gak sama Irma? Jatah untuk Irma ibu jadiin buat bikin kamar"... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu bilang, uang tunai yang ibu punya buat 'jatah' saya itu adalah sekian juta rupiah.. hmmm... memang cukup buat bikin satu kamar yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- baiklah Ibu, terimakasih banyakkk... banyak sekali----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu suamiku jadi mikir jauh... &lt;br /&gt;Ya bisa sih bikin kamar aja mah, tapi apa pantas naro kamar gitu aja di belakang?&lt;br /&gt;Hmmm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keliatan deh kalo suamiku lagi mikir itu.. bawaannya bolak balik jalan jalan dari pintu dapur ke pintu ruang tamu, masuk kamar .. ke dapur lagi.. balik lagi.. Mirip setrikaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka keluarlah keputusan dari mulut suamiku.. &lt;br /&gt;RENOVASI TOTAL !!&lt;br /&gt;BismiLlaah... hmmmm.... uangnya? &lt;br /&gt;Uangnya dari mana, Mas? Sementara Ibu 'cuma' ngasih seperlima dari biaya yang kami butuhkan untuk renovasi total rumah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(BERSAMBUNG)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-9142865729414749137?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/9142865729414749137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=9142865729414749137' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/9142865729414749137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/9142865729414749137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/10/renovasi-rumah-1.html' title='Renovasi Rumah (1)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-1582361973959586181</id><published>2011-10-01T20:27:00.002+07:00</published><updated>2011-10-01T22:58:56.382+07:00</updated><title type='text'>apakah saya emak2 gauuuulll??</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Banyak yang bilang saya adalah ibu-ibu gaul. Pasalnya hanya karena saya rajin facebookan. Beuuh... alasan yang sudah tidak usum pisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saya merasa gak gaul, karena kalo ditanya soal lagu ama pelem, saya cengo. Hah? Lagu apaan? Pelem apa tu? &lt;br /&gt;Bukannya saya sok alim gak suka pelem gak suka lagu. Saya suka nongton pelem, tapi sok gak peduli itu judulnya apa. Saya juga suka denger lagu tapi suka gak tau juga judulnya apa. Pokona nu kitu weh. Yang saya tau cuma rame dan tidak, enakeun dan tidak. Komo deui kalo harus hapal syair sama artis-artisnya mah.. ahhh teuing lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mestinya mungkin juga gaul itu berarti berwawasan luas. Diajak ngobrol A sampai Z, nyambuuuung terus. Ngobrol tentang anak nyambung, ngobrol tentang ular nyambung, ngobrol tentang pecinta batik yang besok jalan di kawasan dago nyambung (nyontek ti @infobandung 54 detik yang lalu).&lt;br /&gt;Ah bila gaul itu berarti berwawasan luas, itu bukan saya juga dong.&lt;br /&gt;Saya mah da nyambungnya kalo udah ngomong masalah facebook dan twitter aja. Selain itu mah calangap weh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada saya ngukur-ngukur sendiri, saya ibu-ibu gaul apa bukan, lebih baik saya pasang status di FB, begini bunyinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang nulis tentang "IBU IBU GAUL".. ayo kasih masukan, menurutmu IBU IBU GAUL itu ciri-cirinya apa sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toga yang pertama komen, katanya 3B: bermobil, berbehel, dan berBB...&lt;br /&gt;Bermobil, oke... aku (halah .. aku) bermobil. Tapi mobil saya mah da hijet 1000, embahnya carry kalo kata Bu Mita. Apakah itu gaul? Kayaknya galau itu mah ya? Mestinya honda jazz gitu loh, kalo ibu-ibu gaul. Kayak Bu Rena tuh.. hehehe.. *kiceup Renaaa, colek Honda Jazznyaa...&lt;br /&gt;Berbehel? Ha? Apa behel memang jadi standar gaul ya? Hihihi.. #nutupmulut. Malu. &lt;br /&gt;Saya pake 3 gigi geraham palsu. Apakah pake gigi palsu adalah gaul? Hahaha itu sih tanda-tanda penuaan.&lt;br /&gt;BBMan? Iya saya suka isi BBM ke pom bensin. Sekian. No further comment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Om Ipin bilang: Gak Galaw Gak Gaul. &lt;br /&gt;Pembahasan: Urusan galau sih seriiiing... berarti saya gaul dooong. Hidup Galau!! &lt;br /&gt;RT @RadioGalauFM Menceriana in galaure sano. Dalam Badan yang ceria, terdapat hati yang galau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus kata Mas Eko, kalo ketemu temen lama, yang ditanya bukan nomer HP lagi tapi PIN BB.. &lt;br /&gt;Gubrag eta BB, keukeuh nya... hiks. "GUE KAGAK PUNYA BEBEEEE.. !!! beee....beee..." (adegan: teriak-teriak di tengah jurang, dengan suara memantul-mantul)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usulan dari Dik Titi.. Ibu-ibu gaul adalah yang sering namu ke mall/ cafe? Emmm.. gak tau ya kalo pake standar yang ini, bisa jadi .. mm, saya setengah gaul. Coba saya data tempat makan yang pernah saya datengin di Bandung ya. 1. Warung Pasta 2. Baso Akung 3. Kopi Mata Angin 4. Atmosphere 5. Sushi Den 6. S28 7. Sebelahnya Sushi Den 8. Apa tu yang kambing-kambing itu di Riau 9. Kopi Lay 10. Steak..apa tu ya 11.Ada tempat steak lagi, gtau ah namanya 12. Timbel Jalan Mangga 12. Bloemen 13. Bale Gazeebo 14.Sebelahnya Bale Gazeebo 15. Ayam Goreng Suharti 16. Pizza Hut 17.KFC 18.McD 19.Bubur Ayam Mang Oyo 20. Bubur Ayam Pak Imon 21. Ampera 22. Makan-makan 23.Ten to ten 24. Ada lagi tempat steak yang di jalan Sumatra 25. Resep Moyang 26. Steak yang di Dipati Ukur  .. hmm.. apa lagi ya.&lt;br /&gt;Gaul engga tuh? hehehe... rata-rata saya ke situ karena ditraktir oleh para dermawan dermawati di kota Bandung yang diam-diam dalam hatinya mungkin bertekad mencanangkan "Menuju Irma Gemuk 2012" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa katamu WitRi? Suka arisan? Yang arisan di sana sini mah biasana kerjaan ibu-ibu 50 tahun ke atas yang pengen aktualisasi diri di luar pengajian. Saya gak gaul kalo urusan arisan. Arisan cuma ikut yang di RT. Itu pun dengan niat silaturahim sama tetangga. Hoho. Sungguh niat yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang dalem nih kata Mbak Nina.. coba disimaks semaksimal mungkins:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau siang hangout di mall, ngumpul2 dan makan2, kerja part timer atau full ibu rt..suaminya kaya, anak2 sekolah di full day school, itu sebabnya siang bisa hangout, ngerti bgt soal 'kekinian', selalu ikut pendapat terbanyak, semuanya diukur pakai 'gengsi' tapi itu ibu gaul dari sudut pandang lifestyle ya..&lt;br /&gt;Nah ada juga dari sudut pandang anak, kalo menrt anak ibu gaul itu ibu yg ngerti jalan pikirnya anak, memahami dunia anak2nya, kalo jalan sm anak selalu milih ke tempat favorit anak, nyambung kalo diajak gosip soal Hanna Montana, Bruno Mars, seleranya dalam milihin baju anaknya pas bgt dengan selera anak, seringya sih ibu gaul model begini justru bukan tergolong ibu rumpi di sekolah anaknya, karena dia percaya anaknya bisa jaga diri di sekolaj..Nah, sekarang tinggal Irma mau nulis Ibu Gaul yg mana..hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm..Nulis ibu gaul yang mana ya? Ya saya copas aja lah komennya Mbak Nina, karena suami saya bukan orang kaya. Suami saya kaya hati karena sering makan ati (punya istri kayak saya gitu loh). Trus saya gak ngerti soal kekinian, dan saya pun harus googling dulu siapa itu Hana Montana dan Bruno Mars. (OMG.. betapa tidak gaulnya diriku).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya status saya sudah menghilang dari beranda teman-teman atau mereka tidak ada ide sehingga tidak ada lagi itu komen tentang definisi ibu-ibu gaul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri sih sebenernya pengen banget jadi ibu-ibu gaul dalam artian PUNYA BANYAK TEMAN. &lt;br /&gt;Teman yang gak sekedar diukur dari bertambahnya friend list di facebook atau banyaknya follower. Tapi saya ingin punya banyak teman yang peduli dan menemani kita saat suka dan duka. Teman yang bertanya kabar walau sedang tidak butuh bantuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mestinya gak terlalu peduli pada pandangan orang tentang betapa sempitnya wawasan saya tentang film, lagu, artis, politik, headline news, sepakbola... &lt;br /&gt;Toh saya memang sebelas tahun terakhir berkutatnya cuman di urusan anak, suami, dan setrikaan. Sulit bagi saya untuk mencerna sebuah film dari awal sampai akhir jika yang ada di benak ini adalah urusan ntar anak dan suami saya makan apa, anak udah mandi apa belom, besok bekel apa buat anak-anak sekolah, etc etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya memang saya nyambungnya seringkali jadi hanya dengan ibu-ibu, yang pertanyaannya gak jauh dari "Hari ini masak apa?", dan selanjutnya membahas pelajaran sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sungguh, bergaul dengan ibu-ibu di dunia maya itu membuat saya merasa bergaul pada tempatnya dan pada kapasitasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali-sekali memang saya suka juga ngobrol sama anak-anak muda. Tapi udahnya kadang bikin saya sedih juga. Kenapa saya asa teu nyambung. Pengen melipir nyusur pager terus kabur. Begitulah kira-kira rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi dengan Bu Mita (yang notabene ini anak muda juga loh, tapi tingkat kedewasaannya melebihi saya). Kata Bu Mita, gak ada orang yang bener-bener punya wawasan luas. Bisa jadi orang tampak cerdas dan berwawasan luas karena mereka pandai bicara, punya gaya bicara yang menarik sehingga menguasai publik yang mendengarnya, sehingga seolah-olah dia tau semua yang terjadi di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saya? Saya cuma pandai bicara dalam tulisan, karena gak ada yang bisa nyela saya, dalam note ini misalnya. &lt;br /&gt;Di alam nyata saya lebih suka banyak mendengar. Jadinya tampak gak berwawasan luas. Padahal saya teh berwawasan wiyata mandala tau! #maksudlo -_-!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya gitu deh. Pokona buat saya mah, mau gaul mau galau, yang penting saya punya banyak teman yang peduli. &lt;br /&gt;Adakah yang peduli padaku? #drama #sinetron #lebay #garing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sori nya mun teu puguh. Da ini mah ngacaprak wungkul, berhubung tadi siang saya kebanyakan tidur, dan malam ini Bandung hareudang luar biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irma yang nyungsep di pedalaman rumah mertua, @Dago &lt;br /&gt;malem minggu gak gaul gak maen padahal di Dago.&lt;br /&gt;Posting di waktu dan tanggal yang cantik: 11.00 PM - 01102011.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-1582361973959586181?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/1582361973959586181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=1582361973959586181' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1582361973959586181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1582361973959586181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/10/apakah-saya-emak2-gauuuulll.html' title='apakah saya emak2 gauuuulll??'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8079415531702078805</id><published>2011-09-27T12:10:00.005+07:00</published><updated>2011-09-27T12:23:35.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>ujian (2)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Saya gak dekat-dekat amat sebenernya sama teteh yang satu ini. Satu dua kali ketemu, dan gak kenal banyak. Hanya demi mendengar beliau ditinggal wafat oleh suami, kemudian keesokan harinya dia melahirkan, dan bayinya meninggal pula, siapa yang tidak tergerak untuk melayatnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar itu memang datang bertubi-tubi. Pertama ada yang tanya saya hari minggu sore, beli tabung oksigen di mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat siapa? Ini buat Akang X yang sedang ngedrop kondisinya di rumah, butuh oksigen segera. Dan saya pun menjawab setau saya. Bla.. bla...&lt;br /&gt;Kang X ini mengidap kanker paru-paru katanya. Sudah ngedrop pisan, dan diputuskan untuk tidak dibawa lagi ke RS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya, senin, tanpa sengaja saya tau dari seorang teman chatting, bila Kang X sudah wafat minggu malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;InnaliLlahii....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sms pun datang, mengabari bila Teteh X  (istri akang X) akan melahirkan anak ke-5 nya di RS. Mohon do'a, karena tekanan darahnya tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah.. saya baru ingat juga bila Teh X sedang hamil tua. Terakhir ketemu waktu kandungannya masih 3-4 bulanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau nengokin senin siang, telpon sana-sini, taunya dikabarkan Teteh X dibawa dulu ke rumah saudaranya, bukaannya belum besar. Ya sudahlah. Do'akan saja dari jauh... nengokinnya ntar aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dapet sms lagi bila jenazah Akang X akan dimakamkan di Tasik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. membayangkan perasaan si Teteh X yang sedang mulas akan melahirkan, sementara suami dalam perjalanan menuju pemakaman... :((&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin malam, dapet kabar lagi... bayinya Teteh X meninggal... mohon do'a....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allaah.. berapa kali dalam sehari itu saya sebutkan innaliLlahii wa inna ilaihi raaji'uun.... sambil geleng-geleng kepala. Adaaaa ya.. yang dapet ujian seberat itu di dekat saya saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barusan akhirnya saya tengok Teteh X di RS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan.. hmmm... di luar bayangan saya, beliau tampak tenang sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebayangnya sama saya, beliau terbaring, dan sekali-sekali mengusap air matanya, tapi ini ya biasa aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matanya memang sembab, tapi senyumnya bener-bener dari lubuk hati, dia duduk di pinggir tempat tidur menghadap saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emmm.. kenapa ini malah saya yang terhibur mendengar beliau cerita ya? Dan dia selalu menceritakan hal-hal mudah dan yang menyenangkan di antara cerita-ceritanya. Tentang betapa mudahnya bayi yang sudah tak bergerak itu .. keluar dari rahimnya. Menceritakan betapa senangnya dia ditunggui anaknya yang pertama, yang masih kelas 3 SMP itu selama melahirkan. Dan tak lupa dia pun menceritakan keceriaan-keceriaan kecil yang dilontarkan suaminya sebelum sakaratul mautnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ihhh.. kok bisaaa...&lt;br /&gt;Saya malah sering berucap hamdalah menyelingi ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan keluar dari rumah sakit, saya speechless..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari sepertinya ada yang salah dengan... saya sendiri.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8079415531702078805?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8079415531702078805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8079415531702078805' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8079415531702078805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8079415531702078805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/09/ujian-2.html' title='ujian (2)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6705557408783023596</id><published>2011-09-26T07:26:00.003+07:00</published><updated>2011-09-26T07:34:43.094+07:00</updated><title type='text'>ujian</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Baru kemaren dapet telpon dari seorang akang.. &lt;br /&gt;nanya-nanya tabung oksigen.&lt;br /&gt;Buat apa Kang? -- &lt;br /&gt;Ini, Pak X , lagi ngedrop, butuh oksigen.&lt;br /&gt;Pak X memang sedang sakit keras. &lt;br /&gt;Kemarin dia ngedrop gitu, udah gak dibawa ke RS lagi.&lt;br /&gt;Keluarga sudah pasrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh tadi pagi dapet sms, &lt;br /&gt;Bu X sudah di RS akan melahirkan.&lt;br /&gt;Melahirkan anaknya yang ke-4 kalo tak salah.&lt;br /&gt;Bu X adalah istrinya Pak X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, apa rasanya jadi mereka hari ini?&lt;br /&gt;Suami sakit keras, istri melahirkan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dunia oh dunia...&lt;br /&gt;semoga saya tidak pernah dapatkan ujian berat semacam itu,&lt;br /&gt;yang saya tak sanggup untuk memikulnya.&lt;br /&gt;Semoga mereka hari ini,&lt;br /&gt;diikhlaskan hatinya, &lt;br /&gt;diberi-Nya kesabaran, &lt;br /&gt;dan dikuatkan fisiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga segala ujiannya, &lt;br /&gt;jadi penggugur dosa bagi mereka berdua,&lt;br /&gt;dan bagi orang-orang yang menolong mereka hari ini.&lt;br /&gt;Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-6705557408783023596?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/6705557408783023596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=6705557408783023596' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6705557408783023596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6705557408783023596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/09/ujian.html' title='ujian'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3330874057164585896</id><published>2011-09-23T00:19:00.002+07:00</published><updated>2011-09-23T00:44:49.745+07:00</updated><title type='text'>bahagia?</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Bahagia saat kita bisa menyenangkan orang lain lewat hal-hal kecil, dan bahagia bila kita tidak mudah tersakiti oleh hal-hal yang sepele&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3330874057164585896?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3330874057164585896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3330874057164585896' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3330874057164585896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3330874057164585896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/09/bahagia.html' title='bahagia?'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8212638901042003178</id><published>2011-09-19T06:58:00.003+07:00</published><updated>2011-09-19T08:13:59.016+07:00</updated><title type='text'>k o p i - d a r a t  100%</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Sabtu-Minggu kemarin saat Arif dan Sofi saya beri kekuasaan penuh atas modem yang kami punya, mereka kalap. Beneran itu mah dua hari mereka manfaatkan manteng di depan laptop bergantian. Ngegame tentu saja, dan sesekali Arif facebookan. &lt;br /&gt;Saya tidak punya alternatif lain. Katakanlah membawa mereka jalan-jalan ke mana gitu. Bandung macet sabtu-minggu dan kami tidak punya cukup uang untuk bisa berbelanja lebih dari kebutuhan. Naik gunung gratis? Eheheh.. banyak hal yang harus saya dan suami lakukan di rumah kemarin. Beres-beres rumah dan panggil montir untuk servis mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil saya pasrah melihat Arif dan Sofi begitu asyik ngegame, dan setengah kesal juga saya. Ngegameee teruuuusss .. gak kreatif amat sih anak-anak gue. Main apa kek gitu yang gak usah di depan laptop. &lt;br /&gt;Tapi dipikir-pikir barangkali sayanya juga yang gak kreatif ya? Main apa coba yang asik.. karena game internet itu kalo saya pantau sih, emang nyenengin. Emaknye aje ini mah yang gak kebagean main. Jadi kesel. Wew.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mereka sampai juga di batas waktu. Magrib, hari minggu. Mereka tidak boleh lagi menyentuh laptop. Modem dicabut. &lt;br /&gt;Arif masih nawar,"Main game di HP Umi boleh engga"&lt;br /&gt;Dulu saya sempat membolehkan, tapi setelah 30 menit saya minta waktu berpikir, saya bilang ke Arif, "Tidak". Pokonya tidak boleh untuk semua barang elektronik, termasuk TV. Dan tentu saja semua aturan itu berlaku juga bagi Sofi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bada magrib itu, setelah baca Qur'an beres dan makan malam selesai, Arif Sofi jadi luntang-lantung. Hadooooh....&lt;br /&gt;Sofi ambil kertas dan menggambar, Arif ngurus bentol di kakinya yang tampak super gatal. Selanjutnya Arif menggambar juga di whiteboard. &lt;br /&gt;Setelah itu, luntang lantung lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah begini memang saya musti turun tangan. Bapaknya biarlah di depan komputer, kasian da dia mah bisa online atau apapun di PC ya cuma malem. HP dia mah pan jadul, kagak bisa online..heheh.. senasip dengan HP saya yang menurun kemampuan onlinenya saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turun tangan yang bisa saya lakukan untuk Arif dan Sofi adalah dengan mengambil modul pelajaran mereka. Belajar apapun yang ada di sana. Buat Sofi baca bareng tentang kegunaan sinar matahari bagi makhluk hidup. Dan buat Arif dia saya suruh baca tentang rangka manusia. &lt;br /&gt;Beneran tu buat Arif saya turunkan buku Principles of Physiology and Anatomy nya Gerard J. Tortora, buku jaman saya kuliah yang tebalnya hampir seribu halaman itu, biar dia bisa lihat gambar anatomi manusia dengan benar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seringkali untuk berbagai kebutuhan visual anak-anak dalam pelajarannya, saya minta bapaknya yang lagi online untuk mencarikan gambar yang bagus berkaitan dengan pelajaran mereka. Misal tentang rotasi bumi, galaksi bima sakti, satelit, planet.. visualisasi dari berbagai web di internet itu oke banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masalah turun tangan agar anak-anakku tidak luntang-lantung....&lt;br /&gt;Ternyata belajar pun memakan waktu tidak begitu lama. Arif Sofi palingan ngabisin waktu 15 menit untuk membaca dan memahami satu materi. Dan cukup, mending sedikit tapi masuk daripada banyak tapi olab. Selanjutnya paling saya ngetes dua kosakata bahasa Inggris ke mereka (biar emaknya juga belajar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokonya mulai semester ini saya ingin menerapkan ke mereka kalo belajar teh jangan hanya pas mau ulangan aja. Kalo belajar pas mau ulangan aja mah nantinya gak enak, diburu-buru, gak ngerti dan cepet lupa. Maklumlah ini saya berpengalaman puluhan tahun. Belajar cuma pas mo ujian :D - Arif Sofi pun sepakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruuusss .. ngapain lagi ya biar anak-anak saya tak luntang lantung...&lt;br /&gt;Mereka kayak kehilangan arah gitu kalo abis online seharian teh. Persis kayak saya. Hoho.&lt;br /&gt;Oya saya juga kasih pengertian ke mereka, alasan kenapa saya melarang mereka ngegame semasa belajar senin sd jumat. Biar otak gak capek. Pindah dari game ke belajar itu bikin capek looh. Saya bilang gitu. &lt;br /&gt;Arif nanya lagi "Kalo facebookan boleh?"&lt;br /&gt;Dan saya jawab "Tidak".... he he he... ngegame sama facebookan sama aja. Ceuk si umi dari lubuk hatinya yang terdalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya, Arif, Sofi, dan bapaknya yang kadang ikut nimbrung itu ngobrol aja kesana kemari. Ngacaprak, dan itu buat saya jauh lebih menyenangkan dibanding melihat mereka asik ngegame (tentu saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar betapa banyak mereka berbicara, saling menimpali, dan berebut bercerita, saya jadi ngeh bila perasaan anak itu sama aja dengan perasaan saya. Mungkin perasaan siapapun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita sebagai lawan bicara punya perhatian 100%, maka orang yang bicara dengan kita pun akan senang 100% untuk bercerita. Tapi satu hal saja.. bila lawan bicara kita udah mulai sesekali pegang gadgetnya, sesekali menatap layar, sesekali mengetik sesuatu, dan sesekali pula menatap saya sebagai lawan bicara di dunia nyata nya, maka saya lebih baik berhenti bicara hingga dia menatap saya sepenuh hati. Tapi kesenangan saya berbicara dengan dia sudah jauh berkurang. Tidak 100% lagi. Pundung. Nyeri hate. Hayang balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik kalau kita minta izin dulu kepada lawan bicara 'nyata' kita kalau kita hendak membalas sms, minta cut dulu ngobrolnya, untuk menunjukkan kalau kita ingin menyimak obrolan dia 100% setelah membalas sms ini . &lt;br /&gt;Atau kalau saya sedang asik YM dan Arif atau Sofi tampak pengen ngobrol, saya suka bilang sama mereka.. "Ntar ya, Umi pamitan dulu sama yang di YM ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengalami masa kecil yang cukup sempurna untuk ukuran manusia biasa. Punya orang tua perhatian yang malam hari itu identik dengan ibu menjahit dan ayah membaca koran. Mamah saya dulu suka menjahit untuk cari penghasilan tambahan. Jadi tukang jahit walau hanya untuk pakaian model sederhana seperti seragam sekolah dan mukena.&lt;br /&gt;Dan bapak saya adalah PNS yang pergi pagi pulang petang, malam hari membaca koran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasananya asik, dan saya lupa dulu saya ngapain aja pas malem-malem. Kalo gak salah sih ya main boneka kecil-kecil buatan mamah dari kain perca, congklak sendirian, atau main bola bekel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SD saya jarang belajar, tapi komunikasi dengan orang tua cukup baik. Karena saya merasa terperhatikan walau ibu menjahit dan bapak membaca koran. Mesin jahit dan koran itu adalah benda mati. Makhluk hidup di rumah ya cuma orang tua saya, saya, dan kedua kakak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah kalau dulu ibu saya main BB dan bapak saya menghadap laptop, barangkali dingin ya? Karena para gadget itu saat ini ternyata seperti makhluk hidup walau tidak memenuhi ciri-ciri makhluk hidup. Para gadget itu bisa berkomunikasi. Mereka bisa membuat kita nangis dan tersenyum. Mengerikan bila ibu bapak saya berkomunikasi dengan makhluk hidup lain di dunia lain. Sementara diriku sebagai anak ditinggal di dunia nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tadi malam itu waktu tidur pun sampai, yaitu jam 8.30 malam. Arif Sofi pun tertidur dengan cepat, sehingga setelah mereka tidur, saya bisa online sampai jam 10 malam.. horeee.. :))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tidak bersifat tendensius. Bukan berarti saya menyalahkan yang ber-BB ataupun yang bisa online setiap saat dari gadgetnya. Karena saya sendiri tetap pengen gadget bagus seperti yang kalian punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja saat saya sulit online dari HP seperti sekarang, maka hal-hal nyata yang ada di sekitar saya ternyata lebih ternikmati. Lebih termaknai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tulisan ini bisa saya baca lagi nanti, setelah saya punya gadget baru yang lebih canggih, atau HP saya yang ini sudah sembuh. &lt;br /&gt;Biar saya tidak lupa daratan. Daratan tampat anak-anak dan suami saya berpijak. Tempat saya bisa kopi darat.&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8212638901042003178?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8212638901042003178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8212638901042003178' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8212638901042003178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8212638901042003178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/09/k-o-p-i-d-r-t-100.html' title='k o p i - d a r a t  100%'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-2298342259340720564</id><published>2011-09-15T19:54:00.003+07:00</published><updated>2011-09-15T20:54:19.723+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>tersinggung</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Sungguh memalukan. Kemarin saya nyetrika malem-malem sambil nangis. Kebetulan suami dan anak-anak di kamar sebelah lagi main komputer, saya nyetrika sendirian di kamar lainnya. Yang bikin malu bukan nangisnya, tapi pasal kenapa saya nangis.&lt;br /&gt;Kenapa coba saya nangis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya nangis karena pengen BB alias blackberry !!! Hahaha !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kesal karena saya sedang pengen online, chat sama temen, tapi kalo malem gak bisa, karena saya harus memberi kesempatan pada suami untuk online. Saya kan udah tadi pagi. Detik ini saya bisa online di laptop karena saya sudah tunai kewajiban 'memperhatikan' anak-anak dalam pelajaran sekolahnya dan karena suami saya ketiduran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. coba saya punya BB. Kan saya bisa tuh BBMan sama temen saya itu yang punya BB. Barangkali saya bisa ngocoblak di grup BB yang kayaknya lebih rame ketimbang grup FB. Dan barangkali pula grup BB adalah grup orang-orang yang terpilih sebagai orang kaya di dunia ini. Yang punya duit berjuta-juta buat membelinya. Browsing lebih cepet juga kali ya. FB-an bisa kapanpun, bahkan twitteran kayaknya lebih enak deh. &lt;br /&gt;Begitulah kata saya dalam hati sambil ngusap air mata di pipi kiri kanan. Lebay asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklumlah opera mini di hp saya saat ini sedang dalam tingkat mengesalkan. Lamaaa dan keputus-putus. Udah bikin status lucu. Ehhh... taunya gak bisa diupload. Jadi aja gak jadi nguploadnya karena jadi terasa garing luar biasa.&lt;br /&gt;Akhirnya saya males tu' buka-buka FB atau twitter dari hp. Sudahlah. &lt;br /&gt;YM apalagi... sekali dua kali posting mesej, ehhh.. keputus. Payaayayayayaahhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nangis lagi deh gue. Menangisi kemiskinan betapa saya tidak punya gadget yang bagus.&lt;br /&gt;Dodol lah pokonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi baik dari hati saya pun akhirnya angkat bicara untuk menenangkan sisi galau.&lt;br /&gt;"Kamu itu ya Ier, makanya belom dikasih BB karena dijaga Allah biar bisa jaga omongan kamu di dunia maya. Semakin sedikit kamu komen dan pasang status, maka semakin sedikit juga orang akan tersinggung dengan omongan kamu, dan semakin sedikit juga kamu mikirin omongan orang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi galau pun akhirnya mengangguk-angguk tanda mengerti. Air mata pun mengering, dan saya lanjut nyetrika, walau akhirnya saya ngantuk dan setrikaan pun gak selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Hmm.. rupanya Allah belum berhenti kasih saya peringatan. Tadi siang saya bertuit tuit di twitter. Lebih heboh dari biasanya karena teman dekat saya yang lagi twitteran pun banyak. Jadi asa rame gituh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata ...arrrrggghhh... keceplosan !! &lt;br /&gt;Gitu deh ya kalo lagi on fire. Kadang kontrol diri kurang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya saya udah mikir hampir 5x ketika akan kirim itu komen di twitter. Tersinggung engga tersinggung engga... &lt;br /&gt;sampe akhirnya si reply+RT saya terkirim, saya masih mikir untuk mendeletenya. &lt;br /&gt;Delete jangan delete jangan...&lt;br /&gt;Lamaa itu saya mikir.&lt;br /&gt;Tapi biarlah.. rasanya kok ya kalo saya jadi dia gak akan tersinggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya teman saya itu kalo ada apa-apa bilang. Dia bilang di replynya kalau dia tersinggung dengan komentar saya. GUBRAGGG....&lt;br /&gt;Ya sudahlah, sms saja. Saya minta maaf, dan balasannya pun baik. Dia menjelaskan kenapa dia tersinggung, dan saya baru ngeh. Semoga memang dia memaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya saya memang jadinya mikir, .. ooh.. iya yah. Tidak semua yang kita anggap cuma main-main, cuma basa-basi, dan gitu aja kok ya tersinggung, adalah benar-benar tidak menyinggung perasaan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya saja orang-orang yang ketemu saya, rata-rata... bener2 deh rata-rata, karena banyakkkk bangettttt orang bilang saya KURUS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kok jadi kurus Ir?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ampuun itu yang bilang kayak gitu ya... jutaan orang kayaknya (kerasanya,red). &lt;br /&gt;Dan jujur saya tersinggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tau gak sih, kalau orang bilang kayak gitu kesannya saya itu penyakitan, cacat metabolisme, stress berat, dan hidup menderita bersuamikan lelaki yang tak peduli nafkah. Huahahahahah... lebay ya? Tapi jujur saya seakan mendengar hal itu di balik pertanyaan: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"KOK JADI KURUS IR? ...BERAT BADAN BERAPA?... HAH? CUMA 42?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DZIIIGGGGHHHHH.... !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang pengen bilang...terus urusan elu apa heh? Gue juga pengen punya berat badan ideal! Tapi kalo gak bisa ya gak bisa! Mau gue makan nasi sebakul tiap malem juga tetep ajaa berat badan segini! Yang penting gue sehat tau!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tentu saja saya menelan bulat-bulat perkataan kurang ajar yang ingin saya lontarkan itu. Ya mungkin orang hanya nunjukin perhatian aja. Atau mungkin dia juga sirik sama tubuh saya yang slim ini. Banyak kok yang nyangka saya masih gadis. Heheheh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, mengapakah ada singgungan di dunia ini ya. Ada yang menyinggung, ada pula yang tersinggung. Namanya juga gaul ya. Gak galau gak gaul.&lt;br /&gt;Bila anda terpendam di rumah dan hanya ngurus kucing barangkali tak pernah itu anda galau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saya adalah manusia gaul. Lebih tepatnya sok gaul. Ya pasti ada singgungan dengan teman-teman semua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri merasa saya tidak mudah tersinggung (tersinggungnya cuma karena masalah kurus tadi #keukeuh). &lt;br /&gt;Contohnya nih ya...kalau ada temen ngomongin orang, terus di akhirnya dia bilang "Siapa yang gak kesel coba Ir, digituin?"&lt;br /&gt;Emmmm... dalam hati kadang saya bilang.."Ah kalo saya sih biasa aja tuh"... bari tiis. Tapi ya saya gak ngomong gitu lah. Biasanya diem aja gue kalo dicurhatin orang kayak gitu. Palingan bilang: "Dianya lagi PMS kaleee... Udah ah gak usah diambil hati... mending nraktir saya aja yuk biar saya gemuk.. hehehehe..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya jadi kaideuan.. kalo ada yang bilang saya kurus. Saya langsung minta traktir aja ya? Hahahaha. Awas kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belum pernah ngeblock akun FB siapapun kecuali dia sudah bertindak kriminal seperti penipuan. Belum pernah unfriend kecuali bila dia tidak saya kenal tapi ujug-ujug promo barang di wall saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah dunia kelam tanpa teknologi canggih dalam bidang komunikasi kadangkala memang kita rindukan. Saat kita tidak mudah berkomentar, saat kita tidak mudah upload status, saat kita lebih bisa menjaga lisan.&lt;br /&gt;Tapi apa daya kita ditakdirkan Allah hadir di dunia seperti ini. Yang tulisan saya ini saja... yang 'INI'... bisa dibaca lebih dari sepuluh orang dalam hitungan beberapa menit ke depan. Subhanalloh yah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti memang kontrol diri, kontrol hati, kontrol jari, harus lebih dijaga lagi. Saya saja yang tidak punya BB dan tidak bisa update status setiap saat bisa nyinggung perasaan orang seperti tadi siang! Apalagi yang punya BB, Ipad, Android, Galaumix, Curcolinet, Curhatzoid dan sebagainya? (3 terakhir ngarang, red).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Irma Vitriani Susanti, pikirkan lagi ya sebelum ngomen dan pasang status di FB, di twitter, ataupun status BBM (eit? Amiiiin kituh. Amiiin) . Pikirin ni status nyinggung engga. Komennya nyakitin engga. Da saya mah gak setuju atuh kalo orang bilang ini wall,wall gue .. Gue? elo? end!!! ... apa urusan elu, dsb. Karena bagaimanapun apa yang kita tulis ini dibaca orang. Buat apa nulis di jejaring sosial kalo gak butuh dibaca orang. Kalo gak mau dibaca orang mah eta we nulis di diary yang wangi terus pake gembok kecil tea. Tah di dinya, aman. Nu tersinggung paling semut, eta oge mun semutna kacepet ku gembok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khususon buat yang saya singgung hatinya hari ini, atau mungkin sebelumnya tapi saya gak nyadar, saya ucapkan mohon maaf lahir batin, taqobbalaLoohu minna wa minkum. Hapunten atuh lah, da abdi mah jalmi alit, tos begang kieu mah tos we pasihan emam, ulah dimusuhan nya, da bageur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-2298342259340720564?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/2298342259340720564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=2298342259340720564' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2298342259340720564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2298342259340720564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/09/tersinggung.html' title='tersinggung'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-2720317635606451378</id><published>2011-09-03T19:20:00.002+07:00</published><updated>2011-09-03T19:35:10.737+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tata diri'/><title type='text'>membangun 12 kebiasaan baik</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Ramadhan telah berlalu. Satu bulan digembleng dengan target. Target yang sederhana sebetulnya, tapi sulit sekali dilakukan di bulan lain. (1) Shaum, harus tamat sampai magrib (2) Bangun jam 3 pagi untuk siapkan sahur (3) Tarawih alias sholat malam 11 roka'at (4) Minum kopi sehari sekali.. hehe...saya kan biasanya dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sok we, da bulan lain mah punya kebiasaan seperti itu teh susaaah banget. Shaum senen kemis banyak mikirnya, bangun jam 3 pagi cuma buat matiin alarm, sholat malam kalo bangun, dan minum kopi selalu pengen sehari dua kali. Payah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kepikiran tapinya, untuk bisa membangun kebiasaan baik, yang berlaku tidak hanya satu bulan, tapi seumur hidup. Berharap pula bisa menurunkan kebiasaan baik itu kepada anak cucu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapet quote bagus dari Mario Teguh. Katanya semakin kita mengenali diri, maka kita semakin tau bagaimana memperlakukan diri ini dengan benar. &lt;br /&gt;Saya tau, kalo saya dikasih target yang banyak (lebih dari satu), maka saya tidak akan fokus dan cenderung tidak istiqomah. Maka berpikirlah saya. &lt;br /&gt;Bagusnya target seperti apa yang saya pasang, untuk bisa mengupgrade diri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... sepertinya nih ya.. mudah-mudahan, mestinya bisa, insyaa Allah... Saya akan menargetkan satu saja kebiasaan baik dalam satu bulan. Harapannya sih mudah2an setelah satu bulan hal itu akan jadi sebuah kebiasaan. Kalau sudah jadi kebiasaan, maka kebaikan itu akan jadi ringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalau dihitung satu bulan satu kebiasaan baik, maka ketika bertemu ramadhan tahun depan mestinya saya punya 12 kebiasaan baik yang baru. Lumayan kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk ah, mumpung tanggal masih muda, saya akan targetkan satu kebiasaan baik mulai besok. Yaitu... *tiiiiiiiiiiiit* -sensor- &lt;br /&gt;Biar Allah, diriku, dan follower twitter saya saja yang tau.. hihihi.... lihat status twitter saya besok ya. Cik berhasil moal.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-2720317635606451378?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/2720317635606451378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=2720317635606451378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2720317635606451378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2720317635606451378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/09/membangun-12-kebiasaan-baik.html' title='membangun 12 kebiasaan baik'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6018714579288209985</id><published>2011-09-03T18:47:00.003+07:00</published><updated>2011-09-03T18:53:17.106+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>Mata Anakku Minus Enam ???!!!! (Part II)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Duh, telat banget ya ini postingnya, soalnya diupdatenya di kompasiana siiih.. Biarlah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, Kamis 4 Agustus 2011, Arif sudah saya bawa lagi ke dokter mata, istilahnya adalah untuk ‘koreksi’.&lt;br /&gt;Dia diminta duduk di depan slide huruf dan coba-coba lagi lensa hingga titik optimalnya. Koreksinya dilakukan oleh perawat, dan dicek lagi oleh dokter.&lt;br /&gt;Tidak 100% dia menjawab dengan benar hingga huruf terkecil, meskipun kedua mata dibuka dan menggunakan lensa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, Arif menderita astigmatisme-miopi… eits… bener gak namanya itu ya?.. pokonya silindris campur minus gitu lah. Kiri: -1/4 sildr ½, sementara mata kanan: -5,75 sildr 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komen saya? InnaliLlahii wa inna ilaihi raaji’uun. Sebagian kecil kenikmatan penglihatan mata Arif telah diambil oleh-Nya.&lt;br /&gt;Saya tidak sepanik hari selasa kemarin. Kali ini lebih siap, dan biasa-biasa aja.&lt;br /&gt;Kata dokter, Arif harus pakai kacamata terus. Boleh dibuka waktu mandi dan tidur.&lt;br /&gt;“Kalo sholat?”, tanya Arif.&lt;br /&gt;“Iya waktu sholat boleh dilepas”, kata Bu Dokter sambil tersenyum.&lt;br /&gt;Arif tampak baik-baik saja. Semoga seterusnya pun begitu setelah dia pakai kacamata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep kacamata pun ditulis dan barulah saya banyak nanya Bu Dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama saya minta saran dari dokter buat Arif, berhubung dia senang sekali maen laptop.&lt;br /&gt;Kata dokter, yang penting jangan lebih dari 1 jam terus menerus. Kalo udah 1 jam, istirahatlah dulu barang 5 menit, lihat yang jauh-jauh, baru boleh lihat layar lagi.&lt;br /&gt;Insyaa Allah gak sulit. Arif gak sampai segitunya kok, gak sampai manteng laptop lebih dari 1 jam tanpa istirahat. Nonton TV pun hampir tidak, karena di rumah sinyal TV gak bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, saya tanya vitamin mata apa yang bisa dimakan untuk bantu mengurangi minus mata. Hmm.. dokter bilang, tak ada satupun suplemen yang bisa mencegah mata miop (ini persis seperti jawaban dokter mata saya dulu). Yang bisa dilakukan hanya membangun kebiasaan baik seperti baca sambil duduk di tempat terang, tidak sambil tiduran. Nonton TV dengan jarak cukup (juga tidak sambil tiduran), dsb. Adapun makanan, sayuran dsb itu bisa memperkuat syaraf mata dalam masa pertumbuhannya. Bukan ke masalah miopnya.&lt;br /&gt;Yang jadi tujuan dari kacamata Arif sekarang adalah melatih syaraf mata (terutama kanan), agar minus berapapun dia nanti, dia bisa melihat sama baiknya dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, saya cukup faham apa yang dokter bilang.&lt;br /&gt;Saat ini, - saya-, mau dipakein minus berapa juga.. tetep kalo lihat huruf kecil-kecil itu gak bisa. Salaah melulu. Tapi karena saya udah gak kuliah lagi, gak perlu terpaksa atau dipaksa duduk di belakang dan melihat papan tulis, maka hal itu jadi tidak masalah buat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter palingan cuma bisa ngasih ukuran terbaik buat saya, tapi tidak maksimal. Itulah barangkali yang namanya syaraf lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Sofi kemarin, yang dia mantaaap nyebutin huruf sampe yang terkecil baik mata kanan maupun kiri. Berarti mata dia plus syarafnya insyaa Allah 100% normal. Semoga seterusnya ya Fi, amiiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Arif punya waktu 3 tahun untuk memperbaiki syaraf ini karena dia sedang masa pertumbuhan. Masalah rabun jauhnya sih, wallahu a’lam, cuma mukjizat… atau kelak semacam operasi lasik yang bisa menurunkan angka minusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begini lho, kata dokter, mata kanan Arif itu terbiasa melihat jelas hanya dalam jarak sekitar 2 meter. Dan otaknya tidak mendapat informasi kalau mata kanan normal itu bisa lihat lebih jauh dari itu, sehingga memang tidak akan ada keluhan dari Arif. Apakah ini yang dinamakan Lazy Eye yah? Baru baca barusan tentang Lazy Eye ini.&lt;br /&gt;Sekarang oleh kacamatanya (yang akan Arif pakai nanti) si syaraf mata kanan dikasih tau kalo dia tu mestinya bisa lihat jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter minta, 3 bulan setelah pake kacamata, kontrol lagi. “Nanti kita lihat apa ada perbaikan pada syaraf matanya”, gitu dokter bilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Di atas sudah terangkum pertanyaan ketiga dari saya tentang maksud dari syaraf lemah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan keempat adalah tentang kacamata pinhole, yang bisa menguatkan syaraf/ mengurangi minus (?). Jawabannya, tidak usah. Dokter menjawabnya seakan-akan kacamata pinhole itu hanya sebuah tahyul. Gtau deh…&lt;br /&gt;Ya sekarang tinggal menyiapkan mental Arif untuk berkacamata.&lt;br /&gt;Kerasa banget dulu saya berasa bener jadi orang yang tidak normal, karena ketika saya bilang ..&lt;br /&gt;“minus lima.. enam.. tujuh… dst”, tanggapan orang adalah … “HAAA??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So what gitu loh.. mending nanya mah nanya aja kagak usah pake HA :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus dulu saya paling maleees kalo dibawa mamah/bapak ke RS. Cicendo setahun sekali sejak kelas 1 SD.&lt;br /&gt;Ngantri, lama, lapar, tunduh, hareudang (ini dulu ya, gak tau kalo sekarang), dah gitu dapet vonis penambahan minus pula, dan saya harus ganti lagi kacamata dengan lensa yang lebih tebal, terus ntar makin banyak orang yang nanya deh… “minus berapa?” .. “Haaa?” …. Sebeeellll…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderitaan saya berakhir saat seorang dokter mata di tempat praktek pribadinya menyarankan saya menggunakan lensa kontak. Sejak berlensa kontak, penambahan minus mata saya tidak terlalu pesat, dan saya merasa menjadi orang normal. Hehe. AlhamduliLlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaca dari pengalaman itu ya berarti saya harus berempati sama Arif dengan cara yang sebaik-baiknya. Seperti halnya saya ingin diperlakukan oleh orang lain. Arif kan belom bisa pake lensa kontak.&lt;br /&gt;Orang tua saya alhamduliLlah sikapnya baik terhadap kekurangan saya ini. Bilang kalo saya lebih baik pasrah saja atas kehendak Allah, banyak bersyukur, dsb dst yang bikin saya tenang hati.&lt;br /&gt;Nanti juga ke Arif saya mau gitu aja. Anggap biasa aja. Dan saya jadinya selalu bilang, “Umi dulu juga gitu”.&lt;br /&gt;Kalo saya bilang gitu, seneng deh lihat rona wajah Arif yang tampak lega. Toh dia melihat kini umminya baik-baik saja walau tetap harus dengan lensa kontak :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo ARIF !! Tetap SEMANGAT ya Nak !! \m/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-6018714579288209985?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/6018714579288209985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=6018714579288209985' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6018714579288209985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6018714579288209985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/09/mata-anakku-minus-enam-part-ii.html' title='Mata Anakku Minus Enam ???!!!! (Part II)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-4198299800706900399</id><published>2011-08-02T21:45:00.002+07:00</published><updated>2011-08-02T21:47:10.409+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>Mata Anakku Minus Enam ???!!!! (Part I)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tulisan ini saya terbitkan di kompasiana, jadi bahasanya agak laen.. xixixi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah cukup lama sebetulnya saya berniat membawa anak saya Arif (9th) ke dokter spesialis mata. Dasar pemikirannya hanya karena saya sendiri penderita rabun jauh, begitu pula dengan suami. Saya minus sepuluh loh, berlensa kontak, dan suamiku minus tiga berkacamata. Kami sama-sama mengenakan kacamata sejak SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari informasi sekilas yang saya dapat, mata minus itu bisa menurun ke anak. Makanya saya udah niat aja bawa Arif ke dokter mata, ada keluhan ataupun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi niat tinggallah niat. Selalu saja saya urungkan, karena memang Arif tidak mengeluh apa-apa. Tak ada yang aneh, tak ada pula laporan dari gurunya. Prestasi di sekolah pun bagus.&lt;br /&gt;Hanya saja waktu Arif liburan kemarin, dia banyak maen game di laptop, dan jarak antara matanya dengan laptop menurut saya terlalu dekat. Begitu pula menonton TV. Berkali-kali saya menyuruhnya untuk mundur, tapi dia maju lagi maju lagi. Posisi saat dia membaca buku pun begitu. Terlalu dekat.&lt;br /&gt;Yang membuat saya tidak terlalu risau adalah karena saat dia menjauh pun, dia masih tampak bisa melihat/ membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barulah tadi siang saya membawa dia ke dokter spesialis mata. Kebetulan sekolahnya masih libur. Niatnya ngabuburit sajalah. Sebelumnya cek gigi pula. Gigi oke, alhamduliLlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di klinik spesialis mata, tanpa menunggu lama Arif dipanggil untuk duduk di kursi dan melihat slide huruf kapital. Dan kagetlah saya ketika mata kirinya ditutup oleh perawat, dia tidak bisa membaca satu huruf pun, padahal ukurannya udah yang paling gede. Berkali-kali saya berpandangan dengan Sofi (7th), adiknya Arif. Heran. Kok Mas Arif gak bisa baca sih.&lt;br /&gt;Beberapa lensa dicoba dan dia hanya mencapai kemajuan sampai huruf pertengahan, tidak sampai yang terkecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pindah tutup mata kanan, mata kiri yang melihat. Yang ini sebentar saja, tampak tak ada masalah berarti.&lt;br /&gt;Kemudian perawat membawanya ke sebuah alat.. emm.. komputer dia bilang (duh.. apa namanya ya?). Arif duduk menempelkan dagu dan keningnya di alat tersebut dan melihat ke sebuah lensa tanpa boleh berkedip. Setelah mata kiri, kemudian mata kanan, dan keluarlah hasilnya berupa print out.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawat kembali meminta Arif duduk di kursi tadi. Coba-coba lagi beberapa lensa. Diputar, diganti, dan Arif ditanya. Tetap hasilnya tidak memuaskan.&lt;br /&gt;Perawat pun memanggil saya dan menjelaskan... deg deg deg...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu, menurut hasil pengukuran komputer, mata Arif ini yang kiri hanya minus 1/4, tapi yang kanan, jauh sekali Bu.. minus 6. Sebentar ya Bu saya panggil dokternya dulu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haaa???.. Minus ENAM? Ya Allaaah.. sungguh saya nyesel beribu kali nyesel kenapa saya gak bawa Arif sejak dulu untuk periksa mata.... Dan saya heran kenapa selama ini Arif gak bilang sama saya... pun saya gak melihat gelagat yang terlalu gimanaaa gitu dari Arifnya sendiri. Toh saya kan sering di rumah, dan gerak-gerik Arif cukup teramati oleh saya. Minus ENAM... saya tau seberapa buram itu minus enam. Itu minus saya kelas 3 SMP !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dokter pun datang.&lt;br /&gt;Beberapa lensa beliau coba lagi di mata kanan. Hasilnya masih kurang memuaskan juga. Sampai pasien di sebelah saya tanya, "Anak ibu udah bisa baca kan Bu?" .. hiks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter memanggil saya, dan menjelaskan seperti halnya perawat tadi. Dia sama sekali tidak menyalahkan saya. Dia bilang bahwa kasus seperti ini amat besar kemungkinannya untuk terlambat diketahui, karena anak tidak mengeluh, dan orang tua seringkali tidak sadar. Arif selama ini mengandalkan mata kirinya untuk melihat. Tanpa disadari mata kanannya jadi tidak optimal bekerja, sehingga syarafnya melemah. Oow..&lt;br /&gt;Dokter bilang, masih ada waktu 3 tahun lagi (hingga Arif berusia 12 tahun) untuk bisa menguatkan kembali syaraf mata kanannya.&lt;br /&gt;Dokter kemudian memberi Arif obat tetes mata untuk melebarkan pupil (?) -maaf saya  tidak yakin kegunaan obat tetes tadi-, dan meminta saya menunggu satu jam untuk kemudian mata Arif dicek kembali di komputer.&lt;br /&gt;Sambil menunggu, saya telpon suami, dan suami menyuruh saya memeriksakan Sofi juga. Khawatir.&lt;br /&gt;AlhamduliLlah setelah dites huruf dan cek komputer, mata Sofi 100% normal. Dokter bilang cek lagi tahun depan. Insyaa Allah..&lt;br /&gt;Saya membawa anak-anak ke dokter mata memang niatnya hanya memeriksakan Arif dulu saja. Feelingnya agak lain soalnya... Dan, saya mau lihat-lihat tarif dulu.. ke spesialis mata berapa sih sekarang. Hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam kemudian, setelah cek komputer, Arif boleh pulang dan kembali lagi dalam 2 hari. Mudah-mudahan bisa ditentukan ukuran lensa yang pas untuk Arif nanti, dan mudah-mudahan gak sampai 6 lah.&lt;br /&gt;-pengen nawar sama Allah .. huhu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore tadi jadinya saya sediiih.. pisaaaaan.. nyeseeeeel... hik hik.... Plus sedihnya membayangkan Arif nanti harus jomplang kacamatanya. Gak ngerti saya ntar bagusnya gimana. Enam itu kan tebal, sementara seperempat itu tipis. Saya tau lah, saya sendiri sejak SD gitu lo berkacamata, hingga saya pindah ke lensa kontak kelas 2 SMA, saat saya minus 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ya gimana lagi, tetep ada sisi syukurnya sih. Bersyukur karena bagaimanapun Arif masih punya waktu untuk bisa melatih lagi otot syaraf mata kanannya. Bersyukur saya tadi diberi niat dan kekuatan untuk melangkah ke klinik. Bersyukur karena saya dan suami insyaa Allah masih diberi rejeki buat periksa mata anak sekaligus nanti biaya kacamatanya Arif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif tadi tampak sedih juga. Dia menghibur diri dengan bilang "Biarlah, setiap orang kan ada sakitnya ya.."&lt;br /&gt;Mungkin maksud dia, setiap orang punya kelemahan.&lt;br /&gt;Iya bener Rif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal saya yang harus menguatkan hati, jangan lebay, jangan sampe memperlihatkan ekspresi bahwa kita sedih kalau anak harus pake kacamata tebal.&lt;br /&gt;Saya merasakan sendiri. Bila ekspresi mamah saya baik-baik saja, maka saya pun akan baik-baik saja. Bila mamah tampak cemas, maka saya akan cemas. Bila mamah tampak bersyukur dan berpikir positif, saya terbantu untuk bisa berpikir demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mesti gitu juga di depan Arif. Everything will be better with your glasses, Son! Mari kita jalani saja tiap episode kehidupan kita. Masih banyak kok ... masih banyak buangetttt yang bisa kita syukuri.&lt;br /&gt;Mata minus bukankah jauhhhhh lebih baik.. jauh sekali lebih baik daripada kehilangan penglihatan sama sekali? Na'udzubillahi min dzalik. Semoga Allah melindungi kita dari cobaan berat yang kita tidak sanggup untuk memikulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Part II nanti insyaa Allah akan saya tulis eksekusi dokter atas mata Arif, minus berapakah mata kanan dia sebenarnya.&lt;br /&gt;Saya mohon do'a, mohon share pengalaman, dan mohon saran, barangkali ada yang bisa saya lakukan untuk Arif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih telah membaca artikel ini.&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-4198299800706900399?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/4198299800706900399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=4198299800706900399' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4198299800706900399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4198299800706900399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/08/mata-anakku-minus-enam-part-i.html' title='Mata Anakku Minus Enam ???!!!! (Part I)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-2163469771690035922</id><published>2011-08-02T06:51:00.000+07:00</published><updated>2011-08-02T06:54:39.691+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>Setelah Sebelas Tahun Menikah</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;"Sebelas tahun nikah itu hebat loh!", ujar seorang bujangan kepada kami. Kepada saya dan suami pada hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-11, 30 Juli 2011 sabtu kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya langsung nyaut sambil terheran-heran,"Heh? Hebat ya? Perasaan biasa aja deh"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami saya pun bilang dengan gaya bijaknya tea,"Masih banyak yang lebih berprestasi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelas taun dibilang hebat? Anak masih SD gini, belom jadi apa-apa kalipun. Ya ibu bapak kami lah rasanya yang lebih layak dibilang hebat. Puluhan tahun hidup bersama, dan bisa membesarkan putra-putrinya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh memang ibu bapak saya dan ibu bapak mertua saya telah memberi contoh yang baik untuk sebuah kehidupan rumah tangga. Sehingga kami putra putrinya bisa meniru mereka dalam gaya saling asah asih dan asuhnya, bahkan meniru gaya 'bertengkar'nya. Bertengkar yang tidak berlebihan, yang kemudian saling mengalah. Bertengkar yang tidak serius. Marah karena sayang, dan untuk kebaikan. Bukan marah untuk melepas ego.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa hati di malam tahun kesebelas, memang tak sama dengan rasa hati di malam pertama. Tak ada lagi desir rasa  yang menggebu, tak ada lagi rindu yang membara. Halah. Tapi, apa ya? Sulit diungkapkan rasa hati ini. Hanya tenang, tentram, bahagia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku bukanlah lelaki paling ganteng di dunia ini. Paling sholeh ya engga juga. Paling baik, bukan juga. Segala kekurangannya sudah tampak begitu jelas di mata saya, tapi saya suka. Saya tenang bila bersamanya,  saya merasa kehilangan jika dia tidak ada, dan saya takut membuatnya marah. Itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga gak tau apa yang membuat saya bertahan hidup bersama dengan orang yang sama, tanpa merasa bosan dan tanpa pernah berpikir untuk mencari gantinya. Yang jelas memang karena Allah yang memberi kami ketentraman. Yang bisa saya lakukan untuk meraih barokah-Nya berupa sakinah, mawaddah, wa rahmah memang ada, tapi rasanya masih sedikit juga usaha saya itu. Ini pure bener Allah yang kasih rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang keingetan mah, pokonya saya gak boleh ngomongin aib suami di depan orang lain. Sementara ini hal-hal yang bikin saya kesel, biar saya telen sendiri aja bulat-bulat, dan diomongin langsung ke suami.  Biar sambil nangis-nangis juga yang penting saya ngomong. Sehingga suami tau apa yang jadi kekesalan saya padanya. Lha kalo kita ngomongnya ke orang, mana suami bisa tau? Minimal tau dulu lah. Ngerti biar belakangan. Hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, sedikit aja saya 'ngejelekin' suami di depan orang lain, sekalipun itu sahabat saya, rasanya kok seperti cakar-cakar muka sendiri. Engga banget gitu loh. Rasanya seluruh dunia ngomong: "kalo suami elu jelek, lantas kenape elu mau sama dia?" Hihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tau engga, kalo dikit-dikit aja kejelekan orang diomongin, rasanya orang itu jadi beneran paling jelek di dunia ini, dan kita adalah orang yang paling menderita karena terzholimi oleh kejelekannya. Sing demi, begitulah.&lt;br /&gt;Ya saya juga kalo kira-kiranya udah parah banget mah, curhat kali sama sahabat. Yang tujuannya untuk cari solusi dan melegakan hati. Bukan asal curhat dan mencari pembenaran untuk diri kita sendiri. Tapi alhamduliLlah sampai saat ini belum ada yang membuat saya nangis-nangis ngaduin suami ke sahabat terdekat saya sekalipun. Berjuta kali hamdalah pokonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha saya yang laen adalah menampilkan diri apa adanya di depan suami. Gak jaim, gak sok jadi istri sholehah, tapi gak juga gampangan marah. Pokona mah jamedud ya jamedud, ngakak ya ngakak. Dan ke suami memang harus banyak maklumnya. Toh kita juga bukan cewek yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur saya beneran, punya suami botak jenggotan. Pendiem juga. Mana gaulnya cuman di milis, bukan di facebook atao twitter. Rajin ke kantor dan rapat yayasan, bukan ke tempat-tempat makan. Hahahaha.&lt;br /&gt;Eh, jangan ngetawain. Dengan begitu gak banyak cewe yang mau sama dia, yang ada cuma segen campur takut. Jadi kan gue tenang tuh dia takkan nyamber atau disamber! (.... petir kali -_-"). Pokona suami saya teu centil gitu lah. Gak tebar pesona di hadapan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan dari istri/suami di jaman sekarang tu mahal loh. Susah dapetinnya. Orang bisa selingkuh dengan cara bervariasi. Makanya sekalinya saya dipercaya suami, dan suami dipercaya sama saya, rasanya sayang banget kalo kita sampe mengkhianatinya. Jadi salah satu kunci rumah tangga rukun  memang salah satunya adalah saling percaya dan saling menjaga kepercayaan.  Jangan cemburu berlebihan karena itu akan membuat sebal. Cemburu tanda kita gak percaya diri. Percayalah bahwa pasangan gak akan mengkhianati, dan percaya dirilah bahwa kita layak untuk dicintai. Selebihnya, titipkanlah pasangan kita pada Allah, karena sesungguhnya Dia-lah Yang Menjaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha lainnya lagi adalah dengan tidak membanding-bandingkan. Membandingkan suami dengan lelaki lain, atau membandingkan rumah tangga kita dengan rumah tangga orang lain.  Dilarang sirik, dilarang dengki dan iri hati.&lt;br /&gt;Allah menciptakan orang dengan karakter, pesona, dan warna berbeda. Banyak-banyaklah lihat kelebihan suami kita, dan banyak-banyaklah melihat kekurangan lelaki lain. Whahaha.&lt;br /&gt;Pun namanya rumah tangga dan pasangan, punya cara sendiri untuk menikmati kebersamaannya. Kita carilah gaya kita sendiri bagaimana. Sesuaikan dengan karakter dan kantong masing-masing. Kalo suami orang ngajak istrinya jalan-jalan ke singapur, ya kalo suami kita kering kerontang mah ajaklah suami jalan-jalan ke situ aja, ke depan halaman, terus nyapu bareng, cuci mobil bareng. Pasti tetangga kita lihat kalo kita adalah pasangan romantis da. Suer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam urusan ajak mengajak gini, jangan andelin suami buat ngajak duluan. Kadang suami mah gak kepikiran. Yang kepikiran sama dia bisa jadi cuma tidur ato nonton bola. Kita aja sebagai istri yang duluan ngajak dan berinisiatif dengan hati happy. Kalo suami lihat kita hepi, sumringah, dan bersemangat, pasti dia semangat juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya wallahu a'lam, kita cuma bisa usaha gitu doang. Tapi dengan niat ikhlas, insyaa Allah, nanti Allah yang akan menurunkan ketenangan itu ke hati kita semua. Semoga saja. Amiin.&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-2163469771690035922?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/2163469771690035922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=2163469771690035922' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2163469771690035922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2163469771690035922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/08/setelah-sebelas-tahun-menikah.html' title='Setelah Sebelas Tahun Menikah'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-1562737754529873425</id><published>2011-07-28T12:34:00.003+07:00</published><updated>2011-07-28T13:09:40.902+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku kami'/><title type='text'>Kisah Seru di Balik Layar "Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi" (Part VI - TAMAT)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-E5IU5i80spM/TjD8EGaLzvI/AAAAAAAAAKk/75QqfDzOFOU/s1600/cover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-E5IU5i80spM/TjD8EGaLzvI/AAAAAAAAAKk/75QqfDzOFOU/s200/cover.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5634280281210605298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Pokonya part VI ini harus tamat !! Saya kesel nulisnya, BOSEN.. hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya ini bagian paling seru, karena ini adalah saat hasil desain cover buku kami saya terima via email dari penerbit. &lt;br /&gt;Kami diberi kesempatan untuk satu kali meralat cover, bisi ada yang salah atau ada yang keberatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;-------- Original Message -------- &lt;br /&gt;Subject: Proofing Cover Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswa&lt;br /&gt;Date: Thu, 7 Jul 2011 09:11:16 +0700&lt;br /&gt;From: Prioritas Leutika &lt;br /&gt;To: irma MyFirstJourney &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut kami lampirkan design cover 'Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswa'. Jika Anda menghendaki perubahan, harap konfirmasi segera. Trims :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nah, maka berdiskusilah kami mengenai cover tersebut...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma&lt;br /&gt;Date: Thu, 07 Jul 2011 09:37:23 +0700&lt;br /&gt;Subject: Fwd: Proofing Cover Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayoooo komentariiii.... &lt;br /&gt;Judulnya mau enjenir atau engineer ya... ?&lt;br /&gt;Minta ditanggapi ASAP&lt;br /&gt;tengkyuuu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/07/2011 10:24, danibadrazamani wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engineer we hahahahahaa&lt;br /&gt;Teh, illustrasi yg cowo gambarna rambutna kurang pendek. Pan sy mah cenderung style na skinhead hehehehehe &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/07/2011 19:52, danibadrazamani wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tehhh, sy rambutnya botak we. Biasana lamun kartun mah digambarkeun titik titik. Baju bebas. Tapi ada baiknya pake kemeja kerja terus bagian lengannya di gulung.celana lapangan. Baju dikeluarin dari celana :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Zahra Pencerita &lt;br /&gt;Date: Thu, 7 Jul 2011 20:50:50 +0800 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;iya, Zahra warna kulitnya digelapin. Trus jangan tersenyum manis gitu. Rada jail dikit ekspresinya. Itu Z nya sopan betulll. &lt;br /&gt;Tapi kalo males gantinya, ya sud tapapa gitu ugha. Paling warnanya aja gelapin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Date: Thu, 07 Jul 2011 20:26:10 +0700&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ok.. ok.. akan saya rangkum yak usulannya. Mudah2an bisa diganti.&lt;br /&gt;Secara eta tampang2 kita kok tampak balalageur, rapi dan jernih kitu ..&lt;br /&gt;penerbitnya terlalu berhusnuzhan pada kita .. &lt;br /&gt;hahahaha... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/07/2011 20:38, danibadrazamani wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Iya berhusnudzan hahahahahaha&lt;br /&gt;Teh, lamun bisa mah di kepala sy itu dikasih tanda codet. Pan saya landihana dani codet hahahahaha. Di kepala bagian kiri ya teh.nuhuuunnnn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Date: Thu, 07 Jul 2011 20:59:00 +0700&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kepala titik titik terus ada codet? naha asa kriminal kitu euy -_-!!&lt;br /&gt;Berapa senti dari alis codetna? (real) bisi luhur teuing... terus codet berapa senti? &lt;br /&gt;codetna garis horizontal gituh sejajar alis? Duhh.. kumaha ngagambarkeunna nya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/07/2011 21:07, danibadrazamani wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Codet vertikal teh. Hehehehe bebas we lah ketang hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Date: Thu, 07 Jul 2011 21:08:11 +0700&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya Allohh.. saya jadi mengamat2i profil picture badra... &lt;br /&gt;oooo.. ngarti lah eta codet ... &lt;br /&gt;Mm.. saya mo lampirkan foto profilmu itu boleh ya Bad... meh jelas ka tukang coverna...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/07/2011 21:09, danibadrazamani wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hahahahaha&lt;br /&gt;Enya teh. Boleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Akhirnya saya buatlah itu ralat dan dikirim ke penerbit.. begini bunyinya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;-------- Original Message -------- &lt;br /&gt;Subject: Re: Proofing Cover Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswa&lt;br /&gt;Date: Thu, 07 Jul 2011 21:28:35 +0700&lt;br /&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;To: Prioritas Leutika &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leutika, mohon maaf kalau bisa ada perubahan sbb:&lt;br /&gt;1. Irma, mukanya dibuat lonjong, dan model kerudung bagian depan tidak melancip tapi melengkung (lihat irma.jpg pada attachment)&lt;br /&gt;2. Badra, rambutnya tidak berponi, cenderung botak, dan ada gambar bekas luka sedikitttt di kepala bagian kiri, antara mata dan telinga kiri. (lihat badra.jpg pada attachment). Baju kemeja lengan panjang yang digulung, dan kemeja dikeluarkan dari celana panjangnya. Tangan dua-duanya masuk saku celana.&lt;br /&gt;3. Zahra kulitnya gelap seperti Badra, tangan kanannya terangkat dengan telunjuk dan jari tengah membentuk huruf V (peace). Tangan kiri terserah saja bagusnya gimana. Kalau bisa sih tampangnya dibuat jail gitu karena yang di gambar itu tampangnya terlalu manis.. hehe...&lt;br /&gt;Yang lainnya sudah ok.&lt;br /&gt;Mohon dikirim lagi hasil perubahannya ya.&lt;br /&gt;Terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/07/2011 21:40, danibadrazamani wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huahuahuahuahuahuahua&lt;br /&gt;Bagian 'tidak berponi' nya bodor pisan&lt;br /&gt;Jaman kapan sy berponi :p&lt;br /&gt;Never!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan waktu pun berlalu hingga akhirnya tiba-tiba buku terbit, dengan cover baru yang... lebih aneeeeehhh dari sebelumnya... hahahaha.... sugan teh setelah direvisi mau diliatin dulu, taunya enggak.&lt;br /&gt;Kami sempat maksa minta ganti lagi cover, mending balik ke yang dulu. Tapi katanya udah gak bisa. Haha. Ya sudahlah. Ini yang namanya takdir.&lt;br /&gt;Tapi da lama-lama dilihat mah oke juga covernya, walau Badra tampak beristri dua. Aheeeyy !! :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tulisan ini diturunkan, buku bukti terbit belum juga saya terima. Mungkin seminggu lagi? Entahlah.&lt;br /&gt;Surprise pokonya mendapat banyak pesanan dari teman-teman. Karena tadinya buku ini kami terbitkan bener-bener hanya untuk saudara dan sahabat terdekat saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih ya, buat para peminat buku ini. Mudah-mudahan memang isi bukunya bisa membawa manfaat dan menjadi ladang amal jariyah bagi kami bertiga. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(TAMAT)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-1562737754529873425?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/1562737754529873425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=1562737754529873425' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1562737754529873425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1562737754529873425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/07/kisah-seru-di-balik-layar-antara_28.html' title='Kisah Seru di Balik Layar &quot;Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi&quot; (Part VI - TAMAT)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-E5IU5i80spM/TjD8EGaLzvI/AAAAAAAAAKk/75QqfDzOFOU/s72-c/cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6633356122118834801</id><published>2011-07-27T07:14:00.004+07:00</published><updated>2011-07-27T08:27:41.841+07:00</updated><title type='text'>Kisah Seru di Balik Layar "Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi" (Part V)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-4HDrVxrd9Qo/Ti9l8ckmqSI/AAAAAAAAAKc/IMBfPq7hw28/s1600/cover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-4HDrVxrd9Qo/Ti9l8ckmqSI/AAAAAAAAAKc/IMBfPq7hw28/s200/cover.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633833748000057634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Akhirnya tiba saatnya bagi kami mengirimkan naskah. Via internet tentunya, karena penerbit berada nun jauh di Yogyakarta sana.&lt;br /&gt;Yang maju tentunya mesti satu orang, jadi ya majulah saya si senior (istilah mudah dari "si yang paling tua".. hiks)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pada Sel, 14 Jun 2011 08:17 WIB Ierma menulis:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Eh.. saya udah klik "kirim invoice" yang di website.. muncul ini nih.&lt;br /&gt;Dan saya udah sms sesuai perintahnya.&lt;br /&gt;Tinggal nunggu akun saya diaktipkan.&lt;br /&gt;Kitu meureun nya.. Let's wait n see...&lt;br /&gt;-------- Original Message --------&lt;br /&gt;Subject:  Invoice Pengiriman Naskah&lt;br /&gt;Date:   Tue, 14 Jun 2011 08:05:20 +0700&lt;br /&gt;From:  ***&lt;br /&gt;Reply-To: ***&lt;br /&gt;To:     iermavs&lt;br /&gt;Kepada Yth.&lt;br /&gt;Pelanggan ****&lt;br /&gt;Terima kasih Anda telah melakukan request invoice untuk pengiriman naskah.Berikut langkah yang harus Anda lakukan:&lt;br /&gt;1. -BLA BLA BLA-&lt;br /&gt;2. -BLI BLI BLI-&lt;br /&gt;3. Setelah akun Anda diaktifkan, Anda bisa login kembali di *** dan meng-upload naskah langsung dari akun Anda.&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;Abaikan e-mail ini apabila Anda tidak merasa melakukan request.&lt;br /&gt;Apabila ada hal yang masih ingin ditanyakan silakan sms ke 0821****, atau tulis di inbox FB ***, atau ngobrol langsung lewat YM di website ****&lt;br /&gt;*/Read.Write.Inspire./*&lt;br /&gt;Admin ****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 14/06/2011 16:01, Zahra Pencerita wrote:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah, teh ir. jazakallah bgt ya.&lt;br /&gt;uas z tinggal satu matkul da. kalo mau minta tulung apa2 bilang ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma&lt;br /&gt;Date: Wed, 15 Jun 2011 07:16:34 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Akun yang masuk ini udah atasnama email saya, jadi harus sama saya &lt;br /&gt;terus, kecuali saya bocorin pswd email saya ke kalian.. hahaha.&lt;br /&gt;Kamari tidak terlalu lancar euy.&lt;br /&gt;Saya kan diminta kirim naskah via web.&lt;br /&gt;Kabeneran bisa bari cetingan sama admin webnya. Maka dipandulah saya &lt;br /&gt;oleh si admin.&lt;br /&gt;Eh aipekteh gagal total... aya leuwih ti 5x saya coba kirim gagal wae.&lt;br /&gt;Akhirnya saya kirim via email ke *** (disuruh sama &lt;br /&gt;si admin).&lt;br /&gt;Delivered lah sukses eta mah.&lt;br /&gt;Dan kata si admin mau dicek.&lt;br /&gt;Dan saya kemaren harus offline karena harus pergi.&lt;br /&gt;Jadi weh, saya harus cekiceki hari ini, memastikan si naskah diterima.&lt;br /&gt;Ya gitu deh. Sekian sekilas inpo.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;On 15/06/2011 7:17, danibadrazamani wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat teh!!!!&lt;br /&gt;#hehehehehehehehee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;iermavs@gmail.com&gt;&lt;br /&gt;Date: Wed, 15 Jun 2011 07:58:02 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih Badra -__________-&lt;br /&gt;Btw ieu aya nu diminta ku leutika, yaitu sinopsis, buat di facebook biasanya mah.&lt;br /&gt;Nah, kamari saya ngarang ngadadak tea sinopsisnya. Jadi maap bila tidak berkenan ya.&lt;br /&gt;Terus cover juga.. masih untung cover mah saya bisa nanya pendapat badra heula.&lt;br /&gt;Beginilah:&lt;br /&gt;SINOPSIS&lt;br /&gt;Ini adalah kumpulan tulisan dari seorang ibu rumah tangga ceria bergelar apoteker bernama Irma, seorang enjenir kasep lulusan Teknik Fisika ITB bernama Badra, dan seorang Mahasiswi UIN yang hitam manis bernama Zahra.&lt;br /&gt;Karena latar belakang dan usia mereka jauh berbeda, maka warna dan rupa ceritanya pun tak sama. Sedikit samanya adalah sama-sama lucu, seru, tegang, haru, dan ditulis dengan kata-kata khas mereka yang sedikit bodor sundaniyyah.&lt;br /&gt;Walau juga sama-sama orang Bandung, hingga naskah tulisan mereka diterima oleh penerbit, Irma Badra dan Zahra belum pernah sekalipun bertatap muka. Mereka hanya berkolaborasi di dunia maya saja selama ini.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan setelah buku ini diterbitkan, mereka diberi kesempatan &lt;br /&gt;untuk berjumpa, walau hanya sekedar makan bersama.&lt;br /&gt;COVER&lt;br /&gt;Cover kartun lucu yang menggambarkan Irma Badra dan Zahra.&lt;br /&gt;Irma dan Zahra mengenakan jilbab.&lt;br /&gt;Warna dominan: biru langit&lt;br /&gt;DESKRIPSI PENULIS&lt;br /&gt;(sudah ditampilkan di naskah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 15/06/2011 8:04, danibadrazamani wrote:&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh, nu di cover illustrasi sy na ulah make jilbab nyaaaaa&lt;br /&gt;Mun bisa mah rambutna pendek dan kudu kasep sesuai aslinya hahahahaa&lt;br /&gt;Yaa sinopsis nya keren dan simpel teh. Mantapp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Waktu pun berlalu, dan kami kembali tenggelam dalam kesibukan masing-masing.Hingga pada suatu hari Zet pengen ganti salah satu artikelnya yang sudah kami kirim ke penerbit. Jadi weh saya ngontak lagi penerbitnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma  &lt;br /&gt;Date: Sun, 03 Jul 2011 21:00:40 +0700&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badra, ini Z minta ganti artikel. Gapapa ya jadi mundur 3-4 hari wae mah, demi kepuasan kita semua. Hehe.&lt;br /&gt;Berikut ini obrolan saya dengan Leutika. Attachmentnya saya hilangkan untuk kalian mah. Pokona tulisan Z weh yang udah saya edit lagi fontnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Fri, 1 Jul 2011 06:32:38 +0700&lt;br /&gt;From: iermavs&lt;br /&gt;To: leutikaprio&lt;br /&gt;Subject: tanya kabar buku&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dear Leutika Prio,&lt;br /&gt;Bagaimana kabar buku kami? Sudah sampai manakah?&lt;br /&gt;Judul: Antara Seorang Istri, Enjenir, dan Mahasiswi&lt;br /&gt;Penulis: Irma, Badra, dan Zahra.&lt;br /&gt;Terimakasih, Leutika.&lt;br /&gt;-irma-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On 01/07/2011 13:47, Prioritas Leutika wrote: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini sedang antri masuk design,mbak. Harap bersabar. trims :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Fri, 1 Jul 2011 17:51:14 +0700&lt;br /&gt;From: iermavs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih Leutika. &lt;br /&gt;Btw, apakah masih memungkinkan saat ini kami mengganti satu artikel dalam buku tersebut dengan artikel lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On 02/07/2011 8:21, Prioritas Leutika wrote: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah terlanjur melewati proses edit, mbak. Kalau memang ingin mengganti isi, konsekuensi yang harus anda terima adalah jadwal publish yang mundur dari seharusnya. Mundur sekitar 3-4 hari. Gimana? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subject: Artikel baru (was Re: tanya kabar buku)&lt;br /&gt;Date: Sun, 03 Jul 2011 20:57:55 +0700&lt;br /&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;To: Prioritas Leutika &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mundur 3-4 hari gak masalah.&lt;br /&gt;Mohon diganti artikel yang berjudul *** oleh Zahra Pencerita, dengan artikel di attachment email ini.&lt;br /&gt;Bisa ya Leutika?&lt;br /&gt;Mohon maaf dan terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 03/07/2011 21:01, danibadrazamani wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ookehhh tetehhhh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(BERSAMBUNG LAGI aaaah... )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-6633356122118834801?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/6633356122118834801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=6633356122118834801' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6633356122118834801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6633356122118834801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/07/kisah-seru-di-balik-layar-antara_27.html' title='Kisah Seru di Balik Layar &quot;Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi&quot; (Part V)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4HDrVxrd9Qo/Ti9l8ckmqSI/AAAAAAAAAKc/IMBfPq7hw28/s72-c/cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-1723302559990336987</id><published>2011-07-26T14:33:00.003+07:00</published><updated>2011-07-26T15:21:28.014+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku kami'/><title type='text'>Kisah Seru di Balik Layar "Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi" (Part IV)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-RtgVfWCZVz0/Ti549LjG71I/AAAAAAAAAKU/Y-LbPpjqEvA/s1600/cover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-RtgVfWCZVz0/Ti549LjG71I/AAAAAAAAAKU/Y-LbPpjqEvA/s200/cover.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633573176354467666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Setelah menetapkan judul, kemudian kami ngedit-ngedit lagi, buat kata pengantar, daftar isi, dan gak lupa pasang profile picture.. hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 01/06/2011 22:50, Zahra Pencerita wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hadirin Sekalian.&lt;br /&gt;Maaf menunggu sangat lama.&lt;br /&gt;Mari sekarang kasih koreksi kata pengantar.&lt;br /&gt;Ini z kirim kata pengantar plus hasil penyusunan.&lt;br /&gt;Hurup2nya nggak diedit dulu ku Z. Nant5i aja ya sama penerbit nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Maka saya dan Badra pun saling kirim revisi kata pengantar yang telah dibuat zet.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dari: Ierma &lt;iermavs@gmail.com&gt;&lt;br /&gt;Tanggal: Senin, 6 Juni, 2011, 1:44 PM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Heiii.. sori yeuh saya lupa...&lt;br /&gt;kita harus mengucapkan terimakasih kepada orang2 yang sudah membuat saya mengenal kalian.&lt;br /&gt;Lebih tepatnya tulisan kalian....&lt;br /&gt;Saya kenal z dari Rena, dan saya kenal badra dari ipin...&lt;br /&gt;so.. saya ingin kita ucapkan terimakasih pada mereka.&lt;br /&gt;Mangga ditingal deui kata pengantarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/06/2011 19:32, Zahra Pencerita wrote:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sip siiipp. udah bagus. bener&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pada Sen, 06 Jun 2011 21:52 WIB Ierma menulis:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Badra mana foto dengan helmnya?&lt;br /&gt;Zet.. mau pake foto tak? sms saya keterima khannn....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/06/2011 18:11, Zahra Pencerita wrote:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;woooy everybodeh. sori emailna br kebaca.&lt;br /&gt;foto engke malem.&lt;br /&gt;transfer besok nya. lamun malem ini gk bs. rumah z jauh dr peradaban.&lt;br /&gt;mikum&lt;br /&gt;hapunteun sblmna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/06/2011 19:29, Zahra Pencerita wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, Z ngirim fotonya besok ya? Mau dipoto dulu. Nyari foto nu udah ada asa bosen eta-eta wae. &lt;br /&gt;Difoto sekarang mah udah nggak ada sinar matahari. Dan  Z sangat anti kalo dipoto tanpa ada cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Date: Tue, 07 Jun 2011 20:12:57 +0700&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Whahaaha... sok atuh.. semoga zet jadi bodas di bawah terik sinar matahari mah... xixixix...&lt;br /&gt;Badra gak mau yang close up euy.... &lt;br /&gt;beda lah nu kasep mah :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/06/2011 20:17, danibadrazamani wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bisi banyak yg naksir ari teteh ..... Hahhahahaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/06/2011 20:23, Zahra Pencerita wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ciheeeeyyy...&lt;br /&gt;Teh Irma sampe kelepek-kelepek kitu.&lt;br /&gt;*hushh, inget arif. hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pada Sel, 07 Jun 2011 20:29 WIB Ierma menulis:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Eh.. Zet.. diajar!! apanan keur UAS kamu teh kumaha.&lt;br /&gt;Badra kasep mah belum terbukti ketang. Sudahlah lupakan :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 07/06/2011 21:08, Zahra Pencerita wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iya ini mah ngan sejam meureun. mengobati kerinduan pd jamaah fesbukiyah dan emailiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 08/06/2011 10:08, Ierma wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya teh lagi nyusun daftar isi... (nomor halaman dikosongin)&lt;br /&gt;pas dilihat, naha ada tulisan zet yang ngilang yak... &lt;br /&gt;yang judul : Beginilah Isi Formulir untuk beasiswa ParaMulya punya Z&lt;br /&gt;Itu gak sengaja ngilangnya ya zet? &lt;br /&gt;Kan saya dapetnya dari zet setelah dirapihin... bisi we sengaja diilangin, atau mau diganti tapi kelupaan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Date: Wed, 08 Jun 2011 14:13:44 +0700&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah smsan sama Zet... ternyata memang sama zet diilangin itu tulisan.&lt;br /&gt;Saya minta ganti... atuh da jadi asa bolong hiji...&lt;br /&gt;Sooo.. mari kita menanti dari zet... foto profilnya, dan tulisannya satu lagi.... &lt;br /&gt;nu mana we lah zet, da asa rarame tulisanmu mah....&lt;br /&gt;Target saya mah lebaran saya bisa bawa-bawa buku ini buat dijualin ke sodara sodara.. hehehe...&lt;br /&gt;Insyaa Alllah.. sabulan jadi da cenah.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 08/06/2011 20:32, danibadrazamani wrote:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Enya teh. Jenius pisan. Pas lebaran. Hahahahaha&lt;br /&gt;Uhuy &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma&lt;br /&gt;Date: Wed, 08 Jun 2011 11:02:29&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan Badra yang nyebutin indomart..... sekaligus ada foto djarum&lt;br /&gt;black...&lt;br /&gt;kira-kira apakah perlu disamarkan? Bisi ada dari pihak indomart atau&lt;br /&gt;djarum black yang keberatan?&lt;br /&gt;Ini mah pikiran lebay saya saja sih....&lt;br /&gt;Ditunggu tanggapannya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 08/06/2011 11:54, danibadrazamani wrote:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Disamarkan aja teh,,,,,&lt;br /&gt;Haturnuhun&lt;br /&gt;Pake bintang bintang we belakangna&lt;br /&gt;Hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Date: Wed, 08 Jun 2011 13:01:06 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadi Supermart we nya...&lt;br /&gt;gak ada kan nama supermart...&lt;br /&gt;hararese pake bintang.&lt;br /&gt;Cuma itu geuning ada gery chocolatos.  Gery nya jadi G**y...  yaaa...&lt;br /&gt;ah si badra ngagawekeun  -____________-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 08/06/2011 13:23, danibadrazamani wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hahahahahaha nuhuuuuunnnnnnn tetehhhhhhh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(BERSAMBUNG lagi yaaa....)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-1723302559990336987?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/1723302559990336987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=1723302559990336987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1723302559990336987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1723302559990336987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/07/kisah-seru-di-balik-layar-antara_26.html' title='Kisah Seru di Balik Layar &quot;Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi&quot; (Part IV)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-RtgVfWCZVz0/Ti549LjG71I/AAAAAAAAAKU/Y-LbPpjqEvA/s72-c/cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-300972643292636860</id><published>2011-07-25T11:51:00.003+07:00</published><updated>2011-07-25T12:45:27.608+07:00</updated><title type='text'>Kisah Seru di Balik Layar "Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi" (Part III)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-2HprUvt8TnE/Ti0A98oxPMI/AAAAAAAAAKM/ADyHcrXNpvQ/s1600/cover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-2HprUvt8TnE/Ti0A98oxPMI/AAAAAAAAAKM/ADyHcrXNpvQ/s200/cover.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633159773159505090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Setelah Zet mundur itu saya dan Badra lebih banyak pacicing-cicing dulu. Tenggelam lagi dengan urusan masing-masing. Badra tak ada komentar kecuali maju terus aja katanya, walau tanpa Zet. Sementara saya sendiri masih belum bersemangat buat nerusin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi syukur AlhamduliLlah, pada suatu hari, Zet kirim email lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 30/04/2011 11:46, Zahra Pencerita wrote:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;eh, teh dani dan a irma, kayaknya z jadi ikut tulisan.&lt;br /&gt;itu th gini ceritanya. dulu kan naskah itu z kirim k sebuah pnerbit indi juga. nulisbuku.com tau kan?&lt;br /&gt;nah, si naskah itu th gk ad kabar trus. antara ragu dan nggak, z kirimin dh ke kalian.&lt;br /&gt;tp pas kmrn, tb2 aja muncul perasaan, gmn kalo naskah itu udh d proses tp z gtw. tau2 udh jadi, misalnya.&lt;br /&gt;pas z blg k kalian, asa gk enak hati. dosa mengecewakn org. he. pdhl kn qt udh sumanget2nya d awal.&lt;br /&gt;trus pas z tanya ke kenalan z, eh, trnyata naskah itu th gak kekirim ke adminnya gr2 kesalahan teknis. z salah daftar. belum selesai, udah logout.&lt;br /&gt;z lumayan brsyukur. jadi ya z ngikut lg.&lt;br /&gt;semuanya balik lg k awal.&lt;br /&gt;td z udh nanya k leutika prio. ktnya, mslh pembayaran, upload naskah, n royalti itu mh lewat websitenyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca email itu, saya pun langsung bersorak. Sementara Badra angger no komen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;iermavs@gmail.com&gt;&lt;br /&gt;Date: Sat, 30 Apr 2011 22:59:01 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh.. hore.. hore.. welcome back zet :)&lt;br /&gt;Tapi tulisanmu memang layak diterbitkan dalam satu buku loh..&lt;br /&gt;maksudku bukan buku keroyokan macam yang kita rencanakan ini.&lt;br /&gt;Tapi ya syukurlah kalau zet mau gabung lagi... semoga naekin rating.. &lt;br /&gt;hehe...&lt;br /&gt;Jadi lewat website ya....&lt;br /&gt;gimana zet.. bisa bertindak buat kontak awalkah dirimu di websitenya?&lt;br /&gt;Badra.. ihhh.. cicing wae...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya Badra pun menyahut setelah ditoel begituh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 30/04/2011 23:48, danibadrazamani wrote:&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siap teh,,,,&lt;br /&gt;Saya dukungggg&lt;br /&gt;#eh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu email-email kami banyak berisi tentang cara pengajuan ke penerbit. Masalah iuran, transfer, dll. Namun ada satu hal penting yang belum kami pikirkan, yaitu JUDUL BUKU !! Sementara itu Zet bertugas untuk ngerapihin layout.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 26/05/2011 9:49, Zahra Pencerita wrote:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;alhamdulillaaah, penyusunan telah selesai. tinggal dirapih2in dikit.&lt;br /&gt;tapi foto2 teh irma gk nampang. gk tau kmn. yg ada cmn punya a badra aja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma&lt;br /&gt;Date: Thu, 26 May 2011 10:03:19 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh.. saya boleh ganti tulisan ya? Ada tulisan saya yang .. ceuk saya &lt;br /&gt;mah.. lebih bagus... 2 biji.&lt;br /&gt;Boleh yah yah.. hari ini lah langsung saya kirim beserta keputusan &lt;br /&gt;tulisan mana yang digantinya.&lt;br /&gt;BTW,.... perlu kata pengantar? Bisa sama zet? Duuh.. punten &lt;br /&gt;ngariweuhkeun zet jadinya ya.... saya lagi sibuk eung.&lt;br /&gt;Badra juga kayaknya keur hectic.&lt;br /&gt;dan JUDUL BUKU na naon ieu teh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar email, saya waktu itu usul agar judul bukunya adalah "Antara Seorang Istri, Bujangan, dan Mahasiswi". Tapi kata Badra jangan. Badra usul judul lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 26/05/2011 10:33, danibadrazamani wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul : Beda Dunia Satu Bahasa!&lt;br /&gt;Atau&lt;br /&gt;Dari Kami Untuk Semesta&lt;br /&gt;Atau&lt;br /&gt;Semesta Memanggil&lt;br /&gt;Atau&lt;br /&gt;Kisahku Ini Seru 1x &lt;br /&gt;Atau&lt;br /&gt;Titisan Tengkorak Membelah Bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Date: Thu, 26 May 2011 10:45:15 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya suka "kisahku ini  seru 1x"....&lt;br /&gt;gapapa tuh tagline blognya badra dicomot?&lt;br /&gt;Sok zet usulannya... saya mah blank uy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 26/05/2011 10:48, danibadrazamani wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ga pa pa teteh,,,&lt;br /&gt;Buat teteh dan zet, apa sih yang engga,,,:)&lt;br /&gt;Hahahahahaha&lt;br /&gt;Biar nanti, buku keduanya adalah&lt;br /&gt;Kisahku ini seru 2x&lt;br /&gt;Hehrhrhrhrhrhr&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 26/05/2011 12:14, Zahra Pencerita wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;iya bagus tuh.&lt;br /&gt;kalo di usulan a badra, z jg pilih itu.&lt;br /&gt;kalo di usulan teh irma, z suka yang antara istri, bujangan, dan mahasiswi.&lt;br /&gt;sok teh irma mana ath kisah tambahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma&lt;br /&gt;Date: Thu, 26 May 2011 17:17:42&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eh.. Badra.. panasaran yeuh....&lt;br /&gt;kenapa dirimu keberatan dengan judul,&lt;br /&gt;"antara istri, bujangan, dan mahasiswi" ?&lt;br /&gt;Ari kata saya mah da judul itu bikin orang penasaran, dan lain daripada&lt;br /&gt;buku yang lain.&lt;br /&gt;Kaciri kolaborasina kitu....&lt;br /&gt;Kalo ambil jalan tengah gini gimana:&lt;br /&gt;"Antara Istri, Bujangan, dan Mahasiswi"&lt;br /&gt;(Kisah Kami ini Seruuu 1x)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 26/05/2011 17:47, danibadrazamani wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata bujangannya ga keren :) hihihihi ganti sama kita engineer we :) kumaha,,,,,&lt;br /&gt;??????&lt;br /&gt;Antara Istri, Instrument Engineer dan Mahasiswi &lt;br /&gt;Okeyyyyy?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma&lt;br /&gt;Date: Thu, 26 May 2011 18:47:53&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OOOOOOOooooOOOOoooo ... masalah di 'bujangan'nya toh....&lt;br /&gt;baeklah...&lt;br /&gt;Bagaimana kalau antara apoteker, engineer, dan mahasiswi pertanian????&lt;br /&gt;Huahuahahaha...&lt;br /&gt;Sok atuh Badra... boleh engineer tapi mun nulisna "enjenir" kumaha?&lt;br /&gt;Ulah make instrument atuh lah... gaya teuing....&lt;br /&gt;Antara Istri, Mahasiswi, dan Enjenir....&lt;br /&gt;Mun Istri, enjenir, dan mahasiswi... bisi kabacana "istri enjenir"&lt;br /&gt;Soooo... jadi gini:&lt;br /&gt;Antara Istri, Mahasiswi, dan Enjenir (Kisah Kami Ini Seruuu 1x)&lt;br /&gt;Tah... mun kitu kumaha?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 26/05/2011 19:24, danibadrazamani@yahoo.com wrote:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dari: Ierma &lt;br /&gt;Tanggal: Kamis, 26 Mei, 2011, 12:28 PM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sip.. sekarang nunggu zet bikin kata pengantar :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 26/05/2011 22:19, Zahra Pencerita wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siaaaap. Laksanakan, jalan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(seperti biasalah...BERSAMBUNG LAGIH)&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-300972643292636860?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/300972643292636860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=300972643292636860' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/300972643292636860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/300972643292636860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/07/kisah-seru-di-balik-layar-antara_25.html' title='Kisah Seru di Balik Layar &quot;Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi&quot; (Part III)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-2HprUvt8TnE/Ti0A98oxPMI/AAAAAAAAAKM/ADyHcrXNpvQ/s72-c/cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3369928553158426774</id><published>2011-07-24T07:30:00.004+07:00</published><updated>2011-07-24T12:15:23.149+07:00</updated><title type='text'>Kisah Seru di Balik Layar "Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi" (Part II)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-245WiRqFaNI/TiuLFeepD9I/AAAAAAAAAKE/StwI8MShGaY/s1600/cover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-245WiRqFaNI/TiuLFeepD9I/AAAAAAAAAKE/StwI8MShGaY/s200/cover.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632748685154127826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*** &lt;br /&gt;Setelah disepakati 30 judul itu, maka kami sepakat untuk mengedit kembali naskah yang kami pilih itu oleh masing-masing. Tapi meniii hararese karena saya, Badra, dan Zahra adalah manusia-manusia sibuk juga. Badra di PLN nya, Z dengan kuliahnya, dan saya dengan kegejeannya. Hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sering saling ngingetin juga sih..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma&lt;iermavs@gmail.com&gt;&lt;br /&gt;Date: Sat, 16 Apr 2011 21:26:20&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh.. jadi kumaha nasib rencana buku kita teh? Tampaknya menunggu Badra&lt;br /&gt;ngedit dulu? Bagaimana Bad?Beres?&lt;br /&gt;Saya sudah diberes2kan sih, tinggal kita nanya ngirimnya dalam bentuk apa (pdf, doc, rtf... atau apa),&lt;br /&gt;setidaksnya saya udah pegang nomor kontaknya leutika prio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 16/04/2011 21:27, danibadrazamani wrote:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siap teh, sy sedang proses editing,,,,&lt;br /&gt;Punten2&lt;br /&gt;Lagi sibuk edan&lt;br /&gt;Hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Sent: Sat, April 16, 2011 9:31:32 PM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Enya saya ge keur sibuk kamari2 teh, kapopohokeun.&lt;br /&gt;Nya kalem we lah.. ini proyek suka-suka,&lt;br /&gt;Barangsiapa yang lagi nyantei, mohon mengingatkan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 16/04/2011 21:33, danibadrazamani wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahahahaha&lt;br /&gt;Like this banget&lt;br /&gt;Ini memang yang namanya program suka suka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saling ngingetin biasanya saya dan Badra saja. Zet rada kurang koneksinya kana internet. Sementara saya ngajugrug onlen terus dan si Badra pake BB dia mah jadi gampang ditoel ku imel. Tapi ya gitulah jadinya padiem-diem lagih.&lt;br /&gt;Hingga pada suatu hari...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 27/04/2011 15:12, Dani Badra wrote: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;assalamualaikum wr wb,,,&lt;br /&gt;tehhhhhh&lt;br /&gt;zetttttttt&lt;br /&gt;hayu ah jadikeun buku tea,,&lt;br /&gt;udah nu saya mah apa adanya we lah hoream ngedit deui hahahahahaha&lt;br /&gt;kumaha jadina meh jadi buku teh, teh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dari: Ierma&lt;br /&gt;Tanggal: Rabu, 27 April, 2011, 12:10 PM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eh.. haii.. wa'alaikumsalaam wrwb.&lt;br /&gt;Ke saya rek ngesms heula ka seseorang di leutika prio. &lt;br /&gt;Di websitenya perasaan terakhir liat gak ada forum interaksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bla bla bla....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan..hmmmm... dan setelah itu ada yang membuat saya sediiiiih banget, karena ternyata Z memutuskan untuk mundur, dan menarik tulisan-tulisannya. Hiks....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dari: Zahra Pencerita&lt;br /&gt;Tanggal: Jumat, 29 April, 2011, 4:20 AM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Kaliaaaaan, Z mau minta maaf. kayaknya Z nggak jadi nyumbang tulisan.&lt;br /&gt;Sebagai penebus dosa, sok Z bantuin nerbitin. Z nyumbang 20% biayanya alias 100rebu. Trus Z yang ngehubungin Leutika Prio.&lt;br /&gt;Gimana?&lt;br /&gt;Maafin Z yaaa.&lt;br /&gt;Tapi bagusnya, tulisan kalian yang bisa dimasukkin ke buku jadi tambah banyak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 29/04/2011 17:13, Ierma wrote:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yaaah.. *kecewa*&lt;br /&gt;mmm...&lt;br /&gt;gimana ya...  *binun*&lt;br /&gt;ya gapapa sih Z... *pasrah*&lt;br /&gt;mmm....&lt;br /&gt;ntar.. saya obrol2 dulu sama Badra deh....&lt;br /&gt;xixi&lt;br /&gt;tengkyu Z... nyantei aja....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beneran saat itu saya kecewa berat, karena tulisan Z yang terpilih untuk masuk buku kami itu menurut saya keren keren. Rasanya saya kehilangan 75% semangat saya untuk jadi nerbitin buku itu. Sementara Badra ketika saya tanya pendapatnya... dia tetap SEMANGATTTT !!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(Punten pisan... BERSAMBUNG deui)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3369928553158426774?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3369928553158426774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3369928553158426774' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3369928553158426774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3369928553158426774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/07/kisah-seru-di-balik-layar-antara_24.html' title='Kisah Seru di Balik Layar &quot;Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi&quot; (Part II)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-245WiRqFaNI/TiuLFeepD9I/AAAAAAAAAKE/StwI8MShGaY/s72-c/cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-966507580902321236</id><published>2011-07-23T20:53:00.007+07:00</published><updated>2011-07-23T21:59:23.911+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku kami'/><title type='text'>Kisah Seru di Balik Layar "Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi" (Part I)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-qtEYo2vkG5A/TirgjcudzFI/AAAAAAAAAJ8/PAJQOK5j7xo/s1600/cover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-qtEYo2vkG5A/TirgjcudzFI/AAAAAAAAAJ8/PAJQOK5j7xo/s200/cover.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632561183591353426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Akhirnya jadi juga buku kolaborasi antara saya, Badra, dan Zahra, yang berjudul "Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi". &lt;br /&gt;Itu teh cita-cita saya sejak dulu, ingin membukukan tulisan-tulisan saya sendiri tanpa proses editing bahasa. &lt;br /&gt;Pas ketemu sama Badra dan Zahra, yang tulisan-tulisannya di note FB sangat saya suka, saya langsung kepikiran untuk bisa gabungin tulisan saya sama tulisannya mereka. Kayaknya asik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenal ka Badra teh pertama kalinya karena saya pernah lihat balad saya Ipin ditag di notenya Badra, dan notenya teh bikin saya ngakak asli. Maka saya add lah Badra ini. Dan jadilah kami berteman. Dan sepertinya sih Badra juga suka sama tulisan-tulisan saya ^.^ sehingga saya ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. Halah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kenal ka Zahra pertama kali waktu Rena (balad saya juga) nyuruh saya baca sebuah note. Judulnya apa ya lupa. Pokonya penulisnya adalah Zahra Pencerita. Nah pas saya baca notenya Zahra alias Zet itu, saya juga ngakak nepi ka cirambai. Saya add lah itu Zet, dan kami pun berkenalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zet jadi sering ngetag saya di setiap notenya, dan saya pun jatuh cinta pada tulisannya. Dan ternyata oh ternyata, Zet mah udah jadi penulis profesional, tergabung di Lingkar Pena, dan beberapa waktu lalu bukunya udah beredar di toko buku besar dengan judul "Pesantren Girls". Saya baca bukunya, dan dari awal sampe akhir saya nyengir, ngakak, sampe nangis. Bisaan si Zet nulisna euy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mun baca tulisannya Badra dan Zet, saya suka inget sama Pidi Baiq, penulis lucu yang orang Margahayu Bandung itu. &lt;br /&gt;Bukan berarti tulisan mereka nyontek Pidi Baiq, tapi kekhasannya itu lho. Di bodornya, di sundanya, di konyolnya, kentara banget. &lt;br /&gt;Ada khasnya Badra, ada khasnya Zahra, dan ada khasnya Pidi Baiq. Pikaseurieun, menghibur, sarat hikmah, dan tetap menunjukkan jati diri mereka sendiri. Gak dibuat-buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pada suatu hari, saya ajaklah itu Badra dan Zahra alias Zet alias Z, untuk berkolaborasi. Karena saya tau,ada penerbit yang mau nerbitin tulisan kami, asal kami bayar 500rebu, dapet tu buku dicetak satu eksemplar dengan nomor ISBN resmi.&lt;br /&gt;Lumayan pan tah 500rebu bisa iuran. Selebihnya kalo mau pesen 1-2 eksemplar ya bayar we masing-masing ka penerbitna. Daripada saya nerbitin sendiri, 500rebu ditanggung sendiri. &lt;br /&gt;Eh tau ISBN pan... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;International Standard Book Number&lt;/span&gt;. Jiah.. keren pisan.&lt;br /&gt;Jadi itu teh buku beneran. Kan hebat. Mun makanan mah kayak ada No.Reg nya gituh. Hahaha.&lt;br /&gt;Dan buku mah gak perlu tanda halal dari MUI pan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Tibatan si Badra, cenah sampe ngeprint tulisannya sendiri, difotokopi, dijilid, dibagikeun. Kan teu keren. Ahahaha)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata usulan saya mendapat sambutan baik dari Badra dan Zet. Mereka pun saling mengadd FB. Terus kami email-emailan, smsan, dan inbox2an, ngurus itu buku. Kebanyakan sih via email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama, kami mengumpulkan masing-masing 20 tulisan terkeren versi masing-masing, yang pernah kami tulis di blog atau note FB. Kemudian saling kirim, saling baca, saling pilih 10 judul dalam format excell, dan dikirim kembali, sehingga pada akhirnya terpilihlah masing-masing 10 judul dan terkumpullah 30 judul tulisan dalam rancangan buku kami itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dikira proses itu gampang....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 12/03/2011 11:01, Dani Badra wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum wr wb,,&lt;br /&gt;ini teh, tulisan saya yg udah disortir, hehehe, mangga mangga, mana tulisan kalian???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 29/03/2011 0:55, Dani Badra wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#teh ier : teh, gimana kalo kita sendiri juga milih 10 tulisan atas tulisan kita. jadi itu file excellnnnya sy modif. silahkan di cek teh,,,jadi katingali mana nu peminat tulisanna paling banyak&lt;br /&gt;#zet : mana zet nominasi tulisan pilihan zet belum ada? ditunggu biar lengkap&lt;br /&gt;hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Sent: Sat, March 26, 2011 2:07:43 PM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh.. tugas saya selesai ya..&lt;br /&gt;Tuh saya udah pilih tulisan badra dan zet&lt;br /&gt;Ayo ayo ... mana pilihan kalian? ditunggu loooh....&lt;br /&gt;Isi aja format xls yang sudah saya buat itu ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuhun ... semoga kerjasama ini berlanjut dan tercatat menjadi sebuah amal kebaikan. Amiin :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Ierma &lt;br /&gt;Sent: Fri, April 1, 2011 5:32:06 AM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sok, terus bagaimana ini teh...&lt;br /&gt;saya sudah mencontrengi pilihan saya atas tulisan saya sendiri, di file kirimannya zet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;From: Zahra Pencerita &lt;br /&gt;Sent: Fri, April 1, 2011 7:13:45 AM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;horrreeee.&lt;br /&gt;sok atuh siapa yang mau nyusunin?&lt;br /&gt;tulisan aku mah gak apa-apa gak pertama juga. hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;On 01/04/2011 23:08, Dani Badra wrote: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tah ieu ku sy udah dibikin daftar isi. di sheet daftar isi.&lt;br /&gt;urutan disesuaikan umur. yang paling senior di awal, lalu saya lalu zet, wkwkwkwkwkw&lt;br /&gt;diurut terus sampe terahir&lt;br /&gt;sok yg nanya ke tempat bikinnya zet atau teh ier nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dari: Dani Badra &lt;br /&gt;Tanggal: Jumat, 1 April, 2011, 2:47 PM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini sudah saya seleksi. di warnain kuning yang terpilih. masing2 ada 10 tulisan.&lt;br /&gt;langkah selanjutnya,,&lt;br /&gt;1. hubungi yg mau nyetak gimana prosesnya&lt;br /&gt;2. kasih bahan tulisan ke yg mau nyetak&lt;br /&gt;3. kita bagi2 biayanya&lt;br /&gt;4. ntar kita rapat lagi kalo yg 1-2-3 udah ada jawabannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(punten pisan... BERSAMBUNG)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-966507580902321236?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/966507580902321236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=966507580902321236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/966507580902321236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/966507580902321236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/07/kisah-seru-di-balik-layar-antara.html' title='Kisah Seru di Balik Layar &quot;Antara Seorang Istri, Engineer, dan Mahasiswi&quot; (Part I)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-qtEYo2vkG5A/TirgjcudzFI/AAAAAAAAAJ8/PAJQOK5j7xo/s72-c/cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3390336573046959355</id><published>2011-07-22T07:48:00.002+07:00</published><updated>2011-07-22T07:55:14.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>siapkan ramadhan</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Baru sembuh dari sakit flu yang cukup berat sejak 5 tahun terakhir. AlhamduliLlah barangkali memang Allah hanya ingin mengingatkan bahwa sehat itu nikmat yang luar biasa besarnya. Segala niat baik sulit terwujud jika badan meriang dan kepala berat.&lt;br /&gt;Makanya ketika ada waktu luang, manfaatkan. Jangan banyak keluh kesah, jangan banyak ina inu. Der we kerjakan. Walau tetap rencana mesti ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan sebentar lagi, meniatkan hati untuk bisa memanfaatkan momen ramadhan dengan sebaik mungkin dari segala kemampuan yang saya bisa. Tidak menetapkan target berlebihan, khawatir nantinya mendatangkan kekecewaan pada diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada salahnya memulai 'ramadhan' sejak hari ini. &lt;br /&gt;Bersihkan hati terutama terhadap suami.&lt;br /&gt;Jadikan suami sebagai ladang amal, bukan sebagai ladang dosa... hahahaha...&lt;br /&gt;Tetapkan target yang tepat untuk pengendalian diri.&lt;br /&gt;Kenali diri, apa yang kini sedang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3390336573046959355?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3390336573046959355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3390336573046959355' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3390336573046959355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3390336573046959355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/07/siapkan-ramadhan.html' title='siapkan ramadhan'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-920145126647751223</id><published>2011-06-22T05:51:00.006+07:00</published><updated>2011-06-22T06:41:28.891+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>analisis rapor (part 2)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Senyum-senyum sendiri baca tulisan yang dulu, tentang &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2008/12/analisis-rapor.html"&gt;analisis rapor Arif.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tulisan tiga tahun lalu yang ternyata sekarang sudah jauh berbeda keadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif nilainya tetap baik dengan nilai Tes Kemampuan Dasar (TKD) Matematika tertinggi di kelasnya, tapi dengan catatan Pak Tahyan dan Bu Aat: &lt;br /&gt;Arif suka ngobrol kalo di kelas. &lt;br /&gt;Tetoooot... &lt;br /&gt;Sekarang fokusnya maiiiin terus...&lt;br /&gt;Tetoooot...&lt;br /&gt;Kalo di kelas suka gak perhatian sama guru, ka mana wae...&lt;br /&gt;Tetoooot...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di rumah, saya tanya Arif: kata Bu Aat suka kayak gitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban Arif:&lt;br /&gt;Karena satu kalimat bisa menjadi beberapa kalimat &lt;br /&gt;(naon coba maksudna?)&lt;br /&gt;Misal ada yang bilang "Tadi malem pertandingan Barcelona lawan MU", nah... dari situ kan bisa jadi rame &lt;br /&gt;(ooooh...)&lt;br /&gt;Terus... Bu Guru suka ngulang-ngulang jadi Arif bosen..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Pak Tahyan dan Bu Aat lagi, Arif di kelas itu ceriaaaa pisan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo Sofi gimana Sofi?&lt;br /&gt;Waaah Sofi mah no problemo pisan eta budak. Kata Bu Dina dan Bu Merry, Sofi nilainya bagus, anaknya kalem, responsif, antusias, dan stabil..... Palingan kalo berenang masih suka takut-takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling membuat saya bersyukur adalah karena sikap Arif dan Sofi baik di rumah maupun di sekolah sama persis. Jadi saya gak kaget lagi dengan uraian Pak Tahyan, Bu Aat, Bu Dina dan Bu Merry tentang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif kalo di rumah dari mulai bangun sampe tidur, mulutnya hampir gak pernah berhenti ngomong. Entah itu cerita, ngacaprak, atau nyanyi. Bahkan ngegame di laptop pun ada soundtrack dari mulutnya.&lt;br /&gt;Urusan logika dia cerdas. Matematika memang sudah tampak sudah jadi kesenangan sekaligus keahliannya. Tapi kalo disuruh ngarang, dia malas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sofi ya gitu deh. Lebih banyak bekerja daripada bicara. Kalem dan berdisiplin tinggi.&lt;br /&gt;Kemampuan matematika standar, tapi kalo urusan imajinasi dia mantap. Senang membaca, senang menulis, senang menggambar, senang tampil, dan jiwa sosialnya tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AlhamduliLlah..&lt;br /&gt;Semoga mereka kelak menemukan jalan hidup sesuai dengan hati nuraninya, keahliannya, kesenangannya, sehingga mereka bisa banyak beribadah dengan semua itu, banyak bersyukur, dan memberi manfaat banyak pula bagi umat. Amiin.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal emaknya nih... &lt;br /&gt;*enaknya ngapain ya gue...??*&lt;br /&gt;Hahaha.. dasar Irma Labil.. :D :D :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-920145126647751223?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/920145126647751223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=920145126647751223' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/920145126647751223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/920145126647751223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/06/analisis-rapor-part-2.html' title='analisis rapor (part 2)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8031815406844917201</id><published>2011-05-31T06:54:00.005+07:00</published><updated>2011-05-31T07:53:14.088+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>anak UAS umi HEPI</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Beneran euy, pelajaran anak SD sekarang tak sama dengan pelajaran SD jaman kita dulu tahun 80-an. Saya sendiri gak tau persis bedanya apa karena buku-buku SD saya saat ini barangkali udah membusuk berkalang tanah. Yang jelas beda perasaan aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kalau lihat Sofi yang kelas 1, misalnya, dia ternyata dituntut mesti bisa membaca, melafalkan, dan menuliskan sebuah benda dalam bahasa Inggris. &lt;br /&gt;Membaca dan melafalkan dia sudah lancar. Tapi ketika menuliskan dia masih agak bingung. Misal saat dia mesti menulis yellow, yang dia tulis yelou. Atau elephant yang dia tulis elephen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman saya dulu, teman kelas dua saja ada yang masih terbata-bata membaca bacaan Bahasa Indonesia. Kelas 1, setengah kelas lancar membaca, setengahnya lagi belum bisa baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif kelas 3 sekarang udah belajar satuan waktu, berat, panjang, seperti meter dikonversi ke kilometer, ons dikonversi ke kilogram, pecahan beda penyebut, luas dan keliling bangun datar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman saya kelas 3, kok ya rasanya belom belajar yang begitu? &lt;br /&gt;Kelas 3 mah jaman saya main lompat tali sama boy-boyan.. eta we nu inget teh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau menghadapi Arif dan Sofi UAS, ya beginilah. Sayanya jadi dituntut untuk belajar juga. &lt;br /&gt;Pengen rasanya ngantep, gak usah nyuruh belajar. Da dulu waktu SD juga saya asa gak pernah belajar kecuali pas mau EBTANAS. Belajarnya juga dulu belajar sendiri gak pake ditemenin mamah bapa. Hasilnya juga alhamduliLlah gak jelek-jelek amat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ya karena jaman udah beda, saya jadi memaksakan diri nemenin anak-anak belajar menjelang UAS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya memang Arif Sofi tidak pegang buku paket. Jadi kayak jaman kuliah saya dulu. Pake modul-modul fotokopian yang dibuat oleh gurunya sendiri. Itupun dibagikan sebulan atau dua bulan sekali. Jadi kalau tiap hari belajar saya bingung sumbernya dari mana. Ngandelin pengerjaan PR aja jadinya. &lt;br /&gt;PR pun gampang-gampang. Bisa dikerjakan anak-anakku dalam waktu 5-10 menit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun modul yang datang jadinya seabreg di akhir semester, alhamduliLlah Arif Sofi sudah cukup menguasai semua materi. Setidaknya sebagian besar hafal lah. &lt;br /&gt;Jadi sebenernya udah gak begitu masalah. Tinggal penyempurnaan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada proses penyempurnaan itulah ketauan bolong-bolongnya. Misal Arif yang faham tapi tidak teliti, dan Sofi yang kalau gak pake dinyanyiin sulit hafalnya. Hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus kadang memahami bahasa soal pun perlu latihan. &lt;br /&gt;Misal &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Kerjakan soal pembagian ini dengan cara panjang dan cara bersusun!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah loh.. Arif bingung, cara panjang seperti apa? Cara bersusun seperti apa? Padahal dia tau caranya. Cuma gak tau aja kalau itu namanya cara bersusun atau cara panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sedikit tips sotoy dari saya untuk ibu-ibu yang suka bingung menghadapi anak UAS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;1. Kalau anak tidak bisa, jangan panik, jangan marah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasa aja kali Bu, budak SD ieuh. Saya pengen di SD itu anak senang belajar. Kalau menghadapi modul segitu aja udah dibawa rieut, kasihan nanti kalo harus menghadapi buku-buku tebal di kemudian hari. Geus mah rieut, budak dicarekan. Mun budak pundung urang beuki rieut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yang susah dibawa senang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih contoh, penjelasan, soal, yang melibatkan kehidupan mereka sehari-hari. Atau yang kocak-kocak. Beruntunglah Arif dan Sofi yang memiliki seorang Umi geje. Yang geje itu biasanya lucu dan tidak membosankan. Wew.&lt;br /&gt;Seneng deh kalo lihat Arif Sofi yang ketawa terbahak-bahak saat belajar. Dan kalau papanya yang sotoy itu nimbrung, biasanya lebih seru lagi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Beri kritik sekaligus pujian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal saya bilang "Arif bisa tapi suka gak teliti. Ntar yang teliti yaaa...."&lt;br /&gt;Kalau Sofi biasa saya jempolin aja kalau berhasil nyebutin sebuah urutan ataupun definisi walaupun dengan cara menyanyi. &lt;br /&gt;Kalau ada yang salah, koreksinya mesti membangun semangat, dan tidak bernada merendahkan atau menyalahkan. &lt;br /&gt;Mereka harus yakin kalau mereka mampu dan bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yang ngajar harus senang lahir batin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Poin ini nih yang paling utama. Jadi ibu itu harus senang. Kalau ada masalah, ngajarin anak biasanya kacau balau. Karena ninggalin masalah itu sulit, lebih baik jangan buat masalah di luar ya. Apalagi kalau bermasalah dengan suami. Arrrgghh.. jangan deh. Beresin dulu semuanya sebelum UAS, dan mudah-mudahan gak ada masalah lagi setelah UAS =P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Do'akan anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dulu tiap saya dido'akan mamah secara lisan sebelum berangkat sekolah, seakan memberi semangat dan kepercayaan diri yang luar biasa. Jadinya saya pengen juga anak-anak mendapatkan semangat itu lewat do'a saya secara lisan di depan mereka. &lt;br /&gt;Sebutkan saja harapan-harapan kita, bukan pada anak, tapi pada Allah, dan anak mendengarnya. &lt;br /&gt;Do'a tulus ibu, insyaa Allah diijabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apapun hasilnya .. it's OK...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu seperti sikap mamah bapak juga pada saya selama sekolah. Apapun hasilnya yakin itu yang terbaik. Yang penting kan udah belajar, titik. Cara belajarnya aja nanti barangkali yang sama-sama mesti diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuks ah, ibu-ibu bapa-bapa siapa yang punya anak, jangan tularkan keluh kesah, panik, dan bosan kita seperti halnya kita belajar jaman dulu. Tawarkan kesenangan saat belajar. Kalau ingin menularkan senang, kitanya juga harus senang.&lt;br /&gt;Jadi mari kita bersenang-senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8031815406844917201?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8031815406844917201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8031815406844917201' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8031815406844917201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8031815406844917201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/05/anak-uas-umi-hepi.html' title='anak UAS umi HEPI'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-2517947127356216036</id><published>2011-04-24T22:44:00.005+07:00</published><updated>2011-04-25T08:35:22.982+07:00</updated><title type='text'>"Kartini" Bunuh Diri</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya libatkan nama Kartini...  karena tepat pada hari Kartini lah cewe yang mencoba bunuh diri itu tiba di hadapan saya...  dalam keadaan bercucuran darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kamis, 21 April 2011.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharian itu saya lelah luar biasa. &lt;br /&gt;Untuk sebuah urusan, saya harus menyetir dari mulai Cibiru ke Arcamanik, lanjut Buahbatu terus Kopo, lalu ke alun-alun Bandung, kemudian naik ke Dago atas, balik ke Padasuka, Kircon, hingga tiba kembali ke Cibiru. Belom lagi menghadapi macet yang tidak biasa karena Jum'at besoknya libur. Long weekend means long traffic jam in Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sorenya, setengah hati saya memaksakan diri untuk memenuhi permintaan teman saya untuk jaga apotek hingga malam hari. Hampir saja janji itu saya batalkan. Tapi mengingat saya butuh uang..&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" width=18 height=18 border=0&gt; .. lantas cuaca sore yang cerah, dan juga anak-anak yang bermalam liburan di rumah neneknya, akhirnya saya penuhi janji jaga 'praktek' itu. &lt;br /&gt;Cuma nemenin kok.. gak jaga sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya siapkan makan buat suami kalau pulang kantor, dan menelponnya minta izin berangkat jaga, maka saya pun berangkat. &lt;br /&gt;Kalo udah sampe apotek sih, ternyata semangat kembali terpicu 100%. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Dasar gue apoteker sejati yak &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif" width=18 height=18 border=0&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jam menunjukkan sekitar pukul setengah enam sore, entah dari mana datangnya, tiba-tiba segerombolan anak muda laki-laki dan perempuan sekitar tujuh orang sudah ada di depan etalase, saat saya tertunduk khusyuk membereskan deretan obat di dalamnya. &lt;br /&gt;Mereka tampak mengantar perempuan yang hampir pingsan, yang dipapah oleh dua teman laki-lakinya&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;“Bu.. ini Bu...” kata salah seorang di antara mereka sambil menunjuk pergelangan tangan si perempuan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun melongok sambil jinjit, melempar pandangan ke seberang etalase, ke arah yang ditunjuk.&lt;br /&gt;Tampak pergelangan tangan perempuan itu ditutup rapat oleh telapak tangan teman laki-lakinya, dan di sekitarnya tampak ceceran darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Potong ininya Bu...”, lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah berpikir ni anak kecelakaan motor, dan patah tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eva!! Ada yang kecelakaan Va!!” teriak saya ke teman saya yang sedang menelpon di dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duduk di situ Dek... “, perintah saya menunjuk tiga buah kursi tunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ambil perban gulung dan langsung berpindah tangan ke temenku Eva.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa De?”, tanya Eva setengah berlari menuju ke perempuan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Motong ininya Bu... nyoba bunuh diri... pake silet”, sahut salah seorang dari mereka lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoho.. dengar kata bunuh diri dan motong nadi, kami jadi panik. Eva mencoba membalut luka si perempuan tadi sebisa-bisanya sambil “u o” tak kuasa menahan mual. Jujur saya sendiri tidak berani lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pikiran kosong saya masih menyempatkan diri melayani pembeli apotek dan seorang loper obat ...sambil bingung....  &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bunuh diri?.. terus? ...  what should I do? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pembeli dan bapak loper pun tentu saja tidak lanjut bertransaksi. Semua memandang bingung dan khawatir ke arah si perempuan yang matanya merem melek, seperti mengantuk, tapi tampak masih sadar. Wajahnya pucat. Kulit sekitar mata tampak menggelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eva dan anak-anak muda tadi lanjut berdebat ni perempuan  mending dibawa ke mana... dokter? Mantri? &lt;br /&gt;Mantri sebelah sana... dokter ada di sebelah sana tapi lebih jauh. Kata Eva sambil nunjuk-nunjuk. Tapi gak ada satupun anak muda itu yang tau tempat praktek paramedis terdekat. Saat itu cuma Eva yang tau.&lt;br /&gt;Kendaraan yang ada pun hanya motor Eva, motor anak-anak muda yang kebingungan itu, dan mobil saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pikiran saya akhirnya cuma satu... RUMAH SAKIT !! dan PAKAI MOBIL SAYA !!&lt;br /&gt;Saya tau rumah sakit terdekat, walau hanya RSUD. Tapi mending ke sana dibanding harus ke mantri/ dokter yang belom tentu ada di tempat prakteknya. &lt;br /&gt;Semua pun setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan basmalah saya starter mobil sambil mencoba berpikir setenang mungkin. Yang menumpang mobil saya hanya dua orang - perempuan itu, dan seorang laki-laki yang saya duga adalah pacarnya.&lt;br /&gt;Eva harus lanjut jaga apotek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepergian kami dilepas dengan tatapan khawatir. Tidak ada satupun tetangga dekat situ yang ada di luar, karena hari mulai gelap menjelang magrib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah sakit tidak jauh, hanya sekitar 2-3 km. Tapi jalannya itu lho.. buruk berlubang, membuat perjalanan kami rasanya paaaaanjang dan laaaama. Badan saya mulai terasa lagi lelahnya, belom dengan degup jantung yang berdebar kencang.&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan tak urung pikiran kesal dan 'gak rido' saya muncul. Terus menerus merutuk dalam hati, memaki-maki perempuan di belakang saya ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Sialan Lu !! Nyusahin orang aja Lu !! Kaga' tau diuntung !! Apaan sih masalahnya?? Cantik gitu ..masih muda.. mo bunuh diri !! Gila apa !! Gue capek tau hari ini !! Musti nganterin elu lagih !! Huuh.. dodoool !!!”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tapi lama-lama terselip juga rasa kasihan... Kasihan buanget. &lt;br /&gt;Dari wawancara sepintas di dalam mobil, saya tau mereka masih anak kelas dua SMA, di sebuah SMA negeri di Bandung, yang menurut saya cukup bagus. Lagi liburan karena anak kelas 3 nya lagi UN. Rumahnya masih di daerah situ juga, tapi beda kecamatan.&lt;br /&gt;Dekat apoteknya Eva, memang ada warung kecil yang  jadi tempat ngumpul beberapa orang anak muda entah dari mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak berminat menanyakan hal ihwalnya, kok bisa si anak perempuan itu nekad memotong nadinya dengan silet. Kata si cowo, terjadi di hadapan teman-temannya dan katanya lagi... tiba-tiba saja dia bertindak begitu. (kok bisa ya?)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ah.. saya pikir itu bukan urusan saya. Bahkan nama mereka pun saya tidak berminat untuk tau. Buat apa juga. Dan sengaja saya ingin menjaga privasi mereka sebaik-baiknya, karena saya tau ini adalah hal yang tragis, konyol, sekaligus memalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bilang ke anak laki-laki itu... ajak ngobrol aja tu temennya.. jangan sampai dia pingsan. Tangannya angkat … jangan mengarah ke bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tiba juga saya di rumah sakit, berhenti tepat di depan pintu UGD.&lt;br /&gt;Saya pikir gerombolan teman-temannya tadi mengikuti dari belakang pake motor, taunya enggak. &lt;br /&gt;Jadi weh si perempuan dipapah  cuma sama saya dan pacarnya si cewe. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawat menyuruh kami membaringkan si perempuan di ruang tindakan. Ada satu pasien saja di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa?”, tanya perawat pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nyoba bunuh diri, Sus.. “, jawab saya dengan berbisik dan isyarat memotong pergelangan tangan kiri dengan telunjuk tangan kanan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawat itu langsung menyiapkan peralatan, kemudian membuka balutan perban 'karya' Eva tadi.&lt;br /&gt;Barulah saat itu saya lihat lukanya. ….&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Glughhh&lt;/span&gt;... Mungkin saya  hanya kuat lihat satu detik saja,  karena saya langsung memalingkan muka, sambil menutup mulut, memejamkan mata, sekaligus beristighfar. Luka sayatannya terlalu mengerikan buat saya. Rasa ingin muntah pun tiba-tiba saja menekan kerongkongan. Sama saja dengan temenku Eva tadi ketika berusaha membalut lukanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh... beneran tu' luka kebayang sampe sekarang. Panjang sayatan melintang sekitar 3 cm saudara-saudara, tepat di tempat kita memegang denyut nadi pergelangan tangan, dengan kedalaman yang saya yakini lebih dari 0,5 cm. Tampak jelas karena luka sayatannya menganga lebar hingga saya bisa melihat daging merah tua di bagian dalamnya. Hikkkkkks..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawat tadi bergerak cepat dan trampil.. sendirian saja, membalut kembali luka si cewe, sambil bertanya pada saya, saya siapanya. Saya cerita sekilas. Kemudian pertanyaan seperlunya dari si perawat beralih ke anak laki-laki tadi. Hanya untuk sekedar mengetahui kapan terjadinya dan kronologis 'pemotongan'... (hiiy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengukur tekanan darah, perawat tadi bilang ke saya sambil tersenyum,... “Untung aja Bu.. dia salah motong. Kalau aja bener motongnya, dari tadi dia udah gak sadar”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hooo... pantesan darahnya 'cuma' ngerembes … hmm.. kalau gitu..  sepertinya ini kategori ringan lah lukanya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata perawat melanjutkan... “Ini harus segera dibawa ke Hasan Sadikin Bu.. di sini peralatannya gak ada untuk bedah arteri... “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Haaaah??? Bedah arteri???? Kenapa jadi tampak mengerikan (lagi) ??? Terusss????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada kok Bu mobil carteran.. tunggu ya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil .. saya menunggu... ditemani tatapan mata orang-orang. Mereka menonton saya dengan penuh iba. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ihh.. please deh.. saya kan gak kenal cewe ini....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Si anak cowo tadi bilang mau cuci tangan dulu karena tangan kanannya terkena darah sedari tadi. Si cewe asalnya gak mau ditinggal. &lt;br /&gt;Setelah saya yakinkan bahwa saya akan menjaganya, barulah dia mau ditinggal sama cowoknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak itu pun kemudian hanya bisa tergolek lemah. Matanya terpejam, tapi sadar. Saat itu dia mengenakan pakaian sweater panjang dan celana jeans abu-abu, dan tanpa alas kaki. Di sweaternya tampak jelas noda-noda darah yang mengering. Dan syukurlah dia memang masih sadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campur aduk lagi di pikiran saya saat itu. Antara kasihan, menggerutu, mendo'akan, nyari hikmah, dan pengen cepet keluar dari RS, ninggalin semua masalah yang bukan urusan saya ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cuma diam akhirnya. Bingung.. mau ngomong apa, dan serba salah. &lt;br /&gt;Mencoba berempati, bahwa pastilah dia lagi butuh ketenangan. &lt;br /&gt;Saya usap-usap saja kepalanya. Rambutnya panjang hitam tergerai. Anak ini cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pun berkata lirih.. “Masih lama ya?... Sakit... sakit... “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru ingat.. iya ya.. dia luka dalam begitu.. pasti sakitnya luar biasa. Doooh.. saya lari ke perawat yang sedang sibuk melayani pasien lain. &lt;br /&gt;“Sus.. gak dikasih penahan sakit?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatnya menggeleng.. gak usah katanya....Ugh.. &lt;br /&gt;Sebagai apoteker saya merasa tidak berdaya dan tidak diberdayakan. Pun saya memang takut melangkahi prosedur penanganan gawat darurat seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga dan teman-temannya si cewe ini belom juga dateng padahal udah ditelponin sama si cowo lewat hp saya. (si cowo keliatan ketinggalan hp entah di mana)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ini kayaknya kepanjangan ya saya nulis.... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya pokoknya setelah lama nunggu, eh.. mobil carteran dinyatakan tidak ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tanya kalau pake ambulans gimana... katanya harus ada prosedur infus... bla.. bla .. intinya mah kalo pake ambulans lama lagi....  (kok???)..  “Ini harus cepat Bu”.. kata si perawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saya lihat ada kok ambulans ngajugrug dua biji di depan RS !! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalo mau cepet gimana Sus?”, tanya saya lagi dengan bingung.. &lt;br /&gt;“Ya pake mobil sendiri”, jawab perawat enteng.  &lt;br /&gt;Ampun! Pake mobil saya???? Gak kebayang sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh...... bukannya saya tak mau menolong. Tapi mobilku ya begitulah, dan diriku adalah seorang perempuan yang tak kuasa menyetir menerobos lalu lintas malam  dalam belasan kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan belasan kilonya yang jadi alasan... tapi yang saya bawa adalah manusia yang hidup matinya sedang dipertaruhkan.&lt;br /&gt;Sementara kawanku hanyalah seorang anak kelas dua SMA yang tampak bingung dan panik juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah utamanya lagi adalah bensin mobil tua saya yang  sudah mendekati E. Masa iya gue bawa-bawa perempuan yang berdarah-darah, tapi harus mampir pom bensin dulu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Huaaaaaaaaaa....... !!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/20.gif" width=22 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;Setelah diskusi lagi sama si cowo, akhirnya kami sepakat membawa si cewe ke RSHS pake mobil saya.... “Tapi.. mampir pom bensin dulu?”, gumam saya tidak yakin. &lt;br /&gt;Si cowo pun mengangguk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami angkut si cewe pake kursi roda. Dan saya pun memarkirkan kembali mobil tepat di depan UGD. Setelah tadi saya simpan dulu mobil di tempat parkir yang benar. &lt;br /&gt;Nekad.. bener-bener saya ngerasa nekad....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi syukurlah..ribuan syukur alhamduliLlah saya panjatkan...  setelah itu ada perawat laki-laki yang bilang, bahwa ambulans bisa segera digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibu parkir mobil di sini aja.. aman kok Bu”, kata si perawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Whaaaaaaaaaaaaaaatttt???? Jadi gue mesti ikut ke RSHS nih????? No ! No ! No ! Ini bukan urusan gue !!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Teriak saya dalam hati, dengan rasa kembali gak rido.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi melihat si anak cowo itu kebingungan... heu.. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ya hayu lah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;saya anter ke RSHS....&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;hati saya yang tadi berteriak kembali diam... &lt;br /&gt;pasrah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mungkin Allah memang hanya ingin menguji, hingga di manakah kerelaan saya berkorban demi menolong sesama manusia. Halah.&lt;br /&gt;Saya akhirnya ngomong sendiri, tapi kali ini bersuara...  nyari-nyari temen-temen anak ini yang tadi ada di apotek...&lt;br /&gt;Saya bener-bener ngomong sendiri kayak orang linglung di depan UGD. Entahlah saya bicara pada siapa: “Kenapa gak kesini sih temen-temennya? Mana ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taunya ada ibu-ibu yang sedari tadi memperhatikan, menunjuk ke segerombolan anak muda di lapangan parkir. Itu tuh Bu.. dari tadi ada di situ... &lt;br /&gt;Ihhhh... saya mulai kesal lagi... Ni temen apa temen sih... bukannya nyamperin malah diem di parkiran !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tak urung saya lega juga lihat temen-temennya itu.&lt;br /&gt;Setidaknya saya gak usah ikut ke RSHS. Biar si cowo cewe ini sama temen-temennya ajah. Gue mau pulang !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lebih lega lagi saat ada kakak laki-laki dan ibu si cewe akhirnya tiba dengan mengendarai motor. &lt;br /&gt;Si kakak laki-laki marah-marah ke si adik dan cowonya, sementara si ibu tampak tenang-tenang saja, tak sedikitpun menyapa si cewe..…. yang jadinya ingin saya teriaki &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Bu.. bu .. itu anakmu lho Bu yang mo bunuh diri!! Ini ibunya bukan sih??”&lt;/span&gt; Saya mulai ragu. Si ibu tampak ngageblay.. biasa aja gitu loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duh.. ni suami saya lagi ke Palembang... “, si Ibu cuma bilang begitu. Dari penampilannya, ibu ini tampak dari kelas ekonomi menengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya antar saja ibu itu ke perawat, agar diberi penjelasan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ibu masih nawar apa bisa ke RS yang lebih dekat... Tapi perawat tetap menunjuk RSHS dengan alasan bedah arteri tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu.. entahlah apa yang terjadi karena saya segera memutuskan untuk kabur... keluar dari RS dengan perasaan lega... hufff... satu jam lebih tampaknya saya menjalani peristiwa tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ceritanya selesai, saya tidak akan menuliskan mutiara-mutiara hikmah di bagian penutup ini., bisi lebay.  Tarik saja hikmahnya masing-masing ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toh dalam perjalanan saya pulang kembali ke apotek waktu itu pun pikiran saya campur aduk... &lt;br /&gt;Masih campur aduk antara hikmah dan rutukan atas kejadian yang saya alami tadi. Yang jelas mendo'akan agar anak perempuan tadi diberi kesempatan hidup dalam keadaan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soooo... saya akhiri posting ini dengan mengucapkan Selamat Hari Kartini, 21 April 2011.&lt;br /&gt;Terus berjayalah perempuan Indonesia.. &lt;br /&gt;Semoga kita mengakhiri hidup dengan cara yang mulia, dan meninggalkan jejak kebaikan seperti ibu kita Kartini. Bukan dengan cara konyol macam bunuh diri.&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-2517947127356216036?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/2517947127356216036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=2517947127356216036' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2517947127356216036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2517947127356216036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/04/kartini-bunuh-diri.html' title='&quot;Kartini&quot; Bunuh Diri'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-288364921782178243</id><published>2011-03-07T15:36:00.002+07:00</published><updated>2011-03-07T15:43:19.706+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>APA ITU LABIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Labil adalah kondisi hati dan pikiran yang disorientasi, geje (gak jelas), serta sulit didefinisikan.&lt;br /&gt;2. Arahnya adalah negatif seperti sedih, cemburu, marah, dan mudah tersinggung alias sensi.&lt;br /&gt;3. Bete adalah kependekan dari labil. Bete yang berkepanjangan, itu adalah labil.&lt;br /&gt;4. Secara Pilosopis : labil adalah masa mencari, saat kita sadar, belum waktunya berpuas diri...ada hal-hal yang harus kita 'taklukkan' sehingga kita merasa kembali utuh...&lt;br /&gt;5. Labil berawal dari rasa tidak puas yang sebenarnya bisa mengarah kepada produktivitas dan labil adalah masa inkubasinya&lt;br /&gt;6. Labil beda dengan moody. Labil itu kondisi sesaat (rangkaian kebetean). Moody itu sifat yang melekat. &lt;br /&gt;7. Biasanya yang sering labil itu perempuan. Kalo laki-laki tidak sering.&lt;br /&gt;8. Sebuah benda dikatakan labil alias tidak stabil apabila setelah bergerak, benda bergerak lebih jauh lagi dari posisinya semula. (www.gurumuda.com) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CIRI-CIRI LABIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. sulit untuk tersenyum&lt;br /&gt;2. tidak terlintas pikiran lucu sedikitpun&lt;br /&gt;3. gairah seksual meninggi atau menurun (tidak normal aja pokonya)&lt;br /&gt;4. sirik pidik/cemburu/ membandingkan diri dengan orang lain/ tidak percaya diri&lt;br /&gt;5. males ngapa-ngapain, apalagi yang sifatnya rutinitas&lt;br /&gt;6. merasa ada sesuatu yang kurang, tapi entah apa&lt;br /&gt;7. fisik tak bersatu dengan pikiran. Misal pas lagi nyetrika, pikiran malah pengen nyuci piring. Lagi di rumah pengen ngantor, pas lagi ngantor pengen di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYEBAB LABIL &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. haid atau menjelang haid (perempuan niy)&lt;br /&gt;2. dicuekin ato merasa mengecewakan pasangan hidup/ orang yang disayangi&lt;br /&gt;3. tidak bersyukur (ngebanding2in diri sama orang laen)&lt;br /&gt;4. kelamaan gak ngaji&lt;br /&gt;5. (ngerasa) gak punya duit&lt;br /&gt;6. terlalu pake perasaan&lt;br /&gt;7. kebanyakan facebookan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA MENGATASI LABIL &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pake Es Teh (ST).. jadi stabil&lt;br /&gt;2. refreshing, umroh.. jalan-jalan ke Paris, Bali,... atau ke gunung terdekat.&lt;br /&gt;3. menyepi .. gak usah aktif jejaring sosial.. bersikaplah nyata.&lt;br /&gt;4. ngobrol, kopi darat, live. Usahakan yang ditemui adalah orang sholeh, atau yang lagi punya semangat hidup yang tinggi. Gapapa gak sholeh juga asal dia hidup di jalan yang benar (loh?)&lt;br /&gt;5. eh.. bisa juga sih ngobrol dengan yang sama-sama labil. Semoga labil + labil = stabil (maksa)&lt;br /&gt;6. nangis aja sok sepuas-puasnya. Boleh sendirian, boleh di bahu orang laen asal muhrim, tapi bukan anak. Kasian atuh kalo anak mah bahunya kecil, beurateun.&lt;br /&gt;7. Jangan sekali-kali menghamburkan uang. Itu akan mendatangkan penyebab labil (No.5)&lt;br /&gt;8. Untuk yang sudah mencapai derajat ketenangan hati bersama-Nya, sholat dan berwudhu, ngaji.&lt;br /&gt;9. Berdo'alah agar diberi kestabilan hati.. karena Allah lah penggenggam hati kita. Poin ini mah buat siapapun orang-orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;br /&gt;orang-orang labil yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu per satu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;yang saya tag bukan berarti mereka labil. &lt;br /&gt;yang saya tag itu adalah teman-teman saya saja dan satu sepupu saya.&lt;br /&gt;yang engga ditag jangan sirik, kan sirik pertanda labil, hayoh&lt;br /&gt;baik yang ditag maupun yang tidak baik ditag boleh ngomen sepuasnya, karena di sini ngomen gratis, ngamen gak bisa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-288364921782178243?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/288364921782178243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=288364921782178243' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/288364921782178243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/288364921782178243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/03/apa-itu-labil-1.html' title=''/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6805052750323172536</id><published>2011-02-28T11:42:00.002+07:00</published><updated>2011-02-28T11:45:13.445+07:00</updated><title type='text'>kenali diri</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Cara pertama bagaimana mengendalikan diri adalah mengenali diri&lt;br /&gt;Sudah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-6805052750323172536?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/6805052750323172536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=6805052750323172536' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6805052750323172536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6805052750323172536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/02/kenali-diri.html' title='kenali diri'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6904375229689988059</id><published>2011-02-21T11:59:00.002+07:00</published><updated>2011-02-21T12:05:03.676+07:00</updated><title type='text'>gak percaya diri?</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Suka heran sama yang gak berani ngomong sama seseorang. Padahal mah tinggal ambil sesuatu dari orang itu lantas selesai. Alasannya belum kenal, sungkan.&lt;br /&gt;Lha yang seperti itu bukankah harus diawali? Harus kenalan? Harus menyesuaikan diri?&lt;br /&gt;Apa susahnya siiiiihhh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya mungkin gak semua orang seperti saya yang sok kenal sok deket aja sama orang. Sok tau pula. Tapi kan ya apa alasannya gak pede di depan orang? Cuma ngomong doang kok.&lt;br /&gt;Semua manusia itu sama. Gelar mah cuma tambahan nama. Cantik ganteng itu cuma hiasan. Jabatan mah cuma pelengkap hidup. Pede aja lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-6904375229689988059?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/6904375229689988059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=6904375229689988059' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6904375229689988059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6904375229689988059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/02/gak-percaya-diri.html' title='gak percaya diri?'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-4046026552737244978</id><published>2011-02-17T06:55:00.002+07:00</published><updated>2011-02-17T07:01:33.271+07:00</updated><title type='text'>belajar yu belajar</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Ternyata mulai dari maghrib sampai anak-anak tidur itu saya mesti stand by. Jangan kerjakan pekerjaan rumah (cuci piring, nyetrika, dsb) kalau tidak mendesak.&lt;br /&gt;Arif Sofi lebih terdorong untuk belajar bila saya tampak available untuk menemani.&lt;br /&gt;Saya dengan gaya saya yang bisa membuat mereka tertawa. Ditambah selingan dari Papanya yang suka nyeletuk, nyela atau menimpali.&lt;br /&gt;Senang bisa membuat mereka tertawa terbahak-bahak di tengah belajarnya..hihi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kamu bisa menjawab ulangan hari ini kalau ditanya apa itu palung, ya Rif... tapi jangan jawab seperti apa kata Umi ya.. (Palung itu suaminya Bulung, bapaknya Kaklung...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-4046026552737244978?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/4046026552737244978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=4046026552737244978' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4046026552737244978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4046026552737244978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/02/belajar-yu-belajar.html' title='belajar yu belajar'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8296623654090843873</id><published>2011-02-08T13:47:00.002+07:00</published><updated>2011-02-08T14:08:39.716+07:00</updated><title type='text'>nyetrika online</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Itu cuma istilah saya untuk sebuah pekerjaan menyetrika sambil buka laptop, menyalakan facebook, twitter, sekaligus YM. Sambungan kabel dibutuhkan dalam pekerjaan ini, dan tertutup kemungkinan bagi selesainya nyetrika online bila listrik padam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyetrika online adalah salah satu cara agar nyetrika anda lebih menyenangkan. &lt;br /&gt;Maaf. Maksud saya: agar saya lebih senang menyetrika. &lt;br /&gt;Saya menyetrika dalam keadaan senang. Maksud saya begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita bekerja dengan hati senang, maka pekerjaan apapun akan terasa lebih cepat selesai dan hasilnya memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya angkat tema ini dalam note saya, berhubung saya paling malas menyetrika. Saya tidak bermaksud mewakili ibu-ibu sekalian yang bernasib sama seperti saya. Maksud nasib dalam hal ini adalah:&lt;br /&gt;1. Status berkeluarga (entah itu keluarga sendiri atau keluarga orang tua), sehingga pakaian yang harus disetrika tak hanya punya sendiri, tapi juga suami dan anak-anak, mamah bapa, adik atau kaka.&lt;br /&gt;2. Tidak punya khadimat/asisten/pembantu/si bibi/ si mba untuk menyetrika&lt;br /&gt;3. Merasa sayang duit kalau harus titip setrika ke usaha laundry. Mending duitna jang balanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya saya tidak mewakili para perempuan yang bernasib sama seperti saya itu. Karena bisa jadi mereka mah senang menyetrika. Contohnya saja mamah saya. Bukan bohong bukan sulap, tapi beliau sempat mengakui di hadapan saya kalau nyetrika adalah hobi beliau, disamping hobi-hobinya yang lain yaitu mencuci, menyapu, mengepel, ngored, dan ngelap kaca (mamah.. mamah.. jangan salahkan putrimu jika kini jadi pamalesan, mamah.....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa nyetrika jadi tidak menyenangkan? Adalah pertama karena panas, kedua karena harus satu-satu, ketiga karena harus berada dalam posisi yang sama bermenit-menit bahkan berjam-jam, keempat karena biasanya numpuk, kelima karena gak ada yang muji (Gak seperti masak atau menyulam dan menjahit yang ada bahan buat pipujieun).&lt;br /&gt;Sok bayangkan.. ada engga suami yang bilang “Mamah.. rapi sekali baju ini.. mamah pinter deh nyetrikanya..”. Kalau ada.. kasihan sekali si mamah tersebut karena mendapatkan suami yang lebay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah pekerjaan menyetrika ini pasti jadi pekerjaan utama dari sang asisten rumah tangga. Ada loh yang sampai sengaja mendatangkan tenaga dari luar untuk nyetrika thok, saking menyetrika adalah pekerjaan yang dianggap teramat berat dalam sebuah rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ternyata nyetrika bisa dibuat lebih menyenangkan. Apalagi jaman sekarang. TV ada, radio ada, MP3 ada, internet ada... ada pelicin, pelembut, pewangi... setrikanya pun ringan sampe bisa dilepas jalan sendiri (di iklan pelicin)&lt;br /&gt;Bayangkanlah... jaman dahulu kala... saat panasnya nyetrika harus pake bakar areng. “Arang” bahasa indonesianya mah. Arengnya dimasukin ke setrikaan yang segede kucing, dan seberat kucing juga.&lt;br /&gt;Atau kalo engga....  pake botol sirop (kosong) yang dipanasin. Bakar botolnya hingga cukup panas.. lalu botolnya digorolong-gorolong di atas baju..... ayayayayyy...  betapa hebatnya ibu-ibu jaman dulu ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, jadi inget dulu juga jaman saya belom sekolah, saat setrikaan udah pake listrik, tapi bobot setrikanya masih berat juga. &lt;br /&gt;Kalau mamah nyetrika teh ya.. maka saya berganti pakaian, mengenakan baju long dress umpak-umpak ala cinderella, pakai kaus kaki berenda, terus pakai sepatu. Kemudian saya menyanyi belasan lagu anak-anak di belakang mamah yang meja setrikanya menghadap dinding di dekat dapur. Saya naik ke atas panggung berupa sebuah jojodog (kursi kecil) hijau plastik, dan kemudian menyanyilah saya. &lt;br /&gt;Lagunya pasti sudah tak asing lagi, dari mulai cicak-cicak di dinding, lihat kebunku,  sampe beberapa lagu wajib nasional. Tak lupa saya menerima request dari mamah. &lt;br /&gt;Apakah mamah merasa terhibur atau tidak, itu bukan urusan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh disayangkan, bakat menyanyi setrika itu ternyata tak menurun pada Sofi, anak perempuan saya.  Sofi lebih suka menyanyi pada saat saya menjemur pakaian di belakang rumah. Tapi itupun tak berlangsung lama. Setelah dia masuk TK, bakat menyanyi itu pun dia pendam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpaksa saya sekarang harus mencari hiburan lain, apalagi pas anak-anak sekolah. Akhirnya pilihan saya jatuh pada facebook, twitter, dan YM. &lt;br /&gt;Chatting dan facebookan dari sebagian besar sisi menurut saya adalah lebih baik daripada nonton sinetron ataupun infotainment, terutama untuk saya yang tak bisa hidup hanya untuk memikirkan diri sendiri (jiahhh..). Di fb maupun twitter toh segala ada. Saat ini seringkali saya nerima berita pertama kali justru dari status orang. Kebetulan saya punya temen-temen yang pada apdet gitulah. Plus twitter yang menyajikan headline berita terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu .. gimana ngaturnya antara laptop dan setrika?&lt;br /&gt;Ya biasa aja kali... setrika di tangan kanan, laptop asal bisa dilihat dan dibaca huruf-hurufnya.&lt;br /&gt;Bila perlu mengetik, saya mengetik sepuluh jari dengan kecepatan 52 huruf per menit, kemudian segera kembali ke setrika yang tadi saya simpan di sebelah kanan.&lt;br /&gt;Koordinasi tangan, mata, dan pikiran amat diperlukan dalam hal ini agar pakaian tidak jadi hangus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang menguntungkan sebenernya dari menyetrika, bila kita menghayatinya:&lt;br /&gt;1. Setiap kita menyetrika sebuah baju, bayangkanlah .. misal Sofi yang memakai kerudung cantik ini.. atau betapa gantengnya suami yang mengenakan baju ini saat dia di kantor..(hedeeh..)&lt;br /&gt;2. Kita bisa nemuin duit, biasanya di kantong celana panjang suami.. hihi.. Tapi jangan ditilep, Bu! Berikanlah pada yang bersangkutan saat pulang kerja, untuk menunjukkan bahwa kita adalah gadis jujur (what?)&lt;br /&gt;3. Bisa tau bagian-bagian yang masih kotor, atau ada yang sobek, di baju orang-orang yang kita sayangi itu, kemudian cucilah kembali atau jahitlah (mun aya kahayang)&lt;br /&gt;4. Pakaian menjadi  rapi dan bersih karena kuman-kumannya mati (sumber: buku PKK SD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, dengan nyetrika online ini kita bisa juga pasang status di facebook. Biar dunia tau bahwa kita sedang nyetrika. Maklumlah ibu-ibu rumah tangga ini memang adalah makhluk yang tersimpan rapi di dalam rumah tanpa ada orang yang tau betapa mereka banyak melakukan kebajikan.&lt;br /&gt;Hati-hati dengan niatmu jika akan pasang status 'nyetrika' ini, karena bisa jadi mun tujuannya hayang kapuji, maka tak kan ada pahala untuk kebajikanmu itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah kalau saya lagi nulis tentang anak dan rumah tangga seperti ini, saya suka inget sama ibu-ibu jaman nenek saya yang anaknya berbelas-belas itu. Gimana nyetrika bajunya? Hihi. Mangkaning dulu mah belom ada jetpump ataupun mesin cuci. Lantas gimana nyucinya?&lt;br /&gt;Tapi ya kok anak-anak mereka rata-rata pada bageur dan 'jadi orang' semua? Rumah tangganya tampak damai tentram begitu... hmmm... &lt;br /&gt;Kata ustadzah barusan sih, di kajian parenting yang saya ikuti, ibu-ibu jaman dulu sama sekarang itu bedanya adalah, ibu-ibu jaman dulu itu TULUS, BAHAGIA, dan BANGGA menjadi ibu rumah tangga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huff.. jadi "ibu rumah tangga biasa" memang sekarang seperti sudah "tidak zamannya" lagi ya? Sepertinya tidak banyak ibu-ibu yang betah dan konsen dengan urusan rumah tangganya, dengan suami dan anak-anaknya. Banyak gawang yang ditinggalkan kipernya. Cenah gitu.&lt;br /&gt;Tapi jangan salah juga... kata ustadzah lagi.. &lt;br /&gt;ibu-ibu bekerja di luar rumah itu jauh jauh jauh lebih mending daripada ibu yang ngakunya ibu rumah tangga tapi pikiran dan hatinya tidak di rumahnya sendiri. Ibu bekerja mah jelas-jelas tiap bulannya ngehasilin duit... Lha ini ibu-ibu rumah tangga yang kerjaannya gak jelas?... duit euweuh... barudak teu kaurus... imah pabalatak... halaaaah... bade ka maaaana atuh Ibuuuu???  &lt;br /&gt;* ceuk si Irma bari ngaca *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hohoho.. ya sudahlah.. &lt;br /&gt;Ibu-ibu ... sudah siang nih..panas terik pula.. pasti jemuran udah pada kering (mun tadi pagi nyeuseuh) &lt;br /&gt;Sok nyetrika sok... da di rumah saya kebetulan lagi pareum listrik .. Ini juga nyalain laptop di detik-detik terakhir saja sebelum baterenya habis.. &lt;br /&gt;Hidup PLN !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8296623654090843873?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8296623654090843873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8296623654090843873' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8296623654090843873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8296623654090843873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/02/nyetrika-online.html' title='nyetrika online'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8692063940571479035</id><published>2011-02-04T08:48:00.006+07:00</published><updated>2011-02-04T09:14:53.883+07:00</updated><title type='text'>anaknanyakamuyangtanggungjawabya!</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;“Konsumsi itu apa Mi?”, tanya Sofi sambil mengalihkan pandangannya dari sebuah brosur ke arah saya.&lt;br /&gt;“Makanan”, jawab saya cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sofi kembali membaca brosur suplemen kalsium yang sedari tadi dipegangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kopi itu kan minuman? Masa dimakan?”, tanya dia lagi.&lt;br /&gt;“Kalimatnya gimana?”, tanya saya (yang akhirnya) memberi perhatian penuh padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“KURANGI KONSUMSI KOPI”, Sofi membacakan.&lt;br /&gt;“Oh iya... konsumsi itu bisa makan atau minum”, jawab saya lagi.&lt;br /&gt;"hehehe.. kurangi konsumsi kopi... hehehe", kata Sofi sambil melirik ke arah saya. Dia tau saya penggemar berat kopi. Phew.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Fashion itu apa Mi?” tanya Sofi lagi.&lt;br /&gt;Dia membaca salah satu  spanduk di depan sebuah factory outlet.&lt;br /&gt;“Baju.. model baju.. seperti itulah..”, jawab saya.&lt;br /&gt;Sofi diam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apartemen itu apa Mi?”&lt;br /&gt;“Banyak rumah, tapi ada di satu gedung, Kalo kita masuk apartemen kayak kita masuk hotel gitu. Tiap kamar, itu rumahnya.. Tuh.. itu tuh apartemennya”, jawab saya menunjuk keluar jendela mobil.&lt;br /&gt;“Aneh..”, komentar Sofi singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pertanyaan itu terlontar hanya pada sekali jalan waktu kami berangkat ke kolam renang kemarin siang. Sofi membaca brosur yang tergeletak di mobil, dan membaca hampir semua tulisan yang dia lihat dari balik kaca jendela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Baru kemarin itulah saya ngeh, ternyata banyak sekali yang Arif Sofi tanyakan akhir-akhir ini.  Beberapa bulan terakhir ini lah, terutama sejak Sofi kelas satu, dan mulai rajin membaca.&lt;br /&gt;Pertanyaan hanya dari Arif saja cukup bisa saya jawab dan lupakan. Tapi setelah Sofi memulai aksi wawancaranya, mulai kerasa tiap hari saya harus menjawab minimal 5 buah pertanyaan dari mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sofi masih bertanya definisi dengan kata tanya “apa”. &lt;br /&gt;Arif mulai bertanya tentang hubungan antar kejadian (mengamati fenomena) dengan kata tanya “kenapa”. &lt;br /&gt;Saya lupa apa pertanyaan Arif. Tapi ya semacam yang di serial note saya yang judulnya: Ariif.. Arif ^^ gitulah. Kadang Arif mah udah campur tebak-tebakan juga, jadi lieur saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mereka bertanya, saya terpaksa harus berpikir cepat.&lt;br /&gt;Kata-kata yang biasa terlontar, ataupun fenomena yang biasa terlihat, kini harus saya definisikan dan dijelaskan dalam bahasa anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mereka bertanya apa artinya ciut, limit, air mani, maulid, wahyu.. dst dsb dll, seakan otak ini harus “searching” dengan cepat. Ditunggu oleh tatapan mata anak... ohh.. come on! Ummi ini bukan google, wikipedi, tau ensiklopedi! Plis diiih...&lt;br /&gt;Tapi apa daya... masa iya anak di perjalanan bertanya lantas kita bilang “nanti di rumah kita search di internet ya!” .. Euh atuh ka maaana internet? kaburu poho budakna oge.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia Arif (8 tahun) dan Sofi (6 tahun), memang secara fisik saya bisa santai. Mereka sudah tidak lagi harus diawasi jika naik tangga, naik kursi, ke kamar mandi, buka pintu rumah, dsb. Tapi ternyata saya harus beralih pada pengawasan terhadap hal-hal lain yang tidak kasat mata, yaitu jalan pikiran serta manajemen emosi mereka. Heu... beratnya karena jalan pikiran dan manajemen emosi saya sendiri sebagai uminya juga sama-sama harus dijaga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas kita baca situs-situs parenting, dan juga dengar kajian parenting... kelihatannya ya kok asik ya, tinggal gitu aja. Apalagi pas ikut kajian offline … wuiiihhh.... SEMANGAATTTT IBU IBUUU!!! Kadang sampai berurai-urai air mata gitu kita saking lebaynya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeee, ai pek teh...pas nyampe rumah … ketemu anak... pas anaknya lagi nyebelin, pas kitanya cape, pas suami lagi banyak maunya... heuuuu... gubrak dah.&lt;br /&gt;Bener kata seorang ustadzah, jadi ibu itu bukan teori, tapi aplikasi. &lt;br /&gt;Aplikasi butuh teori. Teori juga butuh aplikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan terlalu cemas juga karena sampai saat ini memang sekolah parenting sulit dicari. Kalaupun ada biayanya mahal. Seminar parenting? Biayanya seringkali sampai ratusan ribu rupiah!&lt;br /&gt;” Sok we seminar....  ari budak dahar naon?,” ujar seorang ibu rumah tangga berwajah innocent bernama Irma Vitriani Susanti. Hahah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya setiap kita bisa,  karena kita dikaruniai insting sebagai ibu. &lt;br /&gt;Tanpa teori parenting itu pun, seorang ibu bisa kok mendidik anak-anaknya dengan baik. Saya terkadang mengistilahkan teori parenting itu dengan “ilmiahisasi insting”. Hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hati ibu sudah bersih, ikhlas, bertauhid (tak usahlah peduli pada tingkat pendidikan formal), insyaa Allah anak-anaknya jadi anak yang shalih dan shalihah. Bukankah itu yang kita semua mau ya?&lt;br /&gt;Ah, silahkan saja didebat pernyataan saya ini oleh rekan-rekan sejawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memang harus bersyukur bila Arif dan Sofi masih percaya untuk bertanya pada saya tentang apapun. Karena mereka belum bisa kayak saya, yang kalau nanya tentang penyakit, ya ke temen saya yang dokter. Kalau nanya tentang masalah psikologi, ya ke temen saya yang sekolahnya di psikologi. Kalau saya tanya tentang cetakan, ya ke temen saya yang di percetakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anak? “Meneketehe?” ceuk Arif Sofi teh . Di depan mereka adanya umi, ya tanya ke umi... adanya papah, ya ke papah,...kalau adanya nenek, ya ke nenek... kalau adanya aki ya tanya ke aki..&lt;br /&gt;Mamah saya tuh yang sering ngadu ke saya kalo udah cape ngelayanin pertanyaan Arif, pas saya tinggal Arif bareng neneknya itu. &lt;br /&gt;“Ntar tanya aja ke umi”, kata mamah menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau yang ada si mbak pengasuh? Mungkin bertanya pada mbaknya itu ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih mending bertanya deng. Barangkali lebih khawatir lagi kalau anak memendam pertanyaannya sendiri, mencari sendiri, dan menyimpulkan sendiri. Mending kalau sebatas bertanya tentang 'konsumsi'. Bagaimana kalau pertanyaan Arif yang kemaren-kemaren itu tentang 'sperma' atau 'haid'? Atau yang semacam itulah yang bisa jadi  mengarahnya ke arah yang gelap.. hihi.&lt;br /&gt;Lha kalau search di google image dengan kata 'bunga' saja yang keluarnya foto BCL syurr... apalagi search istilah yang sudah  'mengarah' begitu yak...(eit eitt... yang tidak berkepentingan dilarang search lho ya... hahahaha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu saya ikut kajian parenting tentang pentingnya mendampingi anak dalam masa kritis. Yaitu saat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. anak sakit&lt;br /&gt;2. anak memiliki masalah&lt;br /&gt;3. anak menuju baligh&lt;br /&gt;4. anak menghadapi test/ ujian&lt;br /&gt;5. anak menjelang pernikahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa kemarin baru membahas poin 1-4... kemungkinan selasa yang akan datang, akan dibahas poin 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya memang bagaimana sang anak bisa percaya penuh pada orangtuanya, dan menjadikan orang tua sebagai tempat mereka kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiuuuhhh....masalah parenting, seringkali melahirkan rasa paranoid. Ketakutan yang berlebihan saat kita menyadari bahwa ternyata kehadiran kita sangat dibutuhkan oleh anak untuk menjaga setiap langkahnya. Mana bisa?&lt;br /&gt;Bila demikian, satu saja yang kita andalkan, yaitu do'a. Mohonkanlah penjagaan Allah atas pendengaran, penglihatan, lisan, dan hati anak-anak kita. Bila Allah telah menjaganya, tak kan ada lagi yang bisa mengganggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm..... baiklah. Kita tarik ulur aja anak kita ya? Kayak maen layangan gitu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tarik tarik tarikk... bila mulai terlihat meluncur jatuh....&lt;br /&gt;dan ulur-ulur ulur..... biarkan... layangan itu meninggi... menikmati anginnya....&lt;br /&gt;bila ada layangan lain mendekat, kita waspada... &lt;br /&gt;bila sudah mantap, kita tinggal manteng aja...&lt;br /&gt;bagaimanapun layangan tetap jauh di atas, tertiup angin kencang, tapi talinya tetap kita pegang.&lt;br /&gt;Dan bila matahari hampir tenggelam... tariklah dia, bawalah dia kembali ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga layangan kita tak putus diambil orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--Lohhh... kalau gitu Arif dan Sofi.. 4nak L4Yangan doooong? … jhahaha cpde--- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8692063940571479035?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8692063940571479035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8692063940571479035' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8692063940571479035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8692063940571479035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/02/anaknanyakamuyangtanggungjawabya.html' title='anaknanyakamuyangtanggungjawabya!'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8132872232449749035</id><published>2011-02-02T10:44:00.002+07:00</published><updated>2011-02-02T10:51:24.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>Hah? Udah jam 12 lagi???</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sering berteriak seperti itu. Tentu saja dalam hati, demi melihat jarum panjang dan jarum pendek berebut berdekatan dengan angka 12. Dan tentu saja siang. Kalau jam 12 malam mah saya tak pernah begitu, berhubung tidak ada perubahan pada diri saya saat jam 12 malam. Entah bila di antara kalian yang cantik dan ganteng ada yang berubah jadi kodok. Mungkin berteriak juga “Hah? udah jam 12 lagi???”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau cerita apa tadi ya? Jadi lupa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya... ya gitu deh.. setiap kali saya lihat jam... saya panik dodol piknik, karena merasa belum melakukan apa-apa padahal udah jam segitu.&lt;br /&gt;Dari tadi gue ngapain aja ya?... euuuh.. taunya abis waktu cuma buat komen-komenan, buka wall orang, atau chatting gak penting gitulah sama temen. Huks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emmmm...salah? Ya enggak juga kan.... apa salahnya saya komen? Apa salahnya saya chatting? Yang bikin saya merasa bersalah seringkali karena hal-hal tersebut ternyata mengalahkan semua pekerjaan saya yang lebih penting untuk segera dikerjakan. Misalnya.. misalnya.. apa ya? Ada yang penting gitu? Hehe..&lt;br /&gt;Dan lebih seringnya sih karena niatnya gak jelas saat kita kuman komen dan chatting begitu. Nyari ilmu engga, dapet manfaat juga engga, silaturahmi juga...emmm.. dia lagi dia lagi yang disilaturahmii...hihi... Cuma asik aja gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cuma mau berbagi di note ini. Ada tips yang saya lakukan agar setiap detik saya berjalan efektif dan always back on the track, yaitu dengan membuat joblist... jobdesc.. ya sabangsaning gitulah.&lt;br /&gt;Maklum saya sejak SMA terdidik jadi seorang yang mesti hitam di atas putih. Kerjaannya menggodok AD/ART yang dibikin sama senior, target jangka panjang, menengah, pendek, dan berbagai perjanjian di atas materai. Bahkan sholat malam apa tidak pun dulu pake checklist biar dilihat sama teteh mentor.&lt;br /&gt;Bukan kepaksa, bukan juga kepengen. Tapi saya suka aja dikerjain kayak gitu. &lt;br /&gt;Halah.. baru kerasa ya gue dikerjain? =P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi... jadi... yang saya lakukan adalah membuat joblist tadi.. bener-bener hitam di atas putih. Pake pulpen di atas kertas. Ditulis di atas kertas maksudnya. Duh ribet amat ngomongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan tak perlu lah kita tulis lagi. Itu akan membuat kita stress 24 jam. &lt;br /&gt;Tujuannya membuat rumah saya rapi dan bersih (oh sungguh mulia, bukan?)&lt;br /&gt;Tapi terbayang tidak bagaimana caranya saya membuat rumah rapi dan bersih itu? Bila ternyata saya kalahka pusing, maka susunlah langkah-langkahnya.&lt;br /&gt;Maksimal 10 langkah saja yang saya tulis, untuk dikerjakan selama anak dan suami tak ada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa 10? Biar malaikat gampang ngasih nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh nih ya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nyapu&lt;br /&gt;2. Ngepel&lt;br /&gt;3. Nyuci piring&lt;br /&gt;4. Nyeuseuh&lt;br /&gt;5. Masak&lt;br /&gt;6. Nyapu teras depan&lt;br /&gt;7. Nyapu teras belakang&lt;br /&gt;8. Ngepel teras depan&lt;br /&gt;9. Ngepel teras belakang&lt;br /&gt;10. Nyetrika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah.. model seperti di atas setelah saya coba ternyata paling gede nilainya cuman 5 (lima). Tentu saja saya tidak puas. &lt;br /&gt;Eh, tau kan caranya menilainya? Kalo udah dikerjain, checklist, gitu aja. Satu nomor nilainya satu. Kalo dikerjain cuma 4 nomor, berarti nilainya empat. Ah masa gak ngerti gitu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari selanjutnya saat saya di rumah, biar nilai saya gede, saya turunkan lagi jobdescnya jadi begini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nyapu&lt;br /&gt;2. Ngepel&lt;br /&gt;3. Rendam baju&lt;br /&gt;4. Putar mesin cuci&lt;br /&gt;5. bilas&lt;br /&gt;6. keringkan&lt;br /&gt;7. jemur&lt;br /&gt;8. Nyapu halaman depan&lt;br /&gt;9. Nyapu halaman belakang&lt;br /&gt;10. Nyetrika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau lebih detil seperti ini, nilai saya bisa sampe 7 lah. Jadi gak masak, dan juga gak sampe nyetrika.. hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi taukah kalian, jika dengan seperti ini, maka saya punya kesenangan tersendiri saat saya lihat jam … dan lihat list.... owh.. ternyata ada juga ya yang saya kerjakan... hihi. &lt;br /&gt;Dapet nilai juga! Hore!&lt;br /&gt;Dan tiap kali saya diganggu, terganggu, atau mengganggu orang lain dengan berbagai cara, maka kertas tadi jadi saksi, bahwa saya harus kembali pada pekerjaan yang tertulis di atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terusss... online gak?... ah.. bagian ini saya tulis kapan-kapan lagi aja ya. Kan kalo note kepanjangan suka jadi pada males bacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: hari ini kerjaan saya cuma nulis note, nyuci piring, sama nyuci baju. Dan nilainya SERATUS DUA PULUH !!  (terserah saya dong mau apa kerjaannya, berapa biji, dan gimana ngasih nilainya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8132872232449749035?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8132872232449749035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8132872232449749035' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8132872232449749035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8132872232449749035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/02/hah-udah-jam-12-lagi.html' title='Hah? Udah jam 12 lagi???'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3298366934773974314</id><published>2011-01-09T10:33:00.000+07:00</published><updated>2011-01-09T10:34:09.185+07:00</updated><title type='text'>bahagia dengan dirinya</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Sebelum menikah, begitu besar pikiran saya tercurah untuk membayangkan sosok suami ideal, dengan melihat para pasutri di sekitar saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok pertama yang muncul dalam benak saya adalah bapak saya sendiri.&lt;br /&gt;Saya senangi banyak hal dari bapak, dan sikap bapak terhadap mamah yang menurut saya so sweet. Terutama saat bapak tak pernah ragu bantu mamah nyapu, ngepel, cuci piring, bahkan memasak. Sampai sekarang sambel buatan bapak gak ada yang bisa nandingin. Hingga cucu-cucunya pun menyukai sambel buatan bapak  itu yang sekarang terkenal dengan sebutan 'sambel aki'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok berikutnya yang saya lihat .. mmm.. siapa ya.. A Agym kali ya, yang mulai merasuki benak saya sejak SMA. &lt;br /&gt;Duuh.. seneng ya punya suami  yang ntar kalo tahajjud bareng, bisa mimpin do'a sampe berurai air mata kayak gini.... terus pernah kan tuh ceramah bareng T'Ninih, dan mereka saling menimpali dengan kompaknya. Waaaah... bahagianya jadi T'Ninih....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok berikutnya,... akang mentor saya dulu di Salman. Beda usia gak jauh. Cuma saya sih gak kebelet mau sama dia... asa gak kepikiran we. Dianya juga cuek bebek sama saya. &lt;br /&gt;Dia orangnya seneng jalan-jalan naek gunung. Saya dan teman-teman berkali-kali naik gunung bareng dia, bahkan camping.&lt;br /&gt;Nah pas camping itu, di depan api unggun dia bilang.. “Ntar kalo saya nikah dan punya anak, saya mo sering ajak anak istri saya camping kayak gini...”&lt;br /&gt;Weeew... kayaknya asikkkk yaaaa... iya ah...ntar saya mau ajak suami saya camping juga ah... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiya... saya juga seneng lihat pasangan suami istri yang naek motor... hahahaha...&lt;br /&gt;Kayaknya asik gitu, dunia milik berdua.... qqqq....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi entahlah da yang namanya jodoh tea ya...&lt;br /&gt;Pertama kali ketemu suami saya, bener-bener pertamaaaaaa kali. Sampai saya juga belum tau namanya, bahkan dia melihat saya pun belum, … saya sudah melihatnya istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak tau... beda rarasaan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;asa 'tring' gitulah... berpendar-pendar... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baru berpendar, belum berperasaan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada interaksi... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedikit mengenalnya... (apanya ya? Nama, no telpon rumah, gaya bicara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat saya tak lagi kontak dengannya, …. dan... turuluuluutuut (suara telepon). Dan halooooo??????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gile bener.... dia nembakkk..... dengan kejam pula. &lt;br /&gt;Dengan cara yang amat sangat tidak romantis.&lt;br /&gt;Grogi kali ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dengan cara nembaknya yang kejam itu saya melayang. ....jauh... tinggiiii.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jatuh ke pelaminan.... gubrak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak sempat saya bertanya dia suka nyapu masak ngepel enggak?&lt;br /&gt;Gak sempat saya tau dia bisa mimpin do'a kayak A Agym enggak?&lt;br /&gt;Gak sempet saya ngecek dia punya SIM C apa tidak?&lt;br /&gt;Saya boro-boro nanya juga, apa dia suka camping dan naik gunung....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Whahahaha... perasaan semua pertanyaan itu gak penting.&lt;br /&gt;Yang saya tau dia interest terhadap Islamnya tinggi....&lt;br /&gt;dan lain-lainnya yang berhubungan dengan keimanan.&lt;br /&gt;Semuanya cocok dengan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, faktor keluarga  suami cukup besar juga saya pertimbangkan.&lt;br /&gt;Tapi setelah pertama kali saya dikenalkan pada keluarganya, semua tampak baik dan menyenangkan. Mereka menerima saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah.... akhirnya semua memang jadi berasa tidak penting lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bermodal pengenalan yang tidak terlalu banyak itu kami menikah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran-pemikiran yang dulu sempat tersirat itu, kemudian, ternyata, muncul kembali.&lt;br /&gt;Pengen yang gitu itu tuh.... yang kayak bapak, kayak Aa, kayak si akang, kayak tukang ojek....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dodol sekali... suamiku bukan tipe seperti mereka....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun saya tau dalam bayangannya.... ada sosok perempuan yang bukan saya... wkwkwk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duuuuh... bagi saya dan suami barangkali tiga bulan pertama adalah tiga bulan yang aneh. Senang tapi juga sebel. Keselnya luar biasa. Saya sering nangis-nangis pula. Saya pengennya A, suami pengennya B.... &lt;br /&gt;Kami jadi saling tau 'asli'nya. Dulu rasanya sudah terbuka. Tapi ternyata kalau sudah berhadapan... weeeeeekkkkssss.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, ya gak separah itu sih... cuma ternyata kami harus lebih banyak menelan bulat-bulat kenyataan bahwa dia tidak seideal bayangan saya, dan tampaknya saya pun tak seideal bayangan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya komitmen yang menyatukan kami. Tak terpikirlah untuk berpisah. Tak terpikirlah untuk cari selingkuhan. Da sama-sama sadar bila yang dicari memang bukan kebahagiaan sesaat. Dan sama-sama ngeh tujuan nikah bukan sekedar untuk hal-hal sepele kayak gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu,... punya anak, ...pisah rumah dari mertua/orang tua.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terasa cukup mudah ternyata menjalaninya....cepat.. lewat begitu saja...&lt;br /&gt;Sungguh kami tidak pernah bertengkar. Pernah, SATU KALI. Tapi teu rame lah gituh. Perang sms doang.. hihi. &lt;br /&gt;Selebihnya mah saya marah, suami ngalah. Suami cemberut, saya yang ngalah.&lt;br /&gt;Yang namanya bertengkar sama orang serumah... satu menit rasanya seratus tahun! (lebay). Pengen cepet udahan aja gitu lah. Damai. Ngapain nyiksa diri.&lt;br /&gt;Lha denger orang bertengkar di sinetron aja sama saya mah cepet-cepet dimatiin tuh TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dua tahun terakhir, dunia saya berubah dengan adanya facebook dan internetan murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon kabarnya, banyak rumah tangga retak gara-gara FB. Banyak pula pasangan yang bisa bertaaruf ataupun pacaran via FB. Ada pula kok yang rumah tangga malah semakin harmonis dengan adanya FB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya kehadiran FB barangkali seperti kehadiran TV jaman dulu, atau maraknya HP belasan tahun lalu. &lt;br /&gt;Sama-sama menghadirkan suasana baru di dunia. Ada yang jadi positif, ada pula yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan saja, FB hadir pada saat rumah tangga saya menginjak usia ke 8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dengan FB,  terbukalah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua masa lalu terkuak kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samodel bapak saya ada di FB&lt;br /&gt;Samodel Aagym ada di FB.&lt;br /&gt;Samodel si akang mentor, ada di FB.&lt;br /&gt;Samodel yang suka duaan kana motor, ada di FB.&lt;br /&gt;Samodel romantis dan tukang gombal, ada di FB.&lt;br /&gt;Samodel ustadz, ada di FB.&lt;br /&gt;Samodel tukang selingkuh oge, ternyata ada di FB.&lt;br /&gt;Samodel suami saya yang tidak suka FB, ada juga di FB!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuiiiihhhh... banyak pisan model gentayangan di FB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan lagi... beragam tipe pasutri, tampil di FB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan... sebagian besar, suami istri sok pacuek-cuek di FB, tapi ada juga yang suka &lt;br /&gt;romantis-romantisan.... misalnya gini... (maaf nih.. kepada ybs, saya copas wallpost anda terhadap pasangan anda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallpost istri (yang mendapat dua 'like')&lt;br /&gt;satu hal yang pasti sangat ku syukuri...aku punya suami yang paling baik sedunia...alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komen suami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kusyukuri punya istri paling pinter sedunia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status istri yang mengetag nama suaminya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suamiku, ….. ...besok jumat ya??? yip..yip..v(^_^)v&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komen suami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iya... Insya Allah sayang... Alhamdulillah... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komen istri lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ayang: insyaAllah..semoga menjadi pertemuan yg penuh berkah v(^_^) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… duh.. kenapa saya jadi ngakak ya bacanya....hahaha....enggak sih...maap... saya cuma membayangkan kalo saya “ayang ayangan” gini sama suami di FB... hahahahaha.... bakal tampak bodoooooohhhhh..... :))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalian mah engga lah... tampak romantis kooo.... hihihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja ada sesuatu yang tidak bisa dihindarkan dari FB yaitu beragamnya cara orang menanggapi. Ada yang cuek, ada yang komen,  ada yang ngelike, ada yang suit suit, ada juga yang hanya sebagai silent reader tapi sirik, kemudian menyimpulkan sendiri, bahkan membandingkan dengan dirinya sendiri dan pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ih nyak.. suami batur mah romantis kitu... cik atuh lah suami saya sakali-kali mah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, itu pikiran saya... selintas.. sesaat... dan dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan saya pernah 'minta' sama suami... xixixi.. dan suami bilang itu bukanlah dirinya... xixixi (lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat jawabannya, tapi menyentuh hati dan membuat saya bisa berpikir banyak.&lt;br /&gt;Saya khayalkan suami yang menulis di wall saya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I love you, honey...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gyaahhhahahhahahaaaaa.... haduuuuuhhhhh.... pasti saya jawab....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mas? Kenapa? Sakit?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakakakkakak... =))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau Mas Wiska yang dikit-dikit komen dikit-dikit ngelike status sayah... heuheu....  mending nyuruh suamiku bobo aja lah daripada ngomen...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipikir-pikir .. ya ampuuuuunnnn... saya tidak akan suka Mas Wiska yang seperti itu.&lt;br /&gt;Barangkali kalau suami saya bukan Mas Wiska, bisa jadi saya senang. Tapi kalau suamiku harus berubah jadi makhluk kayak gitu.... asa.... emmmh.. gering kitu suami saya teh?   Rasanya bukan seseorang yang saya sayangi selama ini ya? Hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. indahlah bila kita bisa mencintai suami kita apa adanya saja. Tidak membanding-bandingkan dengan yang lain. Toh ternyata yang kita suka bukan bagaimana seseorang itu berubah menjelma menjadi orang lain untuk menyenangkan hati kita, tapi bagaimana dengan caranya yang tulus itu  dia berusaha. &lt;br /&gt;Ketulusan hati. Itulah yang sampainya ke hati lagi. Bukan ke bibir yang hanya bisa menyunggingkan senyum, tapi kepada cinta yang ada di lubuk terdalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiah.. gue ngomong apaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami saya yang tidak ahli komunikasi verbal ini memang jadi masalah saya kadang-kadang. Sempat saya diskusikan dengan heboh dengan sahabat saya, Lita...&lt;br /&gt;(halagh.. hayoh Lita kasebut hayoh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari diskusinya saya ambil kesimpulannya saja bahwa memang saya yang harus memulai, dan tanpa beban. Komunikasi tetap penting.&lt;br /&gt;Lepaskan, bebaskan, jangan sampai ada sekat apapun antara saya dan suami.&lt;br /&gt;Sudah saya lakukan, dan sedikit demi sedikit berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan... bukan berhasil mengubah suami saya jadi cerewet geje bin lebay sarua jeung sayah, tapi membuat saya bisa menyesuaikan diri dengan karakternya. Saya yang banyak bicara dengan suami yang sedikit bicara, juga saya yang senang mendengar, dan ternyata suami saya pun senang mendengar, jadi padengar-dengar tanpa suara... heheh...  ternyata bisa juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawa santai, tanpa beban, tanpa banyak berharap, tapi ingin selalu memberi, dan segala maksud tersampaikan, barangkali memang di sanalah bahagianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di FB banyak note dan statusyang menekankan pentingnya komunikasi di antara suami dan istri. &lt;br /&gt;Dulu saya paling stress denger kata komunikasi.&lt;br /&gt;Saya yang menganggap komunikasi itu adalah teteleponan, smsan, duduk berhadapan dan berbicara satu sama lain, kalau perlu ada whiteboard untuk merunut akar masalah... Hahahaha... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tidak sepenuhnya harus seperti itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi saya bilang sama Lita.... “Ta.. note dan status kamu tentang komunikasi suami istri te h sok bikin saya setress. Jadinya beberapa saya ambil, beberapa saya abaikan. Kumaha aing we kitu lah nyak. Nu penting mah saya hepi....hehehe”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lita pun mengiyakan sambil ngakak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh... Lita, Litaaa... Lita sahabat saya... Rena, sahabat saya... Noviet, sahabat saya, ….Ipin, sahabat saya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun saya butuh kalian untuk menyempurnakan hidup ini.&lt;br /&gt;Setiap orang butuh pasangan hidup, dan setiap orang pula butuh sahabat.&lt;br /&gt;Bila telah menikah, jangan tinggalkan sahabat kalian.&lt;br /&gt;Punya pasangan hidup, tanpa punya sahabat, akan seperti naik sepeda beroda satu. Cuma badut sirkus yang bisa mengayuhnya sambil tertawa.&lt;br /&gt;Eh.. Mungkin tentang sahabat kita kupas saja di note yang lain yaa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuupppp....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap suami istri punya caranya masing-masing untuk berkomunikasi. &lt;br /&gt;Ada yang via FB, ada yang sms atau telpon, ada yang hanya saling pandang juga bisa ngerti. Apapun..... &lt;br /&gt;Apapun sama baiknya asal tulus... &lt;br /&gt;Bukan untuk dipuji orang lain, bukan untuk dengar komentar orang lain, dan bukan pula untuk dibandingkan dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah bagaimanapun rumah tangga adalah bahtera, dan dalam bahtera ada liku-likunya sendiri. Bahtera hanyalah sebuah alat untuk mencapai tujuan.&lt;br /&gt;Tujuan itulah yang mestinya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya engga Mas?... Mas Wiska? Bade ka mana Mas? Ka Cibiru ka cibeureum? &lt;br /&gt;(Pasti suamiku cuma senyum daaaa.... hahaha....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ngetag suami saya di note ini tidak berharap komentar ataupun jempolnya....&lt;br /&gt;Hanya berharap senyumnya saja...  (anggerrr ngareppp)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;weeekkkekekekekekk.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh.. kayaknya hanya suamiku yang bisa bersabar melihat saya kayak gini inih... geje sureje....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;weeekkekekekekkkk..... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nulis sambil ketawa sekaligus cirambay&lt;br /&gt;dengan soundtrack -merepih alam- lagunya kami saat jelang pernikahan kami, seratus dua puluh lima bulan yang lalu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…...bawa aku serta... berlayar menuju pantai harapan.... bersamamu ….. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3298366934773974314?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3298366934773974314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3298366934773974314' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3298366934773974314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3298366934773974314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/01/bahagia-dengan-dirinya.html' title='bahagia dengan dirinya'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5984759125751133425</id><published>2011-01-08T18:49:00.001+07:00</published><updated>2011-01-08T18:49:48.926+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Ahad, 15 Agustus 1999&lt;br /&gt; Ba’da Dzuhur, di sebuah masjid, terlihat seorang akhwat berjilbab, duduk sendirian. Matanya menatap kosong ke depan. Sesekali tersenyum. Sesekali terlihat dia hendak menangis.&lt;br /&gt;Kemudian dia bersujud lama sekali. Bahunya terguncang....Kali ini tampaknya dia betul-betul menangis. &lt;br /&gt; Tinggal beberapa orang di sana, karena setelah sholat berjamaah, semua kembali ke tempat aktivitasnya. Lama-lama tinggal dia sendiri. Matanya sembab, namun kembali senyum menghiasi bibirnya. &lt;br /&gt;Tahukah kamu, dia baru saja ditinggal pergi oleh sahabat yang paling dicintainya.....&lt;br /&gt; Siapakah dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Aku, aku yang kini kelihatan setengah gila. Astaghfirullah...&lt;br /&gt;Hari ini mungkin klimaks dari kebingunganku selama ini, kepusinganku, kebodohanku akan suatu masalah yang seakan tak ada solusi. Masalah yang telah muncul dalam pikiranku selama enam tahun terakhir, dan sekarang teringatkan kembali. &lt;br /&gt;Mungkin tidak banyak orang yang bermasalah sama denganku, tapi tidak sedikit orang yang memperdebatkannya, menjadikan masalah ini seakan awal dari segala masalah di dunia.&lt;br /&gt; Tahu Rumah Sakit Jiwa Cisarua Lembang? Ya, sebagian pasien di sana, katanya, terganggu ingatannya karena masalah yang sama dengan masalahku. Mereka ngomong nggak karuan tentang masalah da’wah, Islam, pergerakan, jama’ah, negara Islam.........&lt;br /&gt; Dan salah seorang kakak kelasku di SMA, kabarnya dia buka jilbab, karena stress dengan masalah yang juga sama. Islam dan pergerakannya. &lt;br /&gt;Na’uczubillahi min dzalik.&lt;br /&gt; Kucoba berfikir, kenapa banyak aktivis yang begitu bermasalah dengan hal ini. Kenapa pemahaman orang Islam tentang agamanya tak bisa sama. Padahal kita mengaku satu Tuhan, ALLAH. Satu pedoman, AL QUR’AN, dan satu panutan, Nabi Muhammad SAW. &lt;br /&gt; Yang kutahu, perbedaan pemahaman itu adalah sunnatullah, karena cara berpikir kita beda, dan latar belakang kita pun berbeda. Dan kenapa kita bermasalah, sebetulnya dalam hal ini Insya Allah kita punya alasan sama. Ingin menggapai keridhaan Allah, di mana kita ingin dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang diberi nikmat oleh-Nya.&lt;br /&gt; Sering kita ragu, apakah kita telah berada pada manhaj yang benar? Apakah kita telah mengoptimalkan pendengaran, penglihatan, dan hati kita untuk mencari kebenaran? Apakah do’a kita minta ditunjukkan jalan yang lurus, dengan Al Fatihah kita, tidak hanya sekedar do’a?&lt;br /&gt;Disamping itu kita juga bingung, apa sih kebenaran itu? Apakah parameternya, kalau kita merasa yakin ada di atas jalan yang benar?&lt;br /&gt; Terus terang, aku sendiri belum bisa menjawab semua pertanyaan itu. Malah pertanyaan itulah yang saat ini berkecamuk dalam fikiranku.&lt;br /&gt; Dan...yang membuatku sedih adalah betapa banyak golongan yang mengaku dirinya benar, dan akhirnya timbul fanatisme golongan, ashobiyah, dan sejenisnya. Kemudian? Terjadilah permusuhan, saling mendiskreditkan satu sama lain, rebutan proyek da’wah, curiga, dan saling jegal. Seakan sirnalah keindahan Islam dalam kondisi seperti itu. Bukannya menghasilkan orang-orang shaleh, malah menambah pasien di rumah sakit jiwa.&lt;br /&gt; Setelah bertahun-tahun malang melintang dalam dunia da’wah, aku sudah cukup merasakan pahitnya perbedaan pendapat di kalangan aktivis da’wah. Seringkali aku hanya jadi pengamat, dan tak jarang pula aku justru jadi korbannya.&lt;br /&gt; Memasuki sebuah organisasi da’wah di tahun pertama kuliahku, ternyata banyak orang yang mem-black list-ku, mencurigaiku hendak berbuat makar. Kenapa?  Hanya karena waktu SMA aku dekat dengan orang-orang yang dianggap sesat (padahal menurutku mereka orang-orang yang shaleh dan ikhlas, insya Allah). Kemudian namaku bersih kembali, karena aku memang ternyata  bisa dekat dengan berbagai golongan, dari yang mulai dianggap sesat, sampai yang dianggap hebat. Karena kuanggap mereka semua adalah saudaraku.&lt;br /&gt; Kusaksikan, seseorang dinon aktifkan dari sebuah organisasi da’wah karena dicurigai dia akan menyebarkan aliran sesat (padahal belum terbukti dia menyebarkan, dan belum terbukti bahwa pemahaman dia sesat).&lt;br /&gt;  Kulihat hubungan yang kering antara aktivis yang satu dan yang lain, karena udah TST, mereka beda harokah. &lt;br /&gt;Dan ada akhwat yang menolak khitbah dari seorang ikhwan yang sebetulnya dia sukai, karena mereka ternyata barbeda pemahaman. Subhanallah..... &lt;br /&gt; Dan aku kini merasa kehilangan seorang sahabat, karena ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 17 Agustus 1999&lt;br /&gt; Tulisanku di atas terputus, karena aku baru ingat aku harus ke mesjid, ngajarin baca Qur’an ke beberapa remaja di kampungku. Saat itu hampir saja aku memutuskan untuk libur dulu mengajar. Hatiku saat itu sedang kering, otakku panas, pikiranku kacau.  Paling remaja asuhanku itu pulang lagi karena tidak ada aku.&lt;br /&gt;Namun, telepon dari Prita dan Rida, “Teteh, ngaji nggak ntar sore?”&lt;br /&gt;Tak kuasa kujawab dengan kata tidak. Meskipun ragu, kujawab “Insya Allah.....Dateng, ya!!...ajakin yang lain!”&lt;br /&gt; Ya..ya...mereka tak boleh jadi korban kepusinganku hari itu. Kucoba untuk melupakan semuanya. Peduli amat aku ditinggalkan seseorang karena beda harokah, jama’ah, apa pun! &lt;br /&gt; Satu persatu adik-adikku datang. Prita, Rida, Nana, Liska, Ririn, Lina, Endang. Mereka hadir di masjid dengan wajah ceria sambil membawa Al-Qur’an, mukena, dan kerudung yang asal nempel.&lt;br /&gt; Ba’da Maghrib, aku mulai mengajari mereka.....&lt;br /&gt;“Pinggir lidah...bertemu dengan geraham atas....DHO!”&lt;br /&gt;“Dho...”          “Dho...”&lt;br /&gt;Susah payah mereka mengatur lidahnya, sambil sesekali cekikikan. Ah....benar-benar kunikmati saat-saat ceria bersama mereka. Kulihat satu persatu wajahnya. Tenang, bahagia, tanpa beban. Mereka tampak senang dengan kegiatan ngajinya ini yang cuma seminggu sekali, dengan materi-materi sederhana yang mudah mereka aplikasikan.&lt;br /&gt; Aku? Aku ngaji seminggu tiga kali di tempat yang berbeda-beda. Entah, mungkin karena nafsu ingin tau segala macam, tapi hanya nambah ilmu, amal tidak. Akhirnya aku tak bisa tenang. Bingung.&lt;br /&gt; Ba’da Isya, seperti biasanya, ada taushiyah dari seorang ustadz. Beliau menerangkan tentang ciri-ciri orang yang sabar, menurut QS Ali Imran ayat 146, yaitu tidak lemah, tidak lesu, dan tidak menyerah.&lt;br /&gt;Perasaan Sang Ustadz nyindir aku. Aku yang saat itu dalam kondisi lemah, bingung, dan tak tahu mesti berbuat apa. &lt;br /&gt; Kusadari bahwa selama ini aku bukanlah orang yang sabar. Seringkali aku bingung dan menyesali perbedaan antara aku dan sahabat-sahabatku. Terkadang aku suka ikutan berdebat dan menyalahkan. Selama ini mungkin aku sibuk cari ilmu untuk menjatuhkan orang lain. Bukan untuk semakin dekat kepada Tuhanku.&lt;br /&gt; Dan kemarin aku dapat nasihat dari seseorang yang tingkat ma’rifatullahnya kunilai sudah sangat tinggi. Dia bertanya padaku, dengan sebuah kalimat retoris,&lt;br /&gt; “ Tahukah kamu, betapa banyak orang yang meminta minimal tujuh belas kali sehari dengan penuh harap, “Ihdinash shiraathal mustaqiim”, namun kau lihat mereka mati dengan penuh ketenangan dalam jama’ah yang berbeda. Apakah berarti Allah tidak mengabulkan permohonan mereka? Siapa yang salah di antara mereka? Pernahkah kamu berfikir bahwa di mata Allah bisa jadi mereka semua benar?”&lt;br /&gt; “Kebenaran seringkali bermakna ganda. Seperti Rasulullah berkata pada orang-orang yang shalat Ashar di Bani Quraidhah dan yang shalat di perjalanan sesuai yang Rasulullah minta....”kamu benar, dan kamu benar”, padahal mereka melakukan hal yang berbeda. Maksud mereka satu, menjalankan perintah Rasul. Namun di antara mereka terjadi perbedaan paham tentang apa yang Rasul katakan. Dan ternyata, tidak ada masalah.”&lt;br /&gt; “Kebenaran adalah sesuatu yang membawa ketenangan. Tenang karena keyakinan bahwa Allah Maha Tahu akan segala ilmu dan amal kita, disertai keyakinan  bahwa Allah selalu meridhai gerak langkah kita”&lt;br /&gt; Kubayangkan wajah-wajah tenang dan sabar dari sahabatku dan guru-guruku. Mereka berbeda pemahaman, namun satu persamaan yang kurasakan, yakni mereka punya ketenangan dan keikhlasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Yah...kucoba untuk mengerti dan aku mau mencoba untuk menjadi orang yang sabar. Biarlah aku dengan pemahamanku, sahabatku dengan keyakinannya. Selama Allah jadi tujuan, Insya Allah suatu saat kita akan bertemu. Namun sabar bukan berarti menyerah dan berdiam diri. Bila teman kita memang salah, ingatkanlah dengan nash-nash yang kita yakin keshahihannya. Bila kita tak tahu ilmunya, diamlah dan carilah ilmunya. Bila teman kita tak mau menerima, biarlah...do’akanlah agar Allah menunjukkan kebenaran kepada kita dan kepadanya. Al Haqqu min rabbikum. &lt;br /&gt;Jalinlah selalu persaudaraan kita dengannya.&lt;br /&gt; Biarlah kita dianggap kafir, biarlah kita dianggap ahli bid’ah, biarlah kita dianggap sesat. Asal jangan membuat kita membenci mereka. Carilah ilmunya karena bisa jadi apa yang mereka katakan itu benar. Berterimakasihlah pada mereka karena mereka telah mengingatkan kita. Merekanya? Biarlah....itu bukan urusan kita. &lt;br /&gt; Janganlah kita coba mempengaruhi orang lain agar tidak mendekati suatu golongan, bila itu hanya karena nafsu, hanya karena kita punya pengalaman pahit dengan golongan tersebut. Biarlah orang lain berfikir sendiri dan tidak taqlid baik kepada kita maupun kepada mereka. Sampaikanlah apa yang kita faham, tanpa pemaksaan. Jangan tuduh orang lain sebagai pemecah belah ummat, karena bisa jadi justru kitalah pengacaunya.&lt;br /&gt; Kadang kulihat adik-adik asuhanku itu, teman-temanku yang Study Oriented, atau yang sehari-harinya ngeceng di mall, dengan pandangan iri. Mereka mungkin tak pernah bermasalah, seperti aku bermasalah dengan teman-temanku yang berbeda harokah. Ditanya ‘harokah’ itu apa, mungkin  mereka berpikir apakah itu  sejenis makanan laut? Atau gorengan?&lt;br /&gt; Segera kutepis rasa iriku. Tidak, aku justru harus bersyukur, karena aku kaya dengan orang-orang yang mengingatkan, mengajakku ngaji ke sana kemari, meminjamiku buku-buku, kaset, dan majalah-majalahnya, dan mendo’akanku agar diberi hidayah oleh-Nya. Alhamdulillah.&lt;br /&gt; Satu hal lagi, aku nggak mau jadi gila karena aku tak menyerahkan permasalahanku pada Dia Yang Maha Tahu.&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Plok..plok..plok....ha..ha..ha....&lt;br /&gt;Perenunganku buyar karena keramaian di rumah sebelah. Suara tawa, gitar, musik yang distel keras, tepukan tangan, suara motor.....&lt;br /&gt; “Selamat... ulang tahun, kami ucapkan....”&lt;br /&gt;Oh....tampaknya putri tetanggaku merayakan ulang tahunnya. Sweet seventeen kali, abis dia anak tiga es-em-a.&lt;br /&gt; Kulihat lewat jendela. Tampak remaja-remaja belasan tahun dengan pakaian pestanya. Beberapa diantaranya memarkir mobil di depan rumahku. Titik-titik merah api rokok. Suara tawa lepas.&lt;br /&gt;ALLAHU AKBAR...ALLAHU AKBAR...&lt;br /&gt;Adzan Isya berkumandang...&lt;br /&gt;Jreng...jreng...gitar pun semakin keras.&lt;br /&gt; Astaghfirullah....Sebetulnya merekalah yang lebih berhak kupikirkan.&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5984759125751133425?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5984759125751133425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5984759125751133425' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5984759125751133425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5984759125751133425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/01/ahad-15-agustus-1999-bada-dzuhur-di.html' title=''/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-2782159913590577283</id><published>2011-01-08T18:19:00.002+07:00</published><updated>2011-01-08T18:37:33.214+07:00</updated><title type='text'>toelisan djadoelkoe (2) -teteh tersayang-</title><content type='html'>****&lt;br /&gt;Malam ini kamarku kedatangan tamu kecil, seorang anak es-em-a, yang tujuh belas pun  masih satu setengah tahun lagi. Dia adik mentorku. &lt;br /&gt; “Teh, boleh ya, Ufi nginep di rumah Teteh malem ini?”, pintanya di telepon tadi pagi. “Abis bingung sih..liburan nggak ada kerjaan !”&lt;br /&gt;Aku langsung menyambutnya dengan gembira, campur malu, berhubung aku sebagai mentornya, malah belum sempat sekali pun berkunjung ke rumahnya. Sekarang dia dateng duluan...pengen nginep, lagi!&lt;br /&gt; Saat ini dia sudah terlelap di sampingku, setelah sebelumnya aku bercerita panjang lebar tentang Abu Bakar r.a. Seperti anak kecil aja, dia minta dongeng sebelum tidur. Untung aja nggak kepikir cerita Kera dan Kura-kura, seperti aku dulu didongengin sama mama.&lt;br /&gt; Terus terang, selama beberapa jam dia ada di rumahku. Aku jadi merasa selalu diawasi. Aku jadi bersikap hati-hati. Aku jadi ngerasa ngedadak alim. Kenapa ya? Apakah karena aku ingin disebut seorang teteh yang ideal? Apakah karena aku ingin dianggap adikku seorang teteh yang bisa memberi contoh yang baik?&lt;br /&gt; Sepanjang hari tadi, dia banyak sekali bercerita. Tentang teman-temannya, tentang DKM-nya, tentang gurunya, tentang ikhwannya...eh...maksudku, biasalah...usia SMA, senengnya ngomongin masalah muamalah dengan lawan jenis (emangnya kalo anak kuliahan ngga?).&lt;br /&gt;Cerita-cerita itu kubalas dengan cerita-cerita pula, plus kesan dan saran sebagai bab penutup. Pokoknya sampe berbusa-busa deh !&lt;br /&gt; Kini kupandangi wajahnya. Kulihat matanya terpejam dengan sedikit senyuman di bibirnya. Mungkin dia sedang bermimpi, memimpikan sosok seorang teteh mentor yang bukan aku. Seorang teteh yang bisa membawanya ke negeri di lapisan langit ketujuh...di sana dia bisa melihat kedamaian, di sana dia bisa melihat indahnya ilmu, di sana dia bisa merasakan belaian mesra dari hati yang ikhlas dan suci. Dia dituntun ke sebuah kolam, di sana dia bisa meminum air segar sepuas-puasnya untuk menghilangkan dahaganya akan pengetahuan. Dan dia bisa masuk ke dalamnya untuk merasakan segarnya hidup bermandikan ayat-ayat-Nya.&lt;br /&gt; Oh...aku jadi ingat seseorang yang pertama kali mengenalkanku pada indahnya Islam. Kuingat ketika kami duduk berdua di lantai dua gedung SMA ku, memandangi langit biru dengan sedikit awan putih yang bergerak cepat ditiup angin. Sayup-sayup terdengar lantunan asma’ul husna dari tape kecil yang dibawanya.&lt;br /&gt; “Lihatlah Fit, siapa yang meninggikan langit, meniupkan angin, menggerakkan awan ?”&lt;br /&gt;Sambil meletakkan tangannya di bahuku, dia mengenalkanku pada Sang Pencipta, Allah, Rabbul’alamin. Siapa Allah. Di manakah Allah. ...........&lt;br /&gt;Indera pendengaranku bekerja cepat. Dan sampailah ucapannya di susunan syaraf pusatku. Terdengar indah, sampai aku merasa bahwa aku belumlah kenal Allah sebelumnya. Getaran suaranya membuat hatiku berdesir, dan jantungku berdegup lebih keras. Air mataku jatuh.&lt;br /&gt; Dia memegang erat tanganku. Genggamannya seakan cemeti yang memacu semangatku. Ya....dalam hatiku terukir janji untuk lebih mengenal lagi Allah dan Din-Nya.&lt;br /&gt; Oh..tetehku..tetehku. Dia yang bersabar menghadapi segala keisenganku dan segala kejailanku. Dia yang senantiasa bersabar mendengarkan celotehanku dari yang besar sampai yang kecil, dari timur ke barat. Wajahnya selalu menampakkan rasa antusias, walau setelah kupikir-pikir, ceritaku pasti membosankan&lt;br /&gt; Kalo aku ke rumahnya, aku suka diajak sholat berjamaah, dan saat itu pertama kali aku merasakan sujud yang amat panjang. Seusai sholat, dia selalu memelukku sambil berurai air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah kurasakan betapa sayangnya dia sama aku. Kurasakan kebersihan hatinya, dan kurasakan Allah selalu ada di hatinya. Kupikir dia bersikap seperti itu, bukanlah dibuat-buat. Dia tampil begitu tulus di mataku. Wallahu a’lam. Tapi apa yang ada di hatinya, tak perlu banyak kata terucap, sampai juga di hatiku. Sederhana saja.&lt;br /&gt; Mentoringnya selalu saja menarik walau temanya nggak istimewa. Setiap Jum’at siang, selama satu jam kelompok kami berkumpul di sebuah kelas. Tempat favorit kami adalah kelas di lantai dua, pojok, dan forumnya berbentuk U, menghadap jendela. Dari jendela itu terlihat atap gedung sekolah tetangga, pucuk-pucuk pohon, dan langit yang luas. Sambil dengerin Teteh bicara, mataku biasanya menerawang melihat langit. Entahlah...selalu saja ada butiran air mata di pelupuk mataku jika mendengar beliau berbicara, padahal tema pembicaraannya sudah sering aku dengar. Mungkin itu yang namanya bicara dengan hati, yang diucapkan dengan bahasa kasih.&lt;br /&gt; Dia juga sering cerita hal-hal lucu, yang bikin suasana mentoring segar dan nggak ngantuk. Tapi ngelucu juga nggak asal ngocol. Selalu saja ada yang bisa ditarik hikmahnya. &lt;br /&gt; Temen-temen sekelompok mentoringku macem-macem. Ada anak gaul, ada yang alim, berjilbab panjang, pendek, dan lebih banyak yang nggak pake jilbab. Tapi semua suka dan menikmati mentoring. Bahkan menjelang kelas dua, beberapa di antaranya mulai menutup aurat. Alhamdulillah.&lt;br /&gt; Satu persatu wajah-wajah yang pernah jadi adik mentorku muncul. Elin, Eva, Gina, Astrid, Eka, Sri, Yani, Lia, Pipit, Endah, Evi, .....hff...banyak, ternyata!! Dan, apakah selama ini aku membawa mereka dengan ketulusan hati?&lt;br /&gt; Ah..entahlah....malah dengan mudah beberapa di antara mereka kulupakan.&lt;br /&gt; “Teteh, masih inget saya ?” tanya seorang anak ‘98 di gerbang kampus.&lt;br /&gt; “Mmmm...bentar ya...mmmm, aduh sori..Teteh kayaknya lupa deh!?” Yang kuingat, dia adalah adik mentorku di SMA dulu.&lt;br /&gt; Dan dengan tersenyum, dia menyebutkan namanya,”Lina, Teh!”&lt;br /&gt;Astaghfirullaah...Ya Allah, betapa tidak amanahnya aku dengan titipan-Mu yang besar ini !&lt;br /&gt;............&lt;br /&gt; “Teh...Teteh...” Kakiku diguncang-guncang.&lt;br /&gt; “Tahajjud bareng yuk, Teh ?” Suara adik mentorku menyentakkanku dari mimpi. Aku ngucek-ngucek mata. Subhanallah...jam tiga pagi....&lt;br /&gt;Kulihat wajah adikku tersenyum dan jari-jari kecilnya menarik tanganku untuk bangun, mengantarnya mengambil air wudhu.&lt;br /&gt; Indah memang, tahajjud dengan seseorang yang selama ini, ceritanya, kubimbing di jalan Islam. Kutahu Allah menyaksikan kami berdua sujud dan bersimpuh di hadapan Nya. Seakan kudengar adikku mengadukan aku pada-Nya. Mengadukan segala kelalaianku, mengadukan ketidakikhlasanku, yang Allah sudah tahu semuanya.&lt;br /&gt; Seusai sholat..kucoba untuk memeluknya. Hanya satu kalimat yang dapat kuucapkan........&lt;br /&gt; “Maafin Teteh, ya, De?”  &lt;br /&gt; Dan sebuah anggukan kecil terasa di pundakku.&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-2782159913590577283?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/2782159913590577283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=2782159913590577283' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2782159913590577283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2782159913590577283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/01/toelisan-djadoelkoe-2-teteh-tersayang.html' title='toelisan djadoelkoe (2) -teteh tersayang-'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3482598366404652419</id><published>2011-01-08T17:57:00.001+07:00</published><updated>2011-01-08T18:04:32.287+07:00</updated><title type='text'>toelisan djadoelkoe (1) -live to give-</title><content type='html'>Siang itu kuakhiri kuliahku. Seperti biasa, dengan rasa lega dan seakan-akan terbangunkan dari tidur. Ngantuk berat soalnya. &lt;br /&gt; Kulangkahkan kaki menyusuri koridor aula di sayap timur kampusku. Mataku melihat ke depan, namun pikiranku melayang entah ke mana. &lt;br /&gt; Tiba-tiba pandanganku tertumbuk pada seseorang yang berjalan berlawanan arah denganku. Seorang laki-laki yang rasanya kukenal.&lt;br /&gt;Refleks kutundukkan wajah. Takut ketauan kalo aku sebetulnya sedang berpikir, siapakah dia. ‘Ntar geer lagi dianya, kalo kupelototin terus.&lt;br /&gt; Sekitar satu meter dia sampai di depanku, dan..&lt;br /&gt; ”Teteh ?”&lt;br /&gt; Ops...dia memanggilku, ya? Kuhentikan langkahku, dan kulihat dia.&lt;br /&gt;Subhanallah....ya..ya...tentu saja aku mengenalnya. Agak gugup aku mengucapkan salam sambil mengisyaratkannya dengan mempertemukan kedua telapak tanganku.&lt;br /&gt;Dia adalah salah seorang guruku. Dua tahun dia menghilang, dan baru kali ini aku bertatap wajah lagi dengannya.&lt;br /&gt;Kami mengobrol untuk sekedar basa-basi, menanyakan kabar masing-masing. Lantas...say good bye...&lt;br /&gt; Terlalu singkat pertemuan itu, dibanding rasa ingin tauku tentang kabar dia selama aku berpisah dengannya.&lt;br /&gt; Kembali kulangkahkan kaki ini, dengan sebuah pemikiran baru. Pemikiran tentang sebuah arti hidup kita, untuk orang lain.&lt;br /&gt; Seseorang yang baru kutemui tadi, adalah seseorang yang telah memberiku sesuatu yang sangat berarti. Sesuatu yang pada hakikatnya datang dari Allah. Sebuah ilmu dan hikmah yang tidak bisa tergantikan oleh harta sebanyak apa pun.&lt;br /&gt; Kupikir betapa jahatnya aku, karena selama ini jarang sekali kudoakan dia. Ingatpun tidak. Dan kupikir lagi, betapa beruntungnya dia, karena dia telah memberi sesuatu yang berarti bagi orang lain, akulah di antaranya. Meskipun aku tak pernah ingat padanya dan mendoakannya, namun aku yakin Allah-lah yang membalas segala pengorbanannya untukku.&lt;br /&gt; Lantas satu persatu muncul di pikiranku, orang-orang yang begitu banyak memberi untukku. Orang-orang yang dengan tulus mengajariku tentang hidup dan kehidupan. Orang-orang yang telah menyampaikan ilmu -Nya, dan mengingatkanku dengan hikmah dan pelajaran yang baik. Orang-orang yang menggandeng tanganku di sepanjang jalan hidup yang begitu terjal. Mereka menguatkanku, mereka menyemangatiku, walau kulihat sebetulnya mereka pun lelah dan bersimbah peluh. Namun mereka senantiasa tersenyum padaku sambil berkata, “Ayo...jannah menanti kita!”&lt;br /&gt; Ah...pernahkah aku mendo’akan mereka? Memohonkan ampunan-Nya untuk mereka? Kuingat-ingat, rasanya porsi terbesar do’aku adalah untuk diriku sendiri. Untuk kuliahku, untuk rezekiku, untuk jodohku....Aku..aku..dan aku...tak sedikitpun kuingat mereka.&lt;br /&gt; Lebih pedih jika kuingat lagi, apa yang telah kuberikan untuk orang lain?&lt;br /&gt;Kenapa aku hanya bisa menerima, tanpa berpikir aku harus memberi apa. Tanpa berpikir bahwa kita harus mengajak orang buat rame-rame masuk surga? &lt;br /&gt; Kini telah kulihat Islam, karena para mukhlisin itu menunjukkannya padaku. Tapi kapan aku jadi seorang yang bisa menunjukkan pula pada orang lain “Ini lho...Islam!”?&lt;br /&gt;Seharusnya kutunjukkan Islam dengan apapun yang kumiliki. Senyumku, salamku, tatapan mataku, jabatan tanganku, lisanku, kerapihan pakaianku, kebersihan rumahku, ketenangan hatiku, hartaku.... Biar semua orang bisa tau, bahwa inilah ajaran Islam yang mulia. Tampaknya tak perlu banyak kata bila kita ingin menyampaikan Islam dengan kitab dan sunnahnya. Tak banyak cakap yang perlu diutarakan jika ingin menunjukkan indahnya Islam.&lt;br /&gt; Aku ingin jadi hamba-Nya yang ketika berdiri di atas bumi ini menjadi jalan hidayah untuk orang lain, menjadi jalan ilmu, menjadi penunjuk jalan bagi orang-orang yang kebingungan, menjadi penghibur bagi orang-orang yang kesusahan. Singkatnya, memberi arti yang terbaik bagi orang lain. Bukankah Rasulullah junjungan kita telah bersabda “Orang yang paling dicintai oleh Allah adalah orang yang paling berguna bagi orang lain”?&lt;br /&gt; Saudaraku, “Jika karenamu Allah memberikan hidayah kepada seseorang, maka hal itu lebih baik bagimu daripada unta merah (harta yang paling mahal) sekalipun” (Al-Hadits)&lt;br /&gt; Terimakasih guruku, bantulah aku untuk menapaki jejakmu menuju Allah.....&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3482598366404652419?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3482598366404652419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3482598366404652419' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3482598366404652419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3482598366404652419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/01/toelisan-djadoelkoe-1-live-to-give.html' title='toelisan djadoelkoe (1) -live to give-'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-1342896858427141742</id><published>2011-01-04T17:01:00.003+07:00</published><updated>2011-01-04T17:44:05.548+07:00</updated><title type='text'>Ahad.. Ahad..</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu disuguhi lagi film Ar-Risalah...atau, apa tu' ya? The Massanger? Lupa. Yang itulah.. sejarah Rasulullah SAW. Tak disangka bisa lihat film itu lagi karena terakhir nonton ya waktu SMA.&lt;br /&gt;Cuma sekilas, cuma pada saat Bilal rela ketauan keimanannya saat menolak mencambuk 'Amr bin Yasir yang lebih dulu ketauan.&lt;br /&gt;Lantas Bilal didera dengan cambukan dan ditindih dengan batu besar, sementara mulutnya selalu berucap Ahad.. Ahad.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huaaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saat Sumayyah ditombak .. menembus dari bawah hingga kepalanya, karena tidak mau menyebut nama sebuah berhala. Hubbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huaaa.. lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dulu saya tidak pernah tidak menangis kalau melihat film itu, dan bagian-bagian tadi.&lt;br /&gt;Ada apakah dengan Ahad? Ada apa pula dengan Hubbal?&lt;br /&gt;Kenapa mereka rela mati demi menyebut Ahad dan tidak menyebut Hubbal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ampuuun.. kalau dibanding Bilal si budak hitam legam yang boro-boro ganteng itu, saya merasa ciuuuuutttt...&lt;br /&gt;Saya yang masih mempermasalahkan hal-hal duniawi yang sepele, sedih gembira karena hal-hal yang kecil..., sementara Bilal sudah berpikir sejauh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa telah mengkhianati perjuangan Bilal dan Sumayyah.&lt;br /&gt;Lebay? Seharusnya enggak. Emang seharusnya sadar begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mah ngacaprak we nyak... Jujur saya paduli teuing pada kasus perceraian AAgym dan Teh Ninih. Keun we da itu mah bukan urusan saya. &lt;br /&gt;Saya tau ko', setiap rumah tangga itu ada ujiannya masing-masing. Memangnya saya yang adem ayem sama suami ini gak pernah ditimpa masalah?? Ya pernah lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma mungkin saya yang patut bersyukur didampingi suami yang amat mengerti bahwa hidup tak sekedar mengisi perut dan menyenangkan hati sendiri. Tak cukup hanya mensejahterakan diri dan keluarga.&lt;br /&gt;Sehingga apapun yang terjadi, saya Insyaa Allah percayaaaaa pada suamiku. &lt;br /&gt;Bisa jadi Teh Rini dan Teh Ninih punya kepercayaan yang sama terhadap suami mereka kan? Itu yang penting.&lt;br /&gt;Percaya pada keimanan suami. Percaya karena kita saling cinta karena-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah berpikir hal-hal besar.. masalah sepele bukannya tak terpikir. Tapi tak lagi mengganggu hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa bilang Bilal tidak bahagia?&lt;br /&gt;Saya ingin merasakan bahagia seperti bahagianya Bilal saat dicambuk, dan bahagia seperti bahagianya Sumayyah saat ditombak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bukan semangat sesaat.&lt;br /&gt;Memang ada hal-hal baru yang saya pahami tentang bahagia.&lt;br /&gt;Mungkin bahagia yang tidak kasat mata.&lt;br /&gt;Tidak terungkapkan di status, blog, atau note.&lt;br /&gt;Tidak pula dengan kata-kata lisan.&lt;br /&gt;Tapi saya tau bahagia itu bila saya bersabar. Bersabar dalam arti luas.&lt;br /&gt;Bersabar satu hari,saya dapat bahagia beberapa hari.&lt;br /&gt;Bersabar satu tahun, saya dapat bahagia bertahun-tahun.&lt;br /&gt;Bila saya bersabar selama di dunia, maka saya dapat bahagia selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insyaa Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-1342896858427141742?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/1342896858427141742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=1342896858427141742' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1342896858427141742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1342896858427141742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2011/01/ahad-ahad.html' title='Ahad.. Ahad..'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8042801689196401304</id><published>2010-12-27T07:26:00.004+07:00</published><updated>2010-12-27T07:59:13.346+07:00</updated><title type='text'>hidup adalah pilihan (4)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Sedang berpikir, adakah orang yang benar-benar bahagia hari ini karena ridho-Nya?&lt;br /&gt;Allah yang memberikan ketenangan hati pada orang itu karena dia telah melakukan hal-hal yang Allah suka? Ada? Pasti ada, dan berbahagialah dia, karena itulah kebahagiaan yang sebenarnya. Bukan bahagia yang datang dari makhluk, yang dalam hitungan detik makhluk itu bisa berubah menjadi beringas dan balik menerkam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya menyaksikan orang-orang yang teramat sedih. Orang lain. Bukan saya. Saya cuma ikut sedih. &lt;br /&gt;Ingin membahagiakan mereka, tapi hanya Allah tampaknya yang dapat membuat hati mereka bahagia.&lt;br /&gt;Tersadar atas segala kesalahan itu, menapaki jalan yang benar itu, hanya bergantung pada Allah yang tak tampak mata itu, memang berat, bikin sedih dan ragu, tapi menuai kebahagiaan yang hakiki bila dijalani.&lt;br /&gt;Dan memilih jalan yang salah itu, hanya bergantung pada makhluk itu, ringan, membuat senang sesaat, tapi diakhiri dengan kesulitan yang tak tertanggungkan. Bisa jadi di dunia. Tunai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah, aku yakin diri Mu Maha Adil. Berilah kebahagiaan pada orang-orang yang kembali pada-Mu. Orang-orang yang kembali meyakini bahwa bahagia hanya dari Mu. Dan orang-orang yang menyadari bahwa ketenangan hati itu tidak berasal dari makhluk-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintai orang-orang yang saling mencintai karena-Mu. Sayangi suami istri yang saling menyayangi karena-Mu, yang berusaha dekat dengan-Mu, suami istri yang tidak hanya memikirkan kebahagiaan pribadi, tapi juga manusia yang lain. Bahagiakan mereka hari ini hingga akhir hayatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun mereka sedang didera kesulitan, kumohon berilah mereka sekedar setetes embun syurga-Mu pada hatinya. Agar mereka sadar, kesulitan mereka saat ini, bila mereka sabar, akan berbalas dengan syurga-Mu yang indahnya tak terperi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 21 Muharram 1432&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Untuk kalian yang saya sayangi,&lt;br /&gt;semoga Allah membuat hati kita secerah pagi ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8042801689196401304?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8042801689196401304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8042801689196401304' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8042801689196401304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8042801689196401304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/12/hidup-adalah-pilihan-4.html' title='hidup adalah pilihan (4)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5915136646014990464</id><published>2010-12-24T20:01:00.004+07:00</published><updated>2010-12-24T21:46:41.946+07:00</updated><title type='text'>hidup adalah pilihan (3)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Tulisan sebelumnya: &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/12/hidup-adalah-pilihan.html"&gt;hidup adalah pilihan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/12/hidup-adalah-pilihan-2.html"&gt;hidup adalah pilihan (2)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan... atau takdir? Garis hidup saya...apapun...&lt;br /&gt;Bahwa saya punya banyak teman-teman perempuan yang cerdas, berprestasi, juga cantik-cantik. Bukan sulap bukan sombong. Tentu saja kebanyakan bersumber dari sebuah SMA favorit di Bandung. Aheuy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mereka saat ini saya masih tetap kontak, tentu saja lewat jejaring sosial facebook.&lt;br /&gt;Cukup banyak di antara mereka yang kini memilih jadi ibu rumah tangga saja. Status FBnya sederhana, notenya selalu tentang anak dan rumah tangga. Kalaupun bekerja, mereka malah bekerja yang tidak sesuai bidang keahliannya (kuliahnya).&lt;br /&gt;Ada pula yang bekerja di tempat yang tidak memerlukan data IPK. Sementara mereka lulus cumlaude dari perguruan tinggi dan jurusan ternama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memilih jadi ibu rumah tangga, bisa jadi karena tidak punya pilihan lain. IPK pas-pasan, kemampuan bahasa inggris cuma sebatas yes or no, dan fisik yang bukan sulap bukan sombong tapi ya begitulah.&lt;br /&gt;Lha mereka? Setau saya mereka selalu saja mendapatkan decak kagum dari orang-orang di sekitar. Sudah cantik, baik, .. pinter pula!&lt;br /&gt;Mun saya siga kitu, geus kamanaaa meureun nyak? Ngapung ka langit teu balik deui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin sih.. kalau mereka, atas izin-Nya, akan mudah mencari kerja apapun dan di manapun yang mereka mau. Barangkali dengan gaji besar dan fasilitas yang lebih dari cukup.&lt;br /&gt;Tapi kenapa mereka memilih diam di rumah mengurusi anak-anaknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi hidup memang penuh dengan pilihan. Mereka telah memilih. Biarlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang urusi saja saya.&lt;br /&gt;Kenapa saya di rumah? Kenapa saya bekerja? Hayoh! Jawab!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-mikir dulu-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap kali ada tawaran pekerjaan, entah itu secara langsung, ataupun info yang saya baca. Saya selalu berpikir, andai saya punya suami yang tidak bekerja, atau bekerja dengan gaji yang tidak memadai, atau kehilangan suami (TIDAAAAAKKKKK!!! *histeris*) barangkali saya akan ambil pekerjaan ini. Atau pekerjaan apapun asal halal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan apa-apa, bukan sulap bukan sombong, tapi saya cuma inget anak aja. &lt;br /&gt;Gak ada yang lebih pedih selain melihat anak sendiri tak terpenuhi kebutuhan primernya. Dan tak ada yang lebih membahagiakan selain melihat anak tersenyum memperoleh apa yang mereka mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang ibu bekerja, hampir selalu ada yang jadi korban. Mungkin itu anak, suami, orang tua, tetangga, atau perasaannya sendiri.&lt;br /&gt;Bekerja di sini dalam arti dia menjadi seorang pegawai, ataupun bos, yang punya komitmen bekerja sejak pagi hingga sore hari. &lt;br /&gt;Nah, bila ada pekerjaan itu, tinggal kita hitung materi vs immateri. Sebandingkah? Worthedkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya, dengan kemampuan saya miliki dan tawaran kerja yang saya pikir saya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;suka dan mampu&lt;/span&gt;, dengan mantap saya jawab, T I D A K. &lt;br /&gt;Sampai saat ini saya belum menemukan pekerjaan yang bila saya harus mengorbankan anak-anak, saya dapat gaji yang setimpal.&lt;br /&gt;Barangkali itu ya yang membuat saya memilih di rumah saat ini. &lt;br /&gt;(Kepada para pengikut MLM, mohon tidak menanggapi hal ini secara berlebihan. Irma tidak suka mencari downline, presentasi kesana kemari, ataupun ikut training rutin. Hahaha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ier di rumah aja gitu? Bukannya sering kelayapan? -hehe tau aje.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoho... oke oke.. kadang saya bekerja juga. Ya itu mah hatur lumayan we buat ngongkosin facial dan creambath biar gak minta sama suami.. wkwkwk.&lt;br /&gt;Bukan berarti gak serius lho... kalo kerja apa-apa saya mah suka all out daaa...&lt;br /&gt;dan saya pasti suka dengan pekerjaan saya itu.&lt;br /&gt;Kalau gak suka mana mungkin saya kerjain. &lt;br /&gt;Irma gitu lo... tidak akan pernah mau berada di bawah tekanan dan paksaan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadiiii.... ya sementara ini masih begitu itu pilihan hidup saya. Perenungan sesaat lah ini mah.&lt;br /&gt;Gak tau tuh yang lain. Biarin aja, da bukan urusan saya inih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5915136646014990464?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5915136646014990464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5915136646014990464' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5915136646014990464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5915136646014990464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/12/hidup-adalah-pilihan-3.html' title='hidup adalah pilihan (3)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8637082628888996535</id><published>2010-12-03T10:40:00.005+07:00</published><updated>2010-12-03T16:20:12.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngacaprak'/><title type='text'>hidup adalah pilihan (2)</title><content type='html'>Tulisan sebelumnya: &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/12/hidup-adalah-pilihan.html"&gt;hidup adalah pilihan&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*dengan backsound Iwan Fals : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"jangan pernah memilih.... aku bukan pilihan... aku lelaki bukan tuk dipilih... "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha... kenapa harus lagu ini yang diputar di Delta FM, saat saya menulis dengan tema Hidup adalah Pilihan? &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OOT, Delta adalah stasiun radio pilihan saya terutama sejak jam 5 pagi sampai jam 12 siang. Ya barangkali stasiun itu pas aja dengan usia saya yang sudah kepala tiga, plus gak sholeh-sholeh teuing, jadinya gak manteng di radio Islami. &lt;br /&gt;Juga terutama karena ada Farhan, Shahnaz Haq, dan Gilang Pambudi yang cerdas tapi lucu. Lucunya gak garing, gak alay. walau yeahhh.. ada juga ngeresnya.. Heuheu.. Bagian ngeresnya mah saya senyum-senyum aja. Ngarti. Udah nikah ini. Suami juga ada setiap malam. Gak penasaran. Dan jam segitu aman, gak ada Arif Sofi di rumah, jadi gak ikut denger. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/18.gif" width=34 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang ada di tengah pikiran yang pabaliut. Pikiran yang datang dengan sendirinya, yang barangkali diinisiasi oleh curhat telpon seorang sahabat tadi pagi sampai chat di siang bolong ini. Jadi aja pikiran saya ke mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang heran, kenapa saya tidak seperti teman-teman yang masalahnya berat-berat.&lt;br /&gt;Orang tua cerai, bertengkar dengan suami, suami kurang ajarrrr @#$%!!!, punya anak nakal, susah jodoh, ditinggal kawin, dililit utang puluhan juta....&lt;br /&gt;Apakah itu akibat dari pilihan mereka sendiri? Mereka salah pilih? Salah memutuskan? Sementara pilihan saya semua benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seringkali pusing bila diajak diskusi dan mengkaji bagaimana peran kuasanya Allah dalam hidup kita. Muntah dah kalo udah harus berfikir sufistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Arif yang pernah bertanya, &lt;br /&gt;kenapa seseorang yang dia sayangi, belum masuk Islam. &lt;br /&gt;Saya bilang, beliau belum diberi hidayah sama Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hidayah itu apa?&lt;/span&gt; tanya Arif lagi. &lt;br /&gt;Hidayah itu kemampuan orang buat mikir mana yang benar, terus mau melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jadi.. sebenernya kita yang mikir atau Allah yang mikir?&lt;/span&gt; Arif mencecar.&lt;br /&gt;Kita yang mikir, berusaha belajar,... dan masalah jadi tau atau tidak, jadi benar atau tidak, itu Allah yang menentukan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaaaaaaah... ngarti nteu nya si Arif? Dia gak nanya lagi sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi memang pertanyaan terakhir dari Arif bener-bener dalem. Apakah kita yang memilih? Atau menunggu untuk dipilihkan? Hmmmmmmmm.... hm yang panjang, teman. Pertanda mikirnya gak bisa asal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan kapasitas blog saya untuk membahas hal ini, bisi blognya error siga kamari-kamari. Mangga direnungkan dan dikaji masing-masing saja ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, bila saya diberi-Nya damai dan penuh cinta, adalah tugas saya untuk membagi kedamaian ini pada yang lain. Adalah kewajiban saya untuk bersyukur. Kewajiban saya untuk segala yang baik ini membawa kebaikan bagi semua. Dan itu adalah sinyal bahwa saya harus memikirkan dan melakukan hal-hal lain yang bermanfaat, yang tidak sempat terpikirkan oleh kebanyakan orang 'bermasalah', yang memikirkan diri sendiri saja sudah pusing tujuh keliling, boro-boro mikirin kemaslahatan umat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja bukan saya tak punya masalah. Toh mata saya juga sering mengeluarkan air mata. Tapi terasa bahwa masalah saya tak ada artinya dibanding masalah teman-teman semua. Atau saya memang tipikal orang sunda asli yang tidak suka tantangan dan mudah sekali bersyukur? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hehe.. itu mah kata teman saya yang orang Arab tulen.. &lt;/span&gt;(peace, Nay!) :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yu lah kalau mau bersenang-senang mah sama saya saja yu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I'm easy like sunday morning... wow wow woooow.... &lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" width=26 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, semoga orang 'tanpa masalah' seperti hamba ini tidak berarti hamba tak layak masuk syurga-Mu...&lt;br /&gt;Haruskah saya cari masalah biar dapat soal ujian, terus dapat nilai tinggi dan masuk syurga? Enggak kan ya....&lt;br /&gt;Toh sekali lagi, hidup adalah pilihan, sehingga setiap waktu pun saya sebetulnya sedang mengerjakan soal pilihan ganda itu. Bisa jadi gak kerasa sebagai ujian karena gue kaga' mikir... hahahah.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar saya kutip aja komen seorang teman saya, Tri Astuti, di status saya beberapa waktu lalu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Irma mintalah pada Allah untuk dikuatkan pundakmu untuk menghadapi segala masalah. Karena masalah adalah sarapan buat orang biar tambah hebat. Kalo masalahnya ringan2 aja gak seru..Tenang aja dunia ini cuma permainan dan senda gurau saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Two thumbs up buat Astut... gak heran kalau kamu jadi pengusaha sukses seperti sekarang &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/8.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8637082628888996535?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8637082628888996535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8637082628888996535' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8637082628888996535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8637082628888996535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/12/hidup-adalah-pilihan-2.html' title='hidup adalah pilihan (2)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3056597132402547744</id><published>2010-12-02T11:08:00.002+07:00</published><updated>2010-12-02T11:58:38.721+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngacaprak'/><title type='text'>hidup adalah pilihan</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Kenapa saya memutuskan detik ini menulis? Karena saya memilih untuk menulis. Duduk manis di depan laptop, dan memutuskan untuk menunda saja pekerjaan menyapu dan mengepel. Bahkan mestinya saya memasak, saudara! Tapi ya begitulah. Hati dan pikiran saya sedang ingin menulis, dan tampaknya perlu segera disalurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resikonya saya tau, setelah saya posting blog, saya tidak bisa tidur siang. Saya harus .. minimal masak. Nyapu ngepel mah keun we sakasampeurna. Ngeres saeutik mah teu nanaon lah, asal ulah ngeres hate. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya.&lt;br /&gt;Setiap kita memutuskan sebuah pilihan, maka kita harus sadar apa akibatnya. &lt;br /&gt;Dari hal-hal kecil seperti milih baju yang akan dipakai, sampai hal besar seperti memutuskan untuk menerima seorang lelaki sebagai pendamping hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilih bisa jadi bukan suatu proses yang rumit, ketika kita sudah punya pendirian, sudah mengenali diri, dan sudah memiliki pola pikir yang jelas.&lt;br /&gt;Contohnya saja dalam hal memilih kerudung di toko. Dari sekian banyak model, ada yang dengan begitu saja tidak kita lihat lagi. Paling pada akhirnya tinggal 2 atau 3 model pilihan yang salah satunya kita putuskan untuk membelinya.&lt;br /&gt;Itu karena kita sudah mengenali diri, bahwa kita tidak akan pantas memakai kerudung yang di rak sana dan rak sana. Saya cocoknya pake kerudung yang di rak ini saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sesuatu yang rumit untuk menyisihkan sesuatu yang memang kita tahu tak pantas untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah lagi Ier?&lt;br /&gt;Kalo ditanya kayak gitu... saya langsung bilang TIDAK.&lt;br /&gt;Kenapa?&lt;br /&gt;Ya saya tau diri.. heheh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah karena hidup saya yang memang diberi-Nya damai tanpa gejolak yang berarti, atau karena saya memang sudah kenal diri, sehingga saya jarang sekali dihadapkan pada pilihan yang sulit. Begitu mudah untuk memutuskan sesuatu berdasarkan apa yang saya faham. Atau bisa jadi karena pilihan yang tersodor memang bukan suatu bandingan. Rasanya tidak sesulit pilihan ganda, tapi hanya soal benar atau salah saja, (yang belum tentu juga lebih mudah ya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan memang dengan adanya suami, proses memilih inipun jadi lebih mudah lagi. Seperti halnya soal ujian yang dikerjakan bareng, pasti jauh lebih mudah dan tenang daripada dikerjakan sendiri.&lt;br /&gt;Enaknya istri kan begini... tinggal tanya suami, kemudian pasrah dan nurut saja dengan jawabannya, maka pahala berlipatlah hadiahnya buat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hihi.. iya ya, dipikir-pikir sering banget saya tanya suami,&lt;br /&gt;"Pah.. boleh gak?"&lt;br /&gt;"Pah.. kata papah mending gimana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah gitu saya tinggal diem.. suami yang berpikir keras, dan mengeluarkan jawaban, terus saya nurut. Asiknya :))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini barangkali ya enaknya punya suami yang bisa kita percaya lahir dan batinnya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;*Gak nyesel memutuskan memilih dia.. gyahaha... alhamduliLlah.. :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal pilihan ini, saya berharap semoga saya tidak pernah dihadapkan pada pilihan sulit hingga tak ada lagi yang bisa saya pilih kecuali berbuat dosa.&lt;br /&gt;Hikkkkksss... mestinya tak ada pilihan seperti itu, karena mestinya saya memilih mati ya daripada menentang-Nya? Toh mati pun adalah pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya mati karena rindu gimana?&lt;br /&gt;Halaaaaaaaaaaaaaaaaaaah.... hahaha... &lt;br /&gt;dangdut eta mah..wew&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3056597132402547744?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3056597132402547744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3056597132402547744' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3056597132402547744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3056597132402547744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/12/hidup-adalah-pilihan.html' title='hidup adalah pilihan'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-7420624465416954104</id><published>2010-11-27T15:15:00.002+07:00</published><updated>2010-11-27T15:50:43.225+07:00</updated><title type='text'>si pengganggu</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Beberapa bulan lalu, Sofi sering nangis sebelum sekolah. Katanya takut diejek sama temannya... katakanlah namanya Budi.&lt;br /&gt;Saya sampe nulis di wall.. eh.. buku penghubung agar Bu Guru mendamaikan antara Sofi dan Budi. Bisa jadi Sofi kan yang salah, saya gak tau.&lt;br /&gt;Saya juga sempat nungguin Sofi hingga bel masuk berbunyi, hanya untuk melihat, anak yang manakah yang namanya Budi itu.&lt;br /&gt;Sempat juga saya sapa Budi... anaknya tampak 'cuekan'.&lt;br /&gt;Ya sudahlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di buku penghubung, Bu Guru bilang, Budi sudah minta maaf sama Sofi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berikutnya, Sofi cerita kalau Budi memuji tulisan Sofi.&lt;br /&gt;Sofi tampak senang luar biasa karena pujian itu.&lt;br /&gt;Tampaknya segala ejekan Budi sudah dia lupakan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besoknya dan besoknya lagi.. sampai sekarang, Budi selalu jadi bahan pembicaraan Sofi. Budi tadi ngapain aja, Sofi tau, dan Sofi cerita dengan gembira. Kemarin Budi gak masuk sekolah saja Sofi tau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya kalo kesel ma orang jangan lebay ya Fi... sekarang juga kalo suka, jangan lebay juga deh.. hehe.. &lt;br /&gt;*ceuk si Umi bari ngaca*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-7420624465416954104?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/7420624465416954104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=7420624465416954104' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7420624465416954104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7420624465416954104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/11/si-pengganggu.html' title='si pengganggu'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6895612192997218361</id><published>2010-11-20T20:13:00.002+07:00</published><updated>2010-11-20T20:17:14.516+07:00</updated><title type='text'>akhirnya bisa ngeblog lagi :)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Jadi bingung mau nulis apa... pokonya seneng, &lt;br /&gt;setelah bermasalah sekian lama, akhirnya bisa posting blog lagi... :)&lt;br /&gt;Trims buat Bayu, Aldi, dan suamiku.. hihi...&lt;br /&gt;**&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-6895612192997218361?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/6895612192997218361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=6895612192997218361' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6895612192997218361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6895612192997218361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/11/akhirnya-bisa-ngeblog-lagi.html' title='akhirnya bisa ngeblog lagi :)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-4927015682233258843</id><published>2010-11-06T17:28:00.010+07:00</published><updated>2010-11-06T19:37:33.430+07:00</updated><title type='text'>uwa lebay</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;---Di sebuah RSB di Bandung,  19.30, sekitar  dua setengah jam setelah pasang status facebook tentang adik iparku yang mau melahirkan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memang sudah takdirnya saya diberi kesempatan menunggui orang mau lahiran. Saumur-umur memang baru kamis malam kemarin, tgl 4 November 2010, saya menunggui adik ipar mengerang-erang menahan sakit. Sebelumnya ya cuma menunggui diri sendiri. Menunggu Arif dan Sofi lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu dengan skenario pabaliut akhirnya cuma saya dan Wawan, suami adik ipar saya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(ya ipar saya juga ya? Hehe.. maksudnya Wawan itu sesama menantu lah gitu)&lt;/span&gt; yang nungguin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sampai sana, sudah -bukaan tujuh. &lt;br /&gt;TUJUH saudara-saudara.. tujuh dari sepuluh. &lt;br /&gt;Itu artinya si ibu yang akan melahirkan sedang merasa mulas luar biasa. Dan yang paling bikin menderita adalah menahan keinginan untuk mengejan. Kalau mengejan sebelum bukaan lengkap, maka sia-sia saja, malah habis tenaga. Bayi takkan keluar, atau kemungkinan terburuk ya .. robek.. katanya. Katanya lho.. huaaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argh.. saya tau semua penderitaan adikku itu... dan tau juga enaknya digimanain. Enaknya kita sebagai penunggu harus tetep senyum tenang, babacaan, bilang kalau ini adalah proses normal yang harus 'dinikmati'. &lt;br /&gt;Kalau dia mengerang, ingatkan untuk tarik nafas dalam-dalam dan dikeluarkan perlahan, dan sesekali ajak ngobrol atau bercanda asal jangan ngagosip atau tertawa terbahak bahak.. (eta mah kurang ajar namanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo suami ya mesti pegang tangan istrinya, babacaan, sekali-kali cium keningnya...itu bisa bikin istri yang mau melahirkan tenaaaaaang, dan bahagiaaaaaa banget. AlhamduliLlah dua kali pengalaman melahirkan normal, suami saya melakukan tugasnya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya cara menahan mengejan adalah menarik nafas lewat hidung, dan keluarkan lewat mulut. Huuuuppp dari hidung... aaaahhh dari mulut... huuuppp.... aaahhhh&lt;br /&gt;Maklumlah adik iparku, Nia ini, pengalaman melahirkan putra pertamanya melalui proses sesar, jadi ini adalah pengalaman pertama dia melahirkan normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu melahirkan pun, hampir tidak bisa konsentrasi pada aba-aba suara. Saya tau itu dengan persis, sehingga saya dan Wawan harus bergantian memvisualisasikan cara bernafas itu.&lt;br /&gt;Saya harus ikut menarik nafas lewat hidung, ... dan mengeluarkan lewat mulut..., hingga Nia mengikutinya. Huuuppp.. aaah.. huuuppp.... aaaah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu, silahkan terlentang, dokternya sudah datang", perintah bidan kepada Nia, setelah hampir satu jam saya menungguinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu, silahkan keluar Bu..", perintah Bu Bidan juga, kali ini kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sip!", jawab saya... jhaahahah... jawaban yang aneh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eeeh... tinggaleun tas deuih si sayah teh. Balik deui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Punten.. ngambil tas"... ah dasar.. jadi tampak bodoh begini. Grogi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya keluar...  pintu ruang bersalinpun digeser. &lt;br /&gt;Kreeeek.. blek.. tertutup rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bak dalam sinetron, saya mondar-mandir sendirian di luar ruang bersalin. &lt;br /&gt;Ampuuun.. kenapa harus sendirian gini sich. Resiko suamiku cuma dua bersaudara, dan sama sekali gak ada saudara dekat di Bandung, ya begini.. Euweuh deui batur pakumaha.. &lt;br /&gt;Satu-satunya hiburan adalah memasang status di facebook (lagi) dan membaca komentar-komentar dari status saya sebelumnya.. wew..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu mertuaku masih di rumah, suamiku menjemputnya. Bapak mertua ngasuh anak pertamanya Nia di rumah bersama Arif Sofi.&lt;br /&gt;Asli saya bolak balik bolak balik dalam jarak 5 meter kayak setrikaan sambil membaca tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil. Di sana cuma ada kursi roda dan blankar.. eh.. apa sih namanya itu tempat tidur dorong....&lt;br /&gt;Kursi tempat duduk berada agak jauh dari jendela ruang bersalin.&lt;br /&gt;Saya gak mungkin mau jauh dari jendela itu. Jendelanya tinggi hampir mencapai atap, tapi ada celah di sana. Saya bisa mendengar suara-suara dari ruang bersalin hanya melalui celah di atas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eeeeuh.. kok sepi sih.. &lt;br /&gt;Cuma kedengeran suara klotrang.. trik.. klontrang.. tek, seperti suara gunting bedah beradu gitu lah.. hiiiy.... Nia diapain siy... kok gak ada suara ngejan-ngejannya gitu? Lagian suara TV di ruang tunggu keras banget. Sinetron pula... Jadi ada suara yang nangis dan marah-marah gitu. Sebel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah sepuluh menit sendirian, ibu mertua dan suamiku dateng. &lt;br /&gt;Ibu memutuskan untuk ke mushola saja, sholat dan mendo'akan.&lt;br /&gt;Suami, ngobrol bentar, dah gitu malah duduk nonton TV.&lt;br /&gt;Iiiih... saya sendirian lagiii....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedengeran Nia mengejan.... &lt;br /&gt;tapi kok sepi lagi... huuuuffff....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya terdengar jelas suara.. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Yak Bu.. sekarang! Satu.. dua... tiga!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demi mendengar aba-aba itu dan suara Nia mengejan, refleks saya menutup mata rapat-rapat, meringis, sedikit mengejan.. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;heeuuuugh...&lt;/span&gt; , kedua tangan mengepal,..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terasa ada yang lewat di depan saya... saya mengintip sebentar,.. orang lain yang lewat, seorang bapak-bapak. Ya sudah, saya tutup mata lagi dan tangan saya masih mengepal-ngepal... Nia terdengar masih mengejan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu?? .. Bu??... Ibu kenapa??", &lt;br /&gt;Saya kaget.&lt;br /&gt;Ternyata bapak-bapak yang tadi lewat, balik lagi untuk menyapa saya, dia tampak khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ohhh.. eh.. enggak pak, itu.. nunggu yang melahirkan di dalam..", jawab saya sambil tersenyum dan mengerjap-ngerjapkan mata. Ternyata mata saya basah.&lt;br /&gt;Bapak itu pun berlalu dan tidak berkata apa-apa. Tampak heran dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan kepergian bapak yang perhatian itu, terdengar suara Wawan dari dalam ruang bersalin... "AlhamduliLlaah" katanya... dan beberapa detik kemudian terdengar suara tangis bayi keraaas sekali. Ya Alloh.. alhamduliLlaah.. keponakanku lahir !&lt;br /&gt;Setengah menangis saya panggil suami... mengabari kalo adiknya sudah sukses melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku pun segera mengabari Ibu di musholla.&lt;br /&gt;Dan saya? Tentu saja langsung pasang status di facebook... hahahaha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu .. saya barulah bisa duduk tenang dan menanti suara dibukanya pintu ruang bersalin. Seperti apa penampakan keponakan baruku itu.&lt;br /&gt;Prediksi kalau jenis kelaminnya laki-laki sudah begitu kuat, jadi gak penasaran lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya keluar juga salah satu bidan yang langsung saya kejar dan saya berondong pertanyaan. &lt;br /&gt;Sehat Bu Bidan? Bayinya? Ibunya?&lt;br /&gt;Bu Bidan mengangguk... dan bilang.. laki-laki Bu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SubhanaLlaah.. AlhamduliLlaah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepi.... cuma ada suara sinetron dari TV itu... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;*Clingak-clinguk.. lho.. Ibu sama suamiku kemana lagi?*&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya Ier.. punya anak jangan cuma dua.. yah? Sepiiii.... &lt;br /&gt;Xixixixiixixiixixiixixixiiixiii.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-4927015682233258843?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/4927015682233258843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=4927015682233258843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4927015682233258843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4927015682233258843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/11/uwa-lebay.html' title='uwa lebay'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-1283373659558691519</id><published>2010-11-04T08:33:00.002+07:00</published><updated>2010-11-04T08:50:32.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngacaprak'/><title type='text'>benar, memang sulit untuk ikhlas</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngaku-ngakunya aja ternyata ya, kalau saya bisa bersahabat dengan tulus, mencintai dengan tulus, bahagia atas kebahagiaan orang lain, bisa berempati, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata sekalinya saya tidak mendapatkan balasan perhatian, saya kecewa.&lt;br /&gt;Sekalinya kepedulian saya dianggap mengganggu, saya kecewa.&lt;br /&gt;Ketika ada dan tidak adanya saya sama saja, saya kecewa.&lt;br /&gt;Saat tidak adanya saya bahkan membuat gembira, saya kecewa.&lt;br /&gt;Saat kehadiran saya dianggap membuat rusak suasana, saya kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyakanlah kembali keikhlasanmu dalam bersahabat Ier, bila ternyata kekecewaan itu ternyata masih ada di hatimu. &lt;br /&gt;Jangan menuntut banyak pada orang lain.&lt;br /&gt;Limpahkan saja cintamu dan tak perlulah kau lihat apa balasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berharap pada makhluk memang sangat melelahkan.&lt;br /&gt;Hanya cinta pada Sang Khalik yang layak kita harapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah mereka karena dirimu berharap cinta-Nya. &lt;br /&gt;Itulah ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nulisnya aja nih yang gampang &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-1283373659558691519?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/1283373659558691519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=1283373659558691519' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1283373659558691519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1283373659558691519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/11/benar-memang-sulit-untuk-ikhlas.html' title='benar, memang sulit untuk ikhlas'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-7363795238764295087</id><published>2010-11-03T13:09:00.000+07:00</published><updated>2010-11-03T13:10:20.929+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>barokah</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Beberapa waktu terakhir ini saya suka sekali dengan istilah barokah. &lt;br /&gt;BERKAH..  kalau orang kita bilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barokah adalah kebaikan yang sifatnya ilahi dalam suatu perkara atau tindakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barokah tidak bisa terlihat langsung secara lahiriah namun terkadang bisa terasakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang barokah itu mempunyai nilai tambah padahal bisa jadi lahirnya tetap atau malah berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya mengerti kenapa kita disunnahkan untuk mendo'akan pengantin baru dengan ucapan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"BarakaLlahu lakum"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Semoga berkah Allah atas  kalian&lt;/span&gt;....hooo... sungguh indah do'a itu, dan saya selalu ingin dido'akan seperti itu. Butuh barokah-NYA. Butuh buangett.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta yang terasa banyaknya walau lahirnya sedikit, entah ada atau tidak, tapi rasanya cukup. Mungkin itulah barokah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan sederhana, tapi terasa nikmatnya, mungkin itulah barokah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama keluarga, gak piknik, gak makan-makan di luar, di rumah saja tapi bahagia, mungkin itu juga yang namanya barokah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang termanfaatkan dengan baik, dan tidak merasa tidak tersia-siakan, tidak merasa dikejar waktu, tidak merasa riweuh, tidak sok sibuk atau sibuk tapi puguh, dan selalu ada hasilnya, barangkali itu juga adalah waktu yang barokah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya pelit bershodaqoh, seringkali saya takut harta saya tidak barokah. Kalau harta tidak barokah, dengan kuasa-Nya Allah akan tetap memaksa uang kita keluar.&lt;br /&gt;Mungkin keluar uang untuk jajan, yang setelah jajan bukannya puas malah nyesel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya mengutamakan pengeluaran untuk hal-hal yang sifatnya sekunder ataupun tersier, sementara yang primer gak kebagian jatah, saya khawatir sekali kalau uang yang saya miliki tidak barokah. Pasti ujung-ujungnya akan terasa kurangnya harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya bermalas-malasan (baca: bukan istirahat), maka saya khawatir waktu akan berjalan cepat tanpa terasa, tapi tak ada hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya tidak melayani suami dengan baik, saya khawatir aktivitas saya tidak barokah. Sibuk teu puguh, hati tersiksa, hasilnya gak sepadan pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipikir-pikir memang segala yang kita lakukan harus diniatkan untuk mengejar barokah-NYA. Pikir dulu, apakah yang kita lakukan ini mendatangkan barokah Allah atau tidak. Hati-hati saja bila kita tidak pernah merasa puas akan apapun yang telah kita dapat, bisa jadi segala aktifitas kita tidak mendapat barokah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Allah tidak memberi berkah-NYA... maka tunggu saja, &lt;br /&gt;cepat atau lambat...  siksaan batin itu akan tiba... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wallahu a'lam&lt;/span&gt;.. tapi itu yang saya rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-7363795238764295087?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/7363795238764295087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=7363795238764295087' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7363795238764295087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7363795238764295087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/11/barokah.html' title='barokah'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5537629370645380718</id><published>2010-11-02T20:00:00.007+07:00</published><updated>2010-11-03T04:23:54.362+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngacaprak'/><title type='text'>sungguh ini menyebalkan</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Sedang punya pikiran sesat... materialistis...nyebelin.&lt;br /&gt;Kayaknya orang tu' suka ya jadi temennya orang cantik, kaya, dan cerdas?&lt;br /&gt;Sementara saya merasa tidak memiliki semua itu ... HIKS !!!! (gak sampai hati untuk bilang SIAL !!! )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cantik? Enggak !! &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/51.gif" width=21 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;Kaya? Enggak !! &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;Cerdas? Enggak !! &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/26.gif" width=24 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu, jawaban ENGGAK itu.. sungguh jawaban dari hati terdalam.. bukan basa-basi .. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huuuuu.. maafkan teman, kalau saya tidak memiliki apa yang kalian mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah pikiran ini datang dari mana. Barangkali karena saya punya ekspektasi yang tinggi terhadap arti saya sebagai seorang sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin cantik... biar sahabat-sahabat saya nyaman mata melihat saya. Ngeliat yang cantik atau ganteng kan belum apa-apa udah bikin orang bahagia dan tenang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin kaya... biar sahabat-sahabat saya nanti saya traktir semua tanpa kecuali. Beliin coklat tiap ketemu. Kasih hadiah dengan apa yang mereka mau. Gak usah pinjem duit, saya kasih aja nih... Perlu berapa sih??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin cerdas.. biar kalo sahabat-sahabat saya punya kesulitan, buntu pikiran, saya bisa cari jalan keluarnya dengan tepat, seratus persen menyenangkan dan membantu keluar dari segala kesulitannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalo dikembalikan lagi kepada diri sendiri... &lt;br /&gt;Saya ingin punya sahabat seperti apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata keinginan saya cuma satu. &lt;br /&gt;Saya ingin sahabat itu selalu hadir saat saya perlu ataupun tidak. Menemani saya saat susah maupun senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu saja.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak peduli dia punya harta sebanyak apa, cerdas apa oon, punya kecantikan atau kegantengan yang menawan maupun sebaliknya ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi... &lt;br /&gt;sahabat macam apa saya?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAYA INI LAYAK JADI SAHABAT GAK SIH BUAT KALIAN ??????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;----- ihhhh.. nyebelin ya tulisan ini? Iya .. &lt;br /&gt;----- ihhhh.. Ier ngebosenin ya orangnya? Iya..&lt;br /&gt;----- ihhhh.. mending cari temen lain aja yu yang asik? Yuuuu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5537629370645380718?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5537629370645380718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5537629370645380718' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5537629370645380718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5537629370645380718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/11/sungguh-ini-menyebalkan.html' title='sungguh ini menyebalkan'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5430450196804523629</id><published>2010-10-30T18:56:00.001+07:00</published><updated>2010-10-30T19:01:28.320+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>Ariif.. Arif ^^ (12) -maafkan Umi-</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Capek rasanya pagi ini. Cape hate hanya karena saya gak bisa nahan marah sama Arif. Tak terhitung berapa banyak kami 'bertengkar' karena hal-hal sepele. Kadang saya marah melibatkan emosi, kadang bisa juga dengan kepala dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi barangkali adalah satu dari sekian saat saya dan Arif rewel bersama. Masalahnya sepele juga, cuma karena saya merasa kesiangan bangun. Saya bangun jam empat padahal, tapi memang udah mepet banget waktu shubuh. Shubuh sekarang kan jam tiga lebih lima puluh sembilan menit... jiah... beneran tadi memang bukan mepet lagi, tapi pas shubuh saya bangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya gitu deh.. langsung pak pik pek ... gedubrak kecebur srok srek... asa riweuh, padahal ya mestinya biasa aja.Toh walaupun matahari terbit lebih cepat, jam mah tetep semenit enam puluh detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif bangun sendiri jam lima pagi, tapi entah kenapa langsung bete gitu tampangnya. Huh...nyebelin lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(padahal mun ngaca sigana Si Umi leuwih bete deui).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam lima lebih dua puluh menit, saya nyuruh Arif mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya saya samperin dia ... tapi tadi berhubung lagi menggoreng-goreng, saya teriak dari dapur....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rif. mandi Riiiif... !!!".. berkali-kali gak ada sahutan. "RIIIF MANDI RIIIIF !!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya sesudah sholat shubuh barusan, Arif tidur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya males banget nyamperin dia ke kamar dan jadinya memilih untuk tetap ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B E R T E R I A K.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya Arif yang dasarnya lagi bete itu, kesel juga diteriakin sama uminya. Dia balas teriak juga dari kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heuuuuuu...saya gak denger apa yang dia omongin.... saya balas teriak lagi aja.... BLA BLA BLA....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sementara papanya anteng tidur lagi juga tadi abis sholat subuh.... teriak-teriak mah gak akan sampe ngebangunin dia lah.. hahaha... sementara standar saya sebagai istri yang baik adalah menjaga makan dan tidurnya suami, jangan keganggu sedikitpun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Arif, ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pokonya tadi jadi bertengkar aja lah pagi-pagi teh... sama-sama emosi, marah-marah, saling nyolot.... huahahah.. gak separah itu deng... pokonya gak enak hati banget karena Arif akhirnya tampak kalah dan ketakutan... xixixi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Arif mengalah, barulah semua mereda. Yang tinggal hanyalah saya yang semakin bete karena merasa bersalah udah neriakin si Arif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arifnya kalem-kalem aja setelah mandi, dan seakan melupakan semua pertengkaran tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sofi? Sofi kalem weee... dia mah secara emosi memang nurun banget dari bapaknya. Kalem dan selalu tau apa yang dia mau alias tara rewel, tapi kalo disuruh ngitung...  mikirnya lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif mah cerdas kayak bapaknya, jago matematika. Tapi kalo masalah emosi, uminya pisaaaannnn....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wew lah pokonya keluarga ini... subsidi silang .... (yang jelek berasal dari uminya dan yang bagus pasti dari bapaknya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tadi pas saya antar Arif sekolah, sebelum dia turun saya minta maaf dulu sama dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maafin Umi ya Rif, tadi Umi marah-marah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya Mi.. Arif juga minta maaf", jawab dia sambil matanya sedikit menerawang jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(mikir apa dia ya?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cium dia, juga Sofi.... dan berjanji (lageeee) dalam hati untuk gak teriakin mereka lagi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah prosesi itu rasanya memang sedikit lega....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mudah-mudahan dengan nulis note ini saya bisa lebih lega lagi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan marah-marah lagi ya Mi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enya lah... isukan mah moal ngambek deui...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meureun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mun teu hujan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hahahaha :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5430450196804523629?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5430450196804523629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5430450196804523629' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5430450196804523629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5430450196804523629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/10/ariif-arif-12-maafkan-umi.html' title='Ariif.. Arif ^^ (12) -maafkan Umi-'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3807789468579023483</id><published>2010-10-18T14:42:00.003+07:00</published><updated>2010-10-18T15:03:15.577+07:00</updated><title type='text'>konsisten inkonsistensi</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;"Mi, besok gak akan bawa bola lagi ke sekolah ah", kata Arif sambil menenteng bola plastiknya sepulang dari sekolah.&lt;br /&gt;"Kenapa?", tanya saya&lt;br /&gt;"Gak boleh sama Bu Guru, bisi kena ke orang katanya. Tadi bolanya kena ke orang di pinggir lapangan"&lt;br /&gt;"Oh..", tanggap saya sambil agak heran, alasan Bu Guru kok begitu&lt;br /&gt;"Bola Arif yang kena ke orang itu?", pertanyaan saya jadi berlanjut.&lt;br /&gt;"Bukan.. bola temen Arif"&lt;br /&gt;"Hmm..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh tapi Mi... nanti juga pasti boleh lagi da...", kata Arif setelah diam beberapa saat.&lt;br /&gt;"Kok bisa?", saya heran.&lt;br /&gt;"Ya misalnya aja HP. Pas pertamaaa kali Arif bawa HP ke sekolah, eh... langsung gak boleh. Tapi sekarang udah banyak lagi temen Arif bawa HP, sama Bu Guru gak dilarang... Sekarang juga pas pertamaaaa Arif bawa bola ke sekolah jadi gak boleh. Pasti nanti jadi boleh lagi..hehehe", ujar Arif nyengir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat, dulu alasan Bu Guru gak boleh bawa HP ke sekolah karena beberapa hari sebelumnya ada anak yang kehilangan HP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduuuh.. Bu Guru.. kalo ndak boleh ya ndak boleh aja terus... plus carilah alasan yang benar. Kalo urusan HP hilang dan bola kena orang, toh anak-anak juga bisa diajari untuk berhati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan yang benar itu penting bagi seorang anak, biar mereka menghargai peraturan apa pun yang kita tetapkan baginya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Arif akan sangat mudah menurut dan taat aturan bila dia yakini kebenaran alasannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I know that exactly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3807789468579023483?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3807789468579023483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3807789468579023483' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3807789468579023483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3807789468579023483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/10/konsisten-inkonsistensi.html' title='konsisten inkonsistensi'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6862031226467920382</id><published>2010-10-16T05:03:00.005+07:00</published><updated>2010-10-16T05:33:28.060+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>hati-hati disapa suami orang</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;List friends YM saya tidak sampai 100 orang. Saya kategorikan beberapa group. Ada best friend, farmasi, SMA, dan friend. Banyak laki-laki tapi sebagian besar tentu saja perempuan. Laki-lakinya, ada yang single, ada yang married. Beberapa laki-laki bisa dikatakan sering chat dengan saya. Kadang saya sapa duluan, kadang mereka yang nyapa duluan. Kebanyakan cuma buat iseng aja. Jarang bener-bener ada perlu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore, saya online YM dengan hp saya. &lt;br /&gt;-TUIT- gitu bunyi aplikasi slick yang saya pakai, kalau ada pesan dari YM-er.&lt;br /&gt;Hoho... ternyata Dedi yang nyapa saya. Katakanlah namanya begitu. Pake nama samaran aje ye. Dedi ini statusnya married.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ke Dedi biasanya saya yang nyapa duluan. Seringnya minta tolong atau nanya urusan yang berkaitan dengan IT kalau ke Dedi ini. Dia jago banget pokonya kalo udah urusan komputer dan internet. Tiap pamit suka saya akhiri dengan salam buat istrinya.&lt;br /&gt;Saat itu, Dedi ini ujug-ujug me-YM saya untuk nanya masalah jamu gendong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya karena biasa menerima pertanyaan-pertanyaan dadakan seputar bidang farmasi, saya langsung jawab aja, dan berdiskusi cukup panjang. Lumayan serius. &lt;br /&gt;Mulai agak aneh ketika Dedi yang saya kenal sebagai 'ikhwan' ini, bilang kalau tetangga pelanggan jamu gendong tampak cantik-cantik dan seger-seger. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit kaget, saya cuma tanggapi dengan "Idih :P".. itupun setelah saya tertegun sejenak. &lt;br /&gt;Dedi? Dedi bilang tetangga cantik dan seger? &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/13.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;Saya heran tapi gak sampe kucek-kucek mata. Cuma mikir, Si Dedi kunaon nyak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah tidak berlanjut membahas 'cantik dan seger' itu, dan akhirnya dapet kesimpulan yang Dedi faham tentang jamu gendong. &lt;br /&gt;Sip lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak disangka beberapa detik kemudian Dedi ngetik begini: &lt;br /&gt;Dedi: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Teteh.. ini Dina loh.... whahahaha... kabur ah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huaaaaa.... Dina adalah istri Dedi.. (nama samaran juga)&lt;br /&gt;Hihihihii.. dasarrrrrr... mau ngetes apa yaaa... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Dedi palsu alias istrinya itu cerita. Katanya beberapa 'akhwat' kalo Dina yang nyapa, gak jawab. Tapi kalo Dedi yang nyapa, akhwat tersebut langsung menjawab dengan cepat. Wew... Tak usahlah pake tes kecepatan gitu sama saya mah Din... Buat saya cepat atau lambat tak ditentukan oleh jenis kelamin, tapi ganteng apa enggak.. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-6862031226467920382?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/6862031226467920382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=6862031226467920382' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6862031226467920382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6862031226467920382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/10/hati-hati-disapa-suami-orang.html' title='hati-hati disapa suami orang'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-4092847839575713918</id><published>2010-10-13T11:30:00.003+07:00</published><updated>2010-10-13T11:39:55.583+07:00</updated><title type='text'>baru kemarin</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Arif sakit demam flu gitu, dan saya menungguinya di rumah. Sofi sekolah dan papanya kerja seperti biasa.&lt;br /&gt;Eh... rasanya baru kemarin berdua saja dengan Arif di rumah ini ya... Padahal itu terjadi.. hmm... 6 tahun lalu, sebelum Sofi lahir.&lt;br /&gt;Ingat waktu Arif senengnya nonton Dora sama Teletubbies. Saya masak di dapur, dan seringkali saya lihat Arif ketiduran di depan TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seneng lihat foto-foto sewaktu Arif Sofi belum sekolah. Suka kangen. &lt;br /&gt;Barangkali saat-saat sekarang pun, saat saya menunggui Arif sakit, adalah hal yang akan saya rindukan di kemudian hari. &lt;br /&gt;Bukan sakitnya, tapi dekatnya saya dengan dia :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-4092847839575713918?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/4092847839575713918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=4092847839575713918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4092847839575713918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4092847839575713918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/10/baru-kemarin.html' title='baru kemarin'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-2707603027823692609</id><published>2010-10-12T08:39:00.003+07:00</published><updated>2010-10-12T08:46:50.159+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngacaprak'/><title type='text'>tiap ibu beda gaya</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Stress kalo ngebandingin saya dan mamah. Secara posisi kami saat ini sama. Sebagai ibu rumah tangga. Tapi bagaimanapun saya beda. Saya senang menulis, mamah enggak. Saya senang chatting dan fesbukan, mamah enggak. Otomatis seluruh aktivitasnya dari dini hari hingga malam hanya untuk rumah rumah dan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saya punya pembantu ya.. barangkali saya punya lebih banyak waktu buat menulis. Tapi kebetulan saya adalah orang yang gampang stress kalo ada pembantu di rumah. Gak percayaan, merasa urusan rumah tangga saya dicampuri orang lain, jadi malah kepikiran. Jadi ya mending gak usah aja. Kecuali kalo punya bayi lagi kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hua... lagi pusing aja ini ngatur waktu. Pengen segalanya jalan sesuai rencana. Dan sungguh banyak yang ingin saya tulis. Tapi tiap menulis, selalu tidak fokus. Kalo saya nulis terpotong potong, malah garing pas mau diterbitin karena kelamaan, keburu basi. Hiyyaaa.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-2707603027823692609?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/2707603027823692609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=2707603027823692609' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2707603027823692609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2707603027823692609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/10/tiap-ibu-beda-gaya.html' title='tiap ibu beda gaya'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-448381819911276378</id><published>2010-10-03T14:38:00.004+07:00</published><updated>2010-10-03T15:48:43.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>catering umi</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Berdasarkan pengumuman sebelum lebaran, harga catering makan siang Arif dan Sofi di sekolah masing-masing naik seribu rupiah,jadi 8000 dan 7000 rupiah sehari. Belum lagi snack masing-masing 2000 rupiah. &lt;br /&gt;Wew...Sehari keluar 19ribu untuk sekali snack dan makan siang kedua anakku itu, bukan lumayan lagi, tapi gede juga buat pengeluaran bulanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya niatkan untuk berhenti sajalah. Biar bekel dari rumah, umi yang masak. Walau dengan konsekuensi cukup berat buat saya yang pemalas dan tak pandai memasak. Tiap hari pasnya mesti bangun jam 3.30. Siapkan makanan dan pakaian buat anak sekolah dan suami bekerja, setelah sebelumnya menyempatkan sholat malam walau 'sekejap'&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sebulan terlewati sudah. Arif dan Sofi bekel pake rantang alumunium kecil bersusun tiga. Temen Sofi bilang, Sofi kayak Atuk Dalang (kakeknya Upin Ipin, yang suka bawa rantang ke kebun). Dan temen Arif bilang, Arif kayak mau piknik.&lt;br /&gt;Tapi syukurlah, anak-anakku kadang memang suka super cuek dengan apa kata orang, yang penting gak salah. Seperti halnya suamiku yang tiap hari bawa payung panjang ke kantor. Hihi.. khasnya dia dari dulu. Ke kantor jalan kaki plus ngangkot bawa payung panjang. Gak ada duanya. Untung gak ikutan bawa rantang. Profesor Kalkulus orang bilang. Atau Thomson &amp; Thompson? Peduli amat. Yang penting apa salahnya bawa payung? Iya juga. Lha kalo bawa bedil ntar ditangkep. Moto beliau kan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;berjanggut tapi bukan teroris, kepala botak tapi sexy&lt;/span&gt;. Yealaaah... boleh boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Snack yang Arif Sofi bawa kadang camilan yang ada di rumah, kadang saya buatin puding, kadang mengandalkan pemberian orang seperti dijajanin kakek neneknya, atau dapet dari bingkisan.&lt;br /&gt;Hitung punya hitung harga sih, sebenernya gak akan jauh dari angka rupiah yang harus saya keluarkan bila Arif Sofi ikut catering, karena saya berusaha membekali anak makanan yang enak-enak (ada daging/ikannya). Tapi keuntungannya, makanan di rumah jadi lebih terpikirkan, plus hampir gak ada yang mubazir. Keuntungan lainnya, saya bisa atur-atur porsi dan makanan kesenangannya anak-anak. Saya jadi lebih 'berusaha' buat masak. Menu bisa diatur sesuai budget. Dan mudah-mudahan anak-anak bisa inget umminya kalo lagi makan, sehingga ikatan batinnya lebih terpelihara. Hahay &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/8.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budget rata-rata lima puluh ribu sehari tampaknya budget yang pas buat ukuran keluarga saya (dua dewasa dua anak SD). Lima puluh ribu dibagi empat orang: Rp.12.500 sehari makan per orang, dan berarti Rp.4.200 sekali makan per orang. Termasuk di dalamnya snack, buah, bumbu, beras, air dan gas.&lt;br /&gt;Saya mikir gimana ntar kalo anak udah gede ya? Beuh...berarti sehari butuh lebih banyak lagi??? &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/18.gif" width=34 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ngurusin keluarga memang bakal rieut untuk ngatur keuangan. Apalagi kalo punya standar tinggi dalam urusan makan. Misalkan saja menargetkan adanya daging, buah, susu, dan snack setiap hari. Jatohnya bakal lumayan tuh. Kalo standar kemudian dinaikkan, bakal makin rieut. Katakanlah si ibu punya target &lt;span style="font-style:italic;"&gt;creambath&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;facial&lt;/span&gt; setiap bulan. Sang Ayah bertarget...(apa ya kalo Ayah? Hehe). Anak bertarget dibelikan buku setiap bulan... Wadoooh...doh doh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, wahai para ibu yang pendapatan keluarganya pas-pasan, tetaplah berbahagia dengan cara menyesuaikan standar hidup dengan budget yang ada. Buatlah pasak agar sesuai dengan tiang. Sesedikit apapun harta yang kita dapat, jangan lupa berinfaq. Yakinkan bila suami mencari rezeki dari jalan yang halal. Pisahkan harta kita dan harta orang lain bila kita dipercaya untuk menyimpan harta orang lain atau kekayaan organisasi/perusahaan.&lt;br /&gt;Bila kita benar dan jujur dalam mengatur harta, insyaa Allah, barokah-Nya lah yang akan menolong kita. Bila berkah Allah telah sampai, maka tak ada istilah tak cukup. Saat kita butuh, saat itu juga ada rezeki. &lt;br /&gt;Sepuluh tahun hidup berumah tangga, saya telah cukup punya bukti, baik itu bukti 'kesialan' ataupun bukti 'keberuntungan', ya ternyata karena ulah kita juga, yang kadang ingat kadang lupa pada Yang Memberi Rezeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amat sangat terasa oleh kami, bahwa rezeki itu datang dari Allah walau syariatnya dari suami. Dan semua bisa tiba-tiba diambil oleh-Nya dengan cara yang seringkali tidak kita duga. Misalnya sakit lah, nyenggol kendaraan orang lah, hilang lah, atau apalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wokkeyy... jadi hati-hatilah dengan harta, sodara sodara... &lt;br /&gt;Selamat bekerja, selamat belanja, selamat berinfaq, dan selamat menabung, bang bing bung... yuuu.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-448381819911276378?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/448381819911276378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=448381819911276378' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/448381819911276378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/448381819911276378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/10/catering-umi.html' title='catering umi'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3116277471902641556</id><published>2010-10-02T11:33:00.005+07:00</published><updated>2010-10-02T14:28:47.032+07:00</updated><title type='text'>sound of music</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Baru nonton (lagi) Sound of Music. Terakhir nonton sepuluh tahun lalu dan baru nonton lagi sekarang. Gak bosen-bosen lihatnya. Mungkin karena Von Trapp Family itu semuanya berwajah menarik, tiga belas lagu-lagunya yang enak didengar dan abadi hingga saat ini,plus tentu saja karena sarat dengan nasihat bagaimana orang tua bisa dekat dengan anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="480" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/zEIzyhu5txE?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/zEIzyhu5txE?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CLIMB EVERY MOUNTAIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Climb every mountain,&lt;br /&gt;Search high and low,&lt;br /&gt;Follow every byway,&lt;br /&gt;Every path you know.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Climb every mountain,&lt;br /&gt;Ford every stream,&lt;br /&gt;Follow every rainbow,&lt;br /&gt;'Till you find your dream.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A dream that will need&lt;br /&gt;All the love you can give,&lt;br /&gt;Every day of your life&lt;br /&gt;For as long as you live.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3116277471902641556?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3116277471902641556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3116277471902641556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3116277471902641556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3116277471902641556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/10/sound-of-music.html' title='sound of music'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6922696369148777877</id><published>2010-09-30T13:40:00.002+07:00</published><updated>2010-09-30T13:47:59.131+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngacaprak'/><title type='text'>rindu menulis</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Rindu menulis, rindu menggerakkan jari ini di atas keyboard. Itu saja motivasi saya menulis kali ini. Khawatir kemampuan saya mengetik sepuluh jari luruh. Khawatir gak bisa lagi melepas penat dengan menulis dan mengucapkan do'a-do'a dan harapan saya di blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang di antara bab-nya memuat tulisan saya, rupanya telah terbit. Peduli amat.. haha.. Tujuan saya menulis bukan untuk diterbitkan, apalagi untuk dapat duit. Pure hanya untuk melepas beban hati saja. Laku sukur, gak laku biarin aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depannya mudah-mudahan bisa lebih sering lagi menulis. Menulis apa saja, dan tentu saja tak sekedar update status. Semoga bermanfaat untuk saya sendiri. Dan semoga Allah ridha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-6922696369148777877?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/6922696369148777877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=6922696369148777877' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6922696369148777877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/6922696369148777877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/09/rindu-menulis.html' title='rindu menulis'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-2046226425286873914</id><published>2010-09-19T09:32:00.002+07:00</published><updated>2010-09-19T09:56:37.853+07:00</updated><title type='text'>kenal diri</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Pernahkah kamu merasa tiba-tiba sedih?&lt;br /&gt;Bangun, sedikit beraktifitas, dan tiba-tiba saja merasa sedih...&lt;br /&gt;Dicari penyebabnya, ternyata masalah sepele. &lt;br /&gt;Dan berikutnya kamu akan bahagia dengan cara mudah, oleh hal-hal yang sepele pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat perlu untuk bisa mendeteksi perasaan, dan apa penyebabnya.&lt;br /&gt;Seperti halnya Sofi yang kelas 1 SD itu diajari gurunya mengenal rasa.&lt;br /&gt;Tiga saja: senang, sedih dan marah, dengan gambar emoticon masing-masing.&lt;br /&gt;Tentu saja dia tidak berhenti di belajar mengenal perasaan... tapi juga mencari penyebabnya. Setelah dicari penyebab dari setiap rasa, kemudian cari solusi biar semua bisa netral kembali dan tidak lebay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali perasaan dan mengenali tabiat diri adalah proses berulang dalam hidup. Kita pelajari seumur hidup sejak kita hanya bisa menangis dan tertawa saat bayi untuk menyatakan kesedihan dan kegembiraan kita.&lt;br /&gt;Dengan segala proses belajar yang berulang itu kita mestinya tak menjadi orang yang mudah meledak ataupun berlebihan dalam susah maupun senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diskusi dengan seorang teman mengenai perilaku masing-masing, kami menyimpulkan bahwa mengenal diri itu amatlah penting. Kalau tau sesuatu itu adalah kesenangan sesaat dan kelak akan menyusahkan, maka janganlah dilakukan.&lt;br /&gt;Bila kamu harus melakukan sesuatu yang tidak disukai tapi itu akan menghasilkan sebuah kebahagiaan, maka lakukanlah segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hidup sudah lama. Cukup banyak hal yang telah saya kenali dalam diri, sehingga saya mestinya tau segala penyebab dan solusi. &lt;br /&gt;Mestinya saya tau apa yang harus dan tidak boleh dilakukan.&lt;br /&gt;Mestinya saya tak perlu berlebihan dalam segala hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sofi pun diajari tentang kelebihan dan kekurangannya. Saya beri beberapa contoh apa saja kelebihan dan kekurangan dia. &lt;br /&gt;Di lain waktu Sofi minta tali bajunya dibetulkan. &lt;br /&gt;Saya tanya.. "Sofi belum bisa ya naliin ini?" &lt;br /&gt;Dan dia jawab.. "Ayolah Mi.. ini kan kekurangan Sofi..." :))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kekurangan dan apa kelebihan saya mestinya sudah saya hafal dengan benar. Dan mestinya saya juga tau apa yang harus saya perbuat untuk menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak boleh lagi ada istilah geje, karena mestinya semua sudah jelas untuk manusia seumur saya.&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-2046226425286873914?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/2046226425286873914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=2046226425286873914' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2046226425286873914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2046226425286873914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/09/kenal-diri.html' title='kenal diri'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-7970886859102629989</id><published>2010-09-16T21:31:00.002+07:00</published><updated>2010-09-16T21:50:03.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan sofi'/><title type='text'>tulisan sofi</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;***&lt;br /&gt;Pooh bangun pagi huahem ngantuk juga bangun pagi mandi ah.. Tingtong bel berbunyi buka pintu ia membuka pintu oh tigger&lt;br /&gt;Masuk masuk ada apa Tigger ini besok kita mau salam salaman oh iya ya sudah ya aku mau mandi dulu o.. iya da...h&lt;br /&gt;huh mengganggu saja Pooh mengambil handuk lalu byuuur badan Pooh basah ah pakai sabun baru ah sret..Pooh membuka sabunnya Srekgosrek Pooh menyabuni dirinya Lalu huf Yur! dingin Lalu Pooh mengambil baju baru hahahay keren bukan&lt;br /&gt;Lalu Pooh bermain ke luar Pooh bermain bersama Piglet Hahaha! Seru seru asyik&lt;br /&gt;Pooh capek sudah dulu ya bay huh minum ah glek glek aeh baca buku ah baca ini saja buku kamus inggris MM&lt;br /&gt;A...tok tok bruk Roo Ada apa Ibuku ulang tahun ke 33 cepat datang! iya iya Tet n bruk bruk kejutan Kanga iya Pooh silahkan masuk ye! Seru teman teman Pooh Selamat ulang tahun kami ucapkan hayo Kanga tiup lilinnya! Fuhhh ye! Teriak Pooh dan teman-temannya kecuali Roo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih semuanya hayo kita bagi-bagi kue kata Kanga ye! Semua bersorak nyam nyam&lt;br /&gt;Kata Pooh sudah ya..! Aku mau pulang kata Pooh.&lt;br /&gt;Lalu Pooh Pulang huah.. ngantuk tidur ah sudah malam&lt;br /&gt;Pooh berbaring huuuu! pooh tertidur Tok Tok! Pooh Pooh oh.. Pooh tidak ada Ya sudah padahal penting kata Tigger huuuh&lt;br /&gt;Pagi nya huh mimpi yang sangat indah oh iya kan mau salam salaman Pooh cepat cepat berganti baju dan sarapan pagi &lt;br /&gt;Semua sudah siap Pooh Pooh kata teman teman Pooh iya lalu Pooh keluar lalu semua mulai Pooh juga mereka salam ke rumah eyore ke rumah Piglet dan ke rumah Roo semua minum Glek glek glek... Semua bubar ke rumah Rabbit untuk sodakoh&lt;br /&gt;Ya sudah aku ikut! Pooh berlari ke rumah Rabbit oya uang uang sudah ada di saku celana Pooh berlari sekuat tenaga Sesampai di rumah Rabbit Pooh segera masuk rumah Rabbit ye! Pooh datang! Sorak teman temannya&lt;br /&gt;Pooh memasukkan uang itu hip hip hore! Bagus Pooh kata Piglet Lalu Pooh pulang. Sesampai di rumah Pooh makan siang dan minum madu yang sedap sekali Saat jam delapan malam Pooh Baca buku baru bla bla bla Pada jam sepuluh malam Pooh gosok gigi srik srik huh&lt;br /&gt;Sesaat lagi iya berbaring di tempat tidur kesayangannyalalu huhuhu... iya tertidur nyenyak sekali TAMAT&lt;br /&gt;***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-7970886859102629989?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/7970886859102629989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=7970886859102629989' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7970886859102629989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7970886859102629989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/09/tulisan-sofi.html' title='tulisan sofi'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-4204548424917420535</id><published>2010-09-10T19:51:00.004+07:00</published><updated>2010-09-10T20:58:49.520+07:00</updated><title type='text'>ulang tahun pas lebaran.. lucu juga.. xixi</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Hanya ada satu tanggal Islam yang diingat banyak orang, yaitu 1 Syawal.&lt;br /&gt;Buktinya banyak sekali orang lupa kalau sekarang 10 September, hari ulang tahun saya.&lt;br /&gt;Mamah aja lupa... hihi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi maklumlah, kalo ibu mertua saya juga lupa... padahal beliau biasanya paling pertama sms saya ngucapin selamat ulang tahun.&lt;br /&gt;Dan sobat dekatku juga lupa, padahal biasanya dia gak pernah absen ngucapin happy birthday sejak belasan tahun lalu...&lt;br /&gt;Udah mah sama saya sengaja gak dipampang di fb ntu tanggal lahir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wkwkwk....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih? Gak lahhh... kayak anak kecil aja ultahnya pengen diselametin.&lt;br /&gt;Toh gak ada sunnahnya juga ultah di&lt;span style="font-style:italic;"&gt;happy&lt;/span&gt;in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini malah saya senyum-senyum sendiri melihat tampang ibu mertua saya yang 'merasa bersalah' saat nyadar kalo saya ulang tahun, pas saya pamit mau silaturahim ke ortu (gara-gara dihebohin adek iparku dan Arif tuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur saya sendiri lebih inget lebarannya ketimbang ulang tahunnya.&lt;br /&gt;Dan tak bisa dipungkiri saya bahagia banget ada segelintir saudara dan teman-teman saya yang gak lupa mendo'akan saya di hari yang Fitri dan Vitriani ini... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Nia, adek iparku, makasih dah ngehebohin .. hihi..&lt;br /&gt;Buat Teh Belli, kakak iparku yang cantik yang gak pernah lupa ultahkuw..&lt;br /&gt;Buat Rena, makasih wallpostnya, meni semangat.&lt;br /&gt;Buat Ipin, makasih dah nelpon dan ngedo'ain macem-macem...&lt;br /&gt;Buat Listika Mira, makasih dah sms dan mendo'akan&lt;br /&gt;Buat Bony, makasih juga dah sms .. berkesan banget malah... hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengabulkan do'a teman-teman.. dan semoga terkabul juga apa yang menjadi keinginan dan cita-cita kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat yang lain... saya gak ngarep kok ada yang sebegitu ingetnya sama ultah saya. Toh kalau kalian 'ultah di fb' pun, saya gak pernah posting apa-apa di wall kalian, maap suka malezzzz :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita selalu mendo'akan sahabat, bila kita sedang ingat padanya, kapanpun dan di manapun :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-4204548424917420535?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/4204548424917420535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=4204548424917420535' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4204548424917420535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4204548424917420535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/09/ulang-tahun-pas-lebaran-lucu-juga-xixi.html' title='ulang tahun pas lebaran.. lucu juga.. xixi'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-9195887363445072411</id><published>2010-09-09T20:12:00.004+07:00</published><updated>2010-09-09T22:26:14.314+07:00</updated><title type='text'>lebaran datang tepat pada waktunya</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Manusia seperti saya setelah dipikir-pikir memang selalu butuh momen. &lt;br /&gt;Sesaat saja, sebentar saja, untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Melakukan sesuatu yang mengakhiri sesuatu atau melakukan sesuatu untuk memulai sesuatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan, adalah momen. Waktunya sebentar yaitu satu bulan saja.&lt;br /&gt;Lebih? Jangan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Yang Maha Mengetahui, pastilah tau bila sudah menginjak hari ke 21 dan seterusnya berpuasa, bolehlah kita bilang kalau kita sudah sedikit kehilangan semangat. &lt;br /&gt;Yang membuat semangat, apa coba? Karena kita sering menyebut hari ke-21 dan seterusnya itu adalah 'sepuluh hari terakhir'. Adanya sebuah akhir.. itu yang membuat kita semangat untuk berlomba memperbanyak amal. Karena Ramadhan, kita sadar ternyata cuma sebentar. Syukurlah Ramadhan bosan, Lebaran tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran adalah sebuah momen juga, bagi kebanyakan orang Indonesia, untuk saling bermaaf-maafan. Bersilaturahim kepada handai taulan dan sanak famili. Dan untuk makan-makan. Fakir miskin pun bersuka cita dengan zakat fitrah yang telah ditunaikan orang-orang berada.&lt;br /&gt;Cukup satu hari? Cukup...&lt;br /&gt;Hari raya lebih dari satu hari bukan hari raya namanya. Jadi bukan momen namanya.&lt;br /&gt;Libur yang menyertai lebaran pun cukuplah 10-15 hari saja. &lt;br /&gt;Lebih dari itu? Jangan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bosanlah rasanya bila tiap hari kita 'ujug-ujug' minta maaf. Suami istri pun yang kata A Agym mah mesti minta maaf tiap hari sebelum tidur, pasti kalau tiap hari teuing mah ya basi lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka... &lt;br /&gt;yuk kita manfaatkan momen apapun yang lewat di hadapan kita untuk membuat diri ini lebih baik dan lebih baik lagi, terutama momen lebaran yang telah lewat, dan momen lebaran esok hari. Dan momen ulang tahun yang bertepatan dengan momen lebaran. Hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Idul Fitri teman-teman.TaqobbalaLlahu minna wa minkum. Semoga Allah menerima semua amal saya dan amal kalian. Semoga Ramadhan kemarin membawa perubahan yang signifikan bagi kualitas diri. Karena hidup ini pun adalah sebuah momen. Tapi sayang, tak cukup sadar kita bahwa suatu saat momen hidup ini akan berakhir juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga puluh tiga tahun pertama untuk hidup saya, &lt;br /&gt;yang belum tentu bisa tamat hingga tiga puluh tiga tahun kedua.&lt;br /&gt;Semua pasti berakhir jua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ridhai hamba, ya Rabb... berkahi hamba pada sisa umur yang ada..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-9195887363445072411?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/9195887363445072411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=9195887363445072411' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/9195887363445072411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/9195887363445072411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/09/lebaran-datang-tepat-pada-waktunya.html' title='lebaran datang tepat pada waktunya'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-7097760011641591010</id><published>2010-08-29T22:51:00.004+07:00</published><updated>2010-08-29T23:45:20.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>penipu kelas dodol</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Rasanya emang pernah denger modus penipuan begini. Tapi bener-bener gendok ternyata kalo kita sendiri yang kena. AlhamduliLlah gak sampe kena tipunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi .. malam jam 8-an, seperti biasa saja kami - saya, suami, arif, dan sofi ada di rumah. Dan seperti biasa juga ada yang nelpon suami. Palingan dari temennya - gitu kupikir. Suami saya pun tampak serius ngobrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di saat yang bersamaan nada dering GSM saya pun ikut-ikutan bunyi. Saya lihat di layar: "Tante Nia", adik ipar saya yang tinggal bareng ibunya (ibu mertua saya) di Dago. Baru saja tadi siang kami pulang dari sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu'alaikum", sapa saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wa'alaikumsalam. Ir, Mas Ka ada?" tanyanya terdengar buru-buru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada, tapi lagi nerima telepon", jawab saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada? Oh.. mau bicara sama Mas Ka, bilangin penting", katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya..bentar ya", dan saya serahkan hp saya ke suami yang masih 'asyik' ngobrol, sambil saya bilang,"Dari Nia.. penting katanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kembali ke dapur sambil sedikit bertanya-tanya dalam hati, kok adik iparku nada suaranya aneh gitu. Bilang penting pula. Gak bilang apa-apa juga sama saya. Ada apa ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdengar suamiku bicara sama adiknya itu, diakhiri dengan "Iya.. gapapa kok.. nipu itu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apaan sih?", tanya saya setelah suami mematikan hp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada yang nyoba nipu... Tadi yang nelpon saya bilang dari kepolisian,nyuruh matiin hp 30 menit, soalnya nomor ini terdeteksi tersangkut kasus narkoba &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(kurang lebih seperti itulah)&lt;/span&gt;, terus tadi dia nelpon Nia juga, bilang kalo saya kritis di rumah sakit, kecelakaan, dan dia minta transfer uang", papar suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Haaa? Dia nyebut nama Wiska, gitu??" tanya saya dengan sedikit terkagum-kagum. Kok bisa orang itu mendeteksi nomor hp suamiku sekaligus adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, dia bilang Pak Wiska", jawab suamiku nyengir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian hp suamiku berdering lagi. Dari nomor lain tak dikenal (bukan nomor yang tadi), dan diangkat.. tapi dimatikan oleh si penelpon. Rupanya cuma ngecek apa suamiku sudah mematikan hp apa belum. Kemudian sekali lagi .. mungkin dia ngecek lagi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telpon berikutnya dari ibu, yang memastikan suamiku baik-baik saja. &lt;br /&gt;Tak puas mendengar suara putra tercintanya, ibu nelpon saya juga, memastikan kalau semua memang tipuan. Suaranya terdengar lemes bangeeeettttt..... huhu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah jam kemudian, Nia ngesms lagi ke hp suamiku: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Mama msh agak2 kaget, lemes katanya. Ibu mana yg engga kl dikabarin anaknya kecelakaan dan kritis di rs? Besok pagi tlg mama ditelp ya. Thanks"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang ajar memang penipuan kayak gini. Bener-bener bikin kaget, panik, heboh, dan ngejatohin mental orang. Kalaupun gak sampe ketipu, efek psikologisnya bisa agak panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga hati ibu segera ditenangkan. Semoga tak pernah benar-benar ada kejadian kecelakaan itu. Semoga si penipu dibalas perbuatannya dengan balasan yang setimpal dunia akhirat. Dan semoga gak ada lagi yang jadi korban penipuan dodol macam begini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur juga si penipu gak nelpon saya untuk mengabari suami kecelakaan. &lt;br /&gt;Kalau dia nelepon saya, saya gimana ya??? Pingsan kali.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh.. Enggak deng... ya  pasti gue ngakak laaa... wong suami ada di sebelah... xixi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling gue jawab gini: &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Suami saya yang mana ya Pak? Kalo suami pertama saya sih ada di rumah nih, lagi bobo-boboan...huihihi..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-7097760011641591010?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/7097760011641591010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=7097760011641591010' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7097760011641591010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7097760011641591010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/08/penipu-kelas-dodol.html' title='penipu kelas dodol'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8062178314041027711</id><published>2010-08-28T06:39:00.002+07:00</published><updated>2010-08-28T06:49:10.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>rutinitas</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Saat semua amal terasa menjadi sebuah rutinitas, seringkali hilang pula maknanya, dan entah kemana pula niat dan basmalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada waktunya memang untuk merelakan diri berhenti sejenak. Bukan untuk berhenti beramal. Tapi untuk memindahkan ruh ke sisi lain, membiarkan jasad dengan rutinitasnya dan mengajak ruh untuk mencari maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila bisa berhenti ya berhentilah... agar ketika ruh kembali ke jasadnya, saat itu pula mereka saling merindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasad yang rindu bekerja bersama ruh.&lt;br /&gt;Dan ruh yang perlukan jasad untuk melakukan apa maunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukanlah segalanya dengan sadar, yaitu saat jasad bekerja dengan ruhnya yang terjaga. Ruh yang tau bahwa di kanan kiri ada malaikat yang menulis sesuatu tentang dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8062178314041027711?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8062178314041027711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8062178314041027711' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8062178314041027711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8062178314041027711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/08/rutinitas.html' title='rutinitas'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8625376109950785637</id><published>2010-08-26T07:48:00.004+07:00</published><updated>2010-08-26T08:34:06.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>kesempatan kedua</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Barangkali nonton dan masih ingat, itu judul talkshow "Just Alvin" beberapa hari yang lalu yang mewawancarai A Agym.&lt;br /&gt;Terpaksa saya download acara itu dari internet berhubung TV di rumah rusak antenanya, dan akhirnya baru nonton tadi malem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heuheu... wawancara itu bikin gue nangis uy. Mana mungkin seorang A Agym yang saya kenal sejak 1994 itu, yang selalu memberi warna dalam hidup saya, yang sering mengingatkan saya tentang keikhlasan... mengakui kalau dirinya seringkali tidak ikhlas? Riya? Mengemas segala sesuatunya agar mendapat pujian orang? Masa sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu nyampe kok apa kata-kata beliau ke hati saya, sampai (dulu) saya bolak-balik ke DT tiap jam 2 hari ahad, cuma buat menenangkan hati... dan dapat, alhamduliLlah.. (walau memang harus dicharge terus menerus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya melihat beliau sama saja dengan dulu, cuma bedanya yang saya lihat di wawancara itu beliau lebih banyak menunduk, menangis, dan bertampang feel guilty gitu lah... Tapi tampaknya memang jauh lebih tenang, damai, dan senyumnya lebih menawan... heuheu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah.. apapun kesalahan beliau, saya mohonkan ampun untuknya... Insyaa Allah dia sudah banyak menjadi jalan hidayah, dari dulu hingga saat ini terutama buat hati saya pribadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 'joke' yang dilontarkan Aa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau tanya Alvin: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Coba kalau difoto ya.. pilih mana.. foto lebih bagus dari aslinya, atau aslinya lebih bagus dari foto?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alvin jawab: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Saya pilih aslinya lebih bagus dari foto, A.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aa jawab sambil tersenyum: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Itu mah sama aja pengen kepuji. Bagusnya mah ya jangan dipikirin"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hahahaha....&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kapasitas beliau memang sudah begitu pekanya terhadap segala lintasan hati. &lt;br /&gt;Lhaa.... gueeeeee????? Apa kabar gueee????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah... rasanya saya ingin melesak masuk terbenam ke dalam bumi saja... &lt;br /&gt;M A L U !!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8625376109950785637?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8625376109950785637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8625376109950785637' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8625376109950785637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8625376109950785637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/08/kesempatan-kedua.html' title='kesempatan kedua'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-608900721190733946</id><published>2010-08-24T11:48:00.006+07:00</published><updated>2010-08-24T14:19:35.194+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>kemudahan untuk taat</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kamu mah enak Ir... punya suami baik.. coba gue..eeuuurghhh... Suami elu buat gue dah sini!,&lt;/span&gt;" ujar seorang perempuan yang telah saya kenal baik, di ujung telepon. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Husy!"&lt;/span&gt;, jawab saya sambil nyengir. Sompral amat dia.&lt;br /&gt;Bercanda. Tentu saja dia bercanda dibalik kesedihannya menghadapi suaminya yang bla bla bla. Mau saya bilang sing sabar sing sabar juga da kalau saya jadi dia, keknya sih emang minta cerai sajalah.. Tapi ya masa saya bilang gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah begini ya mendingan saya jadi pendengar saja. 'Percuma' ngomong sabar juga. Ya setidaknya ada tempat dia numpahin perasaan... bikin ember hati dia yang penuh hampir meluap ada tempat lain untuk ditumpahi. Toh kalo udah sampe ke ember hati saya, curahan tadi saya buang juga. Menyisakan endapan hikmah saja barangkali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taat pada suami dalam rangka taat kita pada Allah memang ternyata tak mudah. &lt;br /&gt;Pantas saja bila Allah mengiming-imingi surga kepada seorang perempuan yang shalat lima waktu, shaum di bulan ramadhan, dan taat pada suaminya. Tak tanggung-tanggung, bisa masuk surga dari pintu mana saja yang kita suka. Begitu diungkapkan dalam sebuah hadits shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperoleh suami yang shalih, ganteng, kaya...  &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(gak usah ngebayangin suami saya, sodara-sodara.. belum tentu dia masuk kriteria.. hahaha), &lt;/span&gt;.... adalah sebuah kemudahan yang diberikan Allah bagi seorang istri. Bagaimana tidak mudah... mentaati seorang suami yang memang segala kemauan dan perintahnya masuk akal dan bahkan seringkali untuk kebaikan kita juga sebagai istri?&lt;br /&gt;Bagaimana tidak mudah.. melayani seorang yang ganteng?&lt;br /&gt;Bagaimana tidak mudah.. menyerahkan waktu dan tenaga kita untuk seorang kaya raya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru satu contoh kemudahan yang diberikan Allah pada seorang perempuan untuk masuk syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Teteh.. mamah kabur,"&lt;/span&gt; ketik seseorang di window chat YM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Ha? Kabur ke mana?".&lt;/span&gt;. bodohnya saya bertanya hal yang gak perlu seperti itu. Kabur ya pasti gak tau ke mana lah... dan esensinya kan kenapa, bukan kemana. &lt;br /&gt;Ya anggap sajalah saya salah ketik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Mamah marah ke bapak"... &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beuh... usia pernikahan udah lewat duapuluhan tahun kok ya masih kayak anak keong racun gitu pake acara kabur-kaburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran saya jadi melayang sama mamah bapakku yang adem ayem di rumah mereka saat ini. Sesekali mamah menasihati saya bagaimana melayani suami dengan baik. &lt;br /&gt;Indah bukan?&lt;br /&gt;Mudah bagi saya untuk taat dan berbakti pada orang tua macam mamah dan bapak, yang kemauan dan perintahnya selalu masuk akal dan selalu untuk kebaikan saya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lekat dalam ingatan waktu saya menghadap mereka, menyatakan bahwa ada seseorang yang berkeinginan untuk melamar saya. &lt;br /&gt;Pernyataan bapak hanya satu, spontan pula: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"mun eneng bogoh mah sok wae, bapa mah kumaha eneng"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haaaa?? Bener nih Pa?? Gak akan dilihat dulu barangnya??? Sepercaya itukah bapak sama saya?? Heuheuuuu... tengkyuuu Paaaaa.... &lt;br /&gt;*teriak saya dalam hati tentu saja*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak seperti yang gak mau tau siapa calon menantunya  itu, kerja di mana, anaknya siapa. Kunci dia cuma satu, saya cinta lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya bilang sang lelaki idamanku mau datang, barulah bapak sedikit bertanya background dari sang calon. Nama, usia, dan pekerjaan. Setelah itu bapak nanya-nanya sendiri sama calon suami saya. Dan di akhir obrolan malah langsung tanya kira-kira kapan mau khitbah saya secara resmi. &lt;br /&gt;Ampun. Bapak gue gitu loh. To the point abis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logis saja sebetulnya pikiran beliau. Kalau sampai ada orang tua melarang anaknya menikahi seseorang yang dicintainya, berarti orang tua itu membuka kesempatan bagi anaknya untuk selingkuh di kemudian hari.&lt;br /&gt;Hahahah... si bapa aya-aya wae... Tapi bener juga sih. Dan, kalau ujung-ujungnya anaknya tetep selingkuh mah, bapak gak punya beban untuk merasa 'bersalah'.&lt;br /&gt;Tentu saja itu setelah menepis kemungkinan bila sang anak memilih seseorang yang berbeda iman dan keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah.. itulah kemudahan kedua bagi seseorang untuk taat perintah Nya. Memiliki orang tua yang shalih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudahan selanjutnya ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang saya syukuri berada di lingkungan farmasi, adalah karena teman-teman saya banyak perempuan. Hehe...&lt;br /&gt;Itu kemudahan buat saya untuk taat dalam hal berhijab.&lt;br /&gt;Ya gimana mau macem-macem sama lawan jenis pas kuliah? Da di farmasi mah lawan jenisna oge euweuhan... hahaha.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru ditag di notenya temen, yang mengupload salah satu tulisan di bukom fardes. &lt;br /&gt;Farmasi pedesaan, saat saya dan teman-teman berbagai angkatan tinggal satu minggu di sebuah desa terpencil. &lt;br /&gt;Notenya singkat, karena baru mengangkat satu tulisan saja, tapi bener-bener menguak kenangan saya selama satu minggu dulu itu. &lt;br /&gt;Hmmm..., tinggal satu rumah dengan para lelaki bukan mahram selama seminggu, tanpa listrik plus banyak ular... Tapi ya kok yang saya inget tetep aja kenangan bareng temen-temen perempuannya ya? Dan tentu saja ularnya.. &lt;br /&gt;Hihi..syukurlah. Bener-bener unforgetable moment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naaaah... jadinya gak kebayang tuh bila saya harus menceburkan diri masuk teknik mesin misalnya. Aaargghhh... mesti jadi "akhwat jaim" tiap hari dong? Atau malah jadi perempuan brutal? Atau sok cantik? Huekkk... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi orang kaya? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Slurp&lt;/span&gt;.. itu suatu kemudahan untuk taat yang saya dambakan.&lt;br /&gt;Kebayang ya, kalo jadi orang kaya. Shodaqoh sana shodaqoh sini. Punya teman yang berhutang sama kita dengan leluasanya kita bebaskan saja. Terusss.. punya rumah gedeee yang bisa dijadiin tempat aktivitas teman-teman aktivis untuk pengajian atau apapun ....(asal jangan jadi sarang teroris saja.. hehe). Punya mobil baguuus yang irit dan gak mogokan untuk bisa antar jemput apaaa aja... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;*naon sih*&lt;/span&gt;... ya intinya untuk beramal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiiin.. amiiin... amiiin... &lt;br /&gt;Doakan saya biar jadi orang kaya yang dermawati...amiiiin....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kelima, waktu luang.. &lt;br /&gt;Wew.. itu sebenernya jebakan, antara kemudahan untuk taat atau justru untuk maksiat.&lt;br /&gt;Banyak orang yang terlalu sibuk untuk menghadiri majelis kajian ilmu. Banyak orang yang meninggalkan shalat sunnah karena sibuk. Banyak juga orang yang lupa silaturahim dengan saudara-saudaranya karena sibuk.&lt;br /&gt;Nah.. buat yang diberi waktu luang, alangkah indahnya bila bisa mengisinya dengan amalan-amalan sunnah. Menyibukkan diri dengan hal-hal bermanfaat, dengan tidak lupa meluruskan niat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, diberi-Nya pula saya saat ini, tubuh yang segar dan sehat. Keluarga yang sehat. Tidak ada satupun saat ini keluarga dekat saya yang sakit. AlhamduliLlaah.. bahkan Arif dan Sofi pun tamat shaumnya tanpa keluhan sedikit pun. &lt;br /&gt;Sakit adalah hal yang paling menggoda iman buat saya. Di luar ramadhan, sakit kepala sedikit saja membuat saya urung shaum sunnah. Pilek sedikit saja, maunya tiduran dan bermalas-malasan. Pusing sedikit saja membuat saya ketus sama suami.&lt;br /&gt;Gimana kalo sakit parah ya??? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Na'udzubiLlaahimindzaliiik....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya dikasih sehat adalah kemudahan luar biasa bagi saya untuk bisa beramal shalih dengan ikhlas seikhlas-ikhlasnya, insyaa Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali tulisan ini hanya untuk mengingatkan diri tentang syukur.&lt;br /&gt;Bersyukur bukan hanya berterimakasih dan memuji-Nya. Tapi juga bagaimana memanfaatkan kemudahan-kemudahan yang telah kita peroleh itu agar digunakan untuk taat pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga, selalu, selamanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkan hamba ya Allah, &lt;br /&gt;mudahkan hamba untuk memasuki syurga-Mu yang indahnya tak terbayangkan itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aamiiin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jadi inget blognya Bunda Zidan dan Syifa... posting terakhirnya sebelum meninggal...&lt;br /&gt;huaaa.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjangkan umur hamba dalam kebaikan Ya Allah... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(do'a minta dimudahkan masuk syurga memang bikin merinding ah....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-608900721190733946?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/608900721190733946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=608900721190733946' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/608900721190733946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/608900721190733946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/08/kemudahan-untuk-taat.html' title='kemudahan untuk taat'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-7890313782980615636</id><published>2010-08-22T11:19:00.003+07:00</published><updated>2010-08-23T07:58:10.947+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>indahnya</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Apa bedanya ya Ramadhan kali ini? Rasanya lebih nyaman ketimbang Ramadhan tahun lalu, alhamduliLlah.&lt;br /&gt;Mungkin, karena:&lt;br /&gt;1. Arif dan Sofi puasanya pollll.. ngebantu saya untuk gak males-malesan saat sahur. Bertekad gak kesiangan satu hari pun. Bahaya deh kalo saya kesiangan, bisa membuyarkan semangat mereka shaum satu hari penuh. Kasihan kalau shaum gak pake sahur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Gak jaga apotek... horeee!! Beneran deh, tahun-tahun kemarin yang namanya jaga apotek membuat jadwal Ramadhan saya kacau beliau. Selain fisik yang harus bener-bener kerja keras, pikiran pun bercabang dua tiga empat.. bahkan sepuluh... huft!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Udah bebas dari ketagihan facebook..xixi... Ah masa sih?&lt;br /&gt;Mmmm... untuk orang yang jarang fb-an barangkali model gak ketagihannya saya adalah OD fb nya bagi mereka. Lha wong tiap jam ditengokin kok.&lt;br /&gt;Tapi setidaknya udah gak 'kepikiran' gitu lho... Gak terlalu dimasukin ke hati. Halah.&lt;br /&gt;Dan bedanya sekarang mah bisa nengokin fb dari hp, gak kayak tahun lalu yang harus buka laptop.&lt;br /&gt;Yu nou .. kalo udah manteng laptop, susah sign outnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Suami yang semakin baik... weks... :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. 'Menemukan' banyak hal selama setahun ini yang mendatangkan pelajaran dan hikmah yang luar biasa. Perjalanan batin, perjalanan ruhiyah, yang tentunya setiap orang berbeda rute-nya. Sampai pada titik di mana saya benar-benar merindukan momen ramadhan, yang akhirnya datang juga :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini Ramadhan hari ke-12, dan telah banyak hal terselamatkan dari hati saya karena bulan mulia ini. Sampai sering berteriak dalam hati &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Thank God it's Ramadhan!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Indah saat saya menemukan diri ini bisa mengendalikan sesuatu yang paling sulit dan liar yaitu hati, pikiran, dan lisan saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentu saja yang paling bikin males saat Ramadhan adalah kalau harus mikirin lebaran, dan setelah lebaran, dan hari hari selanjutnya...hiks.&lt;br /&gt;Males beneran!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, semoga saja saya bisa selalu meramadhankan hati ini di setiap detiknya hingga saya jelang Ramadhan lagi tahun depan. Insyaa Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-7890313782980615636?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/7890313782980615636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=7890313782980615636' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7890313782980615636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/7890313782980615636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/08/indahnya.html' title='indahnya'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5183389786956084238</id><published>2010-08-21T11:05:00.005+07:00</published><updated>2010-08-22T08:57:11.055+07:00</updated><title type='text'>masjid at-taqwa</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Ada keharuan tersendiri setiap saya sholat di Masjid At-Taqwa, Binamarga, Bandung. Tak lain itu masjid yang paling dekat dengan rumah orang tua saya.&lt;br /&gt;Setiap saya berdiri dan sujud di sana, rasanya saya selalu kembali ke masa lalu, lebih dari dua puluh lima tahun yang lalu saat saya mulai menyadari bahwa masjid ini ada.&lt;br /&gt;Waktu saya ikut-ikut mamah pengajian karena gak mau ditinggal, lantas tertidur di pangkuan mamah. Selanjutnya saya sendiri ikut pengajian anak-anak dengan berbagai karakter guru ngaji hingga tamat SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada empat guru ngaji saya, yang sekaligus jadi merebot masjid AtTaqwa. Setau saya mereka adalah orang perantauan yang kuliah di UIN SGD. Tiap lulus, pergi, dan digantikan oleh yang lain. Pertama Pak Mumuh, kedua Pak Rizal, ketiga Pak Dedi, dan yang keempat Pak Andar. Status mereka saat jadi guru ngaji saya, tentunya bujangan.. hehe.. tapi ya gak ngaruh laaa.. gue anak SD belom punya 'perasaan' macem-macem. Yang ada cuma perasaan dekat sekaligus hormat luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah juga gerombolan saya dkk dikejar-kejar dan dimarahi sama bapak ketua DKM, gara-gara suka gambar-gambar dan nulis-nulis menuhin papan tulis masjid yang berakibat habisnya berbatang-batang kapur. &lt;br /&gt;Kami memang sering menjadikan masjid tempat main, dan tentu saja papan tulis dan kapurnya seringkali jadi sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang diseremin cuma satu.. kamar di sebelah kiri tempat imam. Di sana tersimpan keranda dan berbagai perlengkapan pengurusan jenazah (kain kafan, kamper, papan, anyaman samak, dll). Gak kuat berlama-lama dekat pintu kamarnya. &lt;br /&gt;Kalau kamar sebelah kanan sih aman. Di sana tersimpan mushaf Qur'an dan sound system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tarawih memang jadi kenangan indah tersendiri bagi saya (sekali lagi, dan kawan-kawan). Berebut tempat paling tengah di tengah-tengah gank biar gak ketinggalan gosip saat ceramah.. hihi. Tapi kebiasaan buruk ini tak lama saat turun perintah dari guru agama SD kami bahwa setiap ceramah tarawih harus ditulis dan harus minta tandatangan penceramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat minta tandatangan dan cap masjid, anak-anak yang mendapat perintah sama, sering bejubel dan mengecoh pemberi cap masjid agar mencap buku kami lebih dari satu halaman... Cadangan buat besok-besok, kali aja ntar isi ceramahnya nulis sendiri di rumah, nyalin dari kolom taushiyah di koran. Tandatangan mah sreettt srettt sreett.. bikin we olangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiyaaa.. waktu Ustadz Aang Kusmayatna alias Kang Ibing (alm) ceramah taraweh di masjid, dapet juga tuh tandatangannya... Meni banggaaaaa buanget waktu itu :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking cintanya sama masjid ini, pernah ada suatu masa saat saya dkk bolak balik ke mesjid untuk ikut sholat wajib berjamaah. Bahkan sholat jum'at pun kami lakoni. Hayyaaah... semangat kali pun !!&lt;br /&gt;Pihak DKM sampai sengaja menyediakan tempat sepetak bagi kami untuk ikut sholat Jum'at.&lt;br /&gt;Tapi lama-lama dipikir kok ya malu juga ya dilihatin sama bapak-bapak dan om-om, plus teman-teman laki-laki kami. Akhirnya kami tak meneruskan 'kebiasaan' sholat jum'at itu, dan sholat wajib pun akhirnya di rumah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceramah tarawih di podium? di depan itu? Hoho.. tentu saja pernah saya lakoni juga. Dulu sempat ada masanya akhwat boleh ceramah di atas podium. Tapi itu pun tak lama. Kebijakan dari DKM untuk tidak 'membiasakan' akhwat tampil di depan khalayak ramai. Cukup di depan akhwat sajalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi selanjutnya saya sempat jadi guru ngaji kecil-kecilan di masjid ini sampai SMA. Dan semasa kuliahan gak banyak interaksi saya di sini, hingga akhirnya momen penting berupa pengajian pra nikah saya yang dapat bonus do'a dari puluhan ibu-ibu dan bapak-bapak tergelar juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun kemudian, Arif dan Sofi sekolah di Raudhatul Athfal At-Taqwa, rintisan dari Taman Pendidikan Al Qur'an yang dulu saya sempat jadi gurunya juga di TPA itu jaman SMP. Ngajar iqro tiap sore ke beberapa anak dari kampung sebelah, dan totalnya cuman dibayar sepuluh rebu sebulan.. xixi.. tapi enjoy aja. Suka bangettttt :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya amati dari tahun ke tahun jama'ah masjid ini tampak selalu mau 'belajar'. Termasuk mamah dan bapak. &lt;br /&gt;Berbagai ritual yang dipahami bid'ah, perlahan menghilang dari lingkungan masjid ini. Digantikan dengan hal-hal yang sesuai dengan sunnah RasuluLlah SAW. Contoh besarnya: tahlilan, dan contoh kecilnya: niat shaum dan berbagai do'a khususon Ramadhan yang dilafalkan beramai-ramai ba'da tarawih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum-forum pengajian sudah diisi oleh ustadz muda yang pemahaman Islamnya 'ngadalil', gak sekedar ikut-ikutan nenek moyang.&lt;br /&gt;Jadinya meskipun saya tahun-tahun berikutnya aktif di Salman, yang notabene jauh dari hal-hal yang bersifat tradisional, tetep aja bisa nyambung dengan mesjid ini dan dalam banyak hal sepaham pula dengan mamah bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AlhamduliLlah orang tua saya menghabiskan masa tuanya di lingkungan ini. Lingkungan yang banyak menuntun mereka mendekati-Nya. Bapak yang dulu sama sekali tidak bisa baca Al Qur'an, seingat saya lima tahun terakhir bacaan beliau sudah lancar. &lt;br /&gt;Mamah yang dulu tak berjilbab, kini sudah berjilbab dengan rapi. Rapi dalam arti setiap keluar rumah megenakan penutup aurat, sekalipun hanya menyapu teras halaman. Begitu pula dengan sebagian besar ibu-ibu di komplek ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di manapun saya berada, di masjid manapun saya sholat, sepertinya saya akan selalu merindukan masjid AtTaqwa :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5183389786956084238?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5183389786956084238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5183389786956084238' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5183389786956084238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5183389786956084238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/08/masjid.html' title='masjid at-taqwa'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-3501678549167346560</id><published>2010-08-20T10:02:00.005+07:00</published><updated>2010-08-20T22:28:01.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngacaprak'/><title type='text'>ada dirimu dalam do'aku</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Baru nyadar (sedikit), ternyata mendo'akan orang lain jauh lebih nikmat daripada berdo'a untuk diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah angin dari mana yang membuat saya malam ini ba'da shalat bisa komat-kamit mendo'akan orang lain. Dan entah kenapa pula tiba-tiba bulir-bulir air mata deras banget mengalir saat saya menyebutkan satu persatu orang yang saya cintai. &lt;br /&gt;Mungkin karena hujan deras.. malam sepi.. dan Ramadhan yang mau gimana-gimana juga suasananya sejuk di hati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dooh..nangis lagi deh nih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja takkan saya sebutkan siapa saja yang saya do'akan dan apa do'a saya untuk mereka. Biarlah Allah dan para malaikatNya mencatat, karena saya ingin do'a saya barusan diaminkan oleh para malaikat, hingga insyaa Allah terkabul... seperti apa yang disebutkan dalam hadits... (mm.. belum nemu teks haditsnya nih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang jelas, dalam sebuah &lt;a href="http://al-atsariyyah.com/?p=1724"&gt;link&lt;/a&gt;, disebutkan bahwa &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;.... hanya saja satu batasan yang disebutkan dalam hadits -agar malaikat meng’amin’kan- adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;saudara kita itu tidak mengetahui kalau kita sedang mendoakan kebaikan untuknya&lt;/span&gt;. Jika dia mengetahui bahwa dirinya didoakan maka lahiriah hadits menunjukkan malaikat tidak meng’amin’kan, walaupun tetap saja orang yang berdoa mendapatkan keutamaan karena telah mendoakan saudaranya. Hanya saja kita mendoakannya tanpa sepengetahuannya lebih menjaga keikhlasan dan lebih berpengaruh dalam kasih sayang dan kecintaan....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heu.. dengan menuliskan ini pun mudah-mudahan tidak jadi 'pembatal amin'-nya para malaikat, soalnya pan mestinya cuma saya dan Allah yang tau kalau saya udah mendo'akan ya? Ari saya kalahka bilang-bilang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya deh lain kali kalo ngedo'ain orang lain lagi saya gak akan bilang-bilang. &lt;br /&gt;Ini mah... sekali iniiii ajah.. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eits..naha jadi seuri?.. dasar geje.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-3501678549167346560?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/3501678549167346560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=3501678549167346560' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3501678549167346560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/3501678549167346560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/08/ada-dirimu-dalam-doaku.html' title='ada dirimu dalam do&apos;aku'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-9161112959218267557</id><published>2010-08-10T16:31:00.005+07:00</published><updated>2010-08-11T04:44:50.820+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>sang pengancam</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Nasihat yang sangat mengena buat saya di sebuah forum majelis ta'lim. Katanya, jangan sampai kehadiran kita menjadi ancaman bagi orang lain.&lt;br /&gt;Akang tersebut mencontohkan ketika dia menelpon bawahannya untuk menanyakan sebuah tugas, dia bertanya dulu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Nyaman tidak kalau saya menanyakan tentang tugas ini? Apa antum tidak sedang ada masalah?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" width=20 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm... saya jadi berpikir, seberapa sering kehadiran saya tidak disukai oleh orang lain? Baik itu di dunia maya ataupun nyata. Sementara saya sendiri sampai saat ini -masih- tidak menyukai kehadiran seseorang di wall fb saya ataupun di friendlist YM saya. &lt;br /&gt;Dua orang 'terpaksa' saya hide wall fbnya karena gak kuaaaat baca status-statusnya yang gak nyambung ke saya tapi membuat saya su'uzhan padanya. Lebih baik tidak tahu sama sekali daripada membaca satu saja statusnya. Biarlah. Dia gak tau kalau wallnya saya hide. Daripada saya berprasangka buruk terus sama dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu lagi teman YM, yang setiap ketemu online dia selalu menanyakan kabar saya... bla.bla.bla.. dst dst yang pada akhirnya dia seperti menyalahkan status saya sebagai ibu rumah tangga pengangguran gak berduit... ujung-ujungnya .. kayaknya sih.. nantinya.. bakal muncul tawaran untuk jadi downlinenya... Ya sudahlah.. daripada saya kesel melayani obrolannya, mendingan dipermanent offline aja... heuheu.. maap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia nyata ada pula beberapa orang yang bawaannya males aja untuk saya temui. Entah karena cerewetnya, muka masamnya, atau marah-marahnya... ataupun yang tiap ketemu pasti dia pengen jual sesuatu sama saya.&lt;br /&gt;Ih.. mending gak usah ketemu deh kalo gak penting-penting amat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoooo....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata begitu mudahnya ya saya menilai orang lain sebagai pengancam bagi kesenangan saya? &lt;br /&gt;Sempatkah saya berpikir apakah saya pernah jadi pengancam bagi orang lain?&lt;br /&gt;Ketika saya online YM... adakah yang tiba-tiba memutuskan untuk offline? Adakah yang permanently offline? Atau bahkan mendelete nama saya? Adakah yang menghide wall FB saya? Sementara saya tidak menyadari perlakuan tersebut?&lt;br /&gt;Kalau ada.... hiiiiiiiiiiikkkkkkkkkkkkkkkkssss.... bener-bener akan jadi tamparan yang teramat keras buat saya... Amat keras &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/20.gif" width=22 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya saya tak pernah bermasalah dengan orang di dunia maya. &lt;br /&gt;Pernah. Tentu saja pernah. Ada kasus yang saya sampai sekarang gak ngertiii.. (hanya berusaha untuk mengerti) kenapa dia meremove saya dari fbnya, seperti yang saya tulis di &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/04/diremove.html"&gt;posting yang lalu.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada juga satu lagi yang mungkin.. gak tau ya.. sampai sekarang sepertinya masih memusuhi saya gara-gara fb juga. Dan saya juga gak ngertiiiiii... sampe saya klarifikasi kesana kemari, dan semua bilang kalau saya gak salah. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dia aja yang cari masalah... Emang orangnya gitu,”&lt;/span&gt; kata teman saya yang lain... huhu... whatever lah... yang penting saya mah gak pernah musuhin dia sedetikpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu... dua minggu menjelang Ramadhan ini ada tamparan dari-Nya untuk saya. Sebuah tamparan karena ternyata ada yang -sempat, sementara waktu- tidak menyukai kehadiran saya dalam kesehariannya. Masalahnya sudah selesai, tapi cukuplah masalah itu yang membuat saya mungkin bisa berubah permanen (jadi lebih cantik &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/59.gif" width=18 height=18 border=0&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah.. sesuatu itu tidak bisa saya ceritakan di blog ini (maaf ya Lesly, Manik, dkk.. anggap aja posting ini sebagai penggugur kewajiban menepati janji di comment status saya.. hihi..)&lt;br /&gt;Do'akan saja agar saya selalu berubah ke arah yang lebih baik ya .. baik.. dan lebih baik lagi.., cantik dan lebih cantik lagi hatinya, hingga tiba pada saatnya jatah hidup saya berakhir, dan saat itulah saya berada dalam kondisi terbaik dan tercantik seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun meminta maaf khusus dalam rangka jelang Ramadhan tidak ada contohnya dari RasuluLlah SAW, tak ada salahnya bila saya mohonkan maaf dari teman-teman semua atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah saya lakukan baik sengaja maupun tidak disengaja. Yang langsung maupun tidak langsung, baik tulisan maupun perkataan. &lt;br /&gt;Sungguh lebih baik saya didamprat habis-habisan secara langsung, kalau perlu sampe saya nangis darah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(halaaah... lebay..)&lt;/span&gt;, tapi sesudah itu beres dan damai, daripada diam-diam ada yang tidak suka dengan tingkah polah dan perlakuan saya pada kalian semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ingin sama sekali kehadiran saya jadi sebuah ancaman bagi siapapun. Saya ingin jadi orang yang menyamankan bagi keluarga dan teman-teman, atau minimal, ada ataupun tidak adanya saya gak ngaruh. &lt;br /&gt;Mending gak ngaruh daripada berpengaruh negatif kan...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/22.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirul posting, selamat datang Ramadhan, selamat beribadah teman-teman, bulan yang kita rindukan akan datang segera dalam hitungan menit... semoga Allah berkenan membersihkan hati dan pikiran kita dari segala sesuatu  yang tidak diridhoi Nya, dan menjaga kesuciannya hingga akhir kehidupan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rahiim, luluhkanlah hati siapapun yang masih memusuhi saya, yang tak suka akan kehadiran saya, agar mereka memaafkan segala kesalahan saya padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Ya Rabb, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami, dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir” (QS Ali Imraan 147)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumma Aamiin... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-9161112959218267557?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/9161112959218267557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=9161112959218267557' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/9161112959218267557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/9161112959218267557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/08/sang-pengancam.html' title='sang pengancam'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-4519943000991450789</id><published>2010-08-06T13:12:00.004+07:00</published><updated>2010-08-06T13:53:11.087+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>"akhwat jaim" -- (bagian keempat) -- tamat</title><content type='html'>sambungan dari "akhwat jaim" bagian &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/kita-hanya-butuh-dimengerti-artikel.html"&gt;pertama,&lt;/a&gt; &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/akhwat-jaim-bagian-kedua.html"&gt;kedua,&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/bertemu-dengan-suami-adalah-babak-yang.html"&gt;ketiga.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerbang pernikahan selain membawa warna baru dalam cara pandang saya terhadap orang lain, ternyata membawa warna baru juga dalam kehidupan perhijaban saya. &lt;br /&gt;Terasa sedikit lebih longgar ketimbang saat saya berada dalam status lajang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin.. ini mungkin... &lt;br /&gt;Mungkin karena merasa sudah tertutup celah bagi siapapun yang ingin menikahi saya, maka aksi dan reaksi apapun yang diberikan dan diterima oleh dan dari lawan jenis, tidak lagi saya artikan sebagai sinyal untuk dibogohi... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" width=18 height=18 border=0&gt; &lt;br /&gt;Lha seperhatian perhatiannya cowo sama saya, emangnye dia mau apa? Pasti cuma mau temenan doang kan? Masa iya ingin menikahi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah saya karena berada di lingkungan makhluk beradab, di mana persepsi saya di atas benar adanya. Namun ternyata di lingkungan lain.. katanya.. tak lagi berlaku istilah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“sebelum janur kuning berdiri, maka dia bisa jadi milikku”.. &lt;/span&gt;tapi yang kini berlaku adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“sebelum bendera kuning berkibar, maka dia bisa jadi milikku” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Whaaa.. ngeri banget siy... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, ternyata memang hijab berlaku untuk siapapun yang bukan mahram kita. Begitu pula kejaiman, hendaklah kita jaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lhaaa... dari dulu belom tau ya apa definisi akhwat jaim versi saya?&lt;br /&gt;Jaim itu kan jaga image ya. Semacam menjaga pandangan atau persepsi atau pendapat orang terhadap dirinya.&lt;br /&gt;Akhwat jaim yang terbayang di benak saya adalah seorang akhwat yang bisa dikatakan pemalu dan tidak memalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjawab pertanyaan dari seorang komentator di blog ini, apakah jaim itu suatu bentuk pembohongan publik? Dan jawaban saya adalah tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat (baca: saya, ier)  bersikap jaim karena mengikuti apa kata hatinya. Hati yang dibentuk oleh pemahamannya dan lingkungannya. Tidak bohong, karena hatinya nyaman saat dia bersikap jaim. Ada sesuatu yang dia jaga, ada sesuatu yang dia bela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain jawabannya jika ada yang bertanya.. salahkah akhwat bersikap jaim?&lt;br /&gt;Jawabannya ya, salah, jika niat dia jaim adalah untuk berharap ridho manusia.&lt;br /&gt;Jawabannya tidak, tidak salah, jika niat akhwat tersebut bersikap jaim adalah karena inginkan ridho Allah SWT.&lt;br /&gt;Masalah niat, hanya akhwat tersebut yang mengetahuinya. &lt;br /&gt;Kadang memang pacampur-campur antara inginkan ridho manusia, dan inginkan ridho Allah. Tapi satu sajalah yang dirasakan saat berjaim karena inginkan ridho Allah ta'ala... yaitu ketenangan hati saat menjalaninya. Karena berharap ridho manusia itu manalah tenang? Adakah hati yang tenang saat pujian manusia menjadi tujuannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat jaim saya definisikan sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;seorang muslimah yang berhijab atau berbatas&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;Adapun cara terbentuknya bisa karena &lt;span style="font-style:italic;"&gt;terpaksa&lt;/span&gt;, bila terus menerus berada dalam lingkungan seperti yang saya ceritakan pada &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/kita-hanya-butuh-dimengerti-artikel.html"&gt;akhwat jaim bagian pertama&lt;/a&gt;. Salah sedikit dimarahi, deket ma cowo langsung diingatkan. Namun bisa juga mengalir dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tanpa pemaksaan&lt;/span&gt; seperti yang saya ceritakan pada &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/akhwat-jaim-bagian-kedua.html"&gt;akhwat jaim bagian kedua&lt;/a&gt;. Di bagian kedua ini sang akhwat (baca: si nu boga lalakon, saya, ier) memang sudah menikmati dirinya yang berhijab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tingkat kejaiman bisa berubah tatkala sang akhwat memasuki babak baru kehidupannya. Misal: menikah, seperti yang saya ceritakan pada &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/bertemu-dengan-suami-adalah-babak-yang.html"&gt;akhwat jaim bagian ketiga&lt;/a&gt; dan keempat ini.&lt;br /&gt;Atau bagi akhwat lain barangkali tingkat kejaiman berubah saat dia memasuki dunia perkuliahan ataupun dunia kerja yang lingkungannya sebagian besar laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di dunia maya seperti facebook dan YM, seperti yang saya ceritakan di &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/bertemu-dengan-suami-adalah-babak-yang.html"&gt;akhwat jaim bagian ketiga&lt;/a&gt;, standar jaim bisa sangat berbeda dengan dunia nyata. &lt;br /&gt;Dunia maya seakan bisa menunjukkan pada dunia bagaimana 'asli' nya kita, atau bahkan bisa kebalikannya sama sekali... di sana kita bisa menunjukkan kepalsuan kita sepalsu palsunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi harus bagaimana seorang akhwat berhijab di dunia maya, nyata, darat ataupun laut?&lt;br /&gt;Kuncinya ada dua. Yang pertama dan utama adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ilmu&lt;/span&gt;, dan yang kedua seringlah bertanya pada &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hati nurani&lt;/span&gt;, pada hati kita yang terdalam. Dia tak kan bisa memungkiri, apakah kita benar atau salah dalam bersikap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita semua masih dikaruniai hati nurani yang ada dalam penjagaan Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Melag nteu mun saya tamatkan serial ini? &lt;br /&gt;Ya sudahlah.. tamat gak tamatnya saya tunggu komentar dari para penggemar &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(beu..angger eta geer)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-4519943000991450789?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/4519943000991450789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=4519943000991450789' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4519943000991450789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4519943000991450789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/08/akhwat-jaim-bagian-keempat-tamat.html' title='&quot;akhwat jaim&quot; -- (bagian keempat) -- tamat'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-5481830045607328817</id><published>2010-07-28T08:44:00.006+07:00</published><updated>2010-08-06T13:25:47.067+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>"akhwat jaim" -- (bagian ketiga)</title><content type='html'>Sambungan dari "akhwat jaim" -- &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/kita-hanya-butuh-dimengerti-artikel.html"&gt;(bagian pertama) &lt;/a&gt;dan &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/akhwat-jaim-bagian-kedua.html"&gt;(bagian kedua)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Bertemu dengan suami, adalah babak yang benar-benar baru dalam hidup saya. Sempat terkaget-kaget dengan segala perubahan, tapi saya menikmatinya.&lt;br /&gt;Suami membawa saya untuk menemukan sosok yang baru dengan membawa diri ini ke dalam lingkungannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata lingkungan yang saya masuki di antaranya adalah bukanlah lingkungan baru. Setelah bertaaruf dan kemudian menikah, saya dan suami baru ngeh kalau punya teman yang sama. Yang bagi saya orang itu adalah sahabat, sementara bagi suami orang itu hanya kenalan. Begitu pula orang yang saya anggap sebagai kenalan, ternyata berteman baik dengan suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran ketika kami bertemu orang-orang itu.. mereka langsung menyalami kami dengan akrab, karena mereka tau siapa saya, dan tau siapa suami saya. Maklumlah memang kami satu almamater SMA dan satu almamater kuliahan. Cuma 'klik'nya aja gak pas lagi di sekolah ataupun kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tau nggak.. hehe.. ternyata orang-orang yang saya anggap kenalan dan ternyata berteman baik dengan suami, itu adalah orang-orang yang saya anggap 'bukan saya' di masa lalu. Yang saya anggap beda level. Tak usah dibahas level siapa yang lebih tinggi, tapi yang jelas saya ngerasa beda aja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kini saya menjadi bagian dari suami, mau gak mau saya jadi kembali bertegur sapa dengan mereka, dan bisa melihat mereka dari dekat.&lt;br /&gt;Entah kenapa saya jadi merasa berbeda. &lt;br /&gt;Hmmm... bukan sayanya barangkali ya, &lt;br /&gt;tapi cara pandang saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat kacamata, mata masih mata saya, tapi kalau ganti kacamata dari kacamata biru ke kacamata merah, atau dari kacamata minus ke kacamata plus, pasti tampak berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya barangkali seperti pindah dari kacamata kuda ke lensa kontak &lt;br /&gt;(jauh amat?!) &lt;br /&gt;Saya jadi bisa melihat segala sesuatu menjadi jelas dan terang benderang. Bisa melihat sisi baik dan sisi buruknya dan bisa menempatkan diri lebih baik. Nyaman bagi mereka dan bagaimana memandang mereka agar tampak menyamankan bagi saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lebih mengenal, makanya saya jadi bisa lebih mengerti, kenapa mereka melakukan hal-hal yang bagi saya dulu adalah 'bukan saya'. Toh bagi mereka juga - saya - mungkin- adalah bukan mereka. Tapi ternyata kami bisa juga menemukan satu sisi yang sama. Namanya juga sama-sama manusia ya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami juga mengenalkan saya pada level level lainnya dan saya punya perasaan yang sama,  yaitu nyaman dan baik-baik saja. Pun saya membawa suami ke lingkungan saya, dan semua kekhawatiran lenyap begitu saja. Kekhawatiran bila suami tidak nyaman dengan lingkungan yang saya kenalkan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali karena suami juga saya jadi bisa lebih 'bijak' seperti itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dituliskan di posting blog ini terdahulu, bahwa orang paling istiqomah yang pernah saya kenal adalah Mas-ku itu. Teguh dengan pendiriannya, tapi tidak cocok juga kalau disebut keras kepala. Di lingkungan manapun dia berada, maka sosoknya tampak tak pernah berubah. Gak ikut-ikutan. Stabil. Tampil sebagai dirinya sendiri. Gak pernah terlihat marah, gak pernah terlihat sedih ataupun kecewa. Kalau terlihat bahagia tentu saja sering, tapi gak berlebihan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang labil, yang sering terbawa emosi, yang sering berubah-ubah karakter seperti bunglon, jadi bisa belajar banyak pada beliau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya ternyata adalah... bagaimana mengenali diri, dan bagaimana mengenal Allah. Siapa kita, siapa pencipta kita, dan untuk apa kita hidup.&lt;br /&gt;Ah.. semoga kalian paham apa yang saya maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas.. pada akhirnya.. dengan mengenal diri dan Sang Pencipta, saya jadi merasa sejajar dengan siapapun manusia di muka bumi ini. Orang kaya? Orang miskin? Cantik? Jelek? Jahat? Tampak sholeh? Cacat? Sempurna? Aktivis masjid? Aktivis himpunan? Siapapun itu... saya jadi merasa tak bersekat lagi, tak ada benteng lagi kecuali apa yang telah dibedakan dan ditetapkan batas-batasnya oleh syariat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan berarti saya paham 100%. Sampai saat ini pun saya masih belajar. Terus berkenalan dengan banyak orang dengan berbagai level dan lingkungannya, tapi berusaha terus menerus agar sadar diri. Siapa saya, siapa teman saya, siapa pencipta saya, siapa pencipta teman saya, dan untuk apa kami hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan siapapun saya bertemu dan bicara, saya merasa gak canggung sama sekali. Gak ada perasaan merendahkan, ataupun meninggikan. Tapi saya menaruh hormat dengan hanya melihat bahwa seseorang itu telah dihadirkan-Nya di hadapan saya untuk saya pelajari kelebihannya, untuk saya hisap manfaatnya baik materil (ahahaha) maupun immateril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui email, blog, ym, dan kemudian facebook plus twitter, saya menampilkan diri saya (kembali), setelah menikah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa tulisan memang membuat saya lebih ekspresif. Tidak seekspresif kenyataannya. Tapi bolehlah dicoba bertemu dengan saya, apakah anda merasa nyaman atau tidak. Mungkin juga kalau bertemu langsung, anda masih melihat saya sebagai sosok masa lalu yang penuh batas dan standar. Yang orang kebanyakan bilang saya “jaim”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja begitu, kawan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena bahasa tulisan dan bahasa tubuh itu bagi saya amatlah berbeda.&lt;br /&gt;Apa mungkin saya tertawa seperti ini &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif" width=30 height=18 border=0&gt;  , atau katakanlah bersuara .. HA HA HA... di hadapan kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irma yang aneh, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa mungkin saat kopi darat saya bercerita panjang lebar seperti di blog ini tanpa memberi kesempatan pada lawan bicara saya untuk menanggapi atau bercerita balik?&lt;br /&gt;Tentu saja tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apa bisa saya marah seperti ini... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif" width=34 height=18 border=0&gt; .. tepat di hadapan kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahahay.. dunia maya memang ajaib ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit teman lama yang bilang kalau saya berubah. Tidak seperti orang yang mereka kenal waktu saya SMA dulu atau kuliahan dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun harus dijawab, jawabannya bisa YA ataupun TIDAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya berubah, dengan cara pandang saya yang mencoba untuk bisa lebih memahami teman-teman saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak, saya tidak berubah, karena dari dulu juga memang sebetulnya saya ekspresif dan banyol. Salah besar bila saya tampak anggun dan berwibawa.... &lt;br /&gt;*anggun dan berwibawa? .. weks.. buat yang mengenal saya dengan baik, silahkan muntah.&lt;br /&gt;Hanya ya itulah... itu... emoticon membuat saya lebih beremotion &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/51.gif" width=21 height=18 border=0&gt; .. itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti, akhir dari serial ini, saya ingin menyimpulkan, apa itu 'akhwat jaim'. Menurut saya tentunya. &lt;br /&gt;Tapi di postingan berikutnya lagi aja yaaa... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/5.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhiri dengan iklan dulu ah.... &lt;br /&gt;Kemarin dapet email niy: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dear Pemenang Audisi Crazy Moments Leutika 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat kepada para pemenang Audisi Crazy Moments Leutika 2010!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku CrazMo akan segera masuk produksi. Hadiah akan dikirimkan setelah&lt;br /&gt;buku jadi (termasuk sertifikat - hardcopy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih atas seluruh atensinya. Keep writing! Sampai ketemu di next&lt;br /&gt;event Leutika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Best Regards&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;redaksi Leutika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Dimohon tidak mempublikasikan hasil karya kepada siapa pun dalam&lt;br /&gt;bentuk apa pun.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AlhamduliLlaah.. hehe.. ternyata ada juga yang suka dengan banyolan saya yah... judul bukunya aja "Crazy Moment"...wkwk... dari segala arah juga tampak jauh dari istilah "jaim"... --- wekwew dah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan jadi pemicu semangat saya untuk terus menjalankan motto &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"lebih baik menulis daripada melamun"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-5481830045607328817?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/5481830045607328817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=5481830045607328817' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5481830045607328817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/5481830045607328817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/07/bertemu-dengan-suami-adalah-babak-yang.html' title='&quot;akhwat jaim&quot; -- (bagian ketiga)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8365902278806213774</id><published>2010-07-19T10:50:00.004+07:00</published><updated>2010-08-06T13:26:15.392+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>"akhwat jaim" -- (bagian kedua)</title><content type='html'>Sambungan dari &lt;a href="http://wizhier.blogspot.com/2010/07/kita-hanya-butuh-dimengerti-artikel.html"&gt;"akhwat jaim" - (bagian pertama)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yahhh.. barangkali hal-hal seperti itulah yang seringkali membuat saya merasa 'terjaga' sewaktu muda dulu.  Selain ada juga hal-hal sepele yang mempengaruhi tingkah laku saya. Misalnya,&lt;br /&gt;saya loncat-loncat karena senang... langsung dibilangin &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Husy.. ada ikhwan! Jangan centil gitu!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya ngakak dikit langsung disenggol atau dikiceupan oleh sesama akhwat... lagi-lagi karena ada ikhwan. Halaaah.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sudahlah.. mari kita anggun c. sasmi demi para ikhwan tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, kemudian saya dikenal sebagai akhwat manis, anggun, baik budi, tidak sombong, terjaga hijab, serta auratnya. &lt;br /&gt;Kurang lebih tampak seperti ini lah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/TEGg2afIIhI/AAAAAAAAAJg/a54qfDTC4eU/s1600/foto+jilbab.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 94px; height: 135px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/TEGg2afIIhI/AAAAAAAAAJg/a54qfDTC4eU/s200/foto+jilbab.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494849877051974162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wew.. saha eta? Ada yang kenal? &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaman dengan penampilan seperti itu? &lt;br /&gt;Yuppp.. Nyaman!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahkah saya bergaya seperti itu?&lt;br /&gt;Barangkali pengikut syaithan yang bilang kalau itu salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul teman, saya nyaman.&lt;br /&gt;Tapi sayangnya karena saya merasa nyaman dengan pandangan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga diri?&lt;br /&gt;Betul, tapi karena manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa saat itu saya dituntut manusia untuk berpakaian seperti itu.&lt;br /&gt;Saya diminta manusia untuk berlaku anggun seperti itu.&lt;br /&gt;Saya melakukan semuanya demi pandangan teman-teman saya yang aktivis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mana? Allah ada. Tapi Dia tak ada di hati dan pikiran saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tetap saya sadar bahwa inilah yang diperintahkan Allah bagi hamba-Nya yang ingin menjaga diri. 'Kesadaran' saya ini teruji saat saya harus berinteraksi dengan teman-teman di kampus (baca: himpunan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah.. maap maap nih buat temen-temen himpunan (dulu ya.. gak tau sekarang). Saya gak nyaman juga di sana. Melihat teman-teman saya laki-laki dan perempuan bercampur baur dan kadang duduk berdesakan. Ketawa ketiwi dan bercanda tak berujung pangkal. Katanya rapat tapi ya kok banyak ngelanturnya. Yang diurusi penting, tapi komitmen diragukan.&lt;br /&gt;Tak seperti di masjid tempat saya beraktivitas (juga) saat itu. Kalau sudah janji.. ya ditepati. Kalau sudah punya komitmen, ya ditunaikan. Bertahan pula hingga bertahun-tahun demi menjalankan sebuah program. Ancaman yang dilontarkan satu saja : Allah Melihat kerja dan komitmen kita. Dan semua tetap maju bersama. Yang gak kerja, melaut dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sebenarnya di lingkungan himpunan saya  bisa loncat-loncat ataupun ketawa ngakak dan gak ada yang bilang "Husy! Ada ikhwan!"&lt;br /&gt;Tapi tetap saja saya tidak bisa centil-centilan. Kenapa ya? Gak tau. Gak enak aja. Berasa tidak etis bila saya harus ngakak dan centil-centilan dengan jilbab panjang plus rok atau gamis yang saya kenakan. Saya merasa membawa nama besar yang harus saya junjung tinggi. Yaitu: saya muslimah.&lt;br /&gt;Jadi bukannya saya menahan diri untuk gak centil. Tapi karena gak mau aja. Gak mood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya saya tak bisa berlama-lama aktif di himpunan. Benar-benar saya merasa menderita bila berada di sana. Habitat saya adalah di tempat yang pandangan para ikhwannya menyapu lantai saat bicara dengan saya, dan pandangan para akhwatnya menjaga perilaku saya. Saya telah terbiasa dalam lingkungan itu. Dan perlahan saya menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di SMA pun saya mengalami hal yang hampir sama. &lt;br /&gt;Tengah aktif di DKM, tapi saya terseret ke dalam habitat yang 'bukan saya'. Sebuah kelompok eksklusif yang dengan seleksi tertentu saya bisa masuk ke dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi bisa gaul dengan kelompok ini baik seangkatan maupun beda angkatan, maka saya memaksakan diri untuk ikut ke manapun mereka pergi. Diajak naik mobil pribadi ke sana ke mari rame-rame. Mampir ke rumah-rumah mereka yang bak istana. Disuguhi makanan yang entah apa namanya. Ngomongin film-film dan lagu-lagu. Huduuuuhhhh.... saya memang suka lagu, suka film. Tapi ya kalau dijadikan tema pokok obrolan, rasanya gimanaaa gitu. Dan utamanya barangkali karena saya gak tau apa-apa. &lt;br /&gt;Mereka gak berbuat macam-macam kok. Cuma perasaan saya saja barangkali, kalau di kelompok ini saya ngerasa minder buanget. Merasa jadi orang paling miskin, paling bodoh, paling ketinggalan jaman, paling oon... hiks.. walau tentu saja mereka gak pernah menyinggung sama sekali tentang hal ini, tapi segala gaya dan penampilan mereka membuat saya merasa terdepak ke pinggir lapangan. Out! Dari habitat itu pun saya keluar. Datang bila diundang rapat saja di sekrektariatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya pun kembali seratus persen ke musholla tercinta yang bagaikan cadbury pemberian ibu mertua. Enak di lidah, nyaman di hati. Yang ukurannya bukan materi atau penampilan. Yang ukurannya bukan bisa ngabodor atau ngagaring.Yang ukurannya bukan pintar atau tidak. &lt;br /&gt;Musholla memberi saya lingkungan di mana saya tidak merasa diukur, karena di sana semua tahu, yang berhak menilai amal hanyalah DIA. &lt;br /&gt;Di lingkungan yang bisa mengingatkan saya untuk tetap hidup mengejar akhirat. Dan barangsiapa yang mengejar akhirat, dunia pasti ada di tangannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8365902278806213774?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8365902278806213774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8365902278806213774' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8365902278806213774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8365902278806213774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/07/akhwat-jaim-bagian-kedua.html' title='&quot;akhwat jaim&quot; -- (bagian kedua)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/TEGg2afIIhI/AAAAAAAAAJg/a54qfDTC4eU/s72-c/foto+jilbab.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-2382696678874778274</id><published>2010-07-18T09:54:00.008+07:00</published><updated>2010-08-06T13:26:40.371+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia oh dunia'/><title type='text'>"akhwat jaim" -- (bagian pertama)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Teteh berjilbab lebar yang baru saya kenal beberapa bulan itu tergopoh-gopoh panik menghampiri saya di depan musholla sekolah (SMA). Dan sekarang saya lupa.. siapa teteh itu... maap. Waktu itu saya kelas satu. Dan saya lupa juga, sang teteh kelas dua apa kelas tiga ya? Gak penting sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Irma!!... Irma!!... ", panggil si Teteh dari jarak 5 meteran dan setengah berlari menghampiri saya.&lt;br /&gt;"Iya Teh? kenapa Teh?", tanya saya ikutan panik &lt;br /&gt;"Kenapa buka kaos kaki di sini???!!", tanya si Teteh dengan nada memperingatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memandang sepasang kaki milik saya sendiri yang sudah tak beralas dan tampak jelas punya lima jari masing-masing di kiri dan kanan. Sempurna tak berbalut apapun. Mereka tampak putih pucat, merapat setengah ketakutan di bawah rok saya yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya... saya... ya saya mau masuk musholla Teh?", jawab saya sambil mengalihkan pandangan dari ujung kaki ke mata si teteh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit bertanya dalam hati... apa ada aturan di SMA ini bahwa harus membuka kaos kaki di suatu tempat? Tempat khusus yang ada gantungan kaos kakinya?&lt;br /&gt;-maklumlah anak baru, saya tidak tahu-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kaki itu kan aurat Irma! Buka di dalam musholla aja!,", jawab si Teteh dengan gaya seorang ibu yang memarahi anaknya karena ngompol di karpet. Pedas. Tajam. Menusuk hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Weeeew... sumpee deee gue baru tauuu... aurat ya? Ooooh... hmmm.. iya deh Teh.. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/22.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur sejujur jujurnya saya gak suka dikasih tau dengan cara begitu. Saya merasa langsung menciuuuut di depan sang senior. Merasa bodoh dan merasa terbuka seluruh aurat saya *halagh.. lebay&lt;br /&gt;Pokoknya malu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya memang saya coba untuk selalu melengkapi pakaian saya dengan sepasang kaos kaki, dan membukanya di tempat yang diyakini tak terlihat non muhrim. Namun sungguh, kejadian tidak mengenakkan itu tetap terekam dalam ingatan saya hingga kini. &lt;br /&gt;Setidaknya alhamduliLLah.. saya diberi lupa oleh-Nya, siapa teteh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun.. nuhun pisan ya Teh.. sudah mengingatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari banyak kejadian, saya belajar bahwa 'disalahkan' itu amat sangat tidak menyenangkan. &lt;br /&gt;Yang pertama timbul dalam hati bukannya syukur karena ada yang mengingatkan, tapi: malu. &lt;br /&gt;Kedua: pembelaan diri. &lt;br /&gt;Ketiga: ingin melawan. &lt;br /&gt;Keempat: gue juga tau.&lt;br /&gt;Kelima: ini urusan gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari awal sampe akhir gak enak mulu kedengerannya ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahahaha.. jadi inget.. satu lagi yang 'lucu' jaman saya jadi aktivis masjid, waktu seorang teteh mengingatkan saya karena kedekatan saya dengan seorang ikhwan. Intinya saya merasa dituduh 'pacaran'. Merasa disalahkan karena tidak menjaga hijab. Dan merasa dilarang untuk berhubungan lagi dengan ikhwan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan 'aktivis Islam' (dulu ya.. gak tau kalau sekarang), hijab memang teramat dijaga. Rasanya saya baru tiga kali tampak 'berduaan' sama si ikhwan di depan publik. Pertama di koridor mesjid, ngobrol di tengah orang lalu lalang. Kedua, di sekretariat, saya diajarin kalkulus sama dia (catat: di sekitar kami banyak orang). Ketiga, di sebuah ruangan di sekretariat, lagi urusan surat-menyurat kepanitiaan sebuah acara. Dan perlu anda ketahui juga bahwa tahun itu adalah tahun keempat kami berteman karena kami dekat sejak kelas 1 SMA. Benar-benar tidak pernah ada ikatan apapun yang kami ikrarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wedeww... tapi itu tampaknya sudah menimbulkan isu yang 'memalukan' bagi kami. Kayaknya kalau saat-saat kami 'berduaan' itu dishoot dan rekamannya diedarkan, bisa dipastikan GAK LAKU. Lha wong cuma gitu doang? Apa anehnya?&lt;br /&gt;Tapi barangkali karena tidak ada ikhwan-akhwat lain yang tampak 'seakrab' kami. Dan baiklah, barangkali ada yang menangkap isyarat dari bahasa tubuh kami bahwa kami saling suka. Ya sudah. Kami pasrah dituduh berbuat 'mesum'&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/22.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati .. saya tau saya (mungkin) salah. Tapiiiii gimanaaa?? Ini masalah hati, wahai para Teteh dan para Akang mentor yang budiman.. masalah hati!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh berandai-andai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai si Teteh Kaos Kaki itu tidak langsung 'menghardik' saya ya? Biarlah saya masuk dulu ke dalam musholla. Dan cobalah cari kesempatan untuk mengobrol dengan saya. Cari tema menarik yang ujung-ujungnya bisa membahas 'kaos kaki', lantas si Teteh bilang.. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Irma udah tau kan ya kalau mata kaki hinggak ke bawah itu termasuk aurat?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Naaah.. enak kan kedengarannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai si Teteh Yang Budiman itu pertama kali mendekati saya adalah dengan pendekatan penuh persahabatan dan pengertian. Andai Teteh itu berkata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Teteh ngerti perasaan Irma sama dia", &lt;/span&gt;kemudian menggali dari saya bagaimana timbulnya perasaan itu dan bersikap menganggap bahwa itu wajar sebagai seorang perempuan (lha ikhwannya memang ganteng kok) kemudian mau menjadi tempat saya bercerita tanpa dia harus bilang siapa-siapa...dan selanjutnya barangkali dia sampaikan apa yang dia pikirkan tentang hubungan saya dan ikhwan itu. Sama-sama mempertimbangkan sisi baik dan buruknya, kemudian menarik kesimpulan.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan... hei.... semua itu tentunya tidak bisa terjadi dalam satu hari, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali prosesnya berminggu-minggu dan berbulan-bulan... tapi kemungkinan saya bisa 'sadar' amatlah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibanding kenyataannya dulu: saya cuma iya iya pura-pura nurut, namun lain saya punya bibir lain saya punya hati.&lt;br /&gt;Saya gak suka si Teteh yang bersikap sebagai utusan perwakilan rakyat untuk menghakimi saya. Kurang dari 30 menit seluruh dakwaan disampaikan tanpa diberi kesempatan mengajukan pembelaan. Dan saya 'dipaksa' untuk menerima vonis bahwa saya-dan ikhwan itu- bersalah! &lt;br /&gt;OBJECTION, YOUR HONOR !! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/107.gif" width=52 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-2382696678874778274?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/2382696678874778274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=2382696678874778274' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2382696678874778274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2382696678874778274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/07/kita-hanya-butuh-dimengerti-artikel.html' title='&quot;akhwat jaim&quot; -- (bagian pertama)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-118452316842627360</id><published>2010-07-16T09:38:00.005+07:00</published><updated>2010-07-16T11:08:23.810+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>perlu untuk merasa diperlukan</title><content type='html'>**&lt;br /&gt;Takjubnya saya, ketika pada suatu hari dipertemukan dengan teman-teman para ibu-ibu karier. Begitulah pentingnya silaturahmi ya. Kita jadi tak merasa sendiri. Tak merasa waras sendiri, sholeh sendiri, ataupun gila sendiri. Toh ternyata ada teman kita yang lebih waras, ataupun lebih gila dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu itu tak lain tiga orang dokter dan satu orang apoteker teman sejawat saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter pertama, aktivitasnya menjadi dosen di sebuah universitas swasta, dan baru saja ditinggal oleh pembantunya dengan alasan menikah. Padahal sang pembantu amat dia andalkan untuk mengurus ketiga anaknya sehari-hari.&lt;br /&gt;Suami bekerja di luar provinsi, dan pulang hanya dua-tiga minggu sekali. &lt;br /&gt;Walhasil... dia bener-bener hidup sudah seperti robot. Tanpa nada, tanpa rasa. Pergi pagi pulang sore, anak-anaknya yang sudah SD 'terpaksa' mandiri di rumah, dan anaknya satu lagi yang masih balita dititip di PAUD, berlanjut di tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter kedua, aktivitasnya praktek sehari dalam seminggu saja di sebuah instansi. Tapi anaknya enam. Huihihi... kalo saya ke rumahnya, ampuuuun deh... rumah berantakan dan setiap kami ngobrol, selalu direcoki tiga anak balitanya. Syukurlah yang tiga lagi sudah sekolah full day.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter satu lagi dan seorang apoteker cenderung tanpa masalah berarti. Masalahnya satu saja: masih tinggal di orang tua/ mertua, dengan konsekuensi yang tidak lebih ringan dari yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya masalah rumah tangga masing-masing, jadi topik pembicaraan yang hangat dan cenderung memanas.&lt;br /&gt;Kami mendiskusikan bagaimana bila kami keluar dari pekerjaan di luar rumah yang mengikat, kemudian fokus pada anak dan rumah tangga saja. Toh sebenarnya masalah nafkah ya alhamduliLlah kami sudah merasa tercukupi dengan gaji suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tercetus suatu kalimat dari salah seorang dari kami, yang sebetulnya terpikir di kepala, tapi segan untuk terungkapkan, yang terbukti setelah kalimat itu terucap, semua ternyata mengiyakan:&lt;br /&gt;yaitu ... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"saya butuh untuk merasa dibutuhkan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya yang dosen itu, merasa berharga tatkala ada mahasiswa yang meminta bimbingannya menyelesaikan skripsi. Teman saya yang praktek di sana-sini merasa berharga saat ada pasien yang berobat padanya. Dan teman saya yang bekerja di pabrik, memang baru saja promosi jabatan. Dan dia pun merasa berharga kerenanya.&lt;br /&gt;Masing-masing merasa dibutuhkan oleh banyak orang, dan itu menyenangkan.&lt;br /&gt;Rasanya masalah uang tak seberapa dibanding dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;*kesenangan saat dibutuhkan*&lt;/span&gt; itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan seorang ibu yang dibutuhkan oleh suami dan anak-anaknya?&lt;br /&gt;Haduuuuuuuuuuuhhh... bukan hal yang mudah menerapkan hal itu di hati, ternyata.&lt;br /&gt;Mungkin karena itu hanyalah kebutuhan yang sifatnya naluriah? alamiah? &lt;br /&gt;Yang namanya ibu itu kan tak ada sekolahnya. Tak ada gelarnya. Tak ada pula gajinya.&lt;br /&gt;(Dan herannya.. secara tidak langsung kami sepakat pula akan hal itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukaan.. bukan lantas kami menyepelekan beban sebagai seorang ibu.&lt;br /&gt;Tapi kami sama-sama berpikir bagaimana menjadikan semua amanah itu bisa berjalan bersama-sama. Kebutuhan berkarir jalan terus, tapi tetap jadi ibu yang baik bagi anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu solusi paling bodoh yang terlontar (tapi sekali lagi diamini oleh semuanya) adalah .. menurunkan ekspektasi terhadap keterpeliharaan rumah dan segala benda mati yang ada di dalamnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;whahahaha....&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artinya.. cobalah untuk tidak terlalu peduli dengan cucian dan setrikaan yang menumpuk, dan biarlah rumah kita dipel seminggu sekali saja.&lt;br /&gt;Yang penting kita tetap bisa konsentrasi pada anak-anak selama di rumah, dan kita bisa makan serta istirahat dengan cukup. &lt;br /&gt;Soalnya kalau kita tetap punya standar tinggi terhadap kerapian rumah, sementara pembantu tak ada, suami sibuk, anak-anak masih kecil, dan amanah karir kita menanti, hasilnya hanya stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya.. lebih bagus lagi kalau anak-anak dibiasakan untuk membantu ibunya...&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/71.gif" width=18 height=18 border=0&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi kami bersyukur, masing-masing punya suami yang amat teramat sangat pengertian.. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah.. jangankan teman-teman saya itu yang berkarir ya.&lt;br /&gt;Saya yang hampir full di rumah aja udah paciweuh riweuh.&lt;br /&gt;Kalau sempet nyuci dan nyetrika, berarti gak sempet masak yang susah-susah. Cuma sempet masak yang praktis aja, atau beli.&lt;br /&gt;Kalau sempet nyapu ngepel, berarti gak sempet nyuci nyetrika.&lt;br /&gt;Kalau sempet chatting berlama-lama, berarti gak sempet nyuci piring.&lt;br /&gt;Kalau sempet nulis blog begini.. itu karena masakan yang kemaren masih ada. Tinggal diangetin. Tapi.. rumah berantakan... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/18.gif" width=34 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak apalah.. yang penting hepi... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/19.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadiii.. kesalahan apapun yang dilakukan seorang ibu, katakanlah itu hanya "telat bangun", maka akan selalu ada konsekuensi yang menyertai. Mendinglah kalau kenanya cuma pada diri sendiri, ini sih.. pasti suami dan anak-anak ikut kena getahnya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hummm... memang tak kan pernah ada waktu yang cukup bagi seorang ibu.&lt;br /&gt;Saya pun kalau ditanya "Sibuk, Ier?" jawaban saya pasti sibuk.&lt;br /&gt;Jadi mending gak usah tanya lah... &lt;br /&gt;Buat teman-teman saya, keluarga saya, siapapun yang butuh saya, maka saya selalu ada.  Karena kembali pada postulat yang tadi. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setiap orang butuh untuk merasa dibutuhkan. Perlu untuk merasa diperlukan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;You need me and I need you too &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/53.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-118452316842627360?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/118452316842627360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=118452316842627360' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/118452316842627360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/118452316842627360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/07/perlu-untuk-merasa-diperlukan.html' title='perlu untuk merasa diperlukan'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-289006110133769124</id><published>2010-07-14T12:39:00.003+07:00</published><updated>2010-07-14T13:06:48.285+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>ketemu polanya (semoga)</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif Sofi kembali ke sekolah, dan roda waktu rasanya berputar kembali dengan normal. Sungguh saya sampai turun berat badan 3kg selama anak-anak liburan karena jadwal acak-acakan. Masak gak puguh, dan makan pun jadi gak nyaman. Saya pindah-pindah antara rumah orang tua, rumah mertua dan rumah sendiri. Banyak capeknya dan banyak makan ati. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/12.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat kembali ke sekolah ini, karena Sofi sudah satu sekolah dengan Arif, maka rasanya segala sesuatu lebih mudah diatur. Mungkin juga karena mereka sudah lebih paham aturan dan konsekuensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya setting keberangkatan anak-anak dari rumah, yaitu teng jam 06.30. Setelah dicoba tiga hari, alhamduliLlah kami tidak menemui kemacetan yang berarti selama perjalanan.&lt;br /&gt;Resikonya memang Arif Sofi datang kepagian karena jam masuk sekolah baru jam 07.45 sementara mereka sudah hadir 40 menit sebelumnya.&lt;br /&gt;Dari opsi yang saya ajukan ke mereka "mending kesiangan atau kepagian?" dan "mending macet atau kepagian?", jawabnya tentu saja... mending kepagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif pun memberikan kesaksiannya kalau datang paling pagi itu rasanya lebih nyaman di hatinya. Baiklah. Toh kalaupun teman-teman mereka belum datang, Arif Sofi bisa saling menemani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jam pergi pukul 06.30 itu, akhirnya saya sepakat dengan Arif Sofi untuk sama-sama membuat jadwal harian. Jam berapa bangun.. jam berapa mandi, makan, main, belajar, sholat, dan tidur.&lt;br /&gt;Jadwal yang mereka buat saya jadikan acuan untuk membuat jadwal saya sendiri... katakanlah kapan saya masak, kapan saya online, dan kapan saya mengupdate ilmu farmasi di apotek orang... hehehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya? Not bad. Semangat di mereka, semangat pula di saya.&lt;br /&gt;Seumur hidup Arif Sofi, baru kali ini mereka bikin jadwal.&lt;br /&gt;Dan seumur hidup saya, sudah berpuluh kali saya membuat jadwal dan menjadwal ulang. Tapi baru kali ini saya merasa lebih teratur dari biasanya.&lt;br /&gt;Barangkali karena sekarang manusia-manusia kecil yang sangat berarti dalam hidup saya itu mulai bisa mengatur diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga jadwal yang kami rancang dan kami sepakati ini tidak menciptakan sekat yang membuat hidup kami kaku dan merasa penuh dengan aturan. Tapi justru membuat hidup kami lebih indah karena kami pandai mengatur diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusan mengatur dan mendisiplinkan diri, Ummi juga masih belajar, Nak...&lt;br /&gt;Bareng-bareng lah yaaa....&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/67.gif" width=22 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-289006110133769124?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/289006110133769124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=289006110133769124' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/289006110133769124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/289006110133769124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/07/ketemu-polanya-semoga.html' title='ketemu polanya (semoga)'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-2134090437949735252</id><published>2010-07-08T11:57:00.001+07:00</published><updated>2010-07-08T11:58:17.209+07:00</updated><title type='text'>????</title><content type='html'>**&lt;br /&gt;Gimana cara naro youtube di blog dengan ukuran kecil???&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-2134090437949735252?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/2134090437949735252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=2134090437949735252' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2134090437949735252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/2134090437949735252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/07/blog-post_08.html' title='????'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-1500089840657573175</id><published>2010-07-07T10:37:00.002+07:00</published><updated>2010-07-07T12:55:38.650+07:00</updated><title type='text'>TV show yang Sofi suka sejak 2009</title><content type='html'>**&lt;br /&gt;Dibo the Gift Dragon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="640" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/RVWWw5twmEA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/RVWWw5twmEA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="640" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And here is Dibo's ending theme song&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="480" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/1aTVLoZp2Q8&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/1aTVLoZp2Q8&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-1500089840657573175?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/1500089840657573175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=1500089840657573175' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1500089840657573175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/1500089840657573175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/07/tv-show-yang-sofi-suka-sejak-2009.html' title='TV show yang Sofi suka sejak 2009'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-76346995957794065</id><published>2010-07-05T07:48:00.001+07:00</published><updated>2010-07-05T07:51:00.599+07:00</updated><title type='text'>....</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;selama-aku-masih-bernafas-maka-aku-selalu-ada-untuk-kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-76346995957794065?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/76346995957794065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=76346995957794065' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/76346995957794065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/76346995957794065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/07/blog-post_05.html' title='....'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-4040963364887889315</id><published>2010-07-01T21:36:00.003+07:00</published><updated>2010-07-02T06:27:16.804+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>bagaimana bahagia</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Setelah dirundung banyak masalah (masalah orang lain, red) kemarin, hari ini saya menuai kebahagiaannya.&lt;br /&gt;Ternyata benar... Allah akan memudahkan urusan kita jika kita mudahkan urusan orang lain. Allah akan melapangkan hati saat kita mencoba untuk mencari jalan bagi kesulitan orang lain. Allah akan memberi kita bahagia saat kita bisa membahagiakan orang lain.&lt;br /&gt;Bahkan dengan membuat orang lain tersenyum karena senyum kita, maka rasanya kita bisa selalu tersenyum karena kita memang pada akhirnya diberiNya bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin seperti bapak... Bapak mertua saya yang selalu tersenyum saat berhadapan dengan lawan bicaranya. Tak terkecuali putra putrinya sendiri.&lt;br /&gt;Senyumnya selalu membuat lawan bicaranya balik tersenyum.&lt;br /&gt;Ah... ajaibnya sebuah senyum. Selalu saja membuat saya merasa tenang di dekat bapak.&lt;br /&gt;Bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena kebahagiaan orang-orang yang ada di sekitar bapak, maka bapak pun bahagia hidupnya.(selalu disertai do'a saya untuknya, semoga Allah memberi hidayah iman Islam padanya. Amiin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dengar kabar baik dari teman-teman saya yang kemarin dirundung masalah. Tiga orang yang telah memberikan kabarnya pada saya... semua bahagia, masalah mereka telah mendapatkan titik terangnya... &lt;br /&gt;Walau masalah mereka yang selesai, tapi saya ikut bahagia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebenarnya ingin tak peduli apakah mereka mengabari saya atau tidak. Apakah mereka ingat saya atau tidak, mengingat catatan berhuruf italic, bold, kalau bisa sih underline sekaligus...  bahwa &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sayalah yang mendampingi mereka saat masalah itu ada&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Rasa itu tetap ada. Rasa ingin dihargai. Rasa ingin diingat. Rasa ingin dibalas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau direnungkan lagi, betapa Allah memberi saya bahagia hari ini, justru bukan dari mereka. Bukan tiga orang itu yang membuat saya tertawa. Tapi saya bahagia karena hari ini banyak sekali hal yang saya syukuri dan membuat saya terbahak.&lt;br /&gt;Bukan..sekali lagi bukan karena tiga orang itu saya bahagia.&lt;br /&gt;Rasanya setiap celah di muka bumi membuat saya tersenyum hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... memang padaNya saja kita layak berharap akan kebahagiaan itu.&lt;br /&gt;Bukan dari manusia manusia yang telah saya buat bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya buat mereka bahagia?&lt;br /&gt;Saya?&lt;br /&gt;Lho?&lt;br /&gt;Sekarang malah saya sangsi... hahaha.... ya ya.. bukan saya yang membuat mereka bahagia hari ini....&lt;br /&gt;Jadi untuk apa juga saya berharap pada mereka ya? &lt;br /&gt;Whahaha.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali Tuhan sedang mentertawakan saya di atas Arsy-Nya... &lt;br /&gt;Allahu Rahman.. Allahu Rahiim...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-4040963364887889315?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/4040963364887889315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=4040963364887889315' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4040963364887889315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4040963364887889315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/07/bagaimana-bahagia.html' title='bagaimana bahagia'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8339912714137522689</id><published>2010-06-29T22:27:00.003+07:00</published><updated>2010-06-29T22:44:36.598+07:00</updated><title type='text'>listen to listen to listen</title><content type='html'>Entah seperti apa penampakan saya di dunia maya hari ini. Apakah status YM dan FB saya bernada:  &lt;span style="font-style:italic;"&gt;I'm ready to listen...&lt;/span&gt; (?). Rasanya enggak. Tapi kok saya diserbu peluru chat dari berbagai penjuru pulau tak seperti biasanya...  membuat saya termangu malam ini... sedikit pening dan sulit tidur....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan, diawali dengan seorang yang tanya kabar saya pagi ini, baik, jawab saya -- Kedua, seseorang yang sedang stress menghadapi sahabatnya yang sedang stress -- Ketiga,  mengabari kalau selingkuhannya tampak online -- Keempat, bilang kalo masih punya utang shaum Ramadhan satu hari lagi, tapi kalau shaum berat karena sedang hamil lima bulan -- Kelima, mengeluh karena batuknya gak sembuh-sembuh padahal dia sedang hamil dua bulan, obatnya apa ya tanyanya -- Keenam, yang ketiga tadi mengabari kalau selingkuhannya akhirnya offline -- Ketujuh, yang kedua tadi cerita tentang tetangganya yang suka jahat sama anaknya -- Kedelapan, kegeeran karena digodain terus di facebook oleh mantan guru SDnya -- Kesembilan, mengabari dengan bahagia kalo dirinya sudah hamil lima minggu dan cerita kalau adiknya baru saja dikuret padahal sudah hamil lima bulan. Turut bersuka cita. Turut pula berduka cita -- Kesepuluh, panik karena mamanya kabur dari rumah karena bertengkar dengan papanya.. dan dia tau kalau mamanya kabur setelah dikabari pacarnya karena si mama ngesms pacarnya. Saya harus gimana, katanya. Ya susul saja mamamu jawab saya. Baiklah katanya -- Kesebelas, minta tempo pembayaran utang. Never mind. -- Keduabelas, nanya kenapa status saya 16Rajab, dan mengalirlah diskusi tentang shaum tengah bulan -- Ketigabelas, nawarin ramuan untuk merawat kaki. Maaf jawab saya. Suami saya jarang lihat-lihat kaki saya. Jadi lihat apa dong? Tanyanya. Mau tau aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/18.gif" width=34 height=18 border=0&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8339912714137522689?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8339912714137522689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8339912714137522689' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8339912714137522689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8339912714137522689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/06/listen-to-listen-to-listen.html' title='listen to listen to listen'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-4545483869402719910</id><published>2010-06-29T16:12:00.002+07:00</published><updated>2010-06-29T16:20:23.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sahabat'/><title type='text'>testimoni seorang sahabat</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia pertama yang membuat tulisan khusus tentang diriku.... &lt;br /&gt;mari kita sambut kehadirannya..... &lt;br /&gt;Terimakasih untuk sahabatku tercinta, &lt;br /&gt;Irenaaaa Puspaaaa....wardaniiiii... horeee....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" width=26 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sebuah Testimoni Sederhana Untuk Salah Satu Sahabat Terbaikku (Kategori Best Friend FB story)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Share &lt;br /&gt; Today at 6:06am&lt;br /&gt;Sebenarnya agak bingung juga kalau harus menceritakan salah satu saja kisah antara saya dengan para sahabat saya, karena buat saya keberadaan semua sahabat saya itu sama berartinya tidak ada yang paling hebat atau paling buruk,karena mereka semua memiliki keunikan juga kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang amat sangat berbeda satu dengan lainnya, dari kelebihannya saya jadi banyak belajar menjadi lebih baik, dan dari kekurangannya saya jadi merasa berarti, karena itu artinya ada peran saya yang harus saya isi sehingga saya bisa mengisi celah kurangnya sahabat saya itu dan disitulah saya menjadi merasa berguna, tapi karena tuntutan event ini harus memilih satu kisah saja, dengan kategori harus kenalnya via Facebook, artinya bukan teman sekolah atau teman kuliah, akhirnya pilihanku jatuh pada sahabatku yang bernama Irma Vitriani Susanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal perkenalanku dengan dia,rasanya hampir sama seperti perkenalan saya dengan teman-teman saya yang lain yang ada beberapa juga yang kenalmya hanya via FB, hanya yang berbeda, aku mengamati dulu cukup lama dia tampak wara-wiri, mengomentari status teman-teman saya yang kebetulan juga temannya, dan yang menarik, komentarnya itu lucu, jail, sekaligus juga cerdas, dari komentarnya terlihat dia orang yang sangat apa adanya, tidak seperti kebanyakan orang yang lain, yang selalu bertopeng ria di FB,tapi tidak dengan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya penasaran lah saya, kebetulan dari suamiku pun saya tahu, kalau ternyata dia juga pernah sekelas dengan suami saya sewaktu SMA, jadi tanpa ragu-ragu lagi, akhirnya saya add dia. Dan tidak perlu menunggu waktu terlalu lama juga, ternyata friend request saya langsung diconfirm, yang menunjukkan bahwa dia juga fesbuker sejati seperti saya,karena setiap ada notifikasi langsung direspon....hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah make a friend dengan dia, saya langsung menelusuri wallnya, dan menengok wall dia saat itu rasanya seperti minum obat anti stress, karena status-status dia yang lucu, jail dan cerdas, yang waktu itu lumayan bikin saya tertawa ngakak. Lalu saya lihat dia juga punya blog...heem...tulisan-tulisannya pun sangat mengalir apa adanya, sedikit ngacaprak siy alias ngalor ngidul, tapi ngacapraknya kadang diselipkan hikmah yang lumayan touching...heem..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya makin penasaran lah saya dengan pribadi seorang irma itu, sesaat setelah saya membaca blognya, untuk sekedar memperkenalkan diri dan menunjukkan saya ingin kenal dia lebih dekat,saya menulis komentar, dan dibalas dengan pernyataan begini oleh sang irma itu “terima kasih ibu palgunadi(nama suamiku) sudah mau membaca tulisan saya dan mengapresiasinya”, duh...ternyata sang irma ini bukan Cuma lucu dan cerdas, tapi juga rendah hati. Ehem...ehem...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita setelah make a friend dengan dia , saya mendadak rajin banget mengomentari setiap status-status dia, begitu juga dia,sering juga mengomentari status-status saya, dan karena hampir setiap hari berinteraksi, akhirnya saya dan dia seperti dua orang yang sudah lama kenal dan dekat, dan interaksi kita yang tadinya baru sebatas tukar komentar, meningkat ke chatting, hampir setiap hari kita mengobrol via chatting, dari interaksi-interaksi itu akhirnya saya merasa, saya mempunyai banyak kemiripan sifat dengan dia, yang setelah ditelusuri, kita berdua ternyata berulang tahun di bulan yang sama dan hanya selisih 13 hari saja, jadi mungkin gara-gara itu sifat kita jadi sedikit mirip yaa....*garuk-garuk kepala...eung...emang apa hubungannya...yaa....??*..ah anggap saja ada hubungannya yaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa bulan berinteraksi lewat dunia maya, akhirnya datang juga kesempatan untuk kopi darat dengannya,tepatnya di bulan ramadahan, yang bertepatan juga dengan momen ulang tahunnya,dan beberapa hari sebelum hari ulang tahunku. Pertemuan saya pertama kalinya dengan dia di dunia nyata, akhirnya disepakati bertempat di apotek mungil tempat dia bekerja sebagai apoteker, dengan acara tukar kado,dia memberi saya buku berjudul “la Tahzan for mother” Asma Nadia, sedang saya memberinya kain khas Kaltim. Duh gombal banget yaa pake acara tukar kado segala...hahaha...yaa sebenarnya awalnya karena saat dia berulang tahun, saya adalah teman dia yang paling pertama memberinya ucapan selamat ulang tahun di wall dia di FB,padahal tanggal ulang tahun dia ditutup,dah gitu saya ini kan hanya mengenal dia di FB(dan kayaknya itu cukup bikin dia terharu deh...hihihi...ssts..sebenernya saya juga ga segitu care nya juga siy,secara saya kan memang fesbuker sejati,jadi memang selalu paling pertama kalau kasih ucapan selamat ulang tahun teman-teman di FB...eh tapi jangan bilang-bilang dia yaa...haha),sehingga dia saat itu berjanji akan memberikan saya sebuah buku sebagai hadiah wallprize (itu istilah yang dia bikin,klo biasanya doorprize,karena kejadiannya di wall akhirnya disebut wallprize).Nah gara-gara itulah akhirnya saya juga berinisiatif memberinya kain khas kaltim, sebagai kenang-kenangan juga.Saat pertama bertemu dengannya di dunia nyata,beberapa menit pertama,kita berdua agak jaim,tapi menit selanjutnya suasana langsung cair, dan kita langsung mengobrol layaknya dua sahabat lama yang sudah lama tidak bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pertemuan kopi darat itu, akhirnya interaksi pertemanan kita meningkat lagi,menjadi via sms dan telepon. Kita berdua seolah seperti memiliki ketergantungan satu sama lain sehari-harinya, apalagi dari interaksi kita itu akhirnya terbongkarlah “kartu” kita masing-masing, yang menurut teori kekalnya persahabatan versi Andrea Hirata,yang diceritakan irma, ya memang harus saling memegang “kartu”, karena ternyata “kartu” itulah yang memang sangat mengikatkan kita satu sama lain....hihihi (isi kartunya seperti apa?? Maaf tidak untuk dishare disini). Saking seringnya kita kontak,aku sampai merasa kalau dia itu tinggal dekat saya,padahal kita ini terpisah jarak sangat jauh yang dipisahkan laut jawa,karena dia tinggal di pulau jawa,saya di pulau kalimantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat ada sedikit cerita mengharukan yang irma bagi buat saya, yaitu ketika tanggal 19 April yang lalu, dia men tag saya di wall nya untuk sebuah tulisan di blog nya tentang salah satu sahabat SMA nya. Sahabatnya itu bernama Rika Hafsyah,dari tulisan di blognya aku dapat mengambil kesan,Rika bukan orang biasa,dia sangat solehah,dan terjaga sekali akhlaknya,dia dan irma dulu sebangku,sehingga irma pun sudah merasa menjadi bagian hidupnya. Namun ternyata sahabatnya itu sudah gugur syahid saat melahirkan anak pertamanya,yaitu tepatnya setahun yang lalu sebelum tulisan itu ditag di wall saya,yaitu tanggal 19 April 2009.Membaca tulisan itu saya menangis, duh ternyata sahabatnya yang gugur itu memang luar biasa,tiba-tiba ingin sekali peran saya bisa seperti Rika juga dimata seorang Irma,walaupun tentu saja bukan karena kesolehan saya, tapi minimal dengan kedogolan saya lah, saya bisa tetap ada di hati Irma,sampai akhirnya terucap dari mulut Irma yang diwakilkan via komentarnya di wall saya,”walaupun saya belum pernah sebangku denganmu,karena kita tidak pernah satu sekolah,tapi kita masih bisa sebangku di surga nanti,menyusul Rika yang sudah tenang disana”.Kalimat sederhana yang dalam yang sekaligus juga aneh,karena kita berdua memang jarang sekali mengobrol dengan bahasa seserius itu, tapi akhirnya bisa membuat saya menangis haru dan mengamini kalimatnya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mendengar do'a kami berdua itu dan terus memelihara persahabatan kami ini tetap tulus apa adanya sampai kapanpun,....aminn.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;so sweet... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/9.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-4545483869402719910?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/4545483869402719910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=4545483869402719910' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4545483869402719910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4545483869402719910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/06/testimoni-seorang-sahabat.html' title='testimoni seorang sahabat'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-8759051578219657695</id><published>2010-06-19T19:42:00.004+07:00</published><updated>2010-06-19T21:46:51.269+07:00</updated><title type='text'>latihan menulis</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;"Gak cukup LPKJ yang dulu itu Teh?" kurang lebih begitu komentar Amel, salah satu adik kelas saya waktu SMA dulu, di status saya tentang pelatihan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha.. LPKJ, ya ya.. saya baru ingat kalau dulu saya sempat ikut pelatihan menulis waktu SMA kelas 1 oleh kakak kakak angkatan saya di Majalah Tiga.&lt;br /&gt;Latihan Penulisan dan Keterampilan Jurnalistik kalau tidak salah kepanjangannya itu. Saya pun dapat sertifikat, entah saya simpan di mana. Dan jujur saja saya lupa dulu diajarin apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya ingat hanya angin &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngagelebug&lt;/span&gt;nya di salah satu saung Dago Tea House, tempat kami melaksanakan LPKJ. &lt;br /&gt;Pesertanya tidak banyak. Hanya beberapa orang yang lulus seleksi, dan kemudian setelah itu diseleksi lagi, hingga saya berhasil masuk M3 Crew. &lt;br /&gt;Sebuah kelompok yang rasanya elite dan eksklusif karena satu angkatan ternyata yang diterima hanya enam orang. Saya, Dyah, Alfa, Diwan, Yada, dan Budi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sepanjang siang tadi saya kembali ikut latihan menulis. Materinya sederhana dan barangkali setiap orang juga hanya diingatkan saja.&lt;br /&gt;Kebetulan pesertanya hanya 7 orang, sehingga pelatihan lumayan efektif dan komunikatif. Setidaknya gak ngantuk karena saya si tukang nyeletuk bisa komen seenak perut. Ya buat ngerame ramein aja gitu, daripada diem diem jaim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama,tanpa ba bi bu dan belom juga kenalan, Bang Aswi sang tutor membagikan kertas dan bolpen, kemudian meminta kami langsung menulis. Temanya tentang pengalaman pagi sebelum tiba di tempat pelatihan. Waktu dibatasi hanya 5 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoahaha.. hasilnya? tentu saja garing sodara-sodara. Beginilah yang saya tulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sempat bingung, jadi dateng apa enggak.&lt;br /&gt;Tergoda lihat suami dan anak-anak ada di rumah. Mendung pula.&lt;br /&gt;Saya enggak biasa 'ngerjain' suami. Nitip-nitip jemuran, makanan, ataupun gas elpiji yang tepat subuh tadi habis.&lt;br /&gt;Maklumlah suami gak biasa ngerjain kerjaan tetek bengek di rumah kayak gitu.&lt;br /&gt;Banyak alasan lah jadinya yang bikin saya males, sampai akhirnya malah suami yang nyuruh nyuruh saya pergi. &lt;br /&gt;Bukan ngusir pastinya. Hehe.&lt;br /&gt;Katanya ya minimal jadi tau.. tambah temen.. dst dst.&lt;br /&gt;Ho..ho.. disuruh kayak gitu emmm.. maksud saya: disemangati seperti itu sama suami siapa yang bisa nolak?&lt;br /&gt;Jadi semangat lagi deh.&lt;br /&gt;Kalo semangat dan punya motivasi penuh ternyata memang segala yang jadi hambatan pada awalnya, terasa luruh begitu saja. Anak-anak jadi begitu mudahnya diatur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah segitu tulisannya... fyuh fyuh... dipaksa pasang titik di awal menit ke enam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu hal yang ternyata membuat semua merasa terganggu, yaitu karena kami harus menulis di atas kertas, sementara kami yang notabene adalah ibu-ibu fesbuker dan blogger ini terbiasa meloncat-loncatkan jari di atas keyboard komputer... heuheu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kami mulai berkenalan, dan Bang Aswi, kakak angkatan saya di farmasi dan terbukti salah ambil jurusan ini &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif" width=18 height=18 border=0&gt; pun memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari cuplikan sebuah film tentang penulis berjudul Finding Forrester, Bang Aswi mengingatkan kami bahwa yang namanya nulis, gak perlu mikir panjang dulu. &lt;br /&gt;Lucu juga kutipan film itu yang diperankan oleh Sean Connery, katanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Go ahead! Write! No thinking! That comes later! You write your first draft with your heart. You rewrite with your head. Just write! Think comes later!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus apa cenah ya.. hihi.. gak ketulis semua sama saya.. ya pokonya gitu lah. Mau nulis? ya nulis aja. Jangan bilang gak mood untuk nulis, karena itu mah ya males aja namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seringnya menulis, kita jadi lebih tajam dalam pemilihan kata, memperkaya kosa kata. Misalnya bagaimana kita bisa menceritakan yang namanya 'marah', dengan kata-kata yang menarik dan menyentuh pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kami diminta menulis lagi. Kali ini tentang apa saja. Waktunya ..hmm.. kayaknya lebih dari 5 menit sih, 10 menit kali ya tapi tetep hasilnya ya... garing juga &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/18.gif" width=34 height=18 border=0&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya sedang duduk, entah ke arah mana ini. Tampaknya timur. Tak pentinglah itu. Yang jelas di hadapan saya sekarang ada rak berderet-deret berisi tumpukan kerudung bermacam warna, bermacam model dan ukurannya.&lt;br /&gt;Sebagai akhwat normal ya siapa yang tidak tergoda melihat model-model kerudung terbaru di outlet ini. &lt;br /&gt;Dari tujuh ibu-ibu yang ada di ruangan ini saya 90%.. atau 100% yakin kalau minimal sudut matanya melirik kerudung itu.&lt;br /&gt;Beberapa orang di antaranya pasti menyentuhnya.. hehe.. seperti yang saya lakukan barusan.&lt;br /&gt;Apa coba yang dipikirkan seorang akhwat yang datang ke outlet ini ketika menyentuh setumpuk kerudung?&lt;br /&gt;"Modelnya bagus juga neh.. gue banget.. Naah warna ini nih.. cocok buat baju yang itu.. hmm.. harganya berapa yaa... whooo.. lumayan juga.. Duitnya? ada sih .. tapi mending beli kerudung atauuuu...."&lt;br /&gt;Haaa.. biasa.. perempuan mikirnya kelamaan. Mungkin itu kenapa para wanita bisa berjam-jam keliling di mall atau Pasar Baru. Padahal yang dibelinya paling satu dua potong pakaian saja.&lt;br /&gt;Itukah kelemahan wanita? Tidak. Justru itulah kelebihannya. Karena hal-hal kecil dan sepele akan mereka perhatikan. &lt;br /&gt;Anak-anak dan suami mereka membutuhkan hal itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi kami disuruh pasang titik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/22.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting kita bisa menguasai ide. Ide datang dari ilham, dan dari ide bisa jadi sebuah tema. &lt;br /&gt;Ide itu bertebaran di seluruh jagad raya. Banyak sekali. Bisa datang dari pengalaman, perenungan, mimpi, karya orang lain, baca buku, miara ayam, dst.&lt;br /&gt;Bisa juga dari bisosiasi. Menggabungkan dua tema cerita menjadi tema baru, atau dua kata sehingga menjadi sebuah tema. &lt;br /&gt;Dan kami diajari membuat pemetaan ide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diajari pemetaan ide itu, lagi-lagi kami diminta menulis. Pun setelah diajari bisosiasi, kami diminta menulis lagi. Karya kami diminta dibacakan di depan dan mendapat apresiasi singkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudiannnn.. kami dikenalkan pada sebuah agensi penerbitan Indscript Creative, dan nanti akan diinvite di grup Ibu-ibu Doyan Nulis.. weks.. agak agak gimana gitu ya nama grupnya. Tak lupa dijelaskan pula tulisan dan penulis seperti apa yang menjadi kriteria agar diterima di Indscript Creative (ada selaksinya tentu saja). Yang penting daftar dulu lah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya temans, akhirul posting, hatur lumayan we, setidaknya kami tersemangati (lagi) untuk menulis, .. ketemu teman-teman senasib (ibu-ibu facebookers &amp; bloggers),.. dan diberi sedikit celah untuk menampilkan tulisan kami di hadapan publik. Terserah apa kami akan memperlebar celah itu atau tidak. Tergantung motivasi kali ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian dulu share nya. Eeeeh.. satu lagiii... kita harus banyak MEMBACA kalau ingin banyak MENULIS.&lt;br /&gt;Ada pertanyaan? &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/26.gif" width=24 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-8759051578219657695?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/8759051578219657695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=8759051578219657695' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8759051578219657695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/8759051578219657695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/06/latihan-menulis.html' title='latihan menulis'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-4186976603332200402</id><published>2010-06-18T08:08:00.005+07:00</published><updated>2010-06-18T11:09:08.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngacaprak'/><title type='text'>saya menulis</title><content type='html'>***&lt;br /&gt;Tertarik dengan buku-buku terbitan Lingkar Pena asuhan Mbak Asma Nadia, maka saya pun melengkapi koleksinya. Hingga akhirnya saya sampai ke salah satu bukunya yang berjudul "muhasabah cinta seorang istri". Judul itu satu-satunya dari sekian buku yang pernah saya baca yang menurut saya agak mengecewakan. Tema yang diangkat di setiap babnya terlalu 'biasa' dengan gaya penulisan yang biasa pula. Biasa dalam buku itu artinya tentu saja jauh lebih hebat dari seluruh tulisan saya di blog ini.&lt;br /&gt;Hanya saja untuk diterbitkan sebagai sebuah buku, saya sebagai pembaca agak menyesal membelinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak apalah.. setidaknya dari buku itu saya bisa ambil hikmahnya walau agak jauh. "muhasabah cinta seorang istri" berisi tulisan-tulisan para wanita muda, mapan, berpendidikan, dan beranak satu atau dua saja, yang punya kesempatan dan kemampuan menulis, menceritakan pengalaman 'indah'nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak apa-apa kan? ..iya gak apa-apa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma saya ko jadi inget temen-temenku yang dikaruniai kemampuan dan keikhlasan untuk punya anak banyak, tapi terpendam di rumahnya tanpa sempat akses jejaring sosial manapun. Entah karena tak punya fasilitas, ataupun memang gak kepikiran. &lt;br /&gt;Ataupun kebalikannya.. yang sibukkk bekerja di luar rumah pergi pagi pulang petang tanpa sempat berlama-lama dengan putra-putrinya, apalagi menulis.&lt;br /&gt;Atauuuuu... yang sedang stress karena tak kunjung dikaruniai anak... tapi tetep dia gak bisa nulis juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa kalau setiap wanita itu butuh bercerita dan/atau mendengarkan cerita orang lain. Karena jadi perempuan itu bisa dibilang stressnya luar biasa kalau dipendam sendiri. Beban banyak peran yang mengharuskan dia multiasking dan multitasking. Capeeeee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya kalaupun dia gak bisa cerita, baik menulis maupun ngobrol, mungkin keimanan yang tinggilah yang membuat dia bisa survive, sehingga dia telah sampai pada kenikmatan mengadu pada-Nya. &lt;br /&gt;Saya? belum bisa seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur saya mungkin jadi salah satu wanita yang seperti tadi saya bilang, kategori wanita yang punya cukup fasilitas, kemauan (entah kalau kemampuan) untuk menulis, dan punya kesempatan untuk itu. &lt;br /&gt;Walau sekalinya menulis, tak urung beberapa tugas lain tak bisa saya selesaikan dengan baik. Habis menulis rasanya legaaaaa... kalo terlalu narsis ya saya simpan di blog ini saja. Tapi kalo cukup lucu dan bermakna, ya bole de share di ef be .. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khas tulisan saya (kata orang) adalah menghibur. Kocak. Bikin ngakak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fyuhhhh... barangkali saking kosongnya otak saya sampai saya gak bisa nulis yang ilmiah dikiiiittt aja, yang bikin orang jadi tau dan mikir gitu. Bukannya cuma ngakak. Katanya lulusan SMA 3 Buandduuungg, plus bergelar sarjana I Te Bueee, tapi ya kok tulisan gitu-gitu doang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu SMP, bikin tulisan di mading... ehhh.. temen-temen pada senyam senyum.&lt;br /&gt;Gak jauh juga waktu SMA nulis di mading, majalah sekolah, majalah DKM, sampe ke buletin kelas... masih juga bikin ketawa ketiwi temen-temen.&lt;br /&gt;Parahnya pas jadi aktivis salman dan notabene kuliah di ITB, saya nulis di bukom karisma, dan buletin karisma salman, ... weleeeeh.. pada ngakak juga tu orang-orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di jaman fesbukan geneeeee... ada yang iseng ngeYM saya: "Teteh, status teteh lucu-lucu ihhh.. pengen ketawa aja bacanya"&lt;br /&gt;Beu.. cik atuh sekali-kali ada yang bilang tulisan saya menyentuh, sarat hikmah, dan mengharukan... wkwkwk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sudahlah, barangkali kapasitas tulisan saya memang buat jadi lawakan aja.. &lt;br /&gt;Karena memang buat saya hidup itu kalo dilihat-lihat ya kok banyak lucunya. Saya seneng aja kalo orang bisa lihat sisi sisi lucu dari hidup ini.. halah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis juga buat saya adalah rekaman kehidupan saya dan orang-orang di sekitar saya. Membaca tulisan-tulisan saya di masa lalu sama menyenangkannya dengan melihat foto-foto kenangan. &lt;br /&gt;Selalu ingat perasaan saya saat itu, settingnya, para pelakunya, dan diam-diam saya pun terkikik-kikik sendiri. Pengalaman kacrut bikin saya malu. Perasaan mellow meledak-ledak yang bikin saya mesem-mesem sendiri. Dan tak lupa juga hikmahnya yang sering tak terungkap di tulisan atau foto itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikut latihan kepenulisan? Udah daftar. Pelaksanaannya besok. Dan ikutan yang biasa aja, 50 ribu rupiah untuk beberapa jam. Bukan pelatihannya Asma Nadia yang 350ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya dua: membuat saya semakin semangat menulis, dan ingin tau bagaimana caranya nembus penerbit.&lt;br /&gt;Jadi penulis dan tulisannya diterbitkan? &lt;br /&gt;dibaca publik? &lt;br /&gt;siapa yang gak mau. Apalagi kalau memang dapet duitnya, honor menulis.&lt;br /&gt;Jadi inget ada satu-satunya.. sekali-kalinya... tulisan saya diterbitkan oleh PR kecil, dapet duit 25rebu jaman SMP... seneeeeeng pisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu bukan .. sama sekali bukan tujuan utama saya menulis selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak kebayang kalau tulisan saya dikasih deadline, dan saya harus mengungkapkan hal-hal 'bermutu' agar layak dibaca, yang barangkali tidak se'mutu' saya sendiri pada aslinya.. hahaha.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3439124205069619327-4186976603332200402?l=wizhier.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wizhier.blogspot.com/feeds/4186976603332200402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3439124205069619327&amp;postID=4186976603332200402' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4186976603332200402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3439124205069619327/posts/default/4186976603332200402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wizhier.blogspot.com/2010/06/saya-menulis.html' title='saya menulis'/><author><name>ier</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14746045504450710424</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_UYR9N84Exs8/SOX0uvnwAzI/AAAAAAAAAA8/KT_qTWJb74Y/S220/wizhier.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3439124205069619327.post-6777451657764699455</id><published>2010-06-17
